Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 15 Part 2

— All images credit dan content copyright : SBS —

[Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 15 Part 1]

 

Kdramastory – Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 15 Part 2

Tuan Heo akhirnya diperbolehkan pulang. Seo Hee sendiri yang menjemputnya ke rumah sakit dan membawanya pulang. Ketika sudah di mobil, Seo Hee memeprkenalkan sekretaris Tn. Heo yang baru untuk menggantikan Manager Nam.

Dan ternyata orang itu adalah…. Ma Dae Young. ANDWEEEEEEE!!!!

Setelah kejadian tadi siang, sikap Jin Joo terhadap Yoo Ran berubah. Ia tidak lagi memanggil Yoo Ran dengan ‘ahjumma’ tapi ‘eonni’. 😀 Ia bahkan menganggap Yoo Ran adalah kakak kandungnya sendiri karena ia tidak mempunyai kakak kandung.

Ketika Yoo Ran ingin berhenti hari itu juga, Jin Joo juga tidak mengizinkannya. Ia ingin Yoo Ran tetap tinggal di sana sebagai keluarga dan juga tidak perlu lagi bekerja di dapur. Meskipun Yoo Ran tidak mau, Jin Joo membujuk Yoo Ran supaya mau berjuang mendapatka kembali tempatnya yang dulu dan ia bersedia membantu Yoo Ran.

Setelah berbicara dengan Yoo Ran, Jin Joo menemui Shi A. Ia tahu Si A sudah tahu siapa Yoo Ran dan oleh sebab itulah Yoo Ran tidak lagi memanggil Yoo Ran dengan ‘ahjumma’.

Shi A sebenarnya hanya tahu bahwa Yoo Ran adalah ibu Joon Jae. Tapi setelah Jin Joo menyebutkan bahwa sebenarnya Yoo Ran adalah istri dari Ketua Heo, Shi A baru benar-benar menyadari siapa sebenarnya Joon Jae itu dan siapa sebenarnya Yoo Ran itu. Ia benar-benar stres. Namun ia belum memberitahukan Jin Joo tentang Joon Jae yang sebenarnya anak kandung Yoo Ran…

Sanking stresnya, malam itu Shi A langsung pergi ke klub. Karena setengah sadar, ia pun menelpon Tae O. Tae O yang sedang bermain game di ponsel, tidak sengaja langsung menerima telpon dari Shi A dan itu membuat Shi A jadi salah paham lagi. Ia berpikir Tae O menunggu telpon darinya. AHAHAHA…

Tae O mendesah kesal mencoba menjelaskan tapi Shi A mana mau mendengar. Shi A meminta Tae O menjemputnya. “Sekarang?”, tanya Tae O sambil melihat jamnya yang menunjukkan pukul setengah 12 malam.

Lagi-lagi Shi A salah paham. Ia berpikir Tae O senang. Tanpa menunggu jawaban dari Tae O, Shi A langsung menutup telponnya.

Mau tidak mau Tae O terpaksa pergi menjemput Shi A.

Melihat Tae O sudah siap pergi, Nam Doo pun ingin tahu kemana Tae O akan pergi. Dengan jujur, Tae O bilang Shi A memintanya datang ke klub.

Mendengar itu Nam Doo langsung tertarik, mengatakan sesuatu tentang air yang baik yang sebenarnya artinya tempat yang bagus. Sim Chung berpikir air yang dimaksud Nam Doo benar-benar air, jadi ia juga ingin ikut.

Tae O tersenyum senang sekali. Kyeopta 😍😍😍

Akhirnya, mereka bertiga antri di depan klub malam. Si penjaga awalnya tidak mengizinkan Sim Chung masuk karena pakaian yang dikenakan Sim Chung. Baru setelah Sim Chung membuka sedikit jaketnya, mereka dibolehkan masuk. Tae O sampai terbelalak melihat Sim Chung yang mempesona.

Begitu masuk, semua orang menatap Sim Chung terpesona. Namun tidak seperti Shi A, ia sama sekali tidak suka melihat Tae O membawa tamu tak diundang. Tae O diam saja.

Melihat Shi A sudah hampir mabuk, Sim Chung meminta Shi A tidak minum lagi karena terakhir ketika Joon Jae mabuk, Joon Jae terlihat semakin cute.

Nam Doo mengatakan, Shi A berbeda dengan Joon Jae. Jika Shi A mabuk, ia akan menelpon dan menangis, lalu meminta ditemani sepanjang malam. Shi A menatap Nam Doo dengan tajam, membuat Nam Doo terdiam dan buru-buru pergi dari sana.

Nam Doo pergi ke lantai dansa dan bergabung dengan kerumunan yang ada di sana.

Ketika sedang asik-asiknya berjingkrak-jingkrak, Nam Doo mendapatkan telpon dari Joon Jae yang baru pulang ke rumah. Ia menanyakan mereka dimana dan juga Sim Chung. Ketika tahu Sim Chung juga ikut ke klub malam, ia pun kesal. Tapi Nam Doo bilang, Sim Chung mudah berbaur di sana. Sim Chung seperti berada di rumahnya sendiri…

Tidak mau Sim Chung lama-lama di sana, Joon Jae pun segera menyusul. Ia datang ketika Sim Chung sedang adu ajojing dengan Shi A. Mereka berduel dan tak ada yang mau mengalah. Aura persaingan terus terlihat. membuat Nam Doo kadang-kadang harus memisahkan mereka. 😀

Shi A lebih dulu melihat kehadiran Joon Jae dan ia terlihat sangat senang. Joon Jae hanya bicara singkat pada Shi A karena ia datang hanya untuk mengajak Sim Chung pulang.

Sim Chung tidak mau diajak pulang karena masih ingin di sana. Joon Jae tidak peduli. Ia memeluk Sim Chung dan membawanya dari sana. Tae O hanya bisa diam, membiarkan Sim Chung dibawa Joon Jae. Poor Tae O…

Begitu juga dengan Shi A. Ia hanya bisa menatap kepergian mereka dengan sedih.

Sayangnya, ketika sudah diluar, mereka tidak bisa kemana-mana karena hujan. Sim Chung jadi menyadari, ternyata ada satu hal yang tidak bisa ia lakukan bersama-sama dengan Joon Jae, yaitu berjalan dibawah hujan.

Joon Jae mengatakan, tidak ada yang tidak bisa Sim Chung lakukan bersamanya. Lalu setelah meminta Sim Chung menunggu, Joon Jae pun bergegas pergi.

Tak lama, Joon Jae pun kembali dengan membawa payung dan sepatu boat yang tinggi. Ia meminta Sim Cung tidak lagi mengatakan sesuatu yang tidak ingin atau tidak bisa. Ia ingin membuat Sim Chung melakukan apa pun yang dilakukan orang lain di dunianya. “Dan aku ingin kau tahu itu…”, tegas Joon Jae pada Sim Chung.

Setelah menggantikan sepatu Sim Chung, akhirnya mereka pun bisa pulang bersama dibawah turunnya hujan. Sim Chung bahagia sekali…

Sim Chung sedang mengobrol dengan Yoo Na. Sim Chung menceritakan tentang Joon Jae yang sekarang bisa mendengarkan suara hatinya seperti halnya Yoo Na. Sama seperti Yoo Na yang tidak tahu bagaimana bisa mendengar suara hati Sim Chung, Sim Chung juga tidak tahu bagaimana Joon Jae bisa mendengar suara hatinya. Namun yang paling penting, sekarang ia sudah merasa tidak terbebani lagi. Tidak ada lagi yang disembunyikan dan ia bisa hidup dengan normal seperti orang lain.

Yoo Na mengatakan, dalam kasus dirinya, meskipun terlihat mudah, sungguh sulit hidup sama seperti orang lain. Sim Chung cuma mengatakan, ia hanya ingin menua bersama dengan Joon Jae, sama seperti orang lain.

Gelandangan yang wanita itu kemudian datang dan bergabung bersama mereka. Gelandangan itu memperlihatkan wanita-wanita yang terlihat membawa tas mahal namun kini menggunakan tas itu untuk memayungi mereka dari hujan. lalu ia memperlihatkan wanita yang melindungi tasnya di balik jaketnya seolah-olah itu adalah papan nama leluhurnya dan membiarkan dirinya basah.

Gelandangan itu mengatakan, itulah bedanya antara tas yang asli dengan yang palsu, meskipun dari luar keduanya tampak sama. Mereka bisa menipu orang lain tapi tidak bisa menipu perasaan mereka sendiri. Hanya pemiliknya sendiri yang tahu apakah tas mereka itu asli atau palsu.

Namun Sim Chung merasa, wanita-wanita itu pasti memperlakukan tas mereka dengan baik tidak peduli apakah tas itu asli atau palsu. Ia hanya berharap, walaupun ia seperti ini, ia juga pantas untuk dicintai.

Gelandangan itu tidak mengerti kenapa Sim Chung jadi sedih seperti itu. Tadi ia hanya mencoba membuat lelucon. Yoo Na yang mengetahui kisah Sim Chung, menepuk-nepuk pundak Sim Chung. Mencoba menghibur Sim Chung. Yoo Na mengerti maksud dari ucapan Sim Chung tadi. Sim Chung hanya tidak ingin dibedakan asli atau palsu dari penampilan luar.

Sim Chung membenarkan ucapan Yoo Na itu. Gelandangan itu memuji Yoo Na pintar membuat kesimpulan. Sim Chung berterima kasih pada mereka berdua. Ia bertekad akan berusaha hidup seperti orang normal.

Lalu Sim Chung pun mengatakan bahwa ia akan membuat acara ulang tahun besok. Meskipun ia tidak tahu lahirnya tanggal berapa, ia memutuskan besok adalah tanggal ulang tahunnya. Jadi ia mengundang emreka berdua ke pesta ulang tahunnya besok.

Gelandangan mengatakan akan datang meskipun biasanya menahan diri untuk tidak mengunjungi rumah siapa pun. Ia menanyakan hadiah yang diinginkan oleh Sim Chung dan Sim Chung bilang ikan makarel.. (Sim Chung salah paham dengan kata-kata yang diucapkan oleh gelandangan itu… Saeng Seon yang artinya ikan padahal maksud gelandangan itu Saeng Il Seon Mool yang artinya hadiah ulang tahun..)

Chi Hyun mengawasi istri Manager Nam yang meninggalkan kamar Manager Nam. Ia mendengar dari pembicaraan istri Manager Nam dengan anaknya melalui telpon bahwa ia akan pulang ke rumah.

Karena kamar Manager Nam kosong, ia pun masuk. Awalnya Chi Hyung bersikap ramah dan tersenyum manis. Ia merasa Manager Nam terlihat jauh lebih baik. Ia juga mengaku melihat Manager Nam bicara dengan Joon Jae hari itu.

Ia ingin tahu jika memang Ma Dae Young membuat Manager Nam menjadi seperti itu, lalu kenapa? Apakah orang yang ada hubungannya dengan Dae Young adalah ibunya?

Karena Manager Nam terbelalak ketika ia menyebutkan tentang ibunya, Chi Hyun pun tahu, tebakannya itu benar. Lalu ekspresi ramahnya berubah menjadi jahat. Ia mengatakan bahwa ibunya bisa saja lega karena Manager Nam tidak bisa bicara namun yang paling berbahaya adalah pikiran Manager Nam. Selama Manager Nam masih hidup, ia tidak tahu kapan Manager Nam akan mengkhianati mereka.

Manager Nam sangat ketakutan. Ketika Chi Hyun mencabut oksigennya, ia pun bergetar hebat…

Sementara itu, istri Manager Nam yang sudah tiba di lobby mendapatkan telpon dari Yoo Ran. Ia sangat senang Yoo Ran menelpon lagi. Ketika Yoo Ran memastikan apakah Joon Jae benar lari dari rumah dan tidak kuliah di luar negeri, istri Manager Nam akhirnya meminta maaf, mengakui kalau waktu itu ia berbohong. Ia hanya tidak ingin membuat Yoo Ran cemas.

Yoo Ran ingin tahu apakah istri Manager Nam pernah bertemu dengan Joon Jae. Istri Manager Nam mengiyakan. Joon Jae pernah beberapa kali mengunjungi suaminya yang terbaring di rs karena kecelakaan.

Ketika Yoo Ran meminta nomor ponsel Joon Jae, istri Manager Nam mau memberikan tapi karena matanya yang kabur, ia pun meminta Yoo Ran menunggu karena ia akan kembali ke kamar suaminya untuk mengambil kacamata dulu.

Sementara itu, Chi Hyun kebingungan melihat Manager Nam bergetar hebat dan alarm berbunyi. Ia tidak tahu harus bagaimana. Tiba-tiba seseorang menariknya dan membawanya ke ruang tangga darurat. Orang itu adalah Dae Young.

Istri Manager Nam yang baru tiba, sangat terkejut melihat para dokter dan perawat sudah berkumpul di kamar suaminya. Ia melihat suaminya sudah tidak sadarkan diri lagi.

Istri manager Nam histeris memanggil-manggil Manager Nam. Para dokter berusaha keras menyelamatkan nyawa Manager Nam.

=== Flashback ===

Teman Dam Ryung memeriksa kamar Dam Ryung. Tiba-tiba ia mendengar ada seseorang membuka pintu kamar. Ia pun segera masuk ke sebuah lemari dan mengintip melalui celah pintu. Ia tidak bias melihat wajah orang tersebut. Ia hanya bisa melihat orang tersebut memakai cincin di jarinya…

=== Flashback End ===

Istri Manager Nam masih terus histeris hingga akhirnya ia pun pingsan.

Sementara itu. Dae Young berhasil membawa Chi Hyun pergi dari rs. Ia memeberitahukan, jika Chi Hyun memutuskan aliran oksigen, maka alarm akan menyala. “Beruntung mereka sedang ganti shift jadi kau tidak tertangkap…”.

Chi Hyun mengenali siapa Dae Young. Ia tahu Dae Young adalah buronan itu dan mempertanyakan kenapa Dae Young memakai mobil ayahnya.

Bukannya menjawab, Dae Young malah menasehati Chi Hyun untuk tidak melakukan apa pun. Ia menyuruh Chi Hyun memikirkan kenapa ibu Chi Hyun hidup diam dan hanya melihat saja selama ini.

Chi Hyun semakin marah. Ia membentak Dae Young. Tapi Dae Young malah balik membentaknya. Menyuruhnya diam dan mendengarkan. Dae Young kembali menyuruhnya diam dan tidak membalikkan meja yang sudah dipersiapkan untuknya. “Kau menegrti?”.

Chi Hyun terdiam…

Yoo Ran mondar-mandir gelisah, menunggu telpon dari istri Manager Nam. Ponselnya tiba-tiba bergetar dan ia mengira orang yang menelponnya adalah istri Manager Nam, tapi ternyata bukan. Sim Chung yang menelponnya.

Sim Chung mengundang Yoo Ran ke pesta ulang tahunnya tapi Yoo Ran meminta maaf karena ia dalam kondisi tidak bisa menghadiri pesta. Namun ketika mengetahui bahwa itu adalah ulang tahun yang pertama kali dalam seumur hidup Sim Chung dan Sim Chung tidak punya orang tua yang akan datang ke pestanya, Yoo Ran pun berubah pikiran. Berjanji akan datang.

Hari itu berbagai persiapan dilakukan oleh Sim Chung. Ia terlihat sibuk sekali. Beberapa petugas pengantar makanan mengantarkan makanan ke rumah.

Sementara Sim Chung sibuk. Nam Doo mengabarkan pada Joon Jae tentang ulang tahun Sim Chung dan Joon Jae terlihat sedang membeli bunga untuk Sim Chung.

Tak lama, si gelandangan itu datang. Membuat Nam Doo sangat kaget melihat tamu aneh seperti apa lagi yang datang setelah Yoo Na. Ia lebih kaget lagi melihat hadiah yang dibawa oleh pengemis itu. Ia pikir itu sampah tapi Sim Chung bilang itu makarel karena Sim Chung minta hadiah itu…

Nam Doo sangat heran melihat kelakuan sigelandangan itu karena sigelandangan itu meminta air hangat dan handuk untuk membasuh kakinya. Ia juga heran melihat sigelandangan itu langsung makan tanpa sungkan.

Si gelandangan itu juga sempat protes ketika disuguhi makanan tapi kemudian mengatakan akan tetap makan supaya tidak merusak mood pesta. kemudian ia juga menanyakan menu makanan yang lain. Nam Doo jadi kesal dibuatnya…

Yoo Ran yang baru saja turun dari bus, mendapatkan telpon dari Sim Chung. Ternyata Sim Chung sengaja menjemputnya. Sim Chung penasaran dengan apa yang dibawa oleh Yoo Ran. Ternyata, semua itu adalah makanan yang biasa ia masak di hari ulang tahun putranya.

Sim Chung menceritakan bahwa dengan merayakan ulang tahun, ia merasa seperti dilahirkan kembali. Ia merasa seperti memulai sebuah kehidupan yang baru. Yoo Ran mengaku kalau ia juga memiliki perasaan yang sama. Selama ini ia mencoba mengatur hidupnya dan pergi meninggalkan rumah yang ia tinggali dulu. Selama ini ia bersembunyi dan sekarang tidak ingin melakukannya lagi. Ia ingin menemukan orang yang ingin ia temukan, mengatakan yang ingin ia katakan.

Joon Jae yang sedang berjalan pulang ke rumah tidak sengaja melihat Sim Chung yang sedang berjalan dengan seseorang di sisi jalan yang lain. Ia mencoba melambaikan tangannya tapi Sim Chung tidak melihat ke arahnya.

Sim Chung baru melihat Joon Jae ketika mereka saling berhadapan di tempat penyebrangan. Ketika Sim Chung melambaikan tangan, Yoo Ran bertanya siapa pria itu.

“Dia pacarku…”. Sim Chung melambaikan tangan sambil memanggil nama Joon Jae. “Heo Joon Jae!”. Yoo Ran sangat terkejut.

“Namanya Heo Joon Jae?”, tanya Yoo Ran. Sim Chung membenarkan. Lalu Sim Chung menceritakan kisah masa kecil Joon Jae yang menurut cerita Joon Jae, Joon Jae kecil dulu saat keluar rumah tidak bisa pergi lebih dari 10 langkah karena orang-orang selalu ingin menyentuh dan memeluknya.

Yoo Ran menangis mendengar cerita itu. Ia mengakui kalau nama putranya juga Heo Joon Jae, sudah lama ia tidak bertemu dengab putranya itu.

“Mercusuar Heracles?”, tanya Sim Chung.

Sim Chung pun mengulang cerita Heracules yang diceritakan Joon Jae padanya. Yoo Ran sampai limbung dan harus berpegangan pada Sim Chung. Lalu Sim Chung menatap Joon Jae. Mengatakan dalam hati bahwa kisah Heracles itu benar. Sekarang Joon Jae bisa bertemu kembali dengan ibunya dan saling mencintai. “Selamat. Sekarang kau bisa bertemu kembali dengan ibumu…”.

Joon Jae terdiam. Menatap lurus pada ibunya. Ketika lampu menybrang berubah hijau, Joon Jae pun berjalan ke arah ibunya. Dan Yoo Ran pun berjalan ke arah Joon Jae…

Bersambung…

 

Komentar :

Akhirnya Joon Jae bisa bertemu kembali dengan ibunya. Sebenarnya sy agak khawatir melihat Joon Jae yang bertemu ibunya di tengah jalan seperti ini. Takut ada plot twist.. 😀

Coba misalkan tiba-tiba ada mobilnya orang suruhan Seo Hee atau Dae Young, misalnya yang tiba-tiba nabrak mereka. Trus salah satu dari mereka jadi celaka. Gimana dongggg???? Tapi ga mungkin lah ya, soalnya lampu traffic kan lagi merah… Smoga Joon Jae langsung ketemu dan ga ada sesuatu apa pun yang terjadi, ya…

Sy berharap, setelah Joon Jae bertemu dengan ibunya, ia langsung menanyakan tentang Kang Ji Hyun pada ibunya. Dengan begitu, akan langsung ketahuan dimana Kang Ji Hyun dan Joon Jae punya kesempatan untuk menyelamatkan ayahnya yang nyawanya sudah benar-benar berada dalam bahaya.

Sepertinya sih, orang yang membunuh Dam Ryung dan Se Hwa di masa lalu adalah Chi Hyun ya? Mungkin di masa sekarang, takdir itu terulang kembali. Smoga saja Joon Jae bisa mengubah takdir yang menyedihkannya dulu sehingga bisa hidup bahagia dengan Sim Chung, memiliki anak yang banyak seperti yang ia harapkan…

Kira-kira happy ending ga ya. Kalo Sim Chung mati karena Joon Jae yang tidak lagi mencintainya, ga mungkin. Tapi kalo terbunuh oleh Chi Hyun atau Dae Young, bisa jadi iya bisa juga tidak.

Oia, sempat kaget juga, ternyata Det. Hong itu ada juga di masa lalu Dae Young. Ternyata petugas kerajaan yang membawa Dam Ryung ke tempat pengasingan dan kemudian di tengah jalan mau berbelok untuk membantu Dam Ryung adalah Det. Hong.

[Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 16 Part 1]

You might also like More from author

7 Comments

  1. Nurhasanah says

    Tina udah duluan yah;-))
    Bener kata bak dian….ternyata chi hyun jahat….pdhl saya sempat klepek2x (poor i’am)….
    Tapi kok tapi…mmg drama ini rada makjang yah.pdhl mah cuma 20…. Berasa ketebak ajha tuh alurnya….untung yg maen jun ji hyun….Mmg alur cepet goblin ngaruh yah sama penilaian kita…..hehehe….
    Dimana mana goblin….disini goblin,ditweeter goblin,di bbm goblin,….hadeuh demam mah ini….
    Kamsaeyo bak dian….himneseyo!!!

    1. kdramastory says

      Samma mb. Sempat klepekw sama tatapannya Chi Hyun yang terlihat sedih tapi ternyata dia jahat. Sempat terpikir dia bakal seperti uhmmmm siapa ya yg di Beautiful Gong Shin. Yang dia nutupi kejahatan ibunya tapi tetep juga baik. Semacam win win solution gitu… Ahhh lupa namanya. Yg suka juga sama Gong Shim…

      Berharap Chi Hyun seperti itu tapi ternyata… 🙁

    2. Tina says

      Iya mb Nurhasanah ini udh kembali normal nntnnya g ketunda2 jd buka blog Dian jg cepet😁..cuti tlah habis mb..hehe..
      Iya Chi Hyun koq gitu sih..masa mw nurunin kejahatan bpknya.apa g syok tuh klo tau bpk kandungnya penjahat..
      Haha..kita semua kena sindrom Goblin mb..
      Eh bentar y trnyt blm baca Goblin ep 12 udh ada ternyata😆

  2. Tina says

    Ini brp ep y Diah?hehe..koq ky udh anti klimaks..efek si Goblin Ahjussi ini mah y TLOTBS nya kurang greget wkwk..tp tetep nntn secara JJH gitu..ini rating melambung efek LMH n JJH😀..kangen sm Shim Chung yg oon😅.
    Yg bikin greget Ma Dae Young..kpn ketahuaan masa berkeliaran dmn aja g ketahuan Polisi kan buron di,TV muncul masa g ada yg mengenali.sakti bgt dia😁
    Kecewa sm si Kk nya Jon Jae ketularan jahat.
    Setuju jg sm pendapat bhwa ayah Jon Jae salah Jon Jae g butuh warisan dia cm bth ksh sayang n diakui sm bpknya..masa puluhan tahun dia biarin anaknya berkeliaran tw2 dpt warisan.yah manusia jg g hanya butuh harta kali Om..kesel jg jdnya

    1. kdramastory says

      20 episode mb… Sama mb, efek Goblin ngaruh banged ni. bikin drama ini berasa lambat. Atau memang lambat ya? hihihi… Memang ayah Joon Jae salah. Tapi sy berharap dia bisa bertemu dengan Joon Jae dan mereka bisa berbaikan kembali. Penasaran juga dengan nasib Manager Nam, selamat ato g ya?

    2. Nurhasanah says

      Maksudnya baik yah tina….caranya yg salah.sebenarnya tuan heo sama nyonya heo sama2 salah,apa yah kesalahan mereka?????
      Mudah menyerah…..
      Tuan heo menyerah pada ketidakpunyaan, pada jon jae,pada istrinya…..pada keadaan.begitupun nyonya heo…..menyerah,pada keutuhan keluarganya……(chie….ceritanya,kekeke)

Leave A Reply

Your email address will not be published.