Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

Sinopsis Because This Is My First Life Episode 14 Part 1

0

[Sinopsis Because This Is My First Life Episode 13 Part 3]

 

Kdramastory – Sinopsis Because This Is My First Life Episode 14 Part 1

Credit : tvN
Credit : tvN

Ji Ho yang baru keluar, melihat Se Hee dan Jung Min saling bertatapan lalu saling menyapa dengan kaku. Ji Ho memutuskan sembunyi, sepertinya bisa mendengar atau kalau pun tidak bisa mendengar, bisa menebak apa yang sebenarnya terjadi antara Se Hee dan Jing Min.

Jung Min sendiri sangat terkejut bertemu Se Hee di sana. Dia sampai tidak sadar masih mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi.

Saat ditanya, Se Hee mengaku tinggal di lingkungan itu sedangkan Jung Min mengaku hanya lewat saja.

Jung min baru sadar dan buru-buru menurunkan tangannya setelah Se Hee fokus pada tangannya.

Jung Min memberikan kartu namanya, menawarkan Se Hee minum teh kapan-kapan dan Se Hee baru mengiyakan setelah melihat pria yang duduk di balik stir mobil. *apa Se Hee mengiyakan setelah menduga Jung Min punya kekasih/suami, ya?

Setelah Jung Min masuk ke dalam mobil, Se Hee pun berbalik pergi. Jung Min terlihat tertegun.

Jung Min baru keluar lagi dari mobil setelah Ji Ho datang. Ia menanyakan keadaan Ji Ho dan Ji Ho balik menanyakan keadaan Jung Min. Apakah Jung Min sudah tidak mabuk.

Jung Min mengaku sudah tidak mabuk lagi. Dan saat Jung Min menawarkan diri mengantarkannya sampai ke rumah, Ji Ho menolak dengan halus. Mengatakan kalau ia perlu jalan supaya mabuknya hilang. Ia benar-benar bersenang-senang tadi.

Jung Min mengerti. Ia menebak suami Ji Ho pasti akan menjemput Ji Ho.

Ji Ho hanya tersenyum dan mereka pun berpisah di sana.

Se Hee duduk di taman sebentar, menatap kartu nama Jung Min lalu memutuskan menelpon Ji Ho. Dia langsung berdiri begitu Ji Ho menjawab telponnya. Menanyakan dimana Ji Ho.

“Aku di sini…”.

Credit : tvN

Se Hee menoleh dan ternyata Ji Ho sudah ada juga di taman. Se Hee menanyakan kenapa Ji Ho tidak menjawab telponnya.

Ji Ho meminta maaf, beralasan tidak sempat. Tadinya dia sudah berniat akan menelpon. Ji Ho pun mengajak Se Hee masuk.

Se Hee mengikuti Ji Ho, berjalan di belakang Ji Ho…

Ketika Ji Ho sedang di kamar mandi, Se Hee menyiapkan minuman hangat yang sudah dicampur dengan madu.

Credit : tvN

Setelah dari kamar mandi, Ji Ho sengaja cerita kalau dia tadi minum banyak, karena alasan tertentu.

“Kau minum dengan pemilik perusahaan?”, tanya Se Hee.

Ji Ho membenarkan. Mengatakan kalau pemilik perusahaan peminum yang baik.

Melihat Ji Ho akan minum air dingin, Se Hee melarangnya karena nanti Ji Ho akan sakit. Se Hee menyarankan agar Ji Ho minum air hangat yang sudah ia siapkan.

Ji Ho berterima kasih.

Sebelum masuk kamarnya, Ji Ho mengucapkan selamat malam pada Se Hee dan Kitty. Se Hee sempat menanyakan apakah Ji Ho mau tidur bersamanya lagi.

Se Hee merasa tidak enak dan langsung minta maaf begitu Ji Ho menolak.

Merasa tidak enak pada Se Hee, Ji Ho pun memberi alasan kalau ia merasa sedikit lelah dan biasanya dia akan mendengur lebih keras.

Se Hee mengerti. Berjanji akan membuatkan teh lagi kalau Ji Ho memerlukannya.

Ji Ho pun masuk kamarnya, begitu juga dengan Se Hee.

Sinopsis Because This Is My First Life Episode 14 Part 1

Ji Ho tidak langsung tidur, melainkan memikirkan kata-kata Se Hee dan kata-kata Jung Min. Se Hee pernah bilang kalau dia pernah bertunangan, sedangkan Jung Min mengatakan dia pernah hampir menikah.

Se Hee pernah bilang kalau dia hanya sanggup menangani rumah dan Kitty, saja. Dan See Hee berharap setiap harinya adalah sama, tidak ada yang terjadi.

Lalu cerita Jung Min yang pernah hamil dan keguguran. Mereka akhirnya berpisah karena keluarga tidak merestui.

Di kamarnya, Se Hee manatap kartu nama Jung Min. Teringat cerita Ji Ho di bus ketika pertama kalinya memperlihatkan kartu nama Jung Min padanya.

Se Hee pun menelpon Ji Ho. Meminta maaf karena sudah larut malam menelpon tapi ada sesuatu yang ingin ia sampaikan.

Ji Ho langsung waspada.

“Selamat karena kau bisa menulis kembali…”.

Mendengar nada suara Se Hee, dalam hati Ji Ho tahu saat ini Se Hee terkoyak.

“Aku sangat senang kau bisa memulainya kembali…”.

Dalam hati Ji Ho tahu Se Hee takut dan cemas.

Setelah Ji Ho mengucapkan terima kasih, Se Hee pun mengucapkan selamat tidur lalu menutup telpon.

Credit : tvN

Setelah memotong rambutnya, Ho Rang menemui Sang Gu. Ho Rang minta maaf karena mengajak Sang Gu bertemu karena tidak ada orang lain yang bisa ia tanyai lagi.

Alasan Ho Rang menemui Sang Gu adalah untuk menanyakan pendapat Sang Gu tentang Won Seok. Apakah Won Seok bersungguh-sungguh dengan ucapannya itu.

Sang Gu tidak begitu yakin tapi untuk saat ini sepertinya iya. Sang Gu merasa Wok Seok melakukan itu karena merasa sudah membuat Ho Rang tidak bahagia. “Itu sebabnya dia melepaskanmu…”.

“Jadi bukan karena dia ingin meninggalkanku?”.

Sang Gu tidak yakin tapi menurutnya jika seseorang merasa sudah membuat orang yang dicintainya itu tidak bahagia, maka orang tersebut malah akan membenci dirinya sendiri.

Ho Rang mengerti. Sepertinya ini memang akhir dari hubungannya dengan Won Seok.

Credit : tvN

Ketika hendak berpisah, seorang pria menyapa Sang Gu dan Sang Gu memanggil pria itu Tn. Shin. Mereka berbasa-basi sebentar.

Karena Sang Gu tidak memperkenalkan Ho Rang padanya, Tn. Shin menduga Ho Rang mungkin pacar…

Sang Gu bilang bukan. Ho Rang adalah sahabat pacarnya.

Tn. Shin langsung senang, menyapa Ho Rang sambil memberikan kartu namanya, mengatakan namanya Shin Young Pyo.

Ho Rang menerima kartu nama Young Pyo, minta maaf karena dia tidak punya kartu nama. Ho Rang yang masih lesu dan tidak ceria, pamit pada Sang Gu.

Mobil Young Pyo berhenti di depan halte tempat Ho Rang sedang duduk sendirian. Karena tahu dari Sang Gu bahwa Ho Rang akan ke Sillim-dong. Ia menawarkan tumpangan pada Ho Rang karena bus yang lewat jalur itu jarang.

Ho Rang sempat menolak tapi Young Pyo sedikit mendesak. Mengatakan kalau dia orang baik dan dia sudah lama kenal Sang Gu.

Akhirnya Ho Rang pun bersedia masuk mobil Young Pyo.

Di mobil, Young Pyo mengajak Ho Rang bicara dengan ramah. Menanyakan apa Ho Rang tinggal di daerah itu.

Ho Rang bilang dia cuma mau mengambil barangnya.

Credit : tvN

Karena Ho Rang tidak mengenalnya, Young Pyo pun mengatakan kalau dia adalah pria yang ada di aplikasi Sang Gu. Pria yang mau menikah itu. Mereka pernah chatting karena Ho Rang menerima permintaannya.

Young Pyo lalu mengungkapkan rasa senangnya karena bisa bertemu dan berbicara langsung dengan Ho Rang. Ho Rang adalah orang pertama yang diajaknya bicara setelah menginstal aplikasi.

Ho Rang menanggapinya dengan dingin. Mengaku kalau ia hanya menginstal aplikasi karena aplikasi itu punya Sang Gu dan menjawab tanpa pikir-pikir.

Young Pyo merasa Ho Rang cuma menyangkal karena ketahuan olehnya. Ho Rang tidak mencoba menjauhinya, kan?

Ho Rang tidak berkomentar sampai akhirnya mereka sampai di tujuan. Tanpa menunggu respon Young Pyo, Ho Rang buru-buru turun dari mobil setelah mengucapkan terima kasih.

Tiba di teras atap, Ho Rang sengaja berdiri cukup lama di depan sofa merah jambu yang dibelikan Won Seok lalu masuk kamar.

Setelah menatap foto-foto kebersamaannya dengan Won Seon yang ditempel di papan di kamar, Ho Rang melepas satu per satu foto-foto itu.

Ketika sedang mengemasi pakaiannya, tidak sengaja Ho Rang melihat cincin pemberian Won Seok di jari manisnya.

Ketika kebetulan Won Seok pulang, Ho Rang buru-buru menyimpan cincin itu di saku jaketnya.

Sinopsis Because This Is My First Life Episode 14 Part 1

Won Seok mengantarkan Ho Rang sampai di depan pintu rumah.

Ho Rang mengatakan Won Seok benar. Dia akan menjadi lebih jujur pada perasaannya.

Turun dari tangga, Ho Rang malah bertemu dengan Young Pyo yang dia pikir sudah pergi.

Credit : tvN

Young Pyo keluar dari mobilnya, bicara dengan Ho Rang dibawah tatapan Won Seok dari teras atap.

Saat ditanya, Young Pyo mengaku memutuskan menunggu Ho Rang karena tadi Ho Rang bilang akan mengambil tas dan ia melihat kondisi Ho Rang juga tidak terlalu baik. Sepertinya Ho Rang sakit.

Ho Rang sempat menolak tapi karena sadar Won Seok sedang mengawasi mereka, Ho Rang pun memutuskan menerima tawaran Young Pyo.

Credit : tvN
Credit : tvN

Sebelum benar-benar pergi, Ho Rang sempat melihat Won Seok yang masih berdiri di teras atap.

Credit : tvN

Ji Ho bertemu lagi dengan Jung Min. Tapi Ji Ho hari ini tidak sama dengan Ji Ho yang kemarin. Ji Ho terlihat tidak ceria dan lebih banyak diam.

Jung Min membahas tentang tuntutan hukum yang akan mereka ajukan terhadap Yong Seok dan kemungkinan Ji Ho harus melalui proses penyelidikan. Tidak hanya itu, mungkin juga nanti akan ramai pemberitaan karena mereka bekerja di industri hiburan.

Ji Ho mengerti dan tidak masalah dengan itu.

Jung Min lalu memperlihatkan kontrak yang sudah ia siapkan.

Ji Ho sangat terkejut melihat nominal pembayaran yang akan diterimanya. Terlalu besar menurutnya.

Jung Min menasehati Ji Ho supaya tidak menunjukkan reaksi seperti itu di depannya. Mereka dalam perjanjian kontrak. Seharusnya Ji Ho mengekspresikannya secara diam-diam, tidak di depan musuh.

“Tapi anda bukan musuhku…”, sahut Ji Ho.

Jung Min menjelaskan bahwa nominal itu adalah jumlah yang biasa mereka tawarkan pada penulis baru. Ia ingin melakukan dengan semestinya dan berharap bisa bekerja lama dengan penulis yang direkutnya.

Ji Ho tidak berkomentar lagi. Dia malah mengajak Jung Min makan siang bersama.

Credit : tvN

Di kantornya, Se Hee membaca artikel artikel tentang Jung Min. Membaca interview Jung Min. Ternyata cukup banyak drama yang sudah Jung Min produseri.

Dengan membawa ponsel dan kartu nama Jung Min, Se Hee pergi dari mejanya.

Credit : tvN

Sementara itu, Ji Ho dan Jung Min makan siang bersama.

Jung Min menanyakan apakah mabuk Ji Ho sudah lebih ringan ketika bangun pagi tadi.

Ji Ho mengiyakan. Semalam dia sempat minum air hangat dengan madu sebelum tidur.

“Pasti suamimu yang membuatkannya, kan?”.

“Ya. Suamiku yang membuatnya”.

Karena Ji Ho menatapnya serius, Jung Min tersenyum.

Ji Ho mulai bicara serius. Mengatakan dia ingin menanyakan sesuatu sebelum menandatangani kontrak.

Setelah Jung Min mempersilahkannya, Ji Ho mengatakan pertanyaannya tentang pria yang pernah Jung Min ceritakan sebelumnya. Pria yang hampir menikahi Jung Min. “Bagaimanakah perasaan anda jika kebetulan bertemu dengannya lagi? Apakah anda akan mencintainya lagi kalau bertemu dengannya?”.

Jung Min merasa tidak nyaman. Apakah pertanyaan Jung Min itu ada kaitannya dengan kontrak mereka?

Jung Min membenarkan dan pertanyaan itu sangat penting.

Jung Min mengakui kalau ia memang kebetulan bertemu pria itu, saat mengantarkan Ji Ho pulang ke rumah. Karena kejadiannya baru saja terjadi, ia merasa pertanyaan Ji Ho itu terdengar aneh baginya.

Ji Ho bercerita, malam itu suaminya keluar untuk menjemputnya. “Maksudku… Se Hee…”.

Jung Min kaget.

Hari itu, Soo Ji terlihat tidak seperti biasanya. Ekspresinya terlihat serius dan penuh tekad. Semua itu gara-gara ucapan Sang Gu semalam.

Begitu bertemu Asisten Park di kantor, ia pun mengajak Asisten Park bicara.

Credit : tvN

Mereka bicara di luar, di tempat yang sepi.

Soo Ji mengungkapkan banyaknya hari dan jam yang sudah ia habiskan bekerja dengan Asisten Park dan kebanyakan dari jumlah itu, ia merasa buruk. Sebabnya adalah pelecehan secara verbal yang dilakukan Asisten Park padanya.

Soo Ji meminta Asisten Park minta maaf secara resmi di hadapan rekan-rekan kerjanya. Ia memohon dengan tulus hati dan berharap Asisten Park juga mau melakukannya dengan setulus hati.

“Aku akan menunggu…”, ucap Soo Ji lalu pergi.

Setelah berbicara dengan Asisten Park, Soo Ji langsung menemui Sang Gu di taman. Soo Ji langsung memeluk Sang Gu begitu melihat Sang Gu.

Credit : tvN

Mereka pun lalu bicara. Soo Ji mengakui kalau ucapan Sang Gu itu benar. Selama ini dia belum pernah bicara secara benar dan secara pribadi pada Asisten Park. Ia selalu menghindar dan mengeluh di belakang Asisten Park padahal Asisten Park itu sama saja seperti mereka, putra dari seseorang dan ayah dari seseorang.

Sang Gu memuji Soo Ji yang keren lalu mencubit pipi Soo Ji keras-keras. Soo Ji langsung melotot marah, minta dilepaskan.

Sang Gu buru-buru melepaskannya dan bersenandung.

Kembali ke kantornya, Sang Gu masih bersenandung. Sampai akhirnya dia melihat Se Hee yang berdiri sendirian.

Sang Gu berniat mengagetkan Se Hee tapi ternyata malah dia yang kaget saat melihat apa yang sedang dilihat Se Hee.

Credit : tvN

Mereka pun lalu bicara. Sang Gu merasa tidak percaya begini caranya Se Hee bertemu kembali dengan Jung Min. “Apakah Ji Ho tahu?”.

Se Hee menggelengkan kepalanya.

“Apakah mereka akan bekerja sama?”.

“Mungkin”, jawab Se Hee.

“Bukankah sebaiknya kau bicara dulu padanya? Mereka pasti akan sangat sering bertemu…”.

Tapi Se Hee tidak tahu apa yang harus ia katakan. Tidak tahu memulai darimana, tidak tahu bagian mana yang diceritakan dan bagian mana yang tidak diceritakan.

“Apakah aku harus mengatakan pada Ji Ho kalau dulu aku pernah berkencan dengannya? Apapun yang kukatakan akan menyakitinya. Ji Ho adalah orang yang polos”, urai Se Hee.

Sang Gu kaget. Yang ia maksud bukan Ji Ho tapi Jung Min. Ia berpikir Se Hee harus menjelaskan siapa Ji Ho pada Jung Min. Ia pikir Se Hee masih punya perasaan pada Jung Min. “Aku pikir itu sebabnya kau melakukan pernikahan kontrak… Bukankah dia hanya penyewa bagimu?”.

Melihat Se Hee hanya diam, Sang Gu menyadari yang dikhawatirkan Se Hee adalah Ji Ho, bukan Jung Min. Setelah mengembalikan kartu nama Jung Min dan menepuk pundak Se Hee, Sang Gu pun pergi.

Se Hee menatap kartu nama Jung Min.

Aku berharap bisa bertemu dengannya lagi, meskipun hanya sekali dalam hidupku… Aku bahkan pernah memikirkan apa yang akan aku lakukan kalau itu terjadi… ‘Apa kabarmu? Sudah lama tidak bertemu’… Tapi begitu aku melihatnya, aku menyadari aku mengkhawatirkan orang lain… Sejak kapan ini bermula? Aku berpikir sesuatu yang tersisa dalam hidupku adalah daun musim gugur yang mengering… Padahal kupikir aku akan menghabiskan waktu sendirian menunggu daun berguguran… – Se Hee

Se Hee melewati sebuah toko buku dan masuk.

Aku tidak ingin melakukan sesuatu yang akan mempengaruhi hidup orang lain… – Se Hee

Credit : tvN

Di dalam toko buku, Se Hee menemukan sebuah buku yang berjudul ‘Walau Tak Ada yang Akan Berubah Meskipun Kau Menangis’.

Aku pikir aku tidak akan pernah membuat seseorang menangis lagi.. – Se Hee.

Tiba di depan gedung apartemen, petugas keamanan memanggilnya karena ada seseorang yang mencari. Dan orang tersebut adalah Yong Seok.

Credit : tvN

Di kantor, Won Seok yang pikirannya sedang di tempat lain, ditegur Bo Mi karena hampir membuat aplikasi mereka rusak padahal Won Seok baru dua minggu kerja di sana.

Setelah memperhatikan layar komputernya, Won Seok baru sadar. “Bagaimana kau tahu?”.

“Bagaimana aku tidak tahu? Tertulis jelas di wajahmu…”. Bo Mi tidak mengerti kenapa terlihat begitu jelas di wajah Won Seok karena semua hubungan pada suatu titik pasti akan berakhir. Bo Mi menganggap hubungan Won Seok itu hanyalah salah satu hubungan dari sekian banyak hubungan dalam hidup Won Seok.

Dengan sedih Won Seok mengatakan hubungannya itu satu-satunya dan yang pertama dalam hidupnya.

Bo Mi merasa tidak enak lalu menyadari satu hal. “Berarti ini pertama kalimu dengannya?”.

Won Seok kaget, tidak paham pertanyaan Bo Mi.

“Tentu saja, putus…”. Bo Mi yang kesal langsung balik ke mejanya lagi.

Pulang kerja, Ho Rang mendapat sms dari Young Pyo. Young Pyo menanyakan kabarnya dan mengajak makan malam bersama.

Ho Rang pun membalas pesan Young Pyo.

Tak lama, Young Pyo terlihat menjemput Ho Rang dengan mobilnya. Ho Rang masuk ke dalam mobil tanpa perlu diminta.

Credit : tvN

Young Pyo terlihat senang bisa bertemu lagi dengan Ho Rang. Ia menanyakan dimana mereka akan makan malam.

Tapi Ho Rang yang mengaku tidak selera makan, malah mengajak Young Pyo minum bir.

Young Pyo menyambut ajakan Ho Rang dengan senang hati.

Bersambung…

[Sinopsis Because This Is My First Life Episode 14 Part 2]

Leave A Reply

Your email address will not be published.