Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

Sinopsis Because This Is My First Life Episode 14 Part 2

9

[Sinopsis Because This Is My First Life Episode 14 Part `1]

 

Kdramastory – Sinopsis Because This Is My First Life Episode 14 Part 2

Ho Rang dan Young Pyo minum di taman tepi sungai. Young Pyo mengajak Ho Rang bersulang tapi Ho Rang langsung meneguk birnya.

Young Pyo mengajak bicara tentang kemarin. Apa Ho Rang sampai ke rumah dengan selamat?

Tapi Ho Rang malah bicara hal yang lain. Ho Rang mengakui kalau dia baru saja putus dari pacar yang sudah dikencaninya selama 7 tahun. Sewaktu Young Pyo mengantarnya, sebenarnya dia mengambil barang-barangnya dan pindah dari tempat tinggalnya bersama pacarnya itu.

Young Pyo menanyakan kenapa barang-barang yang dibawa Ho Rang sangat sedikit. Ho Rang sampai kaget.

Tapi ternyata Young Pyo sebenarnya menyadari satu hal. Seberapa lama pun pasangan tinggal bersama, tidak punya banyak barang yang perlu disingkirkan setelah putus.

Young Pyo mengaku dia juga berkencan dengan pacar pertamanya selama 7 tahun. Mereka putus karena sering bertengkar masalah pernikahan. Young Pyo merasa, pernikahan dan cinta adalah dua cerita yang berbeda.

Saat ditanya apa rencana Ho Rang untuk mengatasi perpisahannya, Ho Rang mengaku tidak punya. Ia merasa waktu akan menyembuhkan segalanya.

Young Pyo tidak merasa waktu bisa menyembuhkan karena waktu hanya berlalu saja. Ia paling benci dengan ungkapan dan meminta Ho Rang tidak percaya dengan ungkapan seperti itu.

Menurut Young Pyo, sebuah keinginan bisa terwujud jika diucapkan dengan keras. Young Pyo mengatakan, dia mengucapkannya keras-keras pada dirinya sendiri di depan cermin.

“Apa yang kau katakan?”.

“Aku bisa melupakannya. Aku bisa mengatasi perpisahan ini dengan pikiran dan jiwa yang kuat. Atasi semuanya!”, seru Young Pyo penuh semangat sembari mengepalkan tangannya.

Ho Rang mengeluh Young Pyo bicara dengan bahasa berat padanya tapi Young Pyo bilang itu bukan bahasa berat tapi bahasa ABG karena ABG biasa menggunakan bahasa itu.

Ho Rang jadi bingung, kenapa Young Pyo malah pakai bahasa ABG?

“Karena itu akan membuat perasaanku lebih baik. Aku merasa lebih muda…”, aku Young Pyo.

Akhirnya Ho Rang pun tertawa. Dan mereka kini terlihat mulai lebih akrab.

Credit : tvN

Se Hee dan Yong Seok bicara di sebuah cafe. Yong Seok memberikan kartu namanya dan mengatakan pernah datang ke sana sekali.

Se Hee ingat. Yong Seok adalah orang yang sudah meninggalkan tasnya.

Yong Seok mengaku tidak tahu Ji Ho sudah menikah. Ia meminta maaf karena malam itu ia terlalu mabuk dan tidak terlalu ingat apa yang terjadi.

“Aku bersungguh-sungguh. Percayalah padaku. Aku akan melakukan apa pun untuk berdamai dengan memberikan uang ganti rugi… Oleh sebab itu, bisakah anda membatalkan tuntutan? Aku harus mengerjakan proyek baru…”.

Se Hee tidak mengerti maksud Yong Seok. Tapi kemudian dia ingat malam itu Ji Ho pulang dalam keadaan tidak baik.

Melihat reaksi Se Hee, Yong Seok pun menyadari Se Hee tidak tahu. Ia minta maaf dan berjanji akan bicara pada Ji Ho langsung.

Credit : tvN

Saat Yong Seok akan pergi, Se Hee tiba-tiba menahan Yong Seok. Menatapnya marah. “Duduk! Bicara denganku! Katakan semuanya dengan jujur!”, perintahnya.

Sinopsis Because This Is My First Life Episode 14 Part 2

Kembali pada Ji Ho dan Jung Min.

Ji Ho berterima kasih karena Jung Min bersedia membagi sesuatu yang sulit diceritakan padanya.

Jung Min pun menanyakan apa yang akan Ji Ho lakukan jika jawabannya adalah ya.

“Jika itu terjadi, aku akan berakhir menjadi musuh Anda…”.

“Kalau begitu apakah kita akan berkelahi di sini? Seperti anjing dan kucing?”.

Ji Ho tertawa getir. Kalau itu terjadi, dia akan akan menunggu hatinya Se Hee.

Jung Min mengerti. Apa itu karena pernikahan Ji Ho pernikahan kontrak?

Ji Ho menggelengkan kepalanya. Walaupun bukan pernikahan kontrak, dia akan melakukan hal yang sama. Kadang pasangan yang menikah, tidak selalu memenangkan hati pasangannya.

Namun menurut jung Min, pernikahan itu adalah cara resmi menyatakan bahwa pasangan saling memenangkan hati masing-masing. Oleh sebab itulah pasangan sudah menikah akan sulit dipisahkan meskipun tidak saling mencintai.

Ji Ho tidak tahu karena ini juga pertama kalinya dia menikah dan pertama kalinya dia mencintai seseorang. Hanya satu hal yang ia tahu, memenangkan hati seseorang bukan sebuah permainan tapi datang secara alami.

Ji Ho meminta Jung Min tidak menceritakan pada Se Hee bahwa dia tahu tentang mereka.

Setelah bertemu Ji Ho, Jung Min merenungkan ucapan Ji Ho tadi di mobil.

Credit : tvN

=== Flashback ===

Sebelum benar-benar pergi, Jung Min menuliskan pesan untuk Se Hee sambil menangis.

Selamat tinggal. Kembalilah pada hidupmu dan hiduplah dengan baik. Tapi jangan pernah jatuh cinta pada siapa pun lagi. Kau tidak berhak mencintai.

=== Flashback End ===

Sekarang Jung Min baru menyadari. Kata-kata Ji Ho tadi benar. Memenangkan hati seseorang itu bukan sebuah permainan. Jung Min berharap dirinya adalah Ji Ho…

Asisten Jung Min kembali dari menelpon. Ia mengabarkan kalau tuntutan Ji Ho sepertinya akan mendapat sedikitmasalah. Pria yang Ji Ho tuntut datang untuk membuat kesepakatan tapi berakhir dipukuli oleh suami Ji Ho.

Jung Min kaget sekali. Tidak pernah menyangka Se Hee bisa memukul seseorang.

Credit : tvN

Soo Ji makan malam bersama lagi dengan rekan-rekannya, termasuk Asisten Park. Asisten Park yang diminta memberikan sambutan, memuji atasan mereka sambil menyelipkan permintaan maaf pada Soo Ji di depan rekan-rekan mereka.

Yang lainnya tentu heran. Tidak mengerti kenapa Asisten Park meminta maaf pada Soo Ji karena Asisten Park sama sekali tidak menjelaskan apa-apa.

Soo Ji yang marah, menatap Asisten Park dengan tajam.

Selesai minum-minum, Soo Ji mengikuti Asisten Park yang kembali ke kantor. Tapi sebelumnya dia menelpon Sang Gu lebih dulu.

Sang Gu khawatir Soo Ji akan melakukan sesuatu yang berbahaya. Dia sampai meninggalkan permainan monopoli di tengah-tengah permainan.

Credit : tvN

Soo Ji mengikuti Asisten Park sampai ke dalam gedung kantor. Tepat sebelum Asisten Park masuk lift, ia pun menonjok Asisten Park sampai terjengkang ke dalam lift.

Sementara itu, setelah Sang Gu pergi, Bo Mi dan yang lainnya tetap melanjutkan permainan. Tapi, gara-gara mereka berkali-kali menyebut-nyebut Ho Rang-i yang artinya harimau, Won Seok jadi sensitif dan langsung berhenti main.

Daripada main monopoli, Won Seok mengajak mereka minum. Dia yang traktir.

Semua setuju. Tapi Bo Mi tiba-tiba pamit karena ada janji.

“Janji apa di jam segini?”, tanya Won Seok heran.

“Janji dengan diriku sendiri”.

Setelah Bo Mi pergi, salah seorang dari mereka baru sadar kalau itu malam sabtu. Setiap malam sabtu Bo Mi selalu ke Itaewon. Mereka berpikir Bo Mi ke toko mainan karena di Itaewon ada ada toko mainan terkenal.

Mendengar kata-kata Itaewon, Won Seok mengajak mereka juga ke sana karena di sana ada night club.

Melihat Won Seok seperti banyak tahu tentang night club, mereka mengira Won Seok sering clubbing.

Tapi ternyata, Won Seok juga belum pernah ke sana… LOL

Sinopsis Because This Is My First Life Episode 14 Part 2

Won Seok dan kedua rekannya tiba di sebuah night club. Tanpa mereka tahu, wanita yang menari di tiang di atas panggung adalah Bo Mi.

Won Seok yang turun ke lantai dasar sendirian, akhirnya mengenali siapa wanita yang di panggung setelah tiba-tiba ditarik naik ke panggung.

Credit : tvN

Tapi Bo Mi tidak peduli Won Seok mengenalinya. Ia malah menyuruh Won Seok ikut menari juga.

Se Hee harus ke apotik untuk membeli perban untuk menutupi luka di buku-buku punggung tangannya.

Teringat pesan ibu Ji Ho di hari pernikahannya, Se Hee pun memutuskan menelpon Jung Min.

Mereka bertemu di kantor Jung Min.

Jung Min mengomentari Se Hee yang menghajar Yong Seok begitu parah.

Se Hee menanyakan apakah itu akan merugikan untuk Ji Ho.

Untungnya tidak. Karena CEO tempat Yong Seok bekerja adalah teman Jung Min dan mereka sudah bicara. CEO itu tidak akan membuat masalah itu jadi lebih besar.

Se Hee mengerti dan mengucapkan terima kasih.

Se Hee lalu menanyakan apakah kenyataan bahwa dirinya adalah suami Ji Ho akan mempengaruhi kerja Jung Min dengan Ji Ho?

“Apa karena itu kau ke sini?”, tanya Jung Min. Apa Se Hee pikir dia akan merusak pekerjaan Ji Ho karena dendam dari cinta masa lalunya?

“Apa karena aku mungkin akan membahayakannya?”, tanya Jung Min lagi.

“Ya”, sahut Se Hee jujur. Se Hee menceritakan apa yang diminta ibu Ji Ho darinya di hari pernikahannya. Se Hee mengaku tidak tahu harus berbuat apa jadi ia hanya berjanji tidak akan membahayakan Ji Ho. Se Hee berpikir Jung Min tahu bagaimana cara supaya Ji Ho tidak menyia-nyiakan impiannya itu.

Jung Min mengaku kecewa karena setelah 12 tahun bertemu, itu yang dikatakan Se Hee padanya.

Se Hee minta maaf. Ia tidak bisa apa-apa karena baru hari ini tahu alasan Ji Ho tidak mau menulis lagi. Yang bisa ia lakukan hanya menghajar pria itu. Se Hee mendengar Jung Min adalah seorang produser yang baik. “Jung Min-a… Jangan perlakukan dia sebagai istriku… tapi perlakukan dia sebagai penulis… kumohon…”.

Ji Ho pulang dengan membawa kontrak menulisnya. Ia melewati toko buku yang tadi siang dimasuki Se Hee dan memutuskan masuk ke sana.

Ji Ho mencari buku yang sama seperti dicari Se Hee. Sayangnya, penjaga toko mengatakan buku itu tadinya tinggal satu dan sudah terjual.

Ji Ho kemudian mendapatkan telpon dari ayah Se Hee.

Pulang dari bertemu dengan Jung Min, Se Hee membaca buku yang tadi dibelinya di toko buku.

Kata-kata terlahir dari mulut dan mati di telinga… Tapi ada beberapa kata tidak mati… Kata-kata masuk ke dalam hati dan bertahan… – Se Hee

Kata-kata yang dimaksud Se Hee masuk ke dalam hatinya adalah pesan dari Jung Min sebelum mereka berpisah. ‘Jangan pernah jatuh cinta lagi. Karena kau tidak berhak mencintai.’

Kata-kata ini bertahan di hatiku selama 12 tahun. Kapan kata-kata ini tiba-tiba menghilang seperti ini? Dulu, aku tidak pernah bisa menyingkirkannya seberapa keras pun aku mencoba… – Se Hee

=== Flashback ===

Jung Min yang mengantarkan Se Hee sampai di depan lift, menanyakan satu hal pada Se Hee. Apakah Se Hee sudah menyatakan perasaannya pada Ji Ho?

Se Hee merasa hal seperti itu tidak perlu diekspesikan dengan kata-kata.

Jung Min baru menyadari, Se Hee juga tidak pernah menyatakan perasaan Se Hee padanya.

Se Hee tidak berkomentar, hanya pamit pergi setelah lift datang.

Sebelum pintu lift ditutup, Jung Min mengatakan pada Se Hee bahwa kata-kata hanya bertahan jika bisa sampai di hati seseorang. Se Hee harus mengatakannya keras-keras supaya sampai di hati orang lain.

=== Flashback End ===

Kini Se Hee menyadari apa yang terjadi padanya bukan suatu kebetulan tapi karena kata-kata Ji Ho.

Se Hee teringat bagaimana Ji Ho memintanya tidak memberi batas dengan sengaja. Lalu Ji Ho juga pernah mengumpamakan seperti ombak yang datang dan pergi.

Se Hee merasa kata-kata Ji Ho yang hangat itu berkumpul dalam hatinya.

Waktu itu Ji Ho juga pernah memintanya tidak khawatir karena walaupun pernah hidup kemarin bukan berarti tahu segalanya tentang hari ini.

Se Hee marasa kata-kata Ji Ho itu bertahan dalam hatinya yang mati.

Se Hee mengambil kalung Kitty yang pernah dibuang Ji Ho dulu dari dalam laci.

Sinopsis Because This Is My First Life Episode 14 Part 2

Credit : tvN
Credit : tvN

 

Sementara itu, Ji Ho bertemu ayah Se Hee di sebuah restoran. Ayah mengomentari Ji Ho yang masih kerja part time dan langsung lega begitu tahu Ji Ho berniat berhenti sebentar lagi.

Tapi ayah kembali terlihat tidak senang setelah mengetahui alasannya JiHo berhenti kerja part time-nya itu. Ia berpikir Ji Ho berhenti menulis untuk fokus mengurus rumah tangga.

Ji Ho memberi alasan karena dia mendapatkan kesempatan yang bagus.

Ayah pun menanyakan bagaimana dengan anak. Kapan Ji Ho akan melahirkan anak?

Karena Ji Ho menjawab tidak tahu, ayah pun menasehati Ji Ho supaya memikirkan Se Hee. DIa tahu Ji Ho masih muda tapi Se Hee tidak.

Ji Ho diam saja.

Ayah lalu memberikan buku tabungan dan stempelnya. Meminta Ji Ho menggunakannya untuk membayar kredit rumah dan sisanya untuk rumah tangga. Ayah merasa tetap harus menepati janjinya.

Ji Ho mencoba menolak karena merasa seharusnya ayah langsung memberinya pada Se Hee.

Tapi ayah tidak mau. Ji Ho tahu sendiri bagaimana hubungannya dengan Se Hee. Ia meminta Ji Ho bertindak sebagai penghubung dalam keluarga karena bagaimana pun Ji Ho adalah istri Se Hee.

Ketika ayah hendak pulang, Ji Ho pun mengatakan ada sesuatu yang ingin ia sampaikan.

Tidak diperlihatkan apa yang dikatakan Ji Ho pada ayah karena scene langsung berpindah di depan restoran saat ayah dan Ji Ho berpisah.

Credit : tvN

 

Ji Ho datang ke rumah Soo Ji. Mereka menelpon Ho Rang yang belum juga pulang ke rumah padahal sudah malam.

Dari nada bicaranya Ho Rang terdengar lebih ceria. Ia menolak pulang karena bukan anak kecil lagi.

Ji Ho dan Soo Ji merasa lega karena Ho Rang terdengar bahagia.

Ji Ho lalu bercerita tentang film berjudul ‘Graduate’. Film yang sangat ia sukai sampai sudah nonton lebih 10 kali. Pertama kali nonton ketika duduk di kelas 1 SMU.

Ji Ho mengaku jatuh cinta pada Ben saat Ben datang ke pernikahan Elaine dan melarikan diri bersama Elaine. Sangat romantis di mata gadis usia 17 tahun…

Tapi ketika nonton lagi di usia 20-an tahun, Ji Ho merasa bisa melihat banyak hal lain dari film tersebut. Yaitu ekspesi wajah mereka setelah melarikan diri dari gedung pernikahan.

Ji Ho melihat mereka kabur dengan penuh kebahagiaan tapi entah bagaimana, mereka terdiam setelah naik bus. Seperti merasa cemas dan tidak tahu harus melakukan apa. “Aku tidak bisa melihat itu saat remaja tapi sekarang aku bisa…”, Ji Ho menutup ceritanya.

Soo Ji menanyakan kenapa. Apa karena itu yang terjadi antara Se Hee dan Ji Ho?

Ji Ho tertegun. Matanya mulai berkaca-kaca.

“Apakah sangat berat?”, tanya Soo Ji lagi.

Ji Ho hanya mengangguk. Air matanya hampir mengalir. Ji Ho mengalihkan dengan meneguk minuman.

Keduanya menunggu sambil menahan dingin. Karena Soo Ji ditelpon Sang Gu, Ji Ho pun menyuruh Soo Ji segera menemui Sang Gu.

Sempat merasa ragu tapi karena Ji Ho mendesaknya, Soo Ji pun pergi setelah berpesan agar menelponnya kalau sudah sampai di rumah.

Sang Gu menemui Soo Ji karena khawatir dengan keadaan Soo Ji. Apa Soo Ji melakukan sesuatu pada Asisten Park?

Soo Ji mengaku melakukan dengan caranya sendiri karena cara yang disarankan Sang Gu tidak berhasil. “Aku menonjoknya!”.

Sang Gu kaget tapi memuji Soo Ji sudah melakukannya dengan baik.

Credit : tvN
Credit : tvN

Sebelum masuk taksi, Ji Ho sempat melihat Soo Ji dan Sang Gu berpelukan.

Ji Ho baru menyadari setelah jatuh cinta. Alasan pernikahannya bisa terjadi begitu mudah karena mereka tidak saling cinta.

Credit : tvN

Pernikahan seharusnya terjadi karena saling cinta. Tapi kenapa… – Ji Ho

Ji Ho menatap buku tabungan yang diberikan ayah tadi. Teringat pertanyaan ayah yang ingin tahu kapan dia akan melahirkan anak.

Apakah aku akan lebih terluka lagi saat jatuh cinta padanya? – Ji Ho

Credit : tvN

Se Hee memakaikan kalung yang pernah dibuang Ji Ho di leher Kitty. Tadinya dia kira akan merasa aneh tapi setelah Kitty memakainya, terlihat jauh lebih baik.

Karena saran Jung Min tadi, sepertinya Se Hee berniat mengungkapkan perasaannya pada Ji Ho.

Se Hee menunggu Ji Ho pulang di depan gedung apartemen. Se Hee menanyakan soal Ji Ho yang tadi pergi ke rumah Soo Ji.

Ji Ho membenarkan. Dia tadi sempat minum bir dengan Soo Ji.

Credit : tvN

Ketika berjalan bersisian, Se Hee sempat ingin menggengam tangan Ji Ho tapi Ji Ho keburu memindahkan tasnya dan langsung menaruh tangannya di saku jaketnya.

Se Hee menanyakan apakah Ji Ho jadi menandatangani kontrak tadi.

Ji Ho mengiyakan. CEO sepertinya orang yang baik.

Se Hee mengiyakan sambil lalu. Ia memperhatikan wajah Ji Ho dan merasa Ji Ho terlihat sangat lelah.

Ji Ho mengakui dia memang lelah. Sangat lelah.

Se Hee kembali ingin menggenggam tangan Ji Ho tapi tangan Ji Ho masih di dalam saku jaketnya.

Credit : tvN

Tiba di rumah, Kitty sudah duduk di depan pintu masuk. Se Hee sengaja menggendong Kitty dengan posisi tertentu supaya Ji Ho bisa melihat kalung baru Kitty.

Sayangnya, Ji Ho terlalu sibuk dengan perasaannya sendiri jadi sama sekali tidak memperhatikannya. Ji Ho mengatakan ada sesuatu yang ingin ia katakan.

Se Hee juga mengatakan hal yang sama.

Se Hee duduk di sofa dengan Kitty. Ia sengaja menggeser bandul kalung ke samping supaya Ji Ho bisa melihatnya.

Credit : tvN

Setelah ganti baju, Ji Ho keluar kamar dan duduk di sofa juga.

Ji Ho sama sekali tidak memperhatikan Kitty. Ia langsung mengambil bir dan meneguknya.

Mereka sama-sama bicara, tapi Ji Ho mempersilahkan Se Hee bicara lebih dulu.

Se Hee hendak bicara tapi kemudian memutuskan mempersilahkan Ji Ho yang bicara lebih dulu.

Ji Ho pun bicara. “Aku ingin mengakhiri kontrak pernikahan kita sekarang…”.

Credit : tvN

Se Hee terkejut, menatap Ji Ho yang juga menatapnya.

Kata-kata selalu saja lebih lambat daripada hati… – Se Hee

Bersambung…

 

Komentar :

Rasanya episode ini episode paling menyedihkan. Dari tiga pasangan, hanya Soo Ji saja yang terlihat bahagia. Soo Ji sudah menyelesaikan masalahnya dan mau mendengarkan nasehat Sang Gu.

Ji Ho merasa sedih karena mengira Se Hee masih mencintai Jung Min. Buktinya apa? Se Hee masih menyimpan buku kumpulan puisi pemberian Jung Min, plus pesan dari Jung Min itu. Lagipula Se Hee belum pernah mengatakan apa pun padanya.

Sy rasa, seandainya Ji Ho melihat formulir pendaftaran pernikahan Se Hee dan Jung Min, Ji Ho pasti lebih hancur. Soalnya pernikahannya sendiri tidak didaftar oleh Se Hee. Ji Ho pasti merasa Se Hee benar-benar menganggap pernikahan mereka memang pernikahan kontrak.

Sebelumnya sempat bingung, apa jawaban Jung Min sewaktu Ji Ho nanya apa dia akan mencintai Se Hee lagi kalau bertemu Se Hee. Ternyata jawaban Jung Min, tidak.

Tapi walaupun jawaban Jung Min seperti itu, Ji Ho tetap sedih karena merasa Se Hee memang masih mencintai Jung Min.

Se Hee sih, ga ngomong langsung… Padahal Se Hee itu cowok. Biasanya cowok cenderung mengatakan apa yang dirasakannya. Beda dengan cewek yang cenderung diam tapi berharap cowok ngerti apa yang diinginkannya.

Di sini, Ji Ho tipikal cewek banged. Dia ga ngomong apa-apa tapi berharap Se Hee menyatakan perasaan padanya. Karena Se Hee ga ngomong-ngomong dan Jung Min tiba-tiba muncul, akhirnya Ji Ho memutuskan mundur daripada lebih sakit hati.

Orang ketiga juga muncul di antara Ho Rang dan Won Seok. Ada Young Pyo dan Bo Mi. Kalau Young Pyo jelas tertarik pada Ho Rang tapi Ho Rang sepertinya engga, sih.

Yang masih misteri itu Bo Mi. Di episode ini kita tahu apa yang dilakukan Bo Mi tiap malam sabtu dengan dandanan mencolok. Ga nyangka ya. Bo Mi beda bgd dengan di kantor. Sy pikir, Bo Mi akan malu kalau ketemu teman kantornya tapi ternyata engga.

Apa karena yang ketemu itu Won Seok? Bukan yang lain?

Penasaran lanjutan dari Young Pyo – Ho Rang dan Bo Mi – Won Seok. Di preview, Ho Rang memang pulang agak malam dengan Young Pyo. Mereka sempat dilihat Sang Gu dan Soo Ji yang masih di luar.

Tidak ada preview Bo Mi dan Won Seok. Apa mereka juga akan pulang bersama? Feeling ga enak nih sama Bo Mi. Mudah-mudahan aja apa yang dikhawatirkan ga terjadi.

[Sinopsis Because This Is My First Life Episode 15 Part 1]

9 Comments
  1. jess says

    Min, tolong kata2 se hee yg “kata2 lebih lambat dari hati” di translate ke korea jadi apa yaaa

    1. kdramastory says

      Hehehehe… Mianhe… sy ga bisa bhs korea. Cuma mengandalkan sub aja…

  2. Tsun Tsun says

    Ayo semangat mbak Dian bikin sinopnya, kurang 2 episode lagi, udah gk sabar nunggunya…

    1. kdramastory says

      Sipppp… Tq tsun tsun… Gidaryeo…

  3. Tina says

    Yuhui.. minggu terakhir drama2 senin selasa udh mw berganti..
    Next project mb????
    Kesalahpahamn Se Hee n Ji Hoo..y wanita selalu pengin laki2 mengatakan dg jelas..krn wanita selalu butuh kepastian..hanya tindakan pun kdg g cukup y..makanya kdg kita butuh pujian dri suami..haha..meski cm gombal..
    Yg Jelas Se Hee dan Jung Min dulu blm dewasa jd blm bs menghadapi ortu dg bijak..aku sih ngiranya bpknya Se Hee menentang krn mngkn merasa Se Hee blm cukup layak untuk bs menghidupi keluarga msh terlalu muda.pasti kan ortu menentang ada alasannya dan mereka pasti selalu menginginkan yg terbaik untuk anaknya..

    1. kdramastory says

      Iya nih… minggu ini terakhir…

      Next project, belum tahu nih apa… mau rehat dulu. Biasa kalo udah ngambil banyak trus bosennn… Mau bikin review-review an aja ya? gpp?

      Aseeekkk… Tina bener bgd. Kesalahan cewek itu gitu. Selama belum ngomong, ga yakin. Pdhl ga semua harus diomongin langsung, kan?

      Bisa jadi gitu. Mereka udh tinggal bersama. Mungkin juga ayah Se Hee tipe orang tua yang konvensional. Ga bisa terima liat anaknya tinggal serumah sama pacarnya. Mana sampe hamil lagi. Ayah Se Hee kalo g salah guru, kan ya? Atau dosen? Uhmmm… lupa…

      Kayaknya gara-gara masalah itu, Se Hee diusir dari rumah, ya?

    2. nurhasanah says

      Betul betul…..betul:-):-):-)

  4. nurhasanah says

    Betul mbak….semoga nggak nambah runyam urusan won seok sama ho rang….soalnya sudah tinggal 2 episode lagi…gk sabar nunggu besok…
    Waktu se hee berulangkli nyoba megang tangn ji ho itu rasanya hati sakiiiit bgt mbak….dn berharap ji ho nggak mundur….tapi tenyata…
    Kayaknya masalah jung min sama se hee dulu juga karena bapaknya se hee yg terlalu ikut campur yh,ampe jung min bosan mungkin….jd ikutan emosi sayah….masak kita2 para istri ini cuman mesin lembuat anak?????hadeuh….gk mikir bgt ini bapak2, lah anaknya ajha santai, kok bapaknya yg kebelet….
    Dn seperti yg biasa saya sampein,kyaknya episode ini jg ada prbedan pemahaman sub antara bak dian dg saya….di scene antara so ji dn ast park….cz di sub yg sy bca ituh, asisten park cuma muji2 direkturnya dn bilang sama wo teri….utk melupakan masalah antara mereka,kemudian ngajak bersulang….sehingga rekan2 yg laen itu malah ngira, asst park ad maslah dg soo ji….gitu.tnpa permintaan maaf…..makanya soo ji marah bgt sampe nonjok muka dia di lift kantor…..
    Maaf sist….entah pemhman kita ato mmg sub dari subber yg berbeda saya kurang paham….cz sepertinya sampeyn menggunakan engsub yh,sedng saya enak2 kan pake sub indo,hahaha….semoga pendpt sya tidak menyinggung sampeyan, apalagi sampe membuat mogok temenan sama saya,kekeke…..maafkan juga komennya jd sepanjang ular macm ini….dn berharap drama ini akan haappy ending utk semua couple2 nya….hehehe
    Tetap semngat nulisnya yh sist…..himne!!!!geridu, gumapshimnida…….

    1. kdramastory says

      Waktu itu Ji Ho yang pengen pegang tangan Se Hee. Ini giliran Se Hee tapi Ji Ho langsung masukin tangannya ke saku jaket. Sengaja ga ya mb? Apa Ji Ho tahu kalo Se Hee mau pegang tangannya atau dia sebenernya ga tau?

      Menurut sy wajar mb ayah Se Hee pengen punya cucu. Se Hee udh 38 tahun. Ayah kan ga tau kalo pernikahan mereka itu pernikahan kontrak, waktu minta restu Ji Ho juga bilang kalau dia mencintai Se Hee. Jadi yahhhh begitulah… Kayaknya Ji Ho udh cerita semuanya ya sama ayah…

      Iya mb. kl di sub-nya sy Asisten Park bilang gini. “Oya, aku lupa minta maaf. Woo teri, mianhe? Aku tau aku nakal. Mari kita lupakan dengan satu minuman…”.

      Asisten Park ngomongnya juga ga serius, ga tulus, kayak sambil lalu aja. Ga seperti yang Soo Ji minta.

      Sy lebih suka engsub mb… krn kosa kata indonesia itu agak terbatas. Ada kata-kata yang maknanya beda. Tapi kl drama legal-legal gitu, sy pake sub indo. Kadang ga paham klo udah istilah legal… 😀

Leave A Reply

Your email address will not be published.