Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

[Lee Joon Gi Special] Never Said Goodbye (2016)

9

Kdramastory – [Lee Joon Gi Special] Never Said Goodbye

Kembali lagi dengan membahas film yang dibintangi oleh Lee Joon Gi. Kali ini, film yang akan dibahas adalah Never Said Goodbye. Untuk saat ini, film ini adalah film terbaru Lee Joon Ki yang dirilis sebelum drama Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo tayang, tepatnya tanggal 9 Agustus 2016 di Tiongkok, Cina.

Film ini bukan produksi Korea Selatan, tapi full produksi perusahaan film dari Cina. Walaupun ada penggunaan bahasa Korea sedikit, mostly, bahasa yang dipakai adalah bahasa Cina.

Kalau ingin tau seperti apa filmnya, yuk lanjut aja…

CAST UTAMA :

  • Lee Joon Gi sebagai Park Jun Ho
  • Zhou Dongyu sebagai Xiao You
  • Ethan Juang sebagai Tian Bo

PLOT CERITA :

Jun Ho sudah mengenal Xiao You selama 3 tahun lebih… Suatu hari, di tengah-tengah berkumpul dengan teman-temannya termasuk juga Xiao You ada di sana, Jun Ho mengatakan ia akan bermain sulap. Dan benda apa yang dikeluarkannya?

Jun Ho mengeluarkan sebuah amplop yang berisi tiket pesawat ke Italia. Alasan Jun Ho, ia ingin belajar bermain opera di sana.

Xiao You tidak percaya dengan alasan itu karena menyanyi pun Jun Ho tidak bisa. Sementara teman-teman mereka mengira Jun Ho akan mengajak Xiao You ke Italia juga.

Tapi, ternyata tidak. Jun Ho hanya pergi seorang diri…

Saat pulang ke rumah, Xiao You harus memapah Jun Ho karena Jun Ho mabuk. Di tangga, mereka bertemu dengan teman kost yang baru pindah ke sana, namanya Tian Bo. Tian Bo tinggal di lantai tepat di bawah kamar Jun Ho dan Xiao You.

Setelah mabuk Jun Ho hilang, Xiao You kembali membicarakan tentang kepergian Jun Ho ke Italia. Ia ingin Jun Ho tetap tinggal di Shanghai. Ia juga tidak ingin pergi ke Italia karena kakak Jun Ho tidak menyukainya. Tapi sayangnya, Jun Ho tetap bersikeras akan ke Itali, seorang diri.

Karena marah, Xiao You pun mengusir Jun Ho keluar kamar, termasuk juga Dolty, anjing pemberian Jun Ho untuk Xiao You. Jun Ho terpaksa duduk di depan pintu kamar hanya dengan jubah mandi, sambil memangku Dolty.

Tak lama, pintu dibuka kembali. Begitu masuk, Jun Ho langsung minta putus. Malam itu juga, Jun Ho berangkat ke Itali.

Hari-hari terasa begitu berat bagi Xiao You. Bulan pertama tanpa Jun Ho, Xiao You masih optimis Jun Ho akan kembali. Ia memberikan batas waktu 1 bulan untuk Jun Ho. Jika dalam 1 bulan Jun Ho tidak kembali, ia akan menganggap mereka putus dengan baik-baik. Ia tidak akan menerima Jun Ho kembali sebelum Jun Ho berlutut padanya.

Hari-hari berlalu lagi, hingga akhirnya 3 bulan berlalu… Tidak ada kabar apa pun dari Jun Ho. Jangankan menelpon, email tidak ada bahkan pesan chat pun tidak ada. Xiao You patah hati, depresi. Merasa sedih sekaligus sangat marah pada Jun Ho.

Xiao You mencoba menelpon Jun Ho tapi ponsel Jun Ho tidak bisa dihubungi. Xiao You pun mengirimkan pesan, menyumpahi Jun Ho mati saja.

Hingga suatu hari, Xiao You benar-benar mendapatkan kabar yang sangat mengejutkan. Jun Ho sudah meninggal karena kecelakaan saat memanjat gunung berapi. Xiao You mendapatkan kabar dari Ma, bos tempat ia dan Jun Ho bekerja.

Xiao You yang merasa sangat-sangat sedih, malah bernyanyi dengan suara keras. Bernyanyi untuk menutupi kesedihan hatinya.

Suara sumbang Xiao You terdengar hingga ke kamar Tian Bo yang sedang bermain piano.

Xiao You berusaha bekerja seperti biasanya walaupun Ma sudah memberikan cuti pada Xiao You. Ia mencoba menyelesaikan proyek bar yang didesain oleh Jun Ho.

Tapi Xiao You mendapat masalah gara-gara Xiao You mendorong si pemilik bar hingga terjatuh di tangga dan kakinya patah. Xiao You marah karena pemilik bar merendahkan Jun Ho.

Xiao You kemudian kembali menemui si pemilik bar, meminta izin untuk menyelesaikan proyek Jun Ho. Si pemilik bar mengizinkannya dengan syarat Xiao You mengerjakannya sendirian.

Xiao You benar-benar menerima tantangan si pemilik bar itu. Ia bahkan melakukan pekerjaan mengelas sendiri.

Suatu malam Xiao You terbangun dari tidurnya. Ia mengusap matanya yang sembab karena menangis dan mencoba mengatasinya dengan meneteskan obat mata. Xiao You terkejut melihat Jun Ho ada di hadapannya.

Jun Ho membelai kepalanya, bertanya kenapa ia begitu bersikeras menyelesaikan proyek bar itu padahal seluruh pekerja lain sudah pergi.

Setelah meneteskan obat dimata untuk Xiao You, Jun Ho menyuruh Xiao You mengedipkan matanya. Tapi, Xiao You tidak mau. Ia takut Jun Ho akan pergi begitu ia berkedip.

Jun Ho kemudian memeluk Xiao You sebentar. Xiao You meminta maaf, kalau saja ia tidak temperamental, Jun Ho pasti tidak akan pergi meninggalkannya. “Semua ini tidak akan terjadi, kan?”.

Xiao You juga mengatakan, ia merasa takut pergi ke pemakaman Jun Ho. Jika ia pergi, ia merasa tidak akan pernah melihat Jun Ho lagi… “Aku tidak bisa membayangkan bagaimana menjalani hidupku, hari demi hari, tanpa dirimu… Benar-benar menakutkan… Aku tidak sanggup membayangkannya…”.

Jun Ho menatap Xiao You dengan sedih, lalu memeluk Xiao You lagi. Xiao You menangis. “Sekarang kau sudah ada di sini… Kau tidak akan pergi lagi, kan?”.

Jun Ho tidak menjawab. Ia hanya menangis…

Malam itu, hujan turun dengan deras. Xiao You kembali menyelesaikan pekerjaannya di bar ditemani oleh Dolty. Lampu gantung tiba-tiba jatuh ke lantai dan pecah, membuat Dolty kaget dan lari.

Xiao You langsung meninggalkan pekerjaannya untuk mencari Dolty sampai akhirnya ia melihat Dolty di seberang jalan. Tanpa pikir panjang, Xiao You pun menyeberang.

Tiba-tiba Xioa You mendengar seseorang memanggil namanya. Xiao You pun menoleh. Tiba-tiba sebuah mobil yang mengerem mendadak, menyenggolnya hingga terjatuh mengenai aspal.

Begitu sadar, Xiao You mendapati dirinya ada di rs. Tidak mau menunggu lama, Xiao You pergi dari rs hanya untuk kembali ke tempat ia mengalami kecelakaan tadi. Xiao You kembali seperti mendengar seseorang memanggil namanya…

[Lee Joon Gi Special] Never Said Goodbye

Suatu pagi, Tian Bo menggedor pintu kamar Xiao You. Begitu pintu dibuka, Tian Bo langsung masuk, membuka jendela lebar-lebar, mematikan gas karena tadi kompor menyala dan sekarang apinya padam terkena air yang mendidih, lalu menutup keran bak mandi yang airnya sudah meluber hingga menetes ke kamarnya dan membasahi pianonya.

Dengan marah, Tian Bo bertanya apa yang sedang Xiao You lakukan.

“Mandi…”, jawab Xiao You yang masih terlihat pucat dan dahinya diperban.

Tian Bo memarahi Xiao You yang bisa membuat rumah meledak. Di dunia ini, bukan hanya Xiao You saja yang patah hati, masih ada orang lain yang lebih sakit lagi daripada Xiao You tapi mereka tetap melanjutkan hiduo mereka. “Jadi mati bisa menyelesaikan masalahku, sudah dari dulu aku lakukan…”, ujar Tian Bo lagi.

Tian Bo meminta Xiao You tidak memikirkan diri sendiri saja. Tapi juga memikirkan perasaan orang yang pergi. Jika orang itu melihat kekacauan yang terjadi pada Xiao You, orang itu juga akan marah.

Xiao You tertegun. Lalu ia meminta Tian Bo membantunya mencarikan anjingnya yang hilang…

Xiao You yang sudah sehat, kembali melanjutkan pekerjaannya di bar. Selain itu, dibantu oleh Tian Bo dan teman-teman dari tempat kerjanya, ia tetap mencari Bolty.

Suatu pagi, Xiao You mendapati pekerjaan las-nya seluruhnya telah selesai padahal kemarin belum selesai sama sekali.

Xiao You tidak curiga, ia melanjutkan pekerjaan mengecat dinding. Setelah seluruh dinding selesai dicat, ia menggambarkan wajah sedih di salah satu blok dinding.

Betapa terkejutnya Xiao You ketika besok paginya menemukan gambar lain di samping gambarnya. Seseorang menggambarkan wajah tersenyum lebar.

Xiao You berlari keluar bar untuk mencari seseorang yang mungkin ia kenal. Tapi, tidak seorang pun ia kenal.

Xiao You kembali ke dalam bar. Di bawah gambar itu, ia menuliskan, ‘Who are you?’.

“Kau bilang, kau akan membawaku ke Itali setelah bar ini selesai. Park Jun Ho, tunggu aku…”, batin Xiao You. Menatap gambar itu sambil tersenyum samar.

Ma mengadakan pesta kecil di pinggir pantai bersama bawahannya. Xiao You yang diundang, juga datang. Ma memberitahukan Xiao You bahwa ia mendapatkan proyek baru dan pekerjaan nantinya akan banyak. Ia meminta Xiao You bekerja kembali padanya. Rekan-rekan kerja Xiao You yang lain juga meminta Xiao You tidak pergi.

Seseorang yang memakai kostum badut tiba-tiba datang dan menari. Xiao You tersenyum melihat tarian badut itu dan lama-kelamaan seperti mengenali tarian yang dilakukan badut itu.

Wajah Xiao You memerah, menahan tangis.

 

Setelah badut itu berhenti menari, Xiao You mendekati badut itu. Berdiri tepat di depan badut itu dan menatap mata badut itu. Badut itu merentangkan tangannya lebar-lebar dan Xiao You memeluk badut itu sambil menangis.

“Aku akan tinggal… Aku tidak akan pergi kemana-mana….”, ucap Xiao You…

Setelah jauh dari keramaian, badut itu membuka penutup kepalanya. Dan ternyata, orang tersebut adalah Jun Ho…

 

Komentar :

Pertama kali nonton film ini, sy dibuat bingung. Ceritanya yang terasa begitu cepat dan plot waktunya yang selalu saja terasa seperti lompat terlalu jauh. FYI, Plot cerita yang sy tulis ini belum sampai di akhir film, tapi baru sampai pertengahan film saja.

Film ini dibagi menjadi dua bagian. Pertengahan awal, cerita berdasarkan persepektifnya Xiao You dan pertengahan terakhir, bercerita berdasarkan perspektifnya Jun Ho. Mulai dari perkenalan siapa Jun Ho, kepindahannya ke Cina lalu bertemu dengan Xiao You pertama kali, lalu bagaimana sampai akhirnya Jun Ho bisa bersama dengan Xiao You dan sampai akhirnya memutuskan untuk membuat sebuah keputusan yang terasa begitu kejam bagi Xiao You.

Di paruh kedua, kita akan mengetahui alasan Jun Ho yang sebenarnya sampai harus meninggalkan Xiao You. Jadi, semua kekosongan yang kita rasakan di pertengahan awal film akan terjawab dari narasi yang diceritakan oleh Jun Ho.

Kalau menanyakan pendapat subjektif sy, sy lebih menyukai film Virgin Snow dibandingkan film ini. Bukan apa-apa, perbedaan bahasa yang dipakai antara LJG dan Zhou Dongyu, cukup mengganggu sy. Buat sy, ga masuk akal banget. Ga make sense.

Bayangkan, dua orang yang sudah lama bersama tapi masih saling berkomunikasi dalam bahasa yang berbeda, yang satunya dalam bahasa Korea dan yang satunya dalam bahasa Cina. Ga nyambung, kan?

Kalau baru bertemu beberapa bulan, sy akan maklum. Tapi ini sudah bertemu dan berhubungan selama 3 tahun. Seharusnya salah satu dari mereka belajar bahasa pasangannya. Mungkin karena tinggal di Cina, harusnya Jun Ho yang belajar bahasa Cina. Ya, kan?

Bagi sy, kekurangan dari film ini hanya masalah pemakaian bahasanya saja, terasa seperti dipaksakan. Rasanya, dialog-dialog dalam film ini bisa saling dimengerti hanya karena ada panduan dari naskah. Kalo di dunia nyata, pastilah muncul banyak kesalahpahaman. Bicara dalam satu bahasa saja kadang bisa menimbulkan salah paham, apalagi yang sama sekali berbeda.

Berbeda dengan film ‘Virgin Snow’. Di film itu, Nanae diperlihatkan berusaha belajar bahasa Korea supaya bisa berbicara dengan Min. Dan setelah 2 tahun tidak bertemu dengan Min, Nanae pun masih terlihat belajar bahasa Korea.

Tapi poin positifnya, sy suka dengan endingnya. Meskipun di awalnya Xiou You benar-benar depresi karena kehilangan Jun Ho dan butuh waktu lama untuk mengobati patah hati dan rasa sedihnya itu, pada akhirnya Xiou You bisa tersenyum kembali. Melanjutkan hidupnya kembali dan mampu tersenyum meskipun hatinya masih teringat akan Jun Ho…

Pada akhirnya, Xiao You mampu mengucapkan selamat tinggal pada Jun Ho dengan hati yang ikhlas dan kembali melanjutkan hidupnya…

Okay, sekian dulu. Di lain waktu, kita bahas lagi film-film dan juga drama-drama (pengennya sih…) yang lain… Gidaryeo… 🙂

9 Comments
  1. Bhona says

    ini sad ending atau happy ending mba? spoiler dong mba xD
    soalnya kalau sad ending, ga mau nonton nyaa, saya aja belom move on dari moon lovers XD

    1. kdramastory says

      Tadinya g mau spoiler. Takut ga pada mau nonton… 😀

      Mau spoiler? Gpp ni? Sad ending. Tp si cewek bisa move on kok, bisa terima kl pacarnya itu udah meninggal… #Huaaaa nangis lagiiiii…

  2. Anonymous says

    Hihihi jadi cuma nyampe sini aja mbak reviewnya? Oke deh…
    Kirain saya tuh junki bakal ngomong cina, ternyata ga ya. Kok jadi ikutan ill feel.
    Beda sama mbak tina saya masih suka sama endingnya two weeks. Ada proses healing di sana. Dan mau sageuk atau ga junki kayaknya selalu bersinar di dramanya bahkan meski dia jadi second lead male di my girl, imej pria cantiknya ga redup sampe sekarang lol. Tinggal pembangunan karakter dan ceritanya aja sih. Habis ini criminal minds kan? Nah^^
    Btw itu junki blg kiss sama nam sang mi krn force kiss bukan mbak? Atau agak panas? Haha junki tahu jg sih mana yg bagus buat penonton. Dia jawab sbg penonton jg kayaknya. Ah dan itu kenapa pihak produksi masangin dia lagi sama nam sang mi :p

  3. Nurhasanah says

    Bener mbak…makanya LJG….dibilang rajanya sageuk….bukan apa2 sih….dia soalnya cocok bgt maen sageuk….
    Tina….bak dian belum nonton….joseon gunman….padahal saya juga pengen tau gimana yah reaksi bak dian kalo beneran nonton nam sang mi sama jun ki….jujur.waktu nonton drama itu….saya galau bgt….scene paling ditunggu….apalagi kalo bukan….kapan soo in akan sadar, orang jepang dihadapannya itu adalah yon kang….
    (Mian…..gagal fokus nih)….
    Mbak….kalo donlot drama ini dimana yah…..yg linknya sek aktif?

    1. Tina says

      Drama mana mb? Movie ini kali yah?

    2. kdramastory says

      Ini movie mb.. Maaf, lupa donlot dimana. Nanti mb googling aja, pasti keluar. Krn film ini lumayan baru, jadi linknya masih pada aktif….

      Iya mb… ga nonton cuma baca sinopsisnya aja jadi udah tahu jalan ceritanya cuma ga detail… LJG dan NSM klo g salah di Gunman Joseon, pertemuan mereka kedua dalam drama yg sama. Pertama di uhmmm between dog and wolf, gitu? Pokoknya, LJG pernah bilang kalau kiss scene berkesan dia sama NSM… Cuma dia ga mau cerita banyak krn NSM udh merit… Ahahahaha…

  4. Tina says

    Gpp lah film ngreviewnya kan lhb cpt klo drama kan lama..Two Weeks jg y lumayan lah..tp aku g bgt suka endingnya.. tp tetep y aku suka dramanya LJG itu klo drama2 klasik..yg modern kdg g suka model rambutnya.. apa lgi drama LJG yg blm ditonton?Joseon Gunman nntn kah Dian?kayae klo drama LJG semua udh aku tonton deh..g tw sih klo ada yg kelewat

    1. kdramastory says

      Gunman Joseon belum nonton, tapi udh tahu jalan ceritanya, baca sinopsisnya di dramabeans… Hehehe… Sama kita Tina. Aku juga lbh suka LJK kalo main drama sageuk. Lebih pas, apalagi kalo ada actionnya. te o pe be ge te…

      1. Tina says

        Tp klo minus ending plg bagus dia akting di Moon Lovers.. g tw y akting di drama ini dia plg ngena,nyatu sm perannya pokoknya paling..paling ..paling ganteng,cowo banget lah 😚😚😚
        Koq balik lagi ke Moon Lovers..wkwk..

Leave A Reply

Your email address will not be published.