Rekap/Review Return Episode 7 : We Found His Car

2

[Rekap/Review Return Episode 6]

 

Rekap/Review Return Episode 7

Credit : SBS

Kdramastory – Bersama Dokgo, Na Ra ke rumah Tae Suk untuk mencari Tae Suk. Sayangnya, Tae Suk tidak ada di rumah.

Menurut Jin Joo, akhir-akhir ini Tae Suk tidak pulang ke rumah tapi sepertinya bukan karena pekerjaan tapi karena masalah In Ho.

Karena Na Ra tidak punya nomor ponsel Tae Suk, Na Ra minta tolong Jin Joo yang menelpon Tae Suk. Di saat Na Ra bicara dengan Tae Suk di telpon di dalam rumah, Dokgo menunggu di luar rumah.

Setelah menyingkirkan Joon Hee, Tae Suk dan Hak Beom duduk di sebuah pom bensin yang sangat sepi, mungkin pom bensin tersebut sudah tutup.

Hak Beom yang kembali teringat Joon Hee, mulai menangis, menyesali perbuatannya. Entah kenapa dia tiba-tiba merasa sangat marah, ia tidak berniat membunuh Joon Hee.

Tae Suk menyuruh Hak Beom berhenti menangis karena Hak Beom tidak pantas menangis. Apa pun yang sudah terjadi, tidak bisa dibatalkan. Tae Suk mengancam akan melaporkan perbuatan Hak Beom pada polisi kalau Hak Beom terus membicarakannya.

Credit : SBS
Credit : SBS

Tae Suk mendapat telpon dari Jin Joo, nada bicaranya masih biasa. Begitu Na Ra yang bicara, dia langsung waspada. Terutama ketika Na Ra menanyakan tentang Joon Hee, Tae Suk bahkan menyalakan speaker ponselnya supaya Hak Beom juga ikut mendengar.

Na Ra menceritakan tentang Joon Hee yang menghilang setelah menelponnya. Na Ra menceritakan semuanya pada Tae Suk tentang Joon Hee yang mengalami kecelakaan dan diculik di depan kantor polisi dan kini polisis sedang mencari, lalu tentang Joon Hee yang mengatakan bahwa In Ho tidak membunuh Mi Jung.

Tae Suk terlihat menahan kesal tapi kemudian berjanji akan mencari tahu setelah kembali ke Seoul karena dia sedang jauh dari Seoul.

Hak Beom mulai panik. Khawatir akan ditangkap polisi, Tae Suk memutuskan mereka harus membuat alibi.

Credit : SBS
Credit : SBS

Keesokan harinya, Dokgo mulai menyelidiki menghilangkan Joon Hee. Dari rekam telpon, sebelum Joon Hee bicara dengan Na Ra dan mengalami kecelakaan, ada nomor yang menelpon Joon Hee sampai 5 kali. Nomor tersebut milik Kim Hak Beom.

 

Dokgo semakin curiga ada keanehan dalam kasus In Ho. Dia bahkan membujuk atasannya untuk menunda penyerahan In Ho ke kejaksaan.

Tapi atasan Dokgo tidak setuju. Ia ingin bukti dari Dokgo tapi Dokgo tidak punya. Menurut atasan Dokgo, kalaupun In Ho tidak bersalah, kejaksaan akan membuktikan.

Ja Hye dan Na Ra melihat rekaman CCTV kecelakaan dan penculikan Joon Hee di kantor mereka. Ja Hye merasa seperti mengenali pria yang menculik Joon Hee.

Uhmm… apa sama ya dengan pria yang mencoba mencelakai Ja Hye di parkir basemen?

Hari itu, mengeyampingkan harga dirinya, Dokgo menemui Ja Hye. Di situ ia baru tahu Na Ra juga pengacara In Ho.

Dokgo berencana akan melakukan penyelidikan ulang kasus Mi Jung, ia tidak ingin memenjarakan orang tidak bersalah. Oleh sebab itu, ia ingin Ja Hye membagi informasi dengannya.

Dari situlah Dokgo dengan jelas mengetahui tentang Oh Tae Suk, Seo Joon Hee dan Kim Hak Beom ada kaitannya dengan kasus In Ho. Ja Hye menceritakan keterangan petugas security yang melihat Tae Ok di ruang tangga darurat bersama Mi Jung.

Bagi Dokgo sendiri, nama Oh Tae Suk, Seo Joon Hee, Kim Hak Beom dan Kang In Ho sangat familiar terkait kasus 9 tahun yang lalu.

Credit : SBS

Na Ra menemui Tae Suk di cafe, mungkin lokasinya dekat kantor Tae Suk. Na Ra kembali menanyakan tentang Joon Hee.

Tae Suk mengaku terakhir bicara di telpon dengan Joon Hee dua hari yang lalu. Setelah semalam mendapat telpon dari Na Ra, dia langsung menghubungi Joon Hee tapi tidak berhasil.

Tae Suk juga mengaku sebenarnya Joon Hee sempat bilang padanya kalau In Ho tidak mungkin membunuh Mi Jung karena Mi Jung adalah wanita yang dicintainya.

Tae Suk sengaja menambahkan bumbu ‘dicintai’ untuk membuat Na Ra semakin marah. Tae Suk pura-pura minta maaf.

Na Ra yang menundukkan kepala, hanya mengangguk.

Credit : SBS

Lagi-lagi, tatapan Tae Suk terlihat aneh…

Credit : SBS

Tidak hanya Tae Suk yang mengatakan In Ho tidak membunuh Mi Jung, Hak Beom juga mengatakan hal yang sama pada Dokgo yang mengunjunginya.

Hak Beom sepertinya sengaja bicara dengan Dokgo sambil membawa anjingnya yang super besar. Mungkin untuk menambah rasa percaya diri?

Hak Beom mengaku dia memang menelpon Joon Hee kemarin karena Joon Hee bicara seperti orang gila. Setelah itu, dia tertidur di kantornya dan malamnya pergi ke club.

Dokgo sempat menanyakan apakah Hak Beom mengenalinya. Atau mengingat Kim Soo Hyun?

Hak Beom sama sekali tidak ingat keduanya.

Credit : SBS

Alibi Hak Beom dikonfirmasi oleh asisten mengajarnya. Sebelum Dokgo menemuinya, Hak Beom sudah lebih dulu bicara dengan asistennya. Asistennya sampai dijewer dan diancam tidak akan menjadi profesor kalau tidak bisa bekerja dengan baik.

Karena itulah, asisten Hak Beom mengatakan pada Dokgo bahwa Hak Beom tidur di kantor sampai jam 6 sore dan ia sempat melihat Hak Beom di ruangannya jam 11 siang.

Credit : SBS

Alibi Hak Beom ke club juga dikonfirmasi oleh seorang pria pemilik dealer mobil. Pria itu ketakutan karena berpikir polisi sedang mencarinya karena dia memang sering memasok mobil ilegal. Hak Beom tidak cerita masalah yang sebenarnya.

Credit : SBS

Sementara itu, Ja Hye mengunjungi In Ho yang sudah dipindahkan ke penjara. Dia ingin In Ho menceritakan lebih jauh tentang Oh Tae Suk, Seo Joon Hee, dan Kim Hak Beom.

In Ho kaget. Kenapa dengan mereka?

Sayangnya, tidak tahu apa jawaban Ja Hye karena scene berpindah ke tempat lain…

Pagi itu, Dong Bae membawa kabar mobil Joon Hee sudah ditemukan.

Credit : SBS
Credit : SBS

Dokgo bersama Dong Bae pergi ke lokasi. Mobil Joon Hee sebagian sudah terbakar, terutama di bagian kursi depan dan belakang.

Tidak ada tanda ban selip, Dong Bae menduga karena kecelakaan terjadi saat hujan deras.

Credit : SBS
Credit : SBS

Dokgo ke kantor polisi setempat untuk mencari tahu lebih jauh. Di sana, ia sempat tidak sengaja bertabrakan dengan seorang pria. Dari identitasnya, bernama Kang Sung Wook.

Uhmmm… logo ID-nya mirip seperti logo rumah sakit, Kyunghoon hospital tempat mayat Joon Hee disimpan.

Dari polisi yang bertanggung jawab dengan kasus tersebut, Dokgo mendapatkan informasi bahwa mobil itu ditemukan karena adanya laporan tanpa identitas. Saat ditelpon kembali, telpon tersebut ternyata telpon sekali pakai.

Polisi menilai, kecelakaan tersebut agak aneh karena sangat jarang orang yang melewati jalan tersebut terutama kalau tidak berasal dari sana dan di rute tersebut tidak ada CCTV.

Saat di Kyunghoon hospital, Dokgo kebetulan bertemu rombongan keluarga Joon Hee yang datang untuk mengidentifikasi mayat Joon Hee. Dokgo tidak akan mengenali mereka seandainya saja Tae Suk tidak ada di rombongan tersebut.

Credit : SBS

Tae Suk menemani ayah Joon Hee, sebut saja Tn. Seo, sampai ke kamar mayat. Dia bahkan menggantikan Tn. Seo ketika Tn. Seo hampir pingsan karena tidak sanggup melihat mayat putra satu-satunya itu. Tae Suk langsung bete begitu melihat Dokgo juga ikut masuk ke kamar mayat.

Credit : SBS

Dokgo baru membuka kain putih setelah Tn. Seo keluar dari kamar mayat. Tae Suk reflek memalingkan wajahnya.

Ketika melihat mayat yang hangus, Dokgo berkomentar sulitnya mengenali mayat karena kondisinya yang rusak.

Tapi, dengan sangat yakin Tae Suk menyatakan mayat itu adalah Joon Hee. Ia mengenali dari jam yang ada di tangan Joon Hee. Jam tersebut ia beli di swizerland dan harganya sangat mahal, jadi tidak sembarangan orang bisa memakainya.

Tae Suk menatap Dokgo, seolah berani menantangnya.

Na Ra sendiri baru mengetahui kabar tentang Joon Hee malamnya. Itu pun dari Jin Joo, bukan Tae Suk.

Dokgo memperhatikan bagan kasus Mi Jung yang sudah dibuatnya di papan, terutama foto Joon Hee dan mayat yang diakui Tae Suk sebagai Joon Hee.

Menurutnya, ada yang aneh. Tinggi Joon Hee sekitar 180 cm sedangkan tinggi mayat itu sekitar 160 cm.

Credit : SBS
Credit : SBS

Lalu mereka memanggil anggota mereka yang lain, seorang wanita yang mereka panggil ‘maknae’. Si maknae juga mengenali ada kejanggalan, yaitu jam tangan.

Uhmm… sy kurang paham di sini. Sepertinya si maknae menyebutkan tentang tombol untuk memutar jarum jam. Harusnya ada di sisi luar tapi pada mayat ada di sisi dalam. Artinya, jam tangannya terbalik.

Dokgo kini sangat yakin dugaannya. Mayat itu bukan Joon Hee.

Sementara itu, Tae Suk dan Hak Beom datang ke upacara pemakaman. Hak Beom hampir saja tidak mau masuk kalau saja Tae Suk tidak mengancam akan membawa Hak Beom ke polisi.

Uhmmm… Kalau dipikir-pikir, sudah berkali-kali Tae Suk melemparkan ancaman yang sama pada Hak Beom, ya? Sy kok makin curiga sama Tae Suk.

Hak Beom tidak lama di ruang upacara karena meracau tidak jelas. Hanya Tae Suk saja yang bicara dengan Tn. Seo.

Credit : SBS
Credit : SBS
Credit : SBS

Dari Tn. Seo, Tae Suk tahu bahwa polisi ingin melakukan tes DNA. Raut wajahnya langsung menegang.

Demi menutupi kejahatannya, Tae Suk menceritakan tentang Joon Hee yang kecanduan obat-obatan. Saat ini polisi sedang menyelidiki kemungkinan kaitan Joon Hee dalam kasus In Ho. Ia khawatir akan menimbulkan rumor yang aneh nantinya.

Setelah mendengar kabar seperti itu dari Tae Suk, Tn. Seo pun sepertinya tidak mengizinkan Joon Hee dites DNA.

Setelah Tn. Seo berjanji akan mengurusnya, Tae Suk terlihat lebih tenang…

Bersambung…

 

Komentar :

Sebenarnya, di episode ini sempat diperlihatkan tentang Ja Hye yang mengalami mimpi buruk. Ja Hye tenggelam dalam air yang gelap lalu jatuh ke dalam api. Lalu ada seorang anak perempuan di depannya.

Terus terang sy meng-skip scene ini karena takut apa yang dilihat Ja Hye. Khawatir wajah anak perempuan itu datar. LOL

Mian, jd sy ga bisa jelasin terlalu detail karena sy skip.

Mimpi Ja Hye seolah menyiratkan Ja Hye pernah melakukan kesalahan di masa lalu. Atau mungkin karena hal yang lain?

[Rekap/Review : Return Episode 8]

2 Comments
  1. Rianti says

    Hai… Terimakasih untuk recap yang enak dibaca. Dan pilihan drama yang menarik. Semoga diterusin yaa recap-nya

    1. kdramastory says

      Halo juga Rianti… Salam kenal dan makasih juga ya udh ninggalin jejak. Kalo ga ada halangan, insya allah tetap dilanjutin.. 🙂

Leave A Reply

Your email address will not be published.