Rekap/Review Return Episode 2

7

[Rekap/Review Return Episode 1]

Rekap/Review Return Episode 2

Kdramastory – Keempat sahabat ini benar-benar mengejutkan. Benar-benar absurb. Benar-benar di luar nalar. Sama sekali ga ngerti kenapa mereka sekacau itu.

Episode 2 ini benar-benar menarik. Banyak sekali detailnya. Rencana awal hanya nulis rekap singkat, akhirnya jadi lumayan detail. Terutama di scene makan malam. Sepertinya scene ini scene penting. Scene yang akan membawa kita pada masalah yang sebenarnya.

Credit : SBS
Credit : SBS

Jadi, suatu malam keempatnya berkumpul di rumah In Ho. Dari yang dikatakan In Ho, kita bisa menyimpulkan bahwa Tae Suk yang mengajak mereka semua berkumpul di sana. In Ho terlihat tidak begitu senang.

Jin Joo yang ternyata istri Tae Suk yakin alasan In Ho seperti itu karena mereka membuat Na Ra harus bekerja keras untuk mereka.

Joon Hee tidak bergabung mengobrol di meja makan. Dia duduk sendiri, hanya diam dan terlihat aneh. Di episode lalu, terlihat Joon Hee sepertinya sudah addict dengan narkoba.

Tak lama, Hak Beom datang. Dia bisa masuk tanpa perlu dibukakan pintu karena sangat hafal passcode rumah In Ho. Dia tahu passcodenya adalah tanggal ulang tahun In Ho, passcode yang tidak pernah diubah.

Credit : SBS

Mengejutkan karena kemudian kita tahu, Jin Joo dan Hak Beom punya hubungan khusus. Hak Beom sengaja mendatangi Jin Joo yang sedang di kamar mandi.

Entah apa alasan Jin Joo bisa kepincut dengan Hak Beom. Tae Suk memang tidak pernah perhatian pada Jin Joo, sepertinya dia tidak mencintai Jin Joo. Entah bagaimana mereka bisa menikah. Mungkin, khas cheobol, dijodohkan. Atau bisa jadi Jin Joo melakukan itu untuk melihat reaksi Tae Suk.

Begitu Jin Joo kembali ke meja makan, Tae Suk langsung tersenyum penuh arti begitu melihat Jin Joo.

Dan tak lama, Hak Beom bergabung di meja makan dengan bibir masih ada sisa lipstik.

Credit : SBS
Credit : SBS

In Ho sampai harus menahan ketawa. Joon Hee yang duduk di samping Hak Beom, hanya melihat sekilas tanpa mengatakan apa pun. Jin Joo juga melihat sisa lipstik di bibir Hak Beom tapi hanya nyengir tidak peduli.

Tae Suk yang duduk di depan Hak Beom menatap, mengisyaratkan bahwa ia sangat tahu apa yang barusan dilakukan Hak Beom pada istrinya.

Hanya Na Ra saja yang ‘clueless’.

Ketika Na Ra ke dapur untuk mengambil wine, Tae Suk melempar serbet ke Hak Beom. Menyuruh Hak Beok sopan, paling tidak, tidak memperlihatkannya. “Lihat Jin Joo, dia saja bisa berpura-pura tidak terjadi apa-apa…”.

Jin Joo tidak peduli saat Tae Suk bicara seperti itu.

Credit : SBS

Awalnya Ham Beom tidak tahu apa yang dibicarakan Tae Suk. Baru setelah Joon Hee memberitahunya dan membersihkan sisa lipstik di bibirnya, Hak Beom baru paham. Dia melempar pandangan menyalahkan pada Jin Joo tapi Jin Joo tidak peduli.

Karena bel rumah berbunyi, Tae Suk pergi membukakan pintu.

Credit : SBS
Credit : SBS
Credit : SBS

Mi Jung datang dengan membawa wine. Tae Suk tersenyum lebar begitu melihatnya. “In Ho-ya, kau punya tamu…”, teriaknya dari pintu depan.

In Ho yang ke depan, sangat terkejut melihat Mi Jung.

Dengan santainya, Mi Jung malah bertanya, “Na Ra ada di dalam?”.

Begitu Mi Jung masuk, Hak Beom nyaris tertawa, sementara Joon Hee dan Jin Joo sangat terkejut.

Tentu saja Jin Joo kaget karena dia tidak tahu hubungan Mi Jung dengan suaminya dan ketiga sahabat suaminya itu.

Credit : SBS
Credit : SBS

In Ho dan Tae Suk sempat bertengkar di lantai atas. In Ho menyalahkan Tae Suk karena sengaja mengundang Mi Jung dan merasa bukan salahnya Mi Jung pindah ke town house mereka.

Sebaliknya, Tae Suk mengatakan In Ho selalu saja menyalahkan orang lain padahal itu tidak mengubah fakta yang terjadi. Pada akhirnya, Tae Suk menyuruh In Ho tenang supaya tidak ketahuan perselingkuhannya itu.

Selama makan malam, In Ho tidak tersenyum sedikit pun. Sementara Tae Suk berakting seolah-olah tidak pernah kenal Mi Jung. Menanyakan apa pekerjaan Mi Jung dan sempat menyebutkan Mi Jung mirip mantannya In Ho.

Dengan berani, Mi Jung tersenyum, mengatakan dia bukan tipenya In Ho. Mi Jung sengaja memuji Na Ra yang sangat berbeda dengannya.

Tae Suk berusaha keras menahan tawa.

Credit : SBS
Credit : SBS

Dengan berani juga, Mi Jung menanyakan pendapat In Ho.

In Ho mengatakan, Mi Jung bisa menilainya. Mi Jung bukan tipenya.

Di sini, Tae Suk sampai menyemburkan minuman di dalam mulutnya karena berusaha menahan tawanya.

Masih dengan berani, Mi Jung terus mendesak In Ho, menguji kesabaran In Ho.

Dengan blak-blakan, In Ho mengatakan Mi Jung itu vulgar, melakukan apa pun yang Mi Jung inginkan dan berpikir sikapnya itu bisa menarik pria.

Hak Beom dan Tae Suk tertawa. Na Ra sampai meminta In Ho minta maaf karena sudah bicara kasar pada Mi Jung.

Mi Jung yang sempat terdiam, tiba-tiba tertawa terbahak-bahak bersama Tae Suk dan Hak Beom. Merasa sangat senang, Mi Jung sampai harus menghapus air matanya.

Tahu ‘kan? Kadang orang yang tertawa terlalu banyak bisa mengeluarkan air mata? Entah Mi Jung sengaja tertawa untuk menyembunyikan air matanya itu.

Joon Hee yang gemetaran, pamit ke kamar mandi. Joon Hee benar-benar terlihat tidak sehat. Di kamar mandi, dia melukai lengannya sendiri.

Credit : SBS

Sehabis dari kamar mandi, dia berpapasan dengan Mi Jung. Sempat terjadi perselisihan, Joon Hee bahkan mencekik Mi Jung.

Ternyata selama ini, Mi Jung adalah orang yang memberikan narkoba untuk Joon Hee. Setelah Joon Hee kecanduan, entah apa alasannya sepertinya Mi Jung tidak mensuplai obat-obatan lagi untuk Joon Hee.

Bukan karena uang, kan? Tidak mungkin Joon Hee punya masalah finansial.

Setelah makan malam selesai dan semua tamu sudah pulang, In Ho mendekati Na Ra yang masih sibuk di dapur. In Ho mencoba bermanis-manis pada Na Ra sementara Na Ra masih kesal karena In Ho membuatnya malu tadi.

In Ho meminta Na Ra meminta maaf pada Mi Jung atas nama dirinya. In Ho mengaku dia hanya merasa tidak nyaman karena ada orang asing. Heol!!!

Tanpa menjelaskan alasannya, In Ho meminta izin keluar meskipun di luar sedang hujan deras.

Dan di suatu tempat, sepertinya di luar kompleks town house, In Ho menunggu Mi Jung datang di mobilnya.

Sementara di rumah, Na Ra sedang bermain dengan putri mereka. *Ironis*

In Ho tidak bicara sepatah kata pun di perjalanan. Ia membawa Mi Jung bicara di suatu tempat sangat sepi, di pinggir sungai.

Credit : SBS

In Ho sangat marah, membentak Mi Jung. Menyuruh Mi Jung pindah tapi Mi Jung tidak mau. Dia bahkan berpikir untuk menanyai Na Ra lebih dulu. Dengan berani, Mi Jung menelpon Na Ra.

Credit : SBS

In Ho yang kaget langsung merebut ponsel dan melemparnya keluar dari mobil.

Na Ra yang menjawab telpon, bingung kenapa telpon terputus tiba-tiba. Tapi kemudian menyimpulkan Mi Jung hanya salah menelponnya.

In Ho dan Mi Jung mulai bertengkar. Dengan jelas-jelas, In Ho menyatakan bahwa ia tidak akan berhubungan kembali dengan Mi Jung. Ia tidak ingin mereka bertemu lagi dalam cara atau bentuk apa pun.

Mi Jung ingin tahu siapa yang ingin dilindungi In Ho. Na Ra atau keluarga In Ho?

Dengan jelas In Ho mengatakan, Na Ra adalah keluarganya dan keluarganya tidak ada arti tanpa Na Ra.

“Lalu bagaimana dengan aku?”, tanya Mi Jung.

Di sini, In Ho menjawab dengan kata-kata yang benar-benar kasar. Baginya, Mi Jung itu seperti toilet. Dia bisa mengeluarkannya kapan pun ia mau dan jika tidak dibutuhkan, dia cukup menutupnya.

Mi Jung menampar In Ho dengan keras. Wajah In Ho sampai tergores.

In Ho berusaha menahan marah. Dia mengerti, menawarkan Mi Jung uang. Kalau Mi Jung perlu rumah…

Credit : SBS

Mi Jung yang emosi menyerang In Ho. In Ho tentu saja melawan. Sepertinya scene ini sama dengan scene awal episode 1. Scene mobil yang terparkir di tepi sungai.

In Ho lagi-lagi sangat kasar pada Mi Jung. Ia melemparkan Mi Jung di jalanan basah di bawah guyuran hujan deras. Menjalankan mobilnya lalu kembali untuk menabrak Mi Jung…

Time jump. Satu minggu kemudian tanggal 4 Januari Desember.

Dokgo yang kembali ke bar, masih belum bisa bertemu Mi Jung. Wanita yang pernah ditemuinya waktu itu akhirnya dengan jujur mengakui saat itu Mi Jung ada tapi sekarang sudah satu minggu Mi Jung tidak datang ke bar, bahkan tidak bisa dihubungi.

Di sisi lain, Na Ra juga mencemaskan Mi Jung yang tidak pernah terlihat lagi. Dia melihat rumah Mi Jung yang terlihat sangat sepi dari teras rumahnya.

Hingga, akhirnya, seorang pria yang sedang mengendarai mobil tidak sengaja menabrak sebuah tas yang ditinggalkan di tengah jalan yang sepi dan gelap.

Credit : SBS

Ia sangat terkejut melihat tangan manusia yang keluar dari dalam tas.

HOH!!!!

Di punggung tangan itu ada tanda berwarna hitam.

Dokgo sampai harus ke Paju di provinsi Gyeongi untuk melihat mayat wanita yang ditemukan. Mayat itu memang Yeom Mi Jung. Ada tulisan yang digores(?) di dada kiri Mi Jung. Angka 99 dalam huruf romawi.

Dokter forensik menyebutkan kematian disebabkan karena tenggelam. Yang menarik ditemukan rosuronium di dalam tubuh Mi Jung, obat anestesi yang digunakan di rs.

Karena sda 3 tulang rusuk patah, dokter menduga karena tabrakan mobil. Lalu ada satu gigi depan yang patah dan ia menduga gigi tersebut sudah patah sebelum pembunuhan terjadi.

Dokter juga menyerahkan bukti lain berupa anting yang hanya sebelah dan DNA orang lain di anting dan dibawah kuku.

Fakta lain, dokter menyebutkan ada tanda mayat pernah di-refrigerated. Sy sengaja menyebutkan demikian karena agak bingung, apakah hanya dimasukkan dalam lemari es ataukah dibekukan. Masih belum jelas. Oleh sebab itu, sangat mungkin terjadi kesalahan dalam penentuan waktu kematian.

Dokgo kembali ke Seoul dengan membawa barang bukti. Bersama timnya, mereka memeriksa rumah Mi Jung.

Credit : SBS

Dari sinilah para tetangga tahu tentang kematian Mi Jung.

Seperti biasa, Jin Joo dan kedua temannya masih menggosip. Mereka lebih mengkhawatirkan nilai town house mereka yang turun karena kejadian itu. Sementara Na Ra tentu saja sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa Mi Jung.

Tidak banyak yang didapat dari rumah Mi Jung karena sepertinya Mi Jung jarang di rumah. Dari transaksi kartu kredit, ditemukan bahwa ada satu tempat yang sering dikunjungi Mi Jung, yaitu Prince Hotel. Dari rekaman CCTV, terlihat Mi Jung mendatangi dan check out dari hotel seorang diri saja.

Dong Bae bertanya-tanya kenapa Mi Jung ke hotel yang sama seorang diri selama 3 jam, 4 sampai 5 kali dalam sebulan.

Credit : SBS

Dokgo sangat yakin Mi Jung bersama seseorang. Ia sampai memeriksa seluruh CCTV yang ada di hotel dan menemukan satu orang.

Dari Na Ra, In Ho tahu kabar kematian Mi Jung karena sudah berhari-hari ia sibuk meeting. In Ho tentu saja syok. Tapi Na Ra tidak curiga. Ia merasa keterkejutan In Ho sama dengan keterkejutannya. Tidak ada bedanya. Na Ra juga cerita tentang polisi yang sudah beberapa kali datang ke town house dan bahkan menanyainya.

Mulai panik, In Ho menghubungi Tae Suk untuk bicara. Mereka bertemu di tempat yang sepi. In Ho mengabarkan tentang Mi Jung.

Tae Suk kaget. Apa maksud In Ho? Karena setahunya Mi Jung bertemu In Ho malam itu.

In Ho heran. Bagaimana Tae Suk tahu?

Tae Suk mengaku Mi Jung cerita di telpon. Ia tidak pernah melihat Mi Jung lagi setelah itu.

In Ho sempat marah. Apa maksud ucapan Tae Suk. In Ho merasa secara tidak langsung, Tae Suk menuduhnya.

Tae Suk ikut kesal. Kenapa In Ho jadi tersinggung.

In Ho akhirnya minta maaf. Dia hanya cemas.

Credit : SBS
Credit : SBS

Diam-diam Tae Suk menatap In Ho. Tatapannya aneh.

Dokgo menemukan pria yang selalu datang 30 menit setelah Mi Jung dan pergi 30 menit sebelum Mi Jung check out.

Menariknya, Dong Bae menemukan bahwa tas koper itu limited edition. Hanya 50 item yang dijual di Korea. Di setiap koper, ada nomor serial khusus sehingga bisa dilacak siapa pemiliknya.

Credit : SBS
Credit : SBS
Credit : SBS

Tak lama, Dokgo mendatangi rumah In Ho. Na Ra yang membukakan pintu. Ia sangat terkejut saat polisi menyebutkan bahwa In Ho ditangkap karena membunuh dan membuang mayat Yeom Mi Jung…

Bersambung…

Komentar :

Sangat awal jika menebak siapa pelakunya. Karena Shin Sung Rok biasa berperan jahat, otomatis sy langsung curiga. Terlebih karena dia sengaja mengundang Mi Jung ke rumah In Ho. Walaupun katanya bercanda, tapi buat apa? Apa dia punya motif lain?

Sy membaca di forum soompi, ada yang berpendapat Tae Suk menyukai Na Ra. Kalaupun tidak suka atau cinta, ingin memiliki. Makanya dia sengaja membawa Mi Jung ke sana. Entahlah… masih terlalu awal untuk menebak-nebak…

Menarik. Saat In Ho hampir memukul Tae Suk. Tae Suk sempat bilang kalau dalam persahabatan itu berbagi, bukan memukul. Apa karena itulah, dalam persahabatan mereka, mereka berbagi segalanya, sampai istri pun dibagi?

Aneh…

[Rekap/Review Return Episode 3]

7 Comments
  1. anonymous says

    Yang bikin betah itu komennya mbak dian bener deh^^ sy suka detailnya komen itu. Bener bener sesuai ma isi kepala dan kadang ada yg terlewat dr sy tp mbak dian sering ngelengkapinnya 😊
    Ohya mbak bukannya itu bukan angka romawi 99 ada huruf c bukan? Atau I nya bengkok?

    1. kdramastory says

      Ga tau juga. Sy cuma nulis apa yg dibilang dokter forensik. Uhmmm… baiknya dicek lagi ya?

      1. kdramastory says

        Udh dicek. Tulisannya XCIX = 99

        1. anonymous says

          Iya mbak lmao saya aja yg lupa kalau c itu 100 😂 maaf

          1. kdramastory says

            Np. 🙂 Krn dira nanya, sy juga jadi ngecek buat mastiin.

  2. Lina Bangun says

    Thanks mbak buat lanjutan ep 2 nya.. semangatt trs tulis review nya ya.. saya emang seneng drama ber-genre gini, bikin penasaraaann… hehehe
    Witch court jg dulu saya rajin baca sinop nya dsini.. walaupun udh nonton ttp sinopnya saya tunggu2.. 😍

    1. kdramastory says

      Sy jg suka bgd genre begini. Puolll penasarannya… Sipppp… thankyou ya udh mampir meskipun udh nonton… 🙂

Leave A Reply

Your email address will not be published.