Rekap/Review Return Episode 10 : Tailing

2

[Rekap/Review Return Episode 9]

 

Rekap/Review Return Episode 10

Kdramastory – Ja Hye dan Na Ra menemui Tae Suk di penthouse. Seperti biasa, Tae Suk masih bermulut manis pada Na Ra, seolah sangat memikirkan perasaan Na Ra yang terluka karena mengetahui rahasia mereka.

Ja Hye hanya senyum-senyum saja mendengar Tae Suk bicara seperti itu.

Sy cerita agak detail di sini.

Na Ra menanyakan kenapa Tae Suk membutuhkan sebuah penthouse seperti itu.

Tae Suk mengatakan dia perlu tempat yang tidak diketahui oleh keluarganya, tempat untuk dia bisa benar-benar sendiri. “Setiap orang punya alasan masing-masing”, tambah Tae Suk.

Na Ra menanyakan apakah Mi Jung sering ke sana.

Tae Suk mengakui mereka berempat memang mendapatkan tempat itu tapi Mi Jung dan In Ho memang sering ke sana.

Tae Suk sengaja memperhatikan reaksi Na Ra dan Na Ra memang terlihat tidak nyaman.

Tae Suk beralih melihat Ja Hye untuk melihat reaksi Ja Hye tapi Ja Hye dengan cepat mengalihkan pandangannya karena sebelumnya dia memang sangat memperhatikan ekspresi Tae Suk.

Tidak ingin Na Ra terus berada di situasi tidak nyaman, Ja Hye pun meminta Na Ra turun dan menanyai penghuni yang tinggal di lantai bawah.

Sepeninggal Na Ra, Tae Suk langsung mengomentari Ja Hye yang ternyata lebih kejam dari dugaannya. Ja Hye sengaja membuat Na Ra ke penthouse.

Sesaat Tae Suk menunjukkan ekspresi marah tapi kemudian dia tersenyum lagi, menawari Ja Hye minum.

Ja Hye menolak. Ia ingin tahu bagaimana hubungan Tae Suk dengan Mi Jung. Karena Tae Suk menjawab teman, Ja Hye membalas, teman tapi mesra.

Credit : SBS

Ekspresi Tae Suk kembali marah ketika Ja Hye menyinggung soal wine bar yang diberikannya untuk Mi Jung.

Tae Suk menanyakan apa yang Ja Hye ingin tahu darinya. Apakah Ja Hye yakin dia yang membunuh Mi Jung?

Ja Hye menjawab dengan diplomatis dan menurut sy keren banged.

Ja Hye bilang, tugasnya hanya membuktikan kliennya tidak bersalah.

Tae Suk mengomentari Ja Hye yang percaya pada In Ho.

Ja Hye mengakuinya. Dia belum lama mengenal In Ho tapi kesimpulannya, In Ho bukan orang yang melakukan sesuatu dengan maksud tersembunyi.

Tae Suk balik bertanya. Apakah itu artinya Ja Hye menganggap dia orang yang memiliki maksud tersembunyi?

Ja Hye mengakui, menurutnya Tae Suk adalah orang yang penuh perencanaan. Ja Hye mengingatkan Tae Suk bahwa pemilik penthouse tempat Mi Jung dibunuh tidak bisa terbebas dari keterlibatan.

Tae Suk menanggapinya dengan santai. Ia merasa In Ho banyak juga cerita tentang dirinya. Apa lagi yang dikatakan In Ho tentang dirinya?

Lagi-lagi Ja Hye menjawab diplomatis. Klien memang harus membagi rahasia dengan pengacaranya untuk membuktikan ketidakbersalahan mereka.

Tae Suk tersenyum tipis.

Credit : SBS

Na Ra mendatangi unit 301. Dan orang yang membuka pintu adalah…

Kim Jung Soo, pria yang duduk tidak jauh dari meja Ja Hye di rumah sakit saat Ja Hye menemui Joon Hee.

Ja Hye menanyakan apakah Jung Soo ada di rumah di tanggal 28 November malam. Dan Jung Soo mengaku sedang kerja shift malam setelah sebelumnya sempat mengecek jadwal di ponselnya.

Ternyata, di dalam rumahnya, Jung Soo juga memiliki lukisan Firda Kahlo yang persis sama seperti yang dimiliki Mi Jung, Momento Mori.

Credit : SBS

Kejadian yang menimpa Dong Bae membuat Dokgo menyadari bahwa tidak ada satu pun dari mereka mengetahui tentang Dong Bae. Tidak ada yang tahu alamat rumah Dong Bae atau pun tempat nongkrongnya. Termasuk dirinya sendiri yang sudah bertahun-tahun partner dengan Dong Bae.

Credit : SBS

Dokgo mendatangi rumah Dong Bae setelah mendapatkan data pribadi Dong Bae dari atasannya. Ternyata rumah Dong Bae hanya dihuni oleh ibu Dong Bae yang kondisinya memprihatinkan.

Ibu Dong Bae menderita komplikasi diabetes. Beliau kesulitan berjalan dan matanya pun seperti ada kabut putih. Mungkin sejenis katarak.

Dari ibu Dong Bae, Dokgo mengetahui bahwa Dong Bae tidak mempunyai seorang paman. Dan syukurnya, walaupun tidak pernah ke tempat tinggal Dong Bae, ibu tahu alamatnya.

Credit : SBS

Berdasarkan informasi dari ibu, Dokgo pun sengaja menunggu Dong Bae pulang. Tapi Dong Bae langsung melarikan diri begitu melihat Dokgo dan bahkan nekad lompat dari lantai 3.

Credit : SBS
Credit : SBS

Dokgo yang berhasil masuk ke tempat tinggal Dong Bae dengan membobol kunci pintu depan, menemukan bekas tulisan di buku catatan Dong Bae, ‘Woo Suk, Sunshine Nursing Home’.

Credit : SBS

Keesokan harinya, Dokgo memulai penyelidikannya di Buseok. Karena tidak bisa menyetir, Dokgo pun menggunakan bus umum. Tanpa ia sadari, ada seseorang yang membuntutinya.

Pria itu adalah orang suruhan Hak Beom. Dokgo sempat melihat pria itu di toilet saat bus berhenti untuk beristirahat.

Sementara itu, Hak Beom sama sekali tidak tahu alasan Tae Suk menyuruh Tn. Kim membuntuti Dokgo.

Saat tahu Joon Hee kemungkinan masih hidup, dia begitu terharu sampai bersimpuh. Itu artinya dia tidak membunuh Joon Hee.

Lalu Hak Beom menyadari satu hal. Tae Suk sengaja menyuruhnya mendorong mobil Joon Hee ke jurang walaupun tahu Joon Hee masih hidup.

Credit : SBS

“Hei! Kau orang brengsek! Pembunuh! Kau yang membunuh Joon Hee!”, tegas Hak Beom sambil menunjuk ke arah Tae Suk.

Tae Suk sama sekali tidak terganggu dengan tuduhan Hak Beom. Biasa saja.

Hak Beom ingin segera pergi menemui Joon Hee. Dia tahu alasan Tae Suk menyuruh Tn. Kim membuntuti Dokgo untuk menemukan Joon Hee. Apa masalah sebenarnya?

Tae Suk mengakui kalau hidupnya Joon Hee adalah masalah bagi mereka. Apa Hak Beom lupa apa yang mereka lakukan pada Joon Hee? Apa Hak Beom tidak memahami situasi mereka saat ini?

Hak Beom masih bengong, tidak paham maksud Tae Suk.

Tae Suk menjelaskan tentang tubuh Joon Hee yang ditukar dengan orang lain. Itu artinya ada orang yang berniat menyudutkan mereka.

Tae Suk mengaku kalau tadinya dia berpikir salah satu dari mereka, termasuk In Ho, yang membunuh Mi Jung. Oleh sebab itulah dia menguburkan Mi Jung. Tapi kemudian mayat Mi Jung muncul di tengah jalan.

Hak Beom tidak mengerti kenapa ada orang yang ingin menyudutkan mereka. Memangnya apa salah mereka?

Haduhhh masih ga sadar!!!!

Tae Suk lalu teringat tentang blackbox dan history gps mobil Hak Beom. Dia langsung marah begitu tahu Hak Beom belum menghapusnya.

Hak Beom yang bener-bener tolol, ups sowry, tidak tahu pentingnya menghapus history di kedua alat itu sebelum menjual mobilnya itu.

Untungnya, mobil itu belum terjual. Hak Beom bilang pada Byung Gi bahwa dia tidak akan menjual blackbox dan alat GPS mobilnya. Hak Beom juga ingin mengambil sendiri ke showroom tapi Byung Gi berjanji akan mengantarkan sambil mengambil mobil yang dipinjam Hak Beom waktu itu.

Setelah bicara dengan Hak Beom, Byung Gi teringat cerita dari rekannya waktu itu. Ia sempat memeriksa GPS dan menelpon temannya yang mengadakan pesta ulang tahun malam itu.

Dari temannya, Byung Gi tahu malam itu temannya tidak melihat Hak Beom maupun Byung Gi.

Credit : SBS

Byung Gi makin curiga. Dia memeriksa rekaman blackbox dan menemukan rekaman tanggal 3 Desember sudah dihapus.

Credit : SBS

Byung Gi punya rencana sendiri dengan penemuannya itu. Dia ingin memanfaatkan kesempatan itu untuk mendapatkan uang yang jumlahnya saaaaangat banyak dari Hak Beom.

Dia sempat sesumbar pada rekannya tapi tidak menjelaskan dengan detail rencananya itu. Ia hanya menyebutkan bahwa ia mempertaruhkan nyawanya untuk rencana tersebut.

Credit : SBS

Tiba di Buseok, Dokgo mulai menyadari ada seseorang yang membuntutinya.

Sementara itu, Ja Hye juga ada di Buseok.

Semalam, Na Ra yang mendengar kembali rekaman video, menemukan suara yang ia kenali, yaitu suara lonceng ketika kereta api melintasi palang pintu. Jadi, Ja Hye memutuskan mencari lokasi habitat bebek yang bermigrasi di sekitar lintasan kereta api.

Credit : SBS
Credit : SBS

Ja Hye berdiri di sebuah dermaga dan ketika berbalik, ia melihat sebuah bangunan dengan pelat nama ‘Sunshine Nursing Home’

Ja Hye pun ke sana.

Credit : SBS

Tapi kemudian, ternyata ia melihat Dokgo juga ada di sana…

Sejak melihat seseorang yang memiliki dompet dengan tulisan ‘Kantor Polisi …’ di dalam rekaman, Ja Hye memang tidak mempercayai siapa pun termasuk Dokgo. Terlebih sekarang Dokgo terlihat ditempat dimana Joon Hee kemungkinan berada.

Jadi Ja Hye pun membuntuti Dokgo.

Sebaliknya, Dokgo yang tahu dirinya dibuntuti, sengaja mengarahkan ke ruang tangga darurat. Di situlah dia menyergap orang yang membuntutinya itu.

Credit : SBS

Dia sangat kaget begitu melihat orang yang membuntutinya adalah Ja Hye…

Bersambung…

Komentar :

Di beberapa episode lalu, sy sempat mencurigai pria yang duduk tidak jauh dari meja Ja Hye saat Ja Hye bicara dengan Joon Hee di rumah sakit.

Pertama, karena nama keluarganya yang sama, walaupun kemudian ragu karena setelah googling, ternyata di Korea, nama Kim itu sangat banyak. lol. Satu dari 5 orang Korea bermarga Kim. Dan menurut data, nama Kim adalah nama yang paling banyak dipakai di Korea. Lebih dari 20% penduduk Korea bermarga Kim.

Sempat ragu, lalu di episode ini ternyata si Kim Jung Soo ini, juga tinggal di penthouse. Sangat mungkin dia melakukannya karena di penthouse tersebut hanya punya 3 CCTV, di pintu masuk, di dalam lift dan di parkir.

Sangat mudah bagi Kim Jung Soo naik ke lantai atas untuk menemui Mi Jung tanpa terekam CCTV. Bisa lewat tangga darurat. Tinggal bunyikan bel, dan pintu pun dibuka.

Ingat drama ‘Ghost’-nya So Ji Sub?

Pelakunya adalah tetangganya sendiri. Oleh sebab itulah dia tidak terekam CCTV yang letaknya ada di depan lift. Dugaan awal polisi, pelakunya melewati lift. Mereka sama sekali tidak terpikir pelakunya adalah tetangga sendiri satu lantai dengan korban. Beda nomor unit mereka hanya di satu angka terakhir.

Sebelum tahu Kim Jung Soo itu tinggal di penthouse, sy sempat curiga dengan petugas security yang pernah memberi keterangan pada Ja Hye, si bapak yang melihat Tae Suk mencium Mi Jung di ruang tangga darurat.

Mudah bagi si bapak ini untuk bergerak tanpa terekam CCTV. Bisa jadi kan si bapak ini tidak memberi keterangan yang lengkap?

Lalu tentang Tae Suk. Dari yang dia bilang ke Hak Beom, sy jadi percaya Tae Suk bukan pembunuh Mi Jung. Yang dia lakukan hanya menutupi kejahatan temannya (karena berpikir memang di antara mereka yang melakukannya).

Kejadian ini persis kejadian 9 tahun yang lalu. Tae Suk yang membuat rencana untuk menutupi kejahatan Hak Beom dan Joon Hee. Sy rasa motivasinya Tae Suk seperti itu.

Namun, rencananya tidak berjalan baik karena ada orang lain yang sengaja mengerjai mereka. Tae Suk pun berpikir demikian. Sayangnya dia belum tahu siapa.

Yang paling kesal itu Hak Beom. Bisa-bisanya dia ga merasa sudah berbuat salah. Jadi, selama ini yang dia lakukan itu apa? Bukan sesuatu yang salah? Entah darimana standar Hak Beom hidup. Siapa yang ngajarin dia seperti itu. Penasaran gimana orang tuanya Hak Beom. Penasaran juga dengan orang tuannya Tae Suk.

Asli deh, sejahat-jahatnya Tae Suk, sy paling kesel sama Hak Beom. Asli pengen noyor kepalanya. Tapi itu artinya, Bong Tae Gyu berhasil memerankan karakter Kim Hak Beom dengan baik, kan?

Tentang Byung Gi. Khawatir dengan rencana Byung Gi. Harusnya dia lapor polisi bukannya malah berencana memeras Hak Beom. Dia sampai sesumbar di depan rekan kerjanya itu.

Kalau ingat gimana temperamen Hak Beom, keputusan Byung Gi bukan keputusan yang tepat. Harusnya Byung Gi tahu betul gimana Hak Beom itu.

Credit : SBS

Satu detail. Foto ini ada di rumah Kim Jung Soo (mudah-mudahan sy ga salah ya… karena setelah scene ini langsung pindah ke rumah Mi Jung yang sedang dipindahkan barang-barangnya termasuk lukisan Frida Kahlo).

Tadinya sy berpikir foto itu foto Mi Jung, tapi sepertinya tidak mirip. Ga mirip Mi Jung, kan? Atau mungkin foto itu foto korban 9 tahun lalu, foto Kim Soo Hyun.

Kalau memang benar, Kim Jung Soo ada hubungannya dengan Kim Soo Hyun. Dan peluang dia pelakunya semakin jelas.

Credit : SBS

Foto ini foto yang dilihat Dokgo di kamar Dong Bae. Entah yang mana Dong Bae. Sy juga ga tahu apa ada maksud lain dari foto ini.

[Rekap/Review Return Episode 11]

2 Comments
  1. anonymous says

    Mbak maksudnya ja hye nyari tempat bebek bermigrasi apa ya? Hehe mian blm nyambung…dan ja hye bs berakhir di bukso dr mana awalnya? Makasih

    1. kdramastory says

      Ada yg kelewat ya kayaknya.

      Jadi, dari rekaman tempat Joon Hee dirawat, di luar jendela keliatan ada yg terbang, sangat banyak dan berkelompok. Tadinya sy pikir sekumpulan burung tapi katanya bebek. Ada nama jenis bebeknya, tp sy lupa. Jadi bebek-bebek ini terbang krn bermigrasi.

      Na Ra yang nonton rekaman lagi, ga sengaja dengar suara bunyi lonceng yang biasanya ada di perlintasan kereta api.

      Jadi, Ja Hye memutuskan mereka mencari lokasi dimana bebek bermigrasi dan dekat dengan pintu perlintasan kereta.

      Sebenarnya nama tempatnya ga disebutin sama Ja Hye. Sy tahunya sewaktu Dokgo keluar di terminal bus, kalo g salah ingat ya. Karena lokasinya sama, sy sebut aja Buseok. 🙂

Leave A Reply

Your email address will not be published.