Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

Sinopsis Father Is Strange Episode 18 Part 1

0

— All images credit and content copyright : KBS2 —

[Sinopsis Father Is Strange Episode 17 Part 2]

Di episode sebelumnya, Hye Young mengetahui siapa teman smu Mi Young yang pernah membulinya dulu dan kini satu tempat kerja dengan Mi Young. Orang tersebut tak lain dan tak bukan adalah Yoo Joo, calon istri oppa mereka.

Apa yang kemudian dilakukan Hye Young?

Kdramastory – Sinopsis Father Is Strange Episode 18 Part 1

Kembali pada pembicaraan di meja makan.

Jun Young yang kesal kenapa Joong Hee juga menentang, ingin tahu alasannya.

Alasan Joong Hee simple. Sudah terlalu banyak orang di rumah dan setiap pagi terjadi kekacauan karena rebutan kamar mandi. Dia tidak mau menambah orang satu lagi. Dan lagipula, Jun Young itu sudah 35 tahun dan menikah. Tidak seharusnya tinggal dengan orang tua.

Jun Young tidak suka. Bagaimana dengan Joong Hee yang sudah 36 tahun tapi tinggal dengan ayah?

“Aku pengecualian. Aku belum pernah tinggal dengan ayah selama 35 tahun…”, tandas Joong Hee.

Jun Young terdiam, kesal.

Ibu menanyakan alasan Mi Young.

Mi Young hanya bilang, kalau ia tidak mau ibu repot mengurus bayi Jun Young yang akan lahir nanti. Istri Jun Young pasti tidak akan mau berhenti bekerja. Ibu sudah tua dan sudah cukup lelah mengurus mereka berempat dulu.

Joong Hee berkali-kali melirik Mi Young saat Mi Young bicara. Dan sy suka bgd liat ekspresinya Joong Hee… 😀 😍😍😍

Ibu berterima kasih karena Mi Young mengkhawatirkan dirinya. Tapi mau bagaimana lagi karena ia dan ayah sudah memutuskan mengizinkan Jun Young dan istrinya itu tinggal di rumah.

Kesal, Mi Young langsung ke atap. Dan ternyata Joong Hee mengikutinya ke sana.

Joong Hee memberitahukan Mi Young bahwa dia sudah tahu pacar Jun Young itu Yoo Joo. Dia melihat mereka tadi siang di depan kantor. Ia tidak menyangka dan sepertinya selera Jun Young terhadap wanita memang buruk.

Mi Young hanya diam, menatap Joong Hee kesal.

Joong Hee menyarankan agar Mi Young cerita saja pada keluarga Mi Young dan kalau Mi Young tidak nyaman, biar dia saja yang cerita.

Mi Young langsung marah-marah. Tidak mau Joong Hee ikut campur masalahnya. Dan tidak perlu juga peduli pada masalahnya.

Mi Young lalu berbalik pergi. Meninggal Joong Hee yang tidak mengerti kenapa Mi Young marah-mara. Padahal dia berniat membela Mi Young.

Baru saja turun dari atap, Mi Young mendapatkan telpon dari Hye Young. Mereka janjian makan siang bersama besok.

Malam itu, Mi Young tidak bisa tidur sanking marahnya. Yoo Joo tidak meminta maaf padanya dan kini berniat tinggal di rumahnya seolah tidak terjadi apa-apa?

Ia tidak bisa memaafkan Yoo Joo.

Keesokan paginya, karena harus ke pasar dengan ibu, ayah meminta Jun Young membuatkan sarapan. Ia juga berpesan agar Jun Young membangunkan adik-adiknya supaya tidak terlambat bekerja.

Jun Young mengiyakan dengan senang hati. Tapi ekspresinya agak berubah saat ayah juga memintanya mengurus Joong Hee. Jun Young mengiyakan tapi dengan setengah hati.

Sementara itu, Joong Hee merasa sangat lega karena kamar mandi kosong. Jadi ia bisa BAB dengan nyaman. Tapi kenyataannya, sedang nyaman-nyamannya di kamar mandi, pintu kamar mandi diketuk Ra Young. Bukan hanya diketuk, tapi digedor-gedor. Ahahahaha..

Dengan sangat terpaksa, Joong Hee keluar. Ia mengeluh, sudah lima hari belum bisa BAB.

Sinopsis Father Is Strange Episode 18 Part 1

Saat memberikan sarapan untuk Mi Young, Jun Young mencoba membujuk Mi Young supaya mengizinkan mereka tinggal di rumah setelah menikah. Ia berjanji tidak akan membuat ibu repot.

Mi Young hanya diam. Mengangguk samar.

Jooong Hee datang dan menanyakan dimana ayah dan ibu. Sayangnya, tidak ada yang menjawab. Joong Hee melihat yoghurt untuknya hanya setengah cangkir saja. Ia mengambilnya tanpa protes.

Di saat Ra Young dan Mi Young hendak berangkat, Joong Hee menawarkan diri untuk mengantar. Ra Young sangat mau tapi bertanya pendapat Mi Young dulu.

Mi Young tidak mengatakan apa-apa, hanya mendorong Ra Young pergi.

Setelah keduanya pergi, Jun Young juga kembali ke kamarnya.

Joong Hee sedih karena merasa diabaikan lagi…

Saat bertemu, Hye Young memperdengarkan rekaman yang ia dengar semalam pada Mi Young. Mi Young akhirnya terpaksa mengakui kalau selama ini, orang yang ia maksud adalah Kim Yoo Joo.

Saat ditanya kenapa Mi Young tidak pernah cerita padanya, Mi Young bilang, ayah dan ibu juga tidak tahu apa yang dilaluinya saat smu. Ia juga tidak bisa menceritakannya pada Jun Young.

Ia sudah meminta Yoo Joo untuk minta maaf dengan tulus. Jika Yoo Joo mau melakukannya, ia berniat melupakannya. Ia sudah berpikir lama dan lagipula Yoo Joo sudah hamil.

Menurut Hye Young, itu tidak masalah karena Jun Young dan Yoo Joo belum menikah. Namun masalah ini akan menjadi masalah keluarga karena setelah menikah nanti, Yoo Joo akan jadi menantu orang tua mereka dan ipar mereka. Menurutnya, Mi Young tidak boleh menganggap sepele persoalan itu.

Mi Young hanya tidak ingin membuat Jun Young terluka. Dan jika seandainya Jun Young tetap menikahi Yoo Joo setelah tahu tentang itu, sepertinya ia juga tidak akan bisa memaafkan Jun Young.

Hye Young mengerti dan berjanji akan bicara pada Yoo Joo.

Namun, Mi Young tidak mau. Ia ingin menyelesaikan masalahnya sendiri. Selama ini, yang paling mengganggunya adalah kenapa ia tidak pernah berani untuk melawan. Tidak pernah berani menyuruh mereka berhenti mengganggunya.

Jadi, kali ini ia benar-benar ingin menyelesaikan masalahnya sendiri. Karena dengan begitu, ia bisa mengucapkan selamat tinggal pada masa lalunya yang bodoh itu.

Jun Young menelpon Yoo Joo untuk mengabarkan tentang orang tuanya yang setuju mereka tinggal di rumah setelah menikah.

Yoo Joo senang dan menanyakan bagaimana dengan anggota keluarga yang lain.

Jun Young bilang, ayah dan ibu sudah bicara dengan mereka kemarin dan mereka semua setuju.

Yoo Joo sangat senang karena dengan begitu mereka bisa menabung.

Mendengar Yoo Joo yang mencemaskan soal uang, Jun Young berjanji akan menjadi suami yang hebat untuk Yoo Joo.

Baru saja selesai bicara dengan Jun Young, Mi Young tiba di sana. Lalu mereka pun bicara di tempat lain.

Mi Young menuntut penjelasan Yoo Joo kenapa Yoo Joo berniat tinggal di rumahnya padahal Yoo Joo belum minta maaf padanya.

Yoo Joo merasa dia sudah minta maaf kemarin.

Mi Young benar-benar marah. Yoo Joo itu tidak pernah berubah. Tidak mau mengakui kesalahannya, tidak tahu kesalahannya itu apa dan tidak mau minta maaf.

Yoo Joo juga marah. Tidak terima karena hanya gara-gara dia membully Mi Young beberapa kali, Mi Young menyuruhnya berlutut?

Mi Young semakin marah. Yoo Joo benar-benar tidak mengerti kesalahannya itu apa. Gara-gara Yoo Joo bilang dia seperti babi, dia benar-benar merasa dirinya kotor dan juga bau seperti babi. Ia sampai terus-terusan mandi dan bahkan di saat istirahat siang pun ia pulang ke rumah untuk mandi.

Sampai kuliah pun ia tidak bisa menghilangkan kebiasaannya itu sampai sakit kulit. Sakit di kulit tidak masalah, tapi Yoo Joo sudah membuatnya sakit secara psikologis.

Mi Young mengatakan, Yoo Joo menghancurkan masa smunya. Setiap hari, pergi sekolah rasanya seperti mimpi buruk. Setiap hari, ia berusaha sekuat-kuatnya untuk tetap tak terlihat. Dia bersembunyi setiap hari namun di sisi lain, ingin ada yang mau berteman dengannya.

Yoo Joo berkata, Mi Young juga bersalah. Mi Young tidak sepenuhnya tidak bersalah. Gara-gara Mi Young, semua orang di sekolah tahu tentang orang tuanya.

Sinopsis Father Is Strange Episode 18 Part 1

=== Flashback ===

Ketika ibu guru mencari Yoo Joo di kelas, Mi Young yang kebetulan ada di sana memberitahukan bahwa Yoo Joo sedang ke kamar mandi.

Saat tahu bahwa ibu guru kesal karena Yoo Joo belum membawa ibunya ke sekolah, Mi Young memberitahukan ibu guru bahwa Yoo Joo tinggal dengan ibu tiri. Mungkin karena itu Yoo Joo tidak membawa ibunya ke sekolah.

Ibu guru mengerti. Seharusnya Yoo Joo bilang seperti itu padanya.

Setelah ibu guru pergi, terlihat Yoo Joo di pintu kelas yang satunya lagi. Ia mendengar semua yang dikatakan Mi Young pada ibu guru tadi dan terlihat marah pada Mi Young.

=== Flashback End ===

Melihat Mi Young hanya tertegun, Yoo Joo tahu kalau Mi Young juga tidak tahu apa-apa tentang itu. Saat Mi Young bilang, ia hanya ingin membantu Yoo Joo, Yoo Joo makin marah.

Siapa Mi Young yang pantas melakukan itu untuknya? Ia tidak pernah minta Mi Young membantunya. Itu cerita pribadinya dan bahkan dia sendiri tidak mau mengungkapnya.

Mi Young minta maaf. Ia hanya tidak ingin ibu guru menghukum Yoo Joo.

Yoo Joo tidak mau bertengkar atas kejadian masa lalu. Ia tidak butuh permintaan maaf Mi Young dan oleh sebab itu juga ia berharap Mi Young melupakan masa lalu. Karena saat itu, ia juga ingin membantu Mi Young supaya menurunkan berat badannya.

Mi Young tidak percaya. Kalau memang niat Yoo Joo itu tulus, itu artinya tidak masalah bagi Yoo Joo jika Jun Young tahu masa lalu mereka.

Mi Young bilang, ia sudah memberi banyak kesempatan agar Yoo Joo. Sejujurnya, ia sama sekali tidak mau satu keluarga dengan Yoo Joo tapi karena Yoo Joo sudah hamil dan bertunangan dengan oppanya, ia berniat melupakan asalkan Yoo Joo mau minta maaf. Tapi karena Yoo Joo menolak, terpaksa ia cerita pada Jun Young.

Yoo Joo kaget. Mengatakan kalau Mi Young itu egois karena dengan begitu Mi Young akan membuat Jun Young menderita.

Mi Young tidak peduli. Ia berniat menjadi seorang yang egois bukan orang yang mudah dibully lagi.

Setelah berbicara dengan Yoo Joo, Mi Young langsung menelpon Jun Young. Namun karena siang itu Jun Young harus bekerja sampai besok pagi, mereka pun membuat janji bertemu besok sepulang Jun Young bekerja.

Sementara itu, Yoo Joo mulai tidak tenang. Khawatir Mi Young cerita pada Jun Young.

Di saat itu, ia mendapat telpon dari Hye Young. Mereka pun bertemu di sebuah cafe.

Awalnya, Yoo Joo berusaha ramah dan tersenyum padahal Hye Young sama sekali tidak terlihat ramah. Saat Hye Young bilang ia akan bersikap sebagai kakaknya Mi Young dan tahu kalau ia dan Mi Young itu seumuran, Yoo Joo baru terdiam.

Hye Young menyinggung tentang apa yang sudah dilakukan Yoo Joo dan menurutnya seharusnya Yoo Joo menyesalinya dan minta maaf.

Hye Young meminta Yoo Joo minta maaf dengan tulus pada Mi Young karena jika Mi Young menerima permintaan maaf Yoo Joo, maka ia juga akan menerimanya. Tapi seandainya Mi Young tidak mau menerima permintaan maaf Yoo Joo, maka dia juga akan demikian.

Saat Hye Young ingin tahu alasan kenapa ia begitu pada Mi Young, Yoo Joo pun terpaksa cerita. “Aku cemburu… aku cemburu pada Mi Young…”.

=== Flashback ===

Ketika istirahat siang, Yoo Joo tidak bisa makan siang karena tidak diberikan uang bulanan oleh ibu tirinya. Pada temannya, Yoo Joo mengaku kalau ia sedang diet.

Setelah kelas kosong dan hanya tinggal dirinya dan Mi Young saja, tiba-tiba ayah Mi Young datang membawakan makan siang untuk Mi Young. Ayah bilang, ia sengaja mengantarkan supaya Mi Young bisa makan nasi yang hangat.

Yoo Joo terlihat cemburu. Ia lebih cemburu saat mendengar ayah sengaja membawakan makanan kesukaan Mi Young.

=== Flashback End ===

Yoo Joo bercerita sambil menahan tangis. Kedua orang tuanya bercerai dan ia harus tersiksa hidup denga ibu tirinya. Dan semua orang tahu tentang keluarganya gara-gara Mi Young. Itu sebabnya juga ia membenci Mi Young.

Hye Young menasehati Yoo Joo. Yang dilakukan Yoo Joo terhadap Mi Young itu adalah balas dendam. Yoo Joo hanya mencari alasan pembenaran atas sikap Yoo Joo terhadap Mi Young. Alasan apa pun atau situasi apa pun, membully itu tidak bisa ditoleransi.

Sekali lagi, Hye Young minta Yoo Joo minta maaf pada Mi Young. Dan Yoo Joo harus benar-benar melakukannya.

Setelah Hye Young pergi, Yoo Joo menangis…

Sinopsis Father Is Strange Episode 18 Part 1

Keesokan paginya, Jung Hwan dikejutkan dengan Hye Young yang membuatkan sarapan. Tapi, sayangnya kejutan itu gagal karena Hye Young masak telur ceploknya keasinan.

Mulai sekarang, mereka sepakat urusan masak dipegang oleh Jung Hwan.

Mereka lalu sama-sama mendapatkan pesan dari teman yang mengabarkan pernikahan mereka. Jung Hwan dan Hye Young sama-sama mengenal mereka dan tahu kalau teman mereka itu sudah berkencan selama 18 tahun, sudah berkali-kali putus-sambung hingga akhirnya menikah.

Di dalam hati, Jung Hwan jadi bertanya-tanya, kenapa Hye Young tidak pernah sama sekali menyebutkan soal pernikahan. Dari cara Hye Young menghadapi ibunya waktu itu, ia yakin Hye Young tidak punya rencana menikah.

Di saat yang sama, Hye Young juga membatin. Kenapa Jung Hwan sama sekali tidak menyebutkan soal pernikahan? Ibu Jung Hwan adalah alasannya, tapi apa alasan Jun Hwan?

Karena penasaran, Jung Hwan pun mencoba bertanya. Dan Hye Young menjawab, ia memang tidak berencana menikah. Kalau Jung Hwan?

Jung Hwan mengaku, ia juga tidak punya rencana.

Hye Young merasa lega. Karena jika salah satu dari mereka ingin dan yang satunya lagi tidak ingin, maka itu akan membuat mereka canggung.

Jung Hwan tertawa canggung. Ia juga merasa lega.

Di kantor, Jong Beom membicarakan tentang teman mereka yang menikah itu. Saat ditanya kapan Jung Hwan akan menikah dengan Hye Young, Jung Hwan pun langsung curhat.

Ia ingin menikah sedangkan Hye Young sama sekali tidak punya rencana menikah. Ia belum menyinggung soal itu karena mereka baru saja memulai kembali. Apa mungkin Hye Young tidak mau menikah dengannya?

Jong Beom yakin Hye Young pasti mau menikah dengan Jung Hwan. Menurutnya, melihat usia Hye Young saat ini, tidak mungkin Hye Young berkencan tanpa memikirkan soal itu. Mungkin sama seperti Jung Hwan, Hye Young ingin melakukannya dengan perlahan.

Mendengar pendapat Jong Beom, Jung Hwan ceria kembali.

Sementara itu, Hye Young curhat pada temannya. Lupa namanya, siapa ya…?

Hye Young tidak mengerti kenapa Jung Hwan tidak mau menikahnya dengannya. Kalau dia tidak mau menikah dengan Jung Hwan, alasannya jelas. Dia tidak mau memiliki ibu mertua seperti ibunya Jung Hwan. Menurutnya, mencintai Jung Hwan bukan berarti dia harus menikahi Jung Hwan.

Temannya itu heran. Sebenarnya Hye Young ini maunya seperti apa?

Saat sedang asik mengobrol, Hye Young mendapat pesan dari Jung Hwan yang mengajaknya makan malam bersama. Seketika itu juga, kekesalannya pada Jung Hwan hilang.

Temannya itu sampai heran…

Siang itu, Joong Hee pamit mau berangkat kerja pada ibu.

Karena sudah menyiapkan mi pedas untuk makan siang Joong Hee, ibu mempersilahkan Joong Hee makan dulu.

Awalnya, Joong Hee menolak karena belum lapar. Tapi karena ibu terlihat agak kecewa, Joong Hee pun mau makan. Saat ibu menjelaskan bahwa ayah akhir-akhir ini sibuk dan jarang kelihatan, Joong Hee mempersilahkan ibu bicara banmal padanya.

Namun ibu bilang, ia akan mencobanya pelan-pelan. Ibu juga menanyakan bagaimana perasaan Joong Hee setelah tinggal dengan mereka. Apakah ada yang membuat Joong Hee tidak nyaman?

“Tidak. Tidak sama sekali…”. Saat ibu memintanya memberitahu kalau ada masalah, Joong Hee tersenyum senang. Senang karena merasa tidak diabaikan dan diperhatikan…

Bersambung…

[Sinopsis Father Is Strange Episode 18 Part 2]

Leave A Reply

Your email address will not be published.