Sinopsis Goblin Episode 10 Part 1

6

— All images credit dan content copyright : tvN —

[Sinopsis Goblin Episode 9 Part 3]

Kdramastory – Sinopsis Goblin Episode 10 Part 1

Begitu Sunny meraih tangannya, Wang Yeo langsung bisa melihat masa lalu Sunny. Wang Yeo terdiam, menatap Sunny yang ternyata sangat mirip dengan gadis yang ada di lukisan itu…

Sunny mencoba bertanya kenapa, tapi Wang Yeo tidak bisa menjelaskan. Hanya matanya saja yang berkaca-kaca. Wajahnya juga terlihat semakin pucat, membuat Sunny semakin cemas.

Wang Yeo teringat ucapan Kim Shin yang mengatakan bahwa gadis di dalam lukisan itu adalah adiknya…

Sementara Wang Yeo dan Sunny bicara di luar, Kim Shin hanya melihat mereka dari dalam restoran. Melihat sangat lama sampai tidak berkedip.

Eun Tak yang melihat Kim Shin seperti, merasa tidak senang. Apalagi ketika Kim Shin bertanya, siapa bos-nya Eun Tak itu. Eun Tak mengatakan, “Aku seperti pernah mendengar pertanyaan seperti itu dari Malaikat Maut lalu diikuti pertanyaan selanjutnya, apa kesukaannya?”.

Eun Tak mengakui bosnya itu memang cantik, bahkan sangat cantik. Ia tidak percaya meskipun Kim Shin membantah. Mengatakan bahwa ia tidak mencari wanita yang cantik.

“Aku rasa aku juga pernah mendengar itu di suatu tempat…”, sahut EUn Tak cemburu. Cieeee… 😛

Kim Shin diam saja, kembali menoleh ke arah Sunny dan Wang Yeo.

Sunny masih penasaran kenapa Wang Yeo seperti itu. Tidak punya nama, tidak punya nomor telpon dan tidak mau tangannya disentuh. Ia menebak Wang Yeo itu pasti sudah menikah. Wang Yeo langsung membantah.

Karena Wang Yeo membantah sudah menikah, Sunny pun menebak lagi. Melihat Wang Yeo yang selalu memakai baju berwarna hitam, Wang Yeo pasti anggota intelijen rahasia. Dan itu juga langsung dibantah oleh Wang Yeo.

“Kalau begitu apa kau malaikat maut?”.

Wang Yeo terdiam ditodong pertanyaan seperti itu oleh Sunny. Karena Wang Yeo cuma diam saja, Sunny pun menyuruh Wang Yeo melupakannya karena baginya, selama Wang Yeo bukan salah satu dari dua pilihan pertama, tidak apa-apa.

Sunny lalu mengajak Wang Yeo masuk karena udara di luar dingin sekali…

Setelah Sunny masuk, Wang Yeo bertanya pada dirinya sendiri, siapa sebenarnya Sunny itu…

Ketika Sunny sudah kembali masuk ke dalam restoran dan mengambil minuman, Kim Shin masih saja memperhatikannya. Sampai-sampai Sunny merasa jengah dan bertanya kenapa Kim Shin terus menatapnya.

Kim Shin mengatakan, nama Sunny sama dengan nama orang yang ia kenal, jadi ia merasa tertarik. Kim Shin juga menanyakan karakter cina nama Sunny.

Tapi Sunny bilang, ia tidak pernah memakai huruf cina, tapi huruf alfabet biasa, S-U-N-N-Y.

Kim Shin menanyakan apakah Sunny merasa mereka pernah bertemu sebelumnya. Sunny bilang mereka bertemu di depan restoran lamanya… 😛

Kim Shin lagi-lagi bertanya. Kenapa Sunny terus memanggilnya ‘oraebeoni’. Tapi Sunny malah balik bertanya, apakah Kim Shin lebih suka dipanggil, ‘Ya!’ atau ‘Kau’?

Karena Sunny bicara begitu padanya, Kim Shin jadi kesal sendiri. Bertanya apa hubungan Sunny dengan wang Yeo. Apakah Sunny tahu Wang Yeo itu apa?

Wang Yeo yang sudah kembali ke dalam cafe dan duduk di samping Kim Shin refleks menoleh pada Kim Shin. Begitu juga dengan Eun Tak. Khawatir takut-takut Kim Shin bicara yang tidak-tidak…

Sunny memberitahukan bahwa Wang Yeo pernah memberinya cincin. Eun Tak ingin tahu apa arti cincin itu. Karena Sunny juga tidak tahu, ia langsung menanyakannya pada Wang Yeo.

Tapi Wang Yeo tidak bilang apa-apa. Ia malah meminta dipinjamkan sebentar cincin itu. Ia meminta mereka bertemu di kafe tempat mereka bertemu sebelumnya, jam 1 siang besok.

Sunny tidak mengerti maksud Wang Yeo meminta kembali cincin itu…

Sinopsis Goblin Episode 10 Part 1

 

Di kamarnya, Wang Yeo menuliskan beberapa hal yang ia coba simpulkan tentang hubungan Sunny, gadis di lukisan itu, dan dirinya sendiri.

Fakta pertama, wajah gadis di lukisan itu cocok dengan wajah Sunny di kehidupan yang lalu. Fakta kedua, gadis di lukisan itu adalah adik Kim Shin. Pertanyaannya, apakah Sunny adalah reinkarnasi dari adiknya Kim Shin?

Wang Yeo tidak yakin dengan kesimpulan itu dan mencoba membuat kesimpulan yang kedua…

Fakta pertama, Saat ia pertama kali melihat lukisan gadis itu, ia menangis. Dan saat pertama kali ia bertemu Sunny, ia juga menangis. “Pertanyaannya, kenapa aku menangis?”, tanya Wang Yeo pada dirinya sendiri.

Wang Yeo bertanya-tanya kenapa ia bisa merasakan rasa sakit sedalam itu, apakah kedua wanita itu ada kaitannya dengan ingatannya yang dihapus?

Wang Yeo masih belum bisa menjawab semua pertanyaannya itu…

 

Sementara itu, Eun Tak masih kesal pada Kim Shin gara-gara Kim Shin tadi terus menatap Sunny. Ia menuduh, Kim Shin sama saja dengan pria-pria yang lain. Tidak peduli itu goblin, malaikat maut, atau manusia biasa, semua pria sama saja.

Eun Tak juga mengungkit tentang makanan tadi yang semuanya dibayar oleh Wang Yeo padahal sebelumnya, Kim Shin sok pamer akan membeli semuanya sendiri.

Eun Tak merasa, mungkin itu alasannya kenapa Kim Shin menyuruhnya bekerja di restoran ayam, karena pemiliknya yang cantik.

Kim Shin sedari tadi ingin menjelaskan tapi Eun Tak terus menyela. Kim Shin mengatakan, ia hanya ingin mempersempit pilihan untuk Eun Tak dan jika Eun Tak sudah yakin, ia percaya Eun Tak akan melakukan apa pun untuk mendapatkan pekerjaan itu. Dengan begitu, Eun Tak akan percaya diri dan pemilik restoran akan melihat itu dari dalam diri Eun Tak.

Tapi Eun Tak cuma bilang, itu semua omong kosong. Ahahaha Eun Tak bicara sampai muncrat ke mata Kim Shin… Duhhh ga sopan bgd siihhh sama orang tua… Mana beda 900 tahun lagi KEKEKEKE 😀

Eun Tak tidak percaya karena menurutnya Kim Shin tidak pernah mengabulkan permohonannya. Baik tentang pekerjaan paruh waktu maupun soal pacar.

Karena Eun Tak mengungkit masalah pacar lagi, Kim Shin jadi marah. Apakah ia harus mematahkan kaki Tae Hee untuk membuktikan bahwa ia adalah pacar Eun Tak?! Ataukah haruskah ia menghancurkan sesuatu supaya Eun Tak sadar bahwa pacarnya itu adalah goblin yang pemarah?!

Dengan menahan kesal. Kim Shin pun pergi…

“Kenapa juga dia yang marah…”, gerutu Eun Tak dengan keras, membuat Kim Shin balik lagi. Eun Tak langsung bilang, dia g ngomong apa-apa. 😛

Kim Shin menepuk-nepuk pundak Eun Tak, mengatakan kalau tadi adalah pertama kalinya ia melihat Eun Tak bekerja dan itu tidak lah mudah baginya. Kim Shin lalu mengelus kepala Eun Tak dan mengucapkan selamat malam sebelum kembali ke kamarnya.

Eun Tak langsung senyum-senyum senang… Cieeee padahal cuma dapet elusan aja udah senangggg… 😀

Kim Shin menatap kembali lukisan adiknya, berharap adiknya itu baik-baik saja…

Wang Yeo dan Sunny akhirnya bertemu.

Sunny mengembalikan cincin itu pada Wang Yeo. Meskipun Wang Yeo mengatakan akan meminjam sebentar dan mengembalikannya nanti, tapi Sunny terlihat tidak begitu berharap cincin itu akan dikembalikan lagi padanya. Terlebih ketika Wang Yeo bilang, cincin itu akan ia pakai untuk riset tapi tidak bisa menjelaskan lebih jauh detailnya. Sunny cuma minta, setelah Wang Yeo selesai dengan risetnya itu, Wang Yeo harus memberitahukan hasilnya padanya.

Wang Yeo menanyakan alasan Sunny memilih cincin itu. Sunny mengatakan, ia hanya merasa cincin itu miliknya.

Wang Yeo menanyakan lagi, aoa yang Sunny rasakan tentang cincin itu. “Aku merasa aku memilih cincin untuk bertemu denganmu, pria yang menangis saat pertama kali melihatku, pria yang tidak menyerah, pria yang kutunggu hanya untuk bertemu sangat sebentar…”.

Setelah menyerahkan cincin itu, dengan alasan harus bekerja sore nanti, Sunny pun langsung pamit pergi. Wang Yeo tidak bisa mengatakan apa-apa untuk mencegah Sunny pergi, meskipun ia terlihat tidak ingin Sunny pergi begitu cepat… 😔😔😔😔

Sinopsis Goblin Episode 10 Part 1

Wang Yeo terus memikirkan Sunny. Pikirannya selalu berada di tempat lain ketika mengerjakan apa pun. Contohnya, kali ini ia membubuhkan bubuk cabe ke dalam saladnya. Dan kemudian juga menuangkan banyak-banyak saus tomat di atas tahu yang belum dimasak. Untung saja ada Kim Shin yang juga sedang menyiapkan makanan bersamanya. Kalau tidak entah kekacauan apa lagi yang dibuatnya.

Akhirnya, mereka berdua saling bercerita. Kim Shin menyinggung tentang cincin yang dimintai Wang Yeo kembali. Wang Yeo meralat ucapan Kim Shin itu. Ia bukannya meminta kembali tapi hanya meminjam saja.

Kim Shin tidak percaya. Ia tidak tahu apa masalah Wang Yeo dengan Sunny padahal kemarin Wang Yeo dan Sunny berpegangan tangan. “Memangnya apa yang kau lihat di masa lalunya? Apa kalian musuh?”.

Wang Yeo bilang itu privasi, ia tidak bisa mengatakan pada orang lain tentang masa lalu yang bisa ia lihat karena itu adalah peraturan.

Kim Hin mengejek Wang Yeo malaikat maut yang mulia. Bagaimana bisa Wang Yeo menyembunyikan identitas aslinya dan berkencan dengan manusia.

Wang Yeo tidak suka Kim Shin bicara seperti itu. Menurutnya, hubungannya dengan Sunny sama saja dengan hubungan Kim Shin dengan Eun Tak. Tapi Kim Shin tidak merasa seperti itu. Cintanya adalah sebuah takdir. KEKEKEKE Dasar Kim Shin… 😛

Kemudian, Kim Shin mulai bercerita, memberitahukan Wang Yeo bahwa nama adiknya adalah Kim Sun juga. Itu sebabnya semalam ia sedikit merasa bingung. Ia tidak tahu apakah adiknya bereinkarnasi atau tidak terlebih jika wajahnya berbeda. Yang bisa ia lakukan hanyalah melihat masa depan manusia.

Wang Yeo menanyakan apa yang akan terjadi jika Kim Shin bertemu dengan reinkarnasi adiknya itu. Sepertinya adiknya Kim Shin juga tidak akan mengingat masa lalunya.

Kim Shin tidak tahu. Ia hanya bertanya-tanya apakah adiknya itu hidup dengan baik, apakah adiknya itu sehat, ataukah dicintai… Kim Shin mengakui adiknya itu benar-benar cantik…

Kebetulan saat itu Eun Tak pulang. Melihat Kim Shin dan Wang Yeo saling bercerita, ia pun menguping.

Kemudian Wang Yeo meminta Kim Shin terus bercerita. Ia ingin tahu bagaimana Kim Shin hidup dan bagaimana Kim Shin mati.

“Aku pernah bilang padamu, aku dulu seorang jenderal… prajurit Goryeo…”.

“Apa kau mati di medan perang?”.

“Tidak. Aku mati karena pedang milik tuan yang aku layani…”. Kim Shin mengatakan, ia belum pernah menceritakan pada siapa pun dan tidak tahu harus memulai dari mana.

Lalu Kim Shin pun mulai bercerita.
=== Flashback ===

Seorang anak lahir dan ayahnya, sang raja, meninggal. Ibu anak itu diasingkan dan meninggal karena penyakit. Kakak anak itu yang usianya sudah cukup tua untuk menjadi ayah anak itu kemudian menjadi raja. Tidak seorang pun berpihak pada anak itu, kecuali Park Joong Won yang menjadi gurunya.

Setelah anak itu bertemu dengan Park Joong Won, hal-hal aneh terjadi di sekelilingnya. Keponakannya yang seharusnya menjadi putra mahkota, meninggal, pejabat istana yang berkonspirasai melawannya dan juga kakak anak itu yang menjadi Raja, juga meninggal.

Di hadapan Kim Shin, Raja diberikan minuman yang berwarna merah. Baru saja meminumnya, Raja sudah terlihat terbatuk-batuk. Raja sudah mengetahui bahwa seluruh keluarganya mati bukan karena penyakit, tapi karena diracun.

Raja sangat menyadari bahaya yang mengancam nyawanya. Ia sudah berfirasat akan segera meninggal. Oleh sebab itulah, ia berpesan pada Kim Shin supaya Kim Shin menjaga ‘anak itu’ tetap hidup. Ia menyebutkan nama anak itu adalah Yeo.

Raja meminta Kim Shin menikahkan Yeo dengan adik Kim Shin jika nanti Yeo diangkat menjadi raja. Ia ingin Kim Shin memastikan bahwa Yeo berada di jalan yang tepat dan membuat keputusan yang benar. “Awasi dia tanpa ia tahu sedang diawasi… Dan juga maafkan tuanmu ini karena sudah memintamu melakukan ini…”.

Sebagai prajurit yang setia, Kim Shin pun menyanggupinya.

Akhirnya, Yeo kecil pun diangkat menjadi raja dengan Park Joon Won yang selalu setia di sisinya.

“Aku tidak bisa menjadi raja karena Raru memiliki anak? Kalau begitu aku akan membuat dan membesarkan raja sendiri. Aku akan menempatkan dunia ini dibawah kaki rajaku dan raja itu dibawah kakiku. Lalu aku akan menempatkan kerajaan dibawah kakiku…”, ucap Joong Won di dalam hatinya sambil tertawa puas. Melihat rencana yang sudah ia jalani bertahun-tahun berhasil dan sekarang para pejabat istana pun tunduk padanya.

Sinopsis Goblin Episode 10 Part 1

Lalu, setelah Yeo beranjak remaja, pejabat istana yang waktu itu turut menyaksikan titah Raja terdahulu sebelum meninggal, menyampaikan rencana pernikahan Wang Yeo dengan adik Kim Shin. Menurutnya, keluaga Kim Shin adalah keluarga yang memiliki integritas dan masih murni. Terlebih lagi, adik Kim Shin tidak mudah terbujuk rayu oleh orang di luar sana ~ Si pejabat istana ini bicara sambil melirik Joong Won.

Seperti yang sudah diduga, Joong Won tidak setuju dengan titah terakhir raja itu. Menurutnya, keluarga Kim Shin adalah keluarga prajurit rendahan.

Tapi karena titah itu adalah titah dari Raja sebelumnya dan raja sebelumnya juga sangat mempercayai Kim Shin yang juga sudah dianggap teman olehnya, Joong Won tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi ia tetap menilai kehadiran adik Kim Shin adalah ancaman dalam rencananya untuk memperkuat tahtanya.

Sementara itu, berbeda dengan Joong Won, Wang Yeo yang melihat sendiri calon istrinya, malah langsung menyukai Kim Sun. Ia diam-diam mendatangi sendiri rumah Kim Sun untuk melihat seperti apa rupa calon istrinya itu.

Dengan menyamar sebagai orang biasa, ia melihat Kim Sun sedang latihan berjalan sambil membawa dua mangkuk di pundaknya. Kim Sun melihat Wang Yeo yang tersenyum padanya dari balik dinding pagar. Konsentrasinya buyar dan mangkuk pun jatuh ke tanah hingga pecah…

Entah Wang Yeo tahu atau tidak, dari posisi yang agak jauh, Kim Shin melihat Wang Yeo yang sedang diam-diam mengintip adiknya…

Akhirnya, tiba saatnya Kim Sun harus memasuki istana. Awalnya ia berpikir Kim Shin tidak akan mengantarnya karena ia tidak melihat Kim Shin sejak pagi. Meskipun agak marah, tapi Kim Sun senang bisa melihat kakaknya sebelum hari pernikahannya.

Kim Shin bilang, ia juga tidak tahu kenapa datang untuk adiknya yang jelek itu. Kim Sun sama sekali tidak percaya, karena kakaknya sudah dengan sengaja menyediakan arah-arakan yang bagus untuk mengantarkan ke istana. Kim Sun ingin tahu seperti apa wajah raja itu.

Kim Shin malah balik bertanya kenapa Kim Sun lebih peduli pada penampilan daripada karakter Raja. “Jangan khawatir, dia sangat tampan…”.

Kim Sun sangat senang dan menanyakan pendapat kim Shin tentang dirinya. Apakah ia cantik juga?

“Kau jelek sekali…”, jawab Kim Shin setelah lama menatap Kim Sun.

Kim Sun tidak peduli. Jika memang raja menilai dia jelek, ia senang bisa pulang kembali ke rumah. Tapi Kim Shin mengatakan, Raja sudah melihat Kim Sun.

Kim Sun teringat pria yang ia lihat tersenyum padanya hari itu. Ia merasa senang karena Raja datang sendiri untuk melihatnya. Kim Sun ingin tahu apa yang dikatakan Raja tentang dirinya.

Kim Shin bilang,”, Dia bilang kau jelek sekali…”.

Kim Sun menatap Kim Shin kesal tapi lalu tersenyum kecil. Berpesan supaya Kim Shin sering-sering mengunjungi adiknya yang jelek itu. Kim Shin cuma mengatakan bahwa ia sering pergi berperang jadi jika tidak ada kabar, ia minta adiknya menganggap itu kabar baik.

Kim Sun bilang, ia tahu itu. Kim Sun lalu meminta kakaknya untuk tidak mencemaskannya karena ia akan hidup bahagia. Kim Shin hanya diam saja…

Ketika sudah tiba di istana, dayang mengumumkan bahwa Raja datang mengunjungi Kim Sun. Tidak mau menunggu di dalam saja, Kim Sun langsung berlari keluar. Ingin segera bertemu dengan Wang Yeo.

Ia terkejut karena berpapasan dengan Wang Yeo dan itu membuatnya terjatuh. Untung saja Wang Yeo berhasil menangkapnya.

Ketika Wang Yeo sudah melepaskannya, Wang Yeo bertanya kemana Kim Sun akan pergi. Kim Sun mengatakan, ia akan bertemu dengan Yang Mulia.

Wang Yeo mengatakan, ia yang seharusnya datang menemui Kim Sun. Dan Kim Sun mengatakan, ia berpikir akan lebih menyenangkan jika mereka berdua bertemu di tengah-tengah…

Kedekatan hubungan Wang Yeo dengan Sunny benar-benar membuat Joong Won kebakaran jenggot. Ia mencoba meracuni pikiran Wang Yeo dengan mengkritik bahwa tidak seharusnya kekuasaan diberikan pada seseorang yang rendah. Ia bahkan menyarankan agar Wang Yeo memenggal kepala Shin Chul Joo yang pernah bertemu dengan beberapa pejabat istana lainnya karena alasan tidak jelas. Yang menurutnya, Shin Chul Joo sudah tidak menghormati keluarga kerajaan. “Anda harus menunjukkan betapa berkuasanya dirimu…”.

Wang Yeo terlihat bimbang…

Di lain waktu, Kim Sun mencoba bicara pada Joong Won. Tepatnya menegur Joong Won supaya tidak menghasut Wang Yeo dengan hal yang tidak-tidak. Karena menurutnya, menghabisi nyawa Shin Chul Joo bukanlah tindakan yang benar.

Tindakan Kim Sun itu membuat Joong Won murka karena semua orang sudah setuju dengan keputusannya itu kecuali Yang Mulia Ratu. Bagi Wang Yeo, selain guru, ia juga sudah seperti ayah bagi Wang Yeo. Dan dia adalah orang yang menempatkan Wang Yeo di kursi itu dan memberikan Wang Yeo kekuasaan.

“Kau hanyalah saudara perempuan dari seorang prajurit. Orang yang seharusnya kau peringatkan itu bukan aku, tapi kakakmu. Kakakmu sengaja dikirim ke medan perang supaya tempat itu menjadi kuburan baginya… Tapi aku terus mendengar dia menang… Itu sebuah rencana yang keji…”, marah Joong Won.

“Mereka bilang ada 2 raja dalam 1 kerajaan. Mereka bilang ada 2 matahari di langit yang sama… Jika ini bukan konspirasi, lalu apa juga?”, tanya Joong Won dengan nada penuh kemenangan…

Raja memberikan sebuah pedang pada Kim Shin dan menyuruh Kim Shin berperang dan tidak kembali lagi. Percuma saja Kim Shin berusaha membujuk, tapi mata hati Wang Yeo sudah tertutup dengan hasutan Joong Won.

Ia mengatakan ini adalah titah kerajaan. Ia meminta Kim Shin mengabarkan kematian Kim Shin padanya dan dengan begitu, ia akan mengirimkan ucapan belasungkawa untuk Kim Shin.

Karena Wang Yeo mengatakan ini adalah titah kerajaan, maka tidak ada kata lain bagi Kim Shin selain menuruti perintah itu tanpa membantah.

Di luar ruangan tempat Wang Yeo dan Kim Shin bicara, Joong Won menguping pembicaraan mereka. Ia terlihat sangat puas karena berhasil menyingkirkan Kim Shin.

Kim Sun mencoba menemui Wang Yeo untuk menyampaikan tiga permintaannya. Bersikap adil pada para pejabat istana, membiarkan Kim Shin tetap melindungi Wang Yeo dan juga menjauhkan Park Joong Won dari Wang Yeo.

Permintaan Kim Sun itu membuat Wang Yeo murka. Ia menuduh Kim Sun sudah serakah. Ia merasa permintaan Kim Sun itu karena desakan keluarga Kim Sun untuk membantu Kim Shin.

Wang Yeo merasa seharusnya raja yang melindungi rakyatnya. Bagaimana hanya pria seorang diri saja bisa melindunginya. Wang Yeo menilai kemenangan Kim Shin dalam peperangan yang tidak mungkin dimenangkan itu membuat Kim Shin menjadi hebat di mata rakyat.

“Aku menyuruhnya tidak kembali tapi dia seperti menertawakan ketidakmampuanku. Bagaimana aku bisa tahu kakakmu mengangkat pedang itu untuk melindungiku atau membunuhku?!”, marah Wang Yeo.

Wang Yeo mengatakan, tidak boleh ada orang lain yang dianggap hebat oleh rakyatnya. Maka oleh sebab itulah ini bisa dianggap sebagai pengkhianatan.

Kim Sun sangat terkejut mendengar keputusan Wang Yeo itu. Terlebih kemudian, Joon Won meminta Wang Yeo memenggal kepala Kim Shin untuk membayar semua kejahatannya itu…

Sepulang dari peperangan, Kim Shin bersikeras menemui Raja walaupun Raja sudah tidak mau menerimanya lagi. Tindakannya itu membuat ia kehilangan adiknya… keluarganya dan juga kematiannya…

=== Flashback End ===

Bersambung…

[Sinopsis Goblin Episode 10 Part 2]

You might also like More from author

6 Comments

  1. Nurhasanah says

    Yang bikin baper gk cuman ceritanya mbak….tp sountrack yg gk dirilis itu lho! Sdh terngiang ngiang inih…never far away…^^

    1. kdramastory says

      Wuihhh… ost yang mana tu mb? Soalnya blm sempat update yg baru2. Baru donlot sampe part 3-nya aja…

      1. Nurhasanah says

        Sebenernya sudah ada sejak ep 3 kalo gk salah.tp yg plg jelas yg diputer waktu sunni megang tangannya wang yeo di ep 10

        1. kdramastory says

          o gitu… Sipp sippp. Nanti coba di rerun ah… Tq mb…

  2. eunjung says

    Keep spirit terusin part 2 semangat

    1. kdramastory says

      Udah di post ya part 2 dan 3 -nya.. Makasih udah baca sinopsis dr sy… 🙂

Leave A Reply

Your email address will not be published.