Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

Sinopsis Goblin Episode 10 Part 2

3

— All images credit dan content copyright : tvNΒ —

[Sinopsis Goblin Episode 10 Part 1]

 

Kdramastory – Sinopsis Goblin Episode 10 Part 2

Kim Shin masih meneruskan ceritanya pada Wang Yeo.Β “Jalan menuju raja terlalu jauh… Aku tidak pernah bisa menyentuhnya… Aku tahu aku tidak akan bisa mendapatkannya… Aku sangat tahu tapi yang bisa kulakukan hanyalah terus berjalan… Itulah perang terakhirku… Aku harus mati di sana…”.

Kim Shin bercerita lagi, ia kembali ke istana melawan perintah Raja, mengabaikan kecemburuan dan ketakutan dari seorang raja yang masih muda. Ia tidak bisa melupakan janjinya pada Raja terdahulu untuk melindungi Yeo (di sini di translatenya Shin langsung menyebutkan Yeo…).

“Aku harus melindungi orang yang tidak bersalah. Dan di atas semua itu, adikku melindungi si bodoh itu dengan nyawanya…”.

Eun Tak terlihat sedih mendengar cerita Kim Shin itu…

Setelah Kim Shin selesai bercerita panjang lebar, Wang Yeo memperlihatkan cincin itu pada Kim Shin. Apakah Shin pernah melihat cincin itu.

Tapi Kim Shin malah bercanda, mengira Wang Yeo sengaja mencuri cincin itu untuknya. Atau mungkin sebenarnya Wang Yeo merasa dirinya adalah adiknya.

Kim Shin bahkan menyuruh Wang Yeo memakai cincin itu sambil mendekati Wang Yeo. Wang Yeo cepat-cepat mundur. Menjauhkan dirinya dari Kim Shin… πŸ˜€

Tiba-tiba, Eun Tak muncul. Meminta maaf karena telah mengganggu mereka. Ia memberitahukan bahwa ia harus keluar sebentar.

“Kemana?”, tanya Kim Shin. “Aku ikut. Kita sekarang sepaket..”. Cieeee… 😍😍😍😍 Luv it…

Wang Yeo mendukung Kim Shin dan Eun Tak pergi karena ia ingin sendiri. Tapi Kim Shin malah menggodanya, mengatakan kalau sekarang Sun juga sedang sendiri.

“Keluar! Keluar!”, dengan marah Wang Yeo mengusir Kim Shin pergi… πŸ˜› Ini dua ya… udh serius-serius cerita dari tadi, eh ujung-ujungnya becanda lagi… πŸ˜€ Love this two…

Eun Tak ternyata akan mengunjungi Jung Hyun di Paju, teman hantunya di sekolah… Eun Tak dan Kim Shin sekarang udah pake baju senada… Cieeeee…Β πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™

Setelah ikut mendengarkan cerita masa lalu Kim Shin tadi, Eun Tak semakin merasa sayang pada Kim Shin. Untuk menghilangkan kesedihan Kim Shin, ia pun menghibur Kim Shin. Memuji-muji Kim Shin. Mengatakan kalau Kim Shin itu cocok dengan bunga jenis apa pun.

“Ahjussi adalah tipeku. Kapanpun dan dimana pun… Ahjussi benar-benar punya kepribadian yang baik. Kau selalu berhasil melakukannya…”.

Dipuji terus oleh Eun Tak membuat Kim Shin heran. “Apa aku melakukan kesalahan?”. πŸ˜€

“Tidak…”.

“Kalau begitu kau?”.

“Tidak…”.

“Kalau begitu kenapa juga tiba-tiba begini?”. Kim Shin bingung sendiri… πŸ˜€ Lucu liat ekspresi Kim Shin… πŸ˜€

“Menghibur? Menyemangati? Seperti itulah…”.

Lalu Kim Shin ingin tahu bagaimana spesifiknya kenapa ia bisa menjadi tipenya Eun Tak.

“Kau aneh dan tampan…”.

Ahkkkk sukkka senyum geernya Kim Shinnn…

Kim Shin tersenyum lebar mendengar pujian Eun Tak itu. Akkkkkhhhhh Suuuuuuukkkkkaaaa liat ekspresi Kim Shin di sini. Tampang geernya itu lho! Duhhhh… ga tahan liatnya… πŸ˜›

Sinopsis Goblin Episode 10 Part 2

Di tempat abu Jung Hyun, Eun Tak menemukan sesuatu yang mengejutkan. Ternyata Jung Hyun itu teman smu ibunya. Lalu ia pun segera menarik Kim Shin pergi. Membuka pintu lain dan langsung tiba di sekolahnya…

Eun Tak menemukan Jung Hyun sedang berdiri di dekat lemari loker. Seperti memang sedang menunggunya.

Jung Hyun memang teman smu ibunya. Bahkan saat mereka bersekolah dulu, mereka sering menghabiskan waktu melaminating banyak benda. Mereka dulu berjanji saling memberikan hadiah untuk anak-anak mereka.

Jung Hyun meminta maaf karena tidak bisa menepati janji itu. Tapi ia senang bisa melindungi uang ibu Eun Tak. Jung Hyun menunjukkan sebuah loker dan menyebutkan passwordnya.

Setelah membuka loker itu, Eun Tak menemukan banyak buku tabungan yang tersimpan rapi. Jung Hyun bilang, semua itu adalah buku rekening ibu Eun Tak yang hilang. “Gunakan uang itu untuk biaya kuliahmu… Selamat sudah diterima di universitas… “.

Eun Tak sangat terharu. Tidak menyangka Jung Hyun tidak pergi ke alam sana karena dirinya. Demi menjaga uangnya. Tapi Jung Hyun bilang, ia merasa senang. Ia bisa menyaksikan Eun Tak tumbuh besar.

Jung Hyun mengatakan ia akan pergi sekarang dan bertemu dengan Yeon Hee. Nanti ia akan menceritakan pada Yeon Hee bahwa Eun Tak tumbuh menjadi gadis yang pintar dan cantik juga diterima di universitas yang bagus.

Eun Tak menangis. Tidak ingin kehilangan Jung Hyun. Ia berterima dengan ibunya. Setelah saling mengucapkan selamat tinggal, Jung Hyun pun menghilang…

Dari atas tangga, Kim Shin terus memperhatikan Eun Tak…

Setelah dari sekolah, Kim Shin dan Eun Tak pergi ke pantai mereka. Eun Tak bicara pada ibunya. Mengatakan bahwa ibunya memiliki seorang teman yang sangat baik. Ia sangat menyukai semua yang dilakukan oleh ibunya. Kue beras, pesta, syal, dan Jung Hyun.

Kim Shin menepuk-nepuk pundak Eun Tak. Dan Eun Tak pun mengatakan, “Ahjussi, juga. Terima kasih sudah membukakan pintunya…”.

“Sebesar itulah gunanya aku ini…”, jawab Kim Shin. Eun Tak tertawa, membuat Kim Shin bertanya apa Eun Tak sedang menertawakannya.

Eun Tak tiba-tiba menyadari sekarang jarang turun hujan. Kim Shin bilang, ia berusaha mengontrol dirinya supaya NASA tidak datang dan menangkapnya.

Eun Tak tertawa. Menertawakan lelucon Kim Shin itu… Nah kan, udh serius-serius, ditutupnya garing lagi sama Kim Shin… Hadeuh… πŸ˜€Β πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

Kim Shin meminta Sek. Kim datang untuk membicara tentang uang asuransi yang ditinggalkan ibu Eun Tak untuk Eun Tak. Masalahnya uang itu tidak bisa diambil karena Eun Tak belum berusia 20 tahun. Uang itu hanya bisa diambil dengan persetujuan bibinya Eun Tak.

Kim Shin ingin Sek. Kim mengurusnya. Sek. Kim mengerti. Ia sudah mendapatkan informasi tentang bibi Eun Tak. Ia berpendapat, uang itu harus kembali pada pemilik yang sebenarnya.

Sebelum Sek. Kim pergi, Kim Shin sempat mengucapkan terima kasih karena Sek. Kim sudah tumbuh dengan baik. Sek. Kim mengatakan, ia yang seharusnya berterima kasih pada Kim Shin.

Lalu, setelah itu, ia pun pamit pergi…

Sek. Kim menemui bibi Eun Tak di penjara. Bibi menceritakan asal mula uang itu. Ketika adiknya meninggal, uang asuransinya dibayarkan. Namun ia tidak bisa menjadi wali sah Eun Tak karena ia mempunyai hutang. Namun setelah hutangnya dibayar, ia tetap tidak mendapatkan uang itu.

Sek. Kim mengatakan, itu karena bibi itu membayar hutang dengan meminjam lagi dari yang lain.

Bibi mengatakan, ia terpaksa memindahkan kembali uang itu ke dalam rekening Eun Tak dan sekarang semua buku tabungan itu hilang. Jadi ia sangat bahagia jika bisa mendapatkan kembali uang tersebut.

“Kau tahu kan maksudku?”, tanya bibi Eun Tak. Bibi ternyata tidak mau dengan sukarela memberi izin supaya Eun Tak bisa mengambil sendiri uang tersebut.

Sek. Kim memperlihatkan ponselnya. Memberitahukan bahwa ia sudah mereka semua ucapan bibi Eun Tak tadi dan itu sudah cukup membuktikan bahwa bibi Eun Tak mencoba mencuri uang asuransi Eun Tak.

Bibi sangat terkejut. Ia berusaha membujuk Sek. Kim, memberitahukan bahwa selama ini ia sudah mengurus Eun Tak dengan sangat baik. Sek. Kim tidak peduli. ia memberikan dua pilihan untuk bibi.

Pertama, mengembalikan semuanya dan bisa keluar dari penjara atau kedua, berusaha menuntut lalu kemudian berakhir di penjara bertahun-tahun.

Bibi mendengus kesal. Ia mencoba mengancam Sek. Kim dengan mengatakan kalau ia mengenal orang-orang yang hidup di dunia hitam. Bibi Eun Tak memelototi Sek. Kim.

Tapi Sek. Kim tidak takut. Ia balas memelototi bibi dan mengatakan kalau ia lebih tau tentang dunia hitam daripada bibi Eun Tak… πŸ˜€Β πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

Sinopsis Goblin Episode 10 Part 2

Sesuai dengan permintaan Ketua Yu, Sek. Kim sudah menyiapkan tempat supaya Duk Hwa bisa belajar dasar-dasar bisnisnya.

Sek. Kim menempatkan Duk Hwa di sebuah outlet mereka dan langsung dibimbing oleh seorang Manager bernama Nona Jang il Hong.

Awalnya, Duk Hwa sempat tidak peduli dengan Manajer Jang. Walaupun Manager Jang meminta Duk Hwa menghafal semua produk yang ada di dalam brosur sampai batas waktu besok hari, Deuk Hwa tetap tidak peduli.

Duk Hwa berpikir, Manager Jang tidak tahu siapa dirinya. Tapi ternyata Manager Jang tahu siapa Deok Hwa. Dan sikap Duk Hwa juga langsung berubah begitu tahu bahwa itu adalah perintah langsung dari Ketua Yu.

Duk Hwa langsung mengambil brosur itu dan berjanji akan menghafalkan semuanya, hari itu juga. Tapi kemudian betapa terkejutnya ia begitu tahu bahwa isi brosurΒ ituΒ banyak sekali… πŸ˜€Β πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Wang Yeo masih saja menggalau. Ketika mengambil topinya di tempat laundry, wajahnya masih terlihat keruh. Si pemilik laundry sempat mencoba mengajak bicara. Memuji topi Wang Yeo yang terlihat sangat bagus. Ia ingin tahu topi itu dibuat darimana.

“Topi itu made from heaven…”, jawab Wang Yeo. Jawaban yang terdengar lucu padahal sebenarnya Wang Yeo serius bnged dan jujur banged… πŸ˜€

Si pemilik laundry itu heran tapi tidak bertanya lebih jauh. Ia pergi mengambil topi Wang Yeo sambil mengeluh kedinginan. Sepertinya, kegalauan Wang Yeo membuatnya membeku…

Di saat Wang Yeo sedang memikirkan penglihatannya tentang Kim Sun, tiba-tiba Sunny menelponnya. Wang Yeo tidak bisa menerima panggilan karena ponselnya membeku… AHAHAHAHAHA…

Dengan sekali sentuhan, es yang membekukan ponselnya mencair kembali… KEREEEENNNN… πŸ˜€ Dan Wang Yeo pun baru bisa menerima telpon dari Sunny.

Sunny menanyakan tentang perkembangan penelitian tentang cincinnya. Dan Wang Yeo dengan jujur mengatakan belum selesai.

Sunny ingin tahu apa yang sedang dikerjakan Wang Yeo.

Dan dengan manisnya, Wang Yeo mengatakan, ia sedang berpikir apakah akan memegang tangan Sunny lagi atau tidak.

Mendengar ucapan Wang Yeo yang terdengar gombal di telinganya. mau tidak mau Sunny tersenyum senang. Lalu Sunny pun mengajak Wang Yeo bertemu…

Ketika Wang Yeo akan berangkat untuk menemui Sunny, ia bertemu dengan Kim Shin. Kim Shin melihat pakaian yang dipakai Wang Yeo dan teringat, pakaian itu sama seperti dalam penglihatannya. Kim Shin mencoba meminta Wang Yeo mengganti bajunya itu.

Wang Yeo berpikir, maksud Kim Shin ia terlihat aneh. Tapi Kim Shin bilang, ia hanya berpikir apakah sarannya itu akan bisa mengubah harinya Wang Yeo. Lalu ia pun menyuruh Wang Yeo memakai sepatu yang nyaman karena nanti akan menjadi perjalanan pulang yang panjang bagi Wang Yeo.

Tapi kemudian, sebelum pergi Kim Shin tetap bilang, “Kau terlihat sangat aneh…”. Tuh kan. Udh serius, dibecandain lagi… πŸ˜€Β πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Wang Yeo tentu saja kesal. Menyuruh Kim Shin menjemur pakaian nanti. Wang Yeo mengomel, kesal karena Kim Shin tidak pernah membantu dalam pekerjaan rumah… πŸ˜€ Kayak suami istri aja nihhhh… πŸ˜€Β πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Sinopsis Goblin Episode 10 Part 2

Sunny tiba lebih dulu di tempat janjian. Ia melihat Wang Yeo berusaha berjalan sambil menghindari keramaian orang. Begitu sampai di depan Sunny, Wang Yeo pun langsung meminta maaf. Katanya, agak sulit baginya berjalan di keramaian orang.

Sunny tidak mengatakan apa-apa. Ia mengajak Wang Yeo ke tempat yang lain supaya tidak terlambat. Namun karena Wang Yeo bertanya apakah ia boleh memegang tangan Sunny, Sunny pun menolak. Sunny bilang, ia akan jual mahal.

Tapi karena Wang Yeo sangat ingin memegang tangannya, Sunny pun bilang ia sama. Sangat ingin memegang tangan Wang Yeo dan juga memeluk Wang Yeo. Tapi, paling tidak ia harus lebih dulu mengenal siapa Wang Yeo, (Di sini Sunny masih memanggil Wang Yeo, Kim Woo Bin) dan juga tahu bagaimana Wang Yeo bisa tahu nama aslinya.

Sunny mengatakan, ia akan memberikan kesempatan pada Wang Yeo menjelaskan dalam tahun ini, yang itu artinya tinggal 2 jam lagi. Tapi karena Wang Yeo tidak mengatakan apa-apa selain minta maaf, Sunny pun mengerti. Tidak memaksa Wang Yeo lagi.

Sunny pun memutuskan mengakhiri hubungan mereka. Ia meminta Wang Yeo menganggap Wang Yeo lah yang mencampakkannya. Ia berharap, Wang Yeo tidak menelponnya lagi dan kalau pun tidak sengaja mereka bertemu, anggap saja mereka tidak pernah kenal.

Duhh jangan sedih dongg Mr. Grim Reaper… πŸ™

Setelah mengucapkan selamat tahun baru, Sunny langsung pergi. Meninggalkan Wang Yeo yang bersedih hati tapi tetap tidak mampu mengatakan apa pun pada Sunny…

Sementara itu, Kim Shin sudah bersiap. Sudah sangat tidak sabar menunggu Eun Tak turun. Setengah jam lagi menjelang tengah malam tapi Eun Tak belum juga keluar dari kamar. Ia ingin mengetuk pintu kamar Eun Tak, tapi tidak jadi. Gengsi nih yeee…. πŸ˜›

Akhirnya Kim Shin pun kembali masuk ke kamarnya….

 

Beberapa menit menjelang tengah malam, Eun Tak pun keluar dari kamarnya dengan berpakaian lenngkap dan lalu mengetuk kamar Kim Shin.

Dengan berpura-pura lesu dan sok ga butuh :-D, Kim Shin mempersilahkan Eun Tak masuk.

Kim Shin pura-pura malas berbicara dengan alasan mengantuk dan mengatakan memang seperti itu ia tidur. AHAHAHAHA Kim Shin tidurnya sambil duduk… pake jaket plus syal lagi.

Eun Tak tidak peduli. Ia cuma mau Kim Shin mendengar dengan baik-baik sebentar lagi. Kim Shin tidak mengerti maksud Eun Tak. Ternyata, Eun Tak ingin Kim Shin mendengarkan suara dentang jam.

Setelah dentang jam selesai, dengan gembira Eun Tak pun bilang kalau tengah malam sudah lewat dan itu tandanya ia sudah dewasa. Kim Shin mengerti tapi ia ingin tahu kenapa Eun Tak memakai jaket.

Eun Tak bilang, ia punya rencana untuk keluar. Kim Shin langsung marah karena tengah malam begitu EUn Tak malah keluar rumah. Tapi sebelum Kim Shin mengomel lebih jauh, Eun Tak bilang ia ingin pergi bersama Kim Shin.

Marah Kim Shin langsung hilang. “Itu sebabnya aku sudah berpakaian dan menunggumu…”. πŸ˜›

Eun Tak kesal sendiri. Kenapa harus ia yang mengatakannya lebih dulu. Kim Shin membenarkan. Ia meminta Eun Tak tidak membuatnya stres gara-gara menunggu Eun Tak. Deuhhhh…

Kim Shin menanyakan apa yang ingin dilakukan Eun Tak dan berjanji akan menuruti apa pun yang Eun Tak mau. Dan Eun Tak pun minta ditraktir minum soju, makan ceker ayam di kedai tenda dan kemudian diisi dengan hal-hal yang romantis lainnya.

Muka Kim Shin langsung stres… Tapi ia tetap mengikuti Eun Tak… Hehehe pura-pura ga mau tapi sebenarnya di dalam hati seneng… Cihuyyyy….

Kim Shin menuangkan minuman untuk Eun Tak. Karena itu pertama kalinya Eun Tak minum, Eun Tak sedikit terkejut saat menegtahui ternyata rasa alkohol itu sedikit pahit. Kim Shin membenarkan. Menurutnya jika rasanya manis, maka Eun Tak sudah benar-benar dewasa…

Kim Shin senyum-senyum senang melihat ekspresi Eun Tak yang lucu dan imut…

Tiba-tiba kesenangan mereka terganggu. Ternyata pencopet yang pernah dibuat jarinya terluka oleh Kim Shin, datang. Ia tidak sendiri tapi membawa teman-temannya. Ia marah karena Kim Shin sudah membuat tangannya patah dan sekarang Kim Shin malah sedang berkencan dengan wanita. “Kau mau mati?”.

“Sekarang? Benarkah? Katakan apa yang kalau lihat…”. BWUAHAHAHAHAHA.. Keren candaan Kim Shin… Kim Shin bilang pada Eun Tak, sebenarnya dia mau menghibur Eun Tak. Eun Tak tertawa-tawa ga jelas…

Si pencopet itu tidak mengerti maksud Kim Shin. Ia menantang Kim Shin untuk berkelahi. Kim Shin dengan santai mau menerima tantangan mereka. Ia mengajak mereka berkelahi di luar kedai.

Pencopet dan teman-temannya setuju tapi mereka kaget melihat Kim Shin menghilang begitu saja.Β Mereka kebingungan. Tidak mengerti makhluk apakah Kim Shin itu. Lalu mereka pun bergegas mencari Kim Shin di luar.

Melihat Kim Shin menerima tantangan berandalan itu, si bibi pemilik kedai pun langsung mendekati Eun Tak. Memberitahukan Eun Tak bahwa berandalan itu paling ditakuti di tempat mereka. Dengan sangat santai, Eun Tak meminta bibi itu tidak perlu khawatir. Pacarnya itu tidak mungkin akan kena pukulan. Eun Tak malah memesan soju satu botol lagi…

 

Di luar, Kim Shin sudah siap dengan membawa pel. AHAHHAHAHA…

Kim Shin menantang mereka berduelΒ seperti di jamanΒ sekolah dulu. Ia mengaku kalau ia seorang prajurit dan si pencopet itu mengaku kalau ia pengangguran…. AHAHAHAHA.

Kim Shin memperingatkan mereka bahwa kali ini ia tidak akan bersikap baik pada mereka. “Ini akan sakit, jadi kalian harus menahannya sebisa mungkin…”.

Ketika para berandalan itu mulai menyerangnya, Kim Shin pun mematahkan ujung pel sehingga yang tinggal hanya tongkat kayunya saja. Ia memukul mereka satu persatu dengan tongkat kayunya. Dan yang paling banyak terkena pukulan adalah si pencopet itu. Sebelum mengakhir perkelahian, Kim Shin menyodok pinggang si pencopet itu dengan keras sampai si pencopet itu berteriak kesakitan dan tidak bisa bangun lagi…

Sialnya, ketika teman-temannya mengangkut si pencopet itu, malahan area terlarang si pencopet itu terbentur dengan tiang… AHAHAHHAHA… Perkalahian super absurb sejagad raya… WKWKWKWKW…

Bersambung…

 

Komentar :

Ketawa sampe sakit perut liat perkelahian Kim Shin dengan berandalan itu. Kayaknya, scene action bisa bisa dinobatkan sebagai scene action terabsurb yang pernah ada sejagad raya Kdrama. Well, paling g dalam seingat sy ya… πŸ˜€

Kasian bgd liat si pencopet ini jadi bulan-bulanan Kim Shin. Ga tau dia nantang mantan Jenderal masa Goryeo yang mampu memenangkan peperangan yang bahkan dianggap g akan mampu dimenangkan… Untuk ga jadi sate… πŸ˜€

Mana temen-temennya pake salah jalan lagi. Sakitnya jadi dobel… Β Duhhh… absurb bgd sihhh…

Sukkkka, episode ini hubungan Kim Shin dan Eun Tak mulai masuk hubungan yang real. Setelah Kim Shin galau gara-gara ucapan wanita berbaju merah itu dan Eun Tak juga kabur dari rumah setelah mendengar penjelasan dari Wang Yeo, akhirnya mereka berbaikan kembali…

Senang ya.. Eh, tempat ski resort itu ski resortnya yang di Winter Sonata… Ternyata masih sama ya tempatnya… Balkon-balkon kayunya masih sama. Letak-letak saljunya juga masih mirip. Trus yang menara di puncak gunung itu juga sama. Menara itu tempat Yeo Jin dan Jung Sang terjebak karena badai salju. Trus yang pas Kim Shin dan Eun Tak berdiri di puncak bukit itu juga mirip sama scene Yeo Jin dan Jung Sang… Duhhh jadi keinget sama drama itu…

Ternyata bener ya dugaan sepupunya Eun Tak itu. Buku tabungan itu memang hilang karena perbuatan hantu. Dan ternyata memang bener. Pelakunya ternyata hantu yang selama ini teman baik Eun Tak di sekolah… Dan ternyata hantu itu juga teman baiknya ibu Eun Tak…

Ga nyangka ya… Eun Tak sangat terharu dan berterima kasih atas bantuan teman ibunya itu. Akhrinya uang asuransinya kembali dan ia juga bisa merasakan seperti berbicara kembali pada ibunya melalui teman ibunya itu… Duh.. bahagia sekaligus sedih juga ya…

[Sinopsis Goblin Episode 10 Part 3]

3 Comments
  1. Nurhasanah says

    #seneng senyum ge er nya kim shin# bungkus mbak,bawa pulang^^
    Mmg scene plg absurd yh scene laga itu….hahsha…pdhl kalo mau.shin bisa pake pedang api yg dipake utk membelah mobil rentenir tuh…tp alih2…dia malah pake alat pel LOL…mmg maksudnya bener2 menghibur eun tak yah,dn yg nonton juga….
    Gk shin, gak eun tak….dua orang inih sama sama seneng dipuji yah…lucu bgt liat scene lovely dowey mereka…pure bgt dah ( ceritanya^^)
    Yg kesian yah tentu saja chosun ssaja….diputusinnya malah cool bgt lagi sama sunny….poor wang yeo.
    Btw….kim so hyun cantiknya…kebangetan.cocok bgt dia kalo maen sageuk….
    Bak dian!!!!!him yah!

    1. kdramastory says

      Pengennya sih bisa dibungkus bawa pulang tapi kesian kalo dibungkus, mending dipajang aja ya mb… KEKEKEKE…
      Kalo Kim Shin pake pedang biru itu, ntar mereka bakalan mati ketakutan tuh… tapi seru juga ya… keren soalnya. waktu itu sampe bisa belah mobil jadi 2… hehehe…

      1. Nurhasanah says

        Cuman sama wang yeo gk mempan….hahaha….dasar shin…..

Leave A Reply

Your email address will not be published.