Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

Sinopsis Jealousy Incarnate Episode 8 Part 2

18

[Sinopsis Jealousy Incarnate Episode 8 Part 1]

 

Sinopsis Jealousy Incarnate Episode 8 Part 2

Hwa Shin akhirnya mau melakukan perawatan radiasi. Sesuai dengan kata dokter, Hwa Shin harus melakukan CT Scan dulu dan marking. Di depan ruangan, mereka dipanggil lagi dengan nama Pyo Na Ri.

Pyo Na Ri mengangkat tangannya dan berdiri. Ia memaksa Hwa Shin masuk dengan isyarat matanya. Hwa Shin akhirnya mau menuruti. Saat hendak berjalan masuk ke ruangan, Hwa Shin yang tadinya hanya memegang jari kelingking Na Ri, kini benar-benar menggenggam tangan Na Ri, layaknya pasangan.

Di dalam ruangan scan, Hwa Shin dimasukkan ke dalam mesin CT scan.

=== Flashback ===

Dr. Geum menjelaskan bahwa Hwa Shin akan menjalankan terapi radiasi selama 6 hingga 8 minggu setiap hari. Area yang disinar akan terlihat seperti terbakar dan iritasi. Jadi selama proses itu, Hwa Shin sama sekali tidak boleh ke sauna.

Seminggu sekali, Hwa Shin juga akan diperiksa kadar leukosit dan darahnya. Dr. Geum meminta Hwa Shin benar-benar menjaga kandungan darahnya. Hwa Shin harus menjauhi daging perut babi, susu, alkohol, dan juga rokok.

Karena Hwa Shin masih muda, maka sel-sel kanker bisa muncul lagi dan berkembang. Jadi ia mengingatkan Hwa Shin untuk selalu mengingat pesannya itu…

=== Flashback End ===

Sepulang dari rumah sakit, Hwa Shin kembali menanyakan apakah Na Ri baik-baik saja ia emmakai nama Na Ri. “Lakukan saja yang terbaik menjadi waliku…”, sahut Na Ri.

Lalu Hwa Shin mengajak Na Ri makan. Tapi di saat yang bersamaan, Na Ri mendapatkan pesan dari Jung Won. Jung Won juga mengajaknya makan bersama.

Na Ri menolak ajakan Hwa Shin itu, mengatakan ia punya rencana lain. Na Ri memberitahukan kalau ia akan makan bersama Jung Won. “Apa kau mau ikut?”.

“Tidak. Kalian pergi saja…”.

Na Ri bertanya lagi apakah Hwa Shin mau ikut. Hwa Shin tetap tidak mau. Tapi sesaat kemudian, dia malah menanyakan, apa menu yang mereka makan. Na Ri menatap Hwa Shin yang terlihat malu, lalu tersenyum.

Di depan pintu masuk gedung stasiun sbc, Hwa Shin bertemu dengan Soo Jung. Soo Jung meminta maaf karena tidak bisa menghadiri upacara pemakaman kakak Hwa Shin. Lalu ia pun memberikan uang kematian untuk Hwa Shin.

Soo Jung mengatakan, ia mendengar Hwa Shin adalah teman baik Jung Won. Jika ia dan Jung Won menikah nanti, mereka pasti akan sering bertemu. Lalu, Soo Jung pun pamit pergi.

Hwa Shin hanya diam saat mendengar ucapan Soo Jung itu. Ia seperti baru mengetahui kabar itu.

Hingga di dalam kantor, Hwa Shin masih memikirkan ucapan Soo Jung itu. Lalu ia memutuskan menelpon Jung Won, menanyakan dimana Jung Won.

“Bersama Na Ri… Apa kau sudah makan?”.

Hwa Shin tidak menjawab.

“Kau sudah makan?”.

“Apa kau mempercayaiku?”, tanya Hwa Shin.

“Aku percaya…”.

“Aku tidak percaya padamu…”, ucap Hwa Shin. Lalu Hwa Shin pun menutup telponnya.

Setelah Jung Won selesai menelpon, Na Ri menanyakan apa yang dikatakan oleh Hwa Shin.

“Dia pasti mempercayaiku. Aku tahu itu karena dia bilang dia tidak mempercayaiku…”, jawab Jung Won.

Di kantor, Hwa Shin mengambil amplop yang berisi uang yang diberikan oleh Soo Jung itu dan menyimpannya di dalam laci. Ia menutup laci dengan sedikit kasar.

Sementara itu, Na Ri menanyakan apakah Hwa Shin dan Jung Won pernah bertengkar.

“Belum pernah…”.

Na Ri ingin tahu, siapa kira-kira yang akan menang kalau Jung Won dan Hwa Shin bertengkar.

“Tergantung di pihak mana kau akan memilih…”. Na Ri pun tertawa, begitu juga Jung Won. Jung Won mengatakan, mereka tidak punya alasan untuk bertengkar.

Lalu Na Ri menanyakan tentang gaya rambut Jung Won yang berbeda. “Apa kau merapikan rambutmu?”. Jung Won membenarkan.

Hwa Shin makan sendirian di kantin kantor. Ia tidak mengetahui, dibelakangnya Hyun Won terus memperhatikannya.

Hyun Won teringat ucapan Ja Young tadi pagi di mobil.

Sinopsis Jealousy Incarnate Episode 8 Part 2

Hye Won baru saja menyelesaikan pekerjaannya membawakan berita. Saat keluar dari studio, ia mengeluhkan tentang pasangannya yang mulutnya sangat bau. Membuatnya ingin muntah.

“Pembaca berita Nam tadi makan babi dan bawang banyak sekali…”, ucap Hwa Shin yang tiba-tiba menepuk Hye Won dari belakang.

Tiba-tiba Dong Gi datang, menyapa Hye Won. Ia memuji kerja Hye Won yang selangit. Mendengar itu, Hwa Shin hanya tersenyum mengejek.

Setelah Dong Gi pergi, Hye Won meminta Hwa Shin melupakan pujian yang dikatakan Dong Gi tadi. Hye Won mengajak Hwa Shin minum dengannya.

“Apa itu perintah?”. Hwa Shin mendekati Hye Won. Ia tidak senang karena selama ini Hye Won selalu bersikap arogan, merasa leboh tinggi dari siapa pun yang ada di stasiun.

Hye Won tidak mengomntari ucapan Hwa Shin itu. Ia mengajak Hwa Shin minum. Kali ini dengan nada yang lebih tegas.

Hwa Shin akhirnya mengikuti Hye Won. Hye Won menanyakan apakah Hwa Shin punya ketertarikan dengan politik.

“Tidak semua orang sanggup bekerja di Blue House seperti ayahnya. Aku harus menjadi pembaca berita jam 9 lebih dulu…”.

“Kau sudah menjadi kandidat yang kuat…”, ucap Hye won.

“Siapa bilang?”.

“Orang yang sedang duduk di depanmu…”.

Hwa Shin tidak percaya. Ia mengambil botol minum untuk mengisi gelasnya lagi. Tapi karena sudah habis, ia memintanya lagi pada ibu penjual.

Hwa Shin tidak yakin dengan apa yang dikatakan oleh Hye won itu. Menurutnya, banyak faktor yang menentukan pasangan dalam membaca berita. Selain cara pengucapan dasar, keseimbangan fisik, suara, tone, dan bahkan wajah. Dan kesimpulannya, mereka berdua tidak cocok.

“Apa kau akan membiarkan Reporter Kye menjadi pembaca berita jam 9?”, tanya Hye Won. Hye Won menyarankan Hwa Shin agar meletakkan bantalan di pundak Hwa Shin. Ia juga tidak ingin lagi berpasangan dengan pria yang nafasnya bau.

Lalu dengan sangat tiba-tiba, Hye Won mendekati Hwa Shin. “Lihat ini, apa pun yang kau makan, kau sama sekali tidak bau…”.

“Apa kau punya perasaan padaku?”.

“Belum…”, sahut Hye Won. Lalu ia kembali duduk. Hye Won menyuruh Hwa Shin mencoba menjadi pasangannya.

“Kau arogan sekali. Siapa kau menyuruhku duduk di sampingmu?”.

“Aku tahu kau juga menginginkannya… Kenapa kau tidak jujur saja. Bukankah ini juga win-win solution untuk kita berdua?”.

Hwa Shin masih menolak. Ia tidak mau melihat Hye Won dengan mendongak saat membacakan berita. Hye Won mengatakan mereka bisa saling berpegangan tangan di bawah meja, memainkan kaki, berkencan atau bahkan menikah. Ia tidak peduli siapa wanita yang disukai Hwa Shin.

Hwa Shin merasa sekarang ini banyak sekali wanita yang ingin masuk ke dalam hatinya. “Tidak ada wanita seberani dirimu… Berapa pria yang sudah kau kencani dengan cara seperti ini?”

“Seratus? Saat ini aku juga berkencan dengan seseorang. Aku akan mencampakkannya jika kau setuju duduk di sampingku… Semua pria meninggalkanku karena tidak bisa mengaturku. Aku tidak berpikir kau akan seperti itu, Sunbaenim…”.

Hwa Shin ingin tahu kenapa Hye Won melakukan ini padanya.

“Kau bagus dalam pekerjaanmu. Kau memperlakukan aku seolah-olah aku bukan apa-apa. Oleh sebab itulah.. Kau terlihat menarik…”.

Hwa Shin sudah kembali ke kamarnya. Ia sudah bersiap tidur tapi area bekas radiasi terasa sangat gatal. Jadi ia memutuskan ke kamar Na Ri.

Hwa Shin melihat seorang wanita tidur di atas tempat tidur yang biasa ditiduri oleh Na Ri. Wanita itu memakai baju tidur dan menutup seluruh wajahnya dengan masker.

Hwa Shin mengira wanita itu adalah Na Ri. Ia mengaku kalau ia tadi minum dan sekarang dadanya terasa gatal. Apa kau punya salap yang diresepkan kemarin?

Wanita itu melambaikan tangannya, memberikan isyarat kalau ia tidak punya.

“Kau ini, selalu saja tidur menghadap dinding… Dimana kita bertemu besok? Banyak orang yang melihat… Kita bertemu dua blok dari stasiun, di simpang sana, ya?”.

Wanita itu hanya menganggukkan kepala sedikit. Hwa Shin menyuruh wanita itu menghaap ke arahnya, tapi wanita itu malah menyuruh Hwa Shin pergi. Hwa Shin hendak pergi, tapi ia melihat wanita itu memakai baju agak terbuka.

“Kau tidak membuka baju lagi? Ini sudah hampir musim gugur… Kau akan sakit pilek…”, ucap Hwa Shin sambil menarik selimut, menutupi seluruh tubuh wanita itu.

Hwa Shin akhirnya keluar dari sana. Saat ia pergi, Na Ri pun keluar dari lift sambil menelpon badan cuaca. Sebelum masuk ke ruang pembawa ramalan cuaca, ia sempat memikirkan Hwa Shin. Berpikir apakah Hwa Shin sudah tidur atau belum. Apakah Hwa Shin minum atau tidak. Tapi kemudian ia memutuskan untuk tidak usah mengecek keadaan Hwa Shin,

Hwa Shin sendiri sudah kembali ke kamarnya. Ia merasa aneh karena Na Ri sama sekali tidak marah saat ia mengaku minum tadi…

Sementara itu, setelah Hwa Shin pergi, wanita itu pun bangun, melepaskan maskernya. Dan ternyata wanita itu adalah Joo Hee. Si biang gosip dan pendengki pada Na Ri.

“Omo… Daebak! Mereka berkencan!”, ucapnya. Serasa mendapatkan berita sangat besar.

Sinopsis Jealousy Incarnate Episode 8 Part 2

Keesokan paginya, Na Ri membawakan ramalan cuaca di luar ruangan. Hujan turun sehingga Na Ri harus memakai payung saat live.

Sepertinya Hwa Shin khusus menonton Na Ri di sebuah studio yang sepi. Dan ia melihat Na Ri bersin-bersin saat live.

Di rumahnya, Jung Won juga menonton Na Ri. Ia tersenyum senang saat Na Ri sudah menyelesaikan acaranya.

Dir. Oh keluar dari ruangannya. Mengumumkan pada semua bahwa nanti malam ia akan mengadakan makan malam bersama perusahaan. Semua orang mengeluh, tidak ingin pergi.

“Apa kalian tidak mau pergi? Aku punya pengumuman tentang audisi anchor nanti malam. Aku yakin, mendengar itu kalian akan pergi… Semuanya harus pergi, baik anchor maupun pembawa ramalan cuaca…”.

Hwa Shin menanyakan apakah mereka akan pergi ke kedai daging perut babi seperti biasanya.

“Apa kau ingin makanan Thiland? Kalau begitu kau yang bayar!”, teriak Dir. Oh lalu masuk kembali ke dalam ruangannya.

Hwa Shin terdiam. Menatap ke arah Sung Sook. Sung Sook juga menatap Hwa Shin.

Na Ri yang kebetulan mendengar pengumuman itu, langsung merasa khawatir. Karena Hwa Shin tidak boleh minum dan makan daging perut babi.

Na Ri menunggu Hwa Shin ditempat yang Hwa Shin minta. Ia heran kapan Hwa Shin memintanya bertemu di sana.

“Kau pasti lupa karena kau tertidur…”.

Na Ri sama sekali tidak mengerti apa yang dikatakan Hwa Shin. Lalu Na Ri kembali bersin-bersin lagi. Na Ri kembali mencemaskan acara makan malam nanti malam karena Dr. Geum sudah berpesan agar Hwa Shin tidak makan daging perut babi dan minum alkohol.

Melihat Na Ri bersin-bersin, Hwa Shin membantu mengambilkan lebih banyak tisu. “Kau tidak seharusnya tidur tanpa memakai baju… Itu juga bukan rumahmu…”.

Na Ri semakin baingung.

Setelah Hwa Shin menjalankan mobil, ketiga rekan Na Ri baru muncul dari balik dinding.

Acara makan malam pun dimulai. Dong Gi yang duduk di depan Hwa Shin, menyuapi Hwa Shin sebungkus daging perut babi untuk Hwa Shin. Na Ri yang duduk di meja di sebelah meja Hwa Shin, melihat itu. Ia merasa sangat khwatir.

Saat ahjumma penjual lewat, ia meminta dibawakan satu porsi daging sapi yang benar-benar tidak ada lemaknya.

Lalu ia pun memberikannya diam-diam pada Hwa Shin. Mengingatkan Hwa Shin untuk tidak makan daging perut babi lagi. Bukannya mendengarkan, Hwa Shin malah mendorongnya pergi.

Setelah semuanya siap, Dir. Oh pun berdiri. Memberikan pengumuman. Ia mengatakan, audisi kali ini akan diadakan secara live di lingkungan internal perusahaan. Presiden ingin audisi dilakukan berdasarkan rangkin, Hwa Shin di urutan paling atas dan Sung sook di urutan paling bawah.

Ia tidak setuju dan memperjuangkan bahwa mereka semua harus berada di level yang sama. Ia hanya ingin melakukan yang terbaik untuk departemen mereka.

Semuanya bertepuk tangan. Lalu Dir. Oh memulai makan malam dengan bersulang terlebih dahulu. Ia minum paling pertama, lalu diikuti oleh semua orang yang duduk semeja dengan Dir. Oh. Mulai dari Dong Gi, Ja Young, Sung Sook, Soo Jung, Hye Won, dan terakhir Hwa Shin.

Saat Hwa Shin akan minum, Na Ri langsung merebut gelas Hwa Shin dan meminum minuman sampai habis. Dir. Oh tidak senang melihat Na Ri mencuri minuman Hwa Shin. Ia lalu menuangkan lagi untuk Hwa Shin. Dan seperti tadi, Na Ri juga merampas gelas Hwa Shin dan meneguknya sampai habis.

Giliran Hye Won yang menawarkan minuman. Na Ri kembali merebut gelas Hwa Shin. Lalu Dong Gi menawarkan Hwa Shin minuman juga. Lagi-lagi Na Ri merebutnya.

Rekan-rekan Na Ri sampai berbisik-bisik, membicarakan Na Ri.

Entah berapa kali Na Ri harus meminum minuman Hwa Shin. Menggantikan Hwa Shin saat ada orang yang menawarkan daging perut babi. Na Ri melakukan semuanya untuk Hwa Shin.

Melihat keteguhan Na Ri, mau tidak mau Hwa Shin pun jadi memperhatikan Na Ri. Ia menatap Na Ri dengan sedikit lebih lembut.

Acara kemudian berpindah ke ruang karaoke. Semua memperhatikan saat rekannya bernyanyi. Bahkan saat Sung Sook yang memiliki suara jelek bernyanyi, semua orang juga memperhatikannya.

Berbeda saat Na Ri yang bernyanyi. Tidak seorang pun yang memperhatikannya. Mereka semua asik mengobrol sendiri-sendiri. Na Ri menyadari bahwa tidak seorang pun ada yang memperhatikannya. Ia berniat untuk mematikan lagu.

Tapi Hwa Shin tiba-tiba mengambil mic lain dan bernyanyi bersamanya. Hwa Shin bahkan menariknya supaya lebih dekat lagi. Kini, semua orang berubah memperhatikan mereka hingga lagu selesai.

Setelah itu Na Ri pun kembali ke tempat duduknya, sementara Hwa Shin masih harus menyanyi karena Dir. Oh menyuruhnya menyanyikan lagi berjudul ‘Wrongful Encounter’.

Ternyata lagi itu berisi tentang seseorang yang memperkenalkan teman wanitanya pada sahabatnya dan sekarang teman wanitanya itu malah menemui sahabatnya itu.

Saat menyanyikan lagu itu, Hwa Shin teringat hubungannya, Na Ri dan Jung Won. Ia teringat saat pertama kali melihat Na Ri mengenal Jung Won, saat mereka bertiga dibawa payung di Thailand, saat Na Ri begitu bahagia saat berbicara dengan Jung Won di kedai minum beberapa waktu lalu dan juga saat mereka bersama-sama di rumah sakit.

Entah Na Ri memperhatikan liriknya atau tidak karena wajahnya terlihat tidak begitu baik. Di tengah lagu, Na Ri pun keluar dari ruangan.

Melihat Na Ri pergi, Hwa Shin pun berhenti menyanyi di tengah lagu dan menyusul Na Ri. Ia melihat Na Ri duduk di depan toilet dan bertanya apakah Na Ri baik-baik saja.

Belum sempat menjawab, Na Ri merasakan mual dan langsung ke kamar mandi. Memuntahkan seluruh isi perutnya. Hwa Shin terlihat sangat mencemaskan keadaan Na Ri.

Sementara itu, Soo Jung juga keluar dari ruang karaoke untuk menelpon Jung Won. Ia ingin Jung Won menjemputnya karena semua orang di sana sedikit mabuk.

Ternyata, Ny. Ko ada saat Jung Won menerima telpon dari Soo Jung tadi. Ia menyuruh Jung Won menjemput Soo Jung. Tapi Jung Won malah menyuruh Sek. Cha pergi menjemput Soo Jung.

Ny. Ko langsung marah. Mengancam jika Jung Won tidak mengikuti keinginannya, ia akan melakukan sesuatu.

“Lakukan saja sesuka hati ibu…”, ucap Jung Won dan langsung pergi. Tapi sesaat kemudian ia kembali lagi. Mengatakan kalau ia tidak ingin hidup seperti ibunya. Ayah selalu memperlakukan ibu seolah tidak mengenal ibu.

“Biarkan aku menikah dengan seseorang yang aku sukai. Berikan satu hal itu saja maka aku akan melakukan 99 hal lain yang ibu suka…”.

“Biarkan aku merencanakan pernikahanmu dengan caraku dan aku akan membiarkan 99 hal lain sesuai yang kau suka…”, sahut Ny. Ko, tidak mau kalah.

Akhirnya, Hwa Shin harus menggendong Na Ri pulang. Ia bertanya apakah ia harus menelpon Jung Won. Ia yakin jika Jung Won tahu, Jung Won pasti akan langsung menjemput Na Ri.

Tapi Na Ri tidak mau. Ia tidak mau Jung Won melihatnya dalam keadaan seperti itu. Ia merasa malu…

Sementara itu, Jung Won terlihat mengendarai mobilnya. Mungkin pergi menjemput Soo Jung…

Hwa Shin membawa Na Ri hingga sampai ke kamar. Ia sangat mencemaskan keadaan Na Ri dan mengecek dahi Na Ri juga. Apalagi ditambah Na Ri yang terus bergumam sendiri. Merasa sangat khawatir besok tidak akan bisa bangun sementara ia harus siaran pagi-pagi. Tapi ia merasa amat sangat mengantuk.

Hwa Shin memberitahukan bahwa ia akan berada di kamarnya dan meminta Na Ri untuk menelponnya kalau Na Ri kesulitan. Na Ri pun mengiyakan.

Hwa Shin hendak pergi tapi saat mendengar Na Ri kembaliย mengeluh, khawatir tidak terbangun, kepala dan perutnya yang sakit, merasa sangat kedinginan… Hwa Shin pun tidak jadi pergi.

Ia mencari-cari selimut yang lain, tapi tidak ada. Lalu ia memutuskan menyimpan ponselnya dan duduk di dekat kepala Na Ri. Menenangkan Na Ri dan berjanji akan membangunkan Na Ri besok pagi.

Hwa Shin terus menemani Na Ri hingga Na Ri tertidur. Saat Na Ri sudah tidur, Hwa Shin juga mengelus rambut Na Ri. Hingga akhirnya ia pun tertidur bersama Na Ri. Mereka sama sekali tidak menyadari bahwa Jung Won menelpon ke ponsel mereka…

Bersambung…

[Sinopsis Jealousy Incarnate Episode 9 Part 1]

 

18 Comments
  1. Lia says

    Saya tidak bisa lihat gambar
    Muncul pemberitahuan
    Please update your account to enable 3d party hosting. Jd mesti bagaimana agar bisa baca sinopsis lengkap dengan gambarnya.
    Terima kasih

    1. kdramastory says

      Ah iya… itu postingan lama. Dulu sy pake photobucket yang ga ada lagi paket gratisnya. Jadilah dpt error gitu… Maaf sy ga mengupadate lagi gambarnya krn file screenshotnya pun udah ga ada…

  2. Melly says

    Makasih ya mbak dian makin seru ceritanya….semangat mbak, semoga sehat selalu….

    1. kdramastory says

      Amiin…. sehal selalu juga untuk Melly dan semua pembaca Kdramastory…

    2. kdramastory says

      Amiinnn… Sehat juga ya buat kita semua…

  3. Alifia Hanum says

    Mbaaaa…. aku udh baca ep 9 di mba dee.. tinggal ep 10 di blogmu mba, aku tunggu lho.. makin seru mba aku lihat previewnya, Hwa Shin udah makin jealous dan bertingkah aneh krn saking gengsinya gede.. hihihihi.. semangat mba….

    1. kdramastory says

      Hari ni diupload…

  4. Saskia says

    Sinopsisnya eps 9 ditunggu yaa mb,,, bolak balik ngecek nich
    Tetap setia menunggu eps selanjutnya… Makasih

    1. kdramastory says

      Ep. 9 di mb Dyah, Saskia… di sy hanya episode genap aja…

  5. Yeni says

    Seblmnya makasih mbak Dian udh bikin sinopsisnya Jealousy incarnate ๐Ÿ˜Š…suka sekali drama ini…btw,itu Jungwon rambutnya belah pinggir…apa mungkin hwasin yg ngasih tau ๐Ÿ˜ baru inget ep awal waktu Nari jd hair stylistnya Hwasin di Thailand kan rambut nya hwasin di belah pinggir sama Nari ๐Ÿ˜‚

    1. kdramastory says

      G begitu ngeh sama rambut Jung Won… Iya kah?? #nanti dilihat lagi… ๐Ÿ˜€

  6. Nurhay says

    Aaaaaagrhhh… Cptlah ep 9.. ๐Ÿ˜–๐Ÿ˜–

  7. Nurhasanah says

    Tentunya hwa shin meski cueknya segimana juga, gak mungkin yah menjerumuskan nari ampe entar “dianggap jd irang ketiga” antara soo jung sama jung woon, ditambah, so jung itu seangkatannya nari waktu ngelamar jd anchor, satu kantor pula…..tapi…..
    Nari ingin ngerasai n ditaksir sma berkencan kan untuk pertama kalinya, meski entar cuman akan dicampakkan, sedangkan jung woon ingin Kasih sayang meski sudah tau akan dianggap perselingkuhan…..hiub bribet deh…..ama hwa shin aja yah supaya nggak rumit, hihjhi, tp entar dramanya abis di episode 10 donk….pdhl nh drama kan jatahnya 24…..msh pjg konfliknya tentunya….plus, sampe skrg saya msh nggak ngeh, adakah second LF disini?????kalo ia duguseo??????? Blm keliatan bgt greget second lfnya soalnya , apa hae won? Apa soo jung, ato duo reporter yah mbak dian…..
    Kamsahamnida…….

    1. kdramastory says

      Kayaknya Hwa Shin ga akan rela Na Ri diputusin meskipun Na Ri pernah bilang ga masalah dia dicampakkan asalkan pernah merasakan seseorang menyukainya…
      Tapi Jung Won kayaknya serius lho… Karena dia pernah bilang sm Hwa Shin, dia pengen serius. Dia juga bilang ke ibunya, dia minta saja 1 hal, menikah dengan wanita yang disukainya, tapi ibunya g ngebolehin…
      Baru ingat sama Second femalenya… iya ya.. bingung, soo jung atau hye won?
      Lama bgd ya 24 episode… sy pikir tadinya 20.. xixi..
      Terima kasih kembali ya mb nurhasanah…

  8. lulu says

    Makasih mba dian, ditunggu episode2 swlanjutnya ya..

    1. kdramastory says

      Sama-sama, terima kasih juga Lulu…

  9. nurhasanah says

    bolehkah saya hanya peduli pada dadamu saja??????
    nari itu baik yah…terlepas ia msh ada rasa atau tidak ke hwa shin
    oh…..rupanya hwa shin itu mmg orangnya kebalikan dari ucapannya yah, jung won tau itu….jd kalo dia bilang aku tidak percaya padamu, berarti dia percaya, makanya dia masih naya sama nari, apa benar hwa shin tadi menyuruh mereka berkencan…..
    dan rasa rasanya hwa shin mmg berneran suka nari ya, coz dia nggak memabntah waktu nari bilang ngaak pacaran ke dr geum…
    mungkin entar jung woon dan hwa shin akan benar2 bertengkar, dan sayang bgtgt kalo itu gara gara nari.cz ceritanya kan jung won ituh sdh punya tunangan tapi nekat ajah masih pdkt sama nari, dan satu lagi jung won nggak tau yah kalo nari ituh naksir hwa shin 4 taun lamanya sblm akhirnya mulai membuka hati lagi
    kamsahamnida bak dian,,,ditunggu preview ep 9 yah……gidarilke!!!!!

    1. kdramastory says

      Sama-sama mb… su baru ngerti stlh mb bilang hwa shin orgnya beda apa yg diucapin dgn apa yg ada di dlm hati… artinya kalau dia nyuruh jungwon dan nari berkencan, sebaliknya sebenarnya hwashin g pengen mereka berkencan(?)
      Iya… jungwon ga tau kl nari pernah suka hwashin. Dan khawatirnya mereka benar2 akan bertengkar gara2 nari… hwashin jg baru tau jungwon udh punya calon istri… meskipun bukan pilihan jungwon sendiri…
      Jgn2 nanti hwashin benar2 g mengizinkan jungwon mendekati nari?

Reply To Saskia
Cancel Reply

Your email address will not be published.