Sinopsis Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo Episode 19 Part 2

0

— All images credit and content copyright : SBS —

Sinopsis Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo Episode 19 Part 1

 

Kdramastory – Sinopsis Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo Episode 19 Part 2

Yeon Hwa menemui Soo yang yang sedang melamun sambil memetiki satu persatu kelopak bunga.

Yeon Hwa menyatakan rasa ketidaksenangannya melihat Soo yang bermain dengan bunga sementara hal buruk terjadi pada Wook.

Yeon Hwa mengatakan, Wook tidak pernah sekali pun mengatakan tidak padanya sejak ia masih kecil. Tadinya, ia bertanya-tanya, apakah dia yang membuat Wook seperti itu. Apakah dia yang terlalu memaksa Wook menjadi seorang Raja?

“Tapi ternyata bukan aku yang mengubahnya. Kau lah yang membuatnya seperti itu…”.

Soo terkejut.

“Aku mendengar dari oraboni bahwa kau mengatakan padanya untuk berhati-hati pada pangeran ke-4. Kau melarangnya menghalangi Pangeran Wang So dan itu dapat membuatnya mati…”.

Yeon Hwa mengatakan lagi, karena ucapan Soo itu, Wook selalu beranggapan bahwa Wang So akan menjadi Raja. Wook memiliki perasaan pada Soo dan Wook sangat membenci dari apa pun ketika mengetahui bahwa Soo lebih mengakui pria lain sebagai Raja daripada dirinya.

Soo terdiam. Ia teringat kata-kata Yoo saat menjelang ajalnya. Yoo juga menyalahkannya. “Gara-gara kau aku membuat keputusan membunuh saudara-saudarankuya dan menjadi raja… Kau sudah membantu So menutupi lukanya dan mengambil tahtaku…”, ucap Yoo saat itu.

Soo teringat ucapannya pada Wook dan juga kematian Moo dan Yoo. Soo benar-benar syok ketika mengetahui semua itu adalah kesalahannya,

Yeon Hwa kembali menyalahkan Soo. Soo telah mengacaukan semuanya dan yang paling membuatnya marah adalah Soo masih saja hidup.

Soo semakin terkejut. Bunga yang sedang dipegangnya tanpa sadar terlepas…

Soo kembali duduk sendirian di tangga istana Damiwon. Ia teringat para pangeran yang bahagia saat ia menyuguhkan teh waktu itu.

Soo sangat-sangat syok. Ia kembali merasakan rasa sakit di dadanya…

Jung datang menemui So ketika So sedang dilukis. So terlihat tidak senang tapi bersedia menerima Jung. Jung memberikan sebuah dokumen. Jung mengatakan, dokumen itu adalah wasiat yang dikeluarkan mendiang raja yang terdahulu.

So membaca isinya. Di sana tertulis bahwa Raja telah menyetujui pernikahan Pangeran Wang Jung dengan Sanggung Hae Soo. (Ternyata, permintaan itulah yang diutarakan Jung ketika Yoo ingin memberi reward karena telah berhasil mengamankan perbatasan…)

So mengatakan wasiat itu palsu. Bohong. So lalu membuang dokumen itu begitu saja. Agak sedikit takut, Ji Mong memungutnya kembali.

Jung mengatakan, So naik tahta tanpa wasiat terakhir dari raja dan sekarang memperlakukan wasiat mendiang raja dengan tidak sopan. Jung mempersilahkan So untuk membandingkan tulisan itu dengan tulisan mendiang raja yang lain.

So mengatakan, kalaupun bukan palsu, ia tidak bisa mengizinkannya. “Kau tidak bisa menikahi Hae Soo…”.

Jung tidak peduli. Selama mendiang raja mengizinkan, tidak ada alasan untuk tidak bisa.

So mengatakan, semua orang di istana mengetahui hubungannya dengan Soo, jadi apakah Jung tetap akan menikahi Soo?

Jung mengatakan lagi, bahwa Soo bukan Ratu dan juga bukan selir kerajaan. Soo juga bukan istrinya So, jadi tidak ada alasan Soo tidak bisa menikah dengannya. Jung juga memberitahukan bahwa ia telah memberitahukan para menteri bahwa ia sedang menunggu persetujuan So atas pernikahannya dengan Soo.

So mengepalkan erat-erat tangannya, menahan marah. Ia memanggil Ji Mong, memerintahkan Ji Mong untuk menghukum Jung karena telah keluar dari pengasingannya.

Tapi belum selesai So bicara, Jung menyela. Mengatakan bahwa Soo juga menginginkannya. Soo juga ingin menikah dengannya. “Kau boleh mengeceknya sendiri…”.

So terdiam. Menahan marah.

So langsung menemui Soo, menanyakan apakah Soo tahu tentang wasiat terakhiir mendiang Raja yang mengizinkan Soo menikah dengan Jung.

Soo menanyakan kapan Jung mendapatkan wasiat itu. So mengatakan, di bulan september tahun monyet, saat dimana Jung memenangi peperangan di perbatasan.

Soo terdiam.

So tersenyum samar, berusaha menutupi rasa sedihnya. “Jung bilang, kau juga menginginkan pernikahan itu. Aku tahu itu tidak benar. Aku bisa menolak wasiat itu sebagai wasiat palsu…”.

Soo menyela, mengatakan bahwa ia juga menginginkannya.

So terdiam.

Soo mengatakan, sebuah dosa besar jika tidak memenuhi wasiat mendiang Raja. Jika So tidak mengabulkannya saat ini, suatu hari nanti seseorang akan menyerang So dan menurunkan So dari tahta gara-gara wasiat itu.

Soo merasa, jika mereka terpisah, mereka akan saling merindukan satu sama lain. Hatinya juga hancur hanya karena mengingat So. Saat ini, meskipun ia melihat So setiap hari dan setiap saat, ada saatnya kadang-kadang ia membenci So.

Soo yakin, jika keadaan dibiarkan terus seperti sekarang, suatu saat nanti yang tertinggal hanya perasaan benci dan muak yang tertinggal. Soo memilih untuk pergi saat ini.

So menatap Soo dengan marah. Sebelum pergi, ia bersumpah tidak akan pernah mengizinkannya.

Sinopsis Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo Episode 19 Part 2

So kembali ke kamarnya. Ia terus memikirkan tentang Soo dan Jung. Yeon Hwa tiba-tiba menerobos ke dalam kamar. Mempertanyakan kenapa So mengabaikan wasiat itu. Ia sudah mengkhianati keluarganya dan kakaknya, tapi So bahkan tidak bisa membuang Soo?

Tanpa menoleh pada Yeon Hwa, So membenarkan, ia tidak bisa membuang Soo.

Yeon Hwa menantang sampai kapan So akan bisa bersikeras seperti itu. Ia bersumpah akan melihatnya. “Yang Mulia bisa membuang tahta tapi aku tidak bisa melakukan itu…”, ucap Yeon Hwa lalu keluar dari kamar So.

Wook masih berada di ruang perpustakaannya. Kali ia sedang menuliskan sesuatu.

=== Flashback ===

Soo mendatangi Wook yang masih bersimpuh di depan singgasana yang kosong. Soo meminta Wook berhenti karena So sudah setuju membiarkan Wook hidup.

Wook menanyakan bagaimana jika orang-orang juga akan mencurigai Soo. Bukan juga Soo masih memiliki perasaan padanya…

Soo hanya mengatakan, Wook tahu sendiri, siapa pun orangnya, ia akan membantu orang tersebut. “Yang Mulia juga tahu itu…”.

Soo pun lalu mendekati Wook. Meminta agar Wook melepaskan dirinya dan juga tahta. Selama Wook tidak meninggalkan istana, Wook tidak akan pernah terlepas dari kekacauan itu. “Kau harus menyerah lebih dulu…”.

Setelah mengatakan itu, Soo pun berbalik pergi.

Setelah Soo pergi, Wook menatap singgasana yang kosong. Ia menahan kesedihannya.

=== Flashback End ===

Wook menahan kesedihannya saat mengingat kembali kejadian itu dan lalu melanjutkan menulis kembali.

Tiba-tiba Yeon Hwa datang. Ia menutupi wajahnya dengan kain tipis. Yeon Hwa meminta Wook membantunya.

Keesokan harinya Wook datang menemui So. Di aula hanya ada So dan Yeon Hwa saja.

So mengatakan, ia mendengar dari Yeon Hwa bahwa ada sesuatu yang ingin disampaikan Wook. Karena Yeon Hwa sangat memohon padanya, makanya ia membuat pengecualian itu.

Wook meminta Yeon Hwa menunggu di luar.

Yeon Hwa ingin protes tapi Wook menatapnya dengan serius. Yeon Hwa pun mengalah. Kemudian ia meminta pada So untuk mendengar ucapan Wook sampai selesai.

So pun menganggukkan kepalanya.

Setelah Yeon Hwa pergi, Wook pun mulai bicara. Mengatakan bahwa ia ingin mengakui sesuatu tentang hubungannya dengan Soo.

So menatap Wook dengan serius.

Wook merasa ada sesuatu yang masih tidak diketahui oleh So. “Aku pikir aku seharusnya memberitahumu… Kami berdua pernah saling berjanji menikah…”.

So terkejut. “Kau benar-benar ingin mati?”, ucap So marah.

Wook mengatakan, itu terjadi jauh sebelum Soo menjadi kekasihnya So. “Soo adalah orangku…”.

So marah sekali.

So langsung menemui Soo. Soo agak kaget melihat So menatapnya marah. So mengatakan, ia baru saja mengetahui kenapa Soo begitu mencemaskan Wook. Kenapa Soo harus berlutut untuk menyelamatkan Wook. “Aku tahu sekarang…”.

“Gelang yang selalu kau pakai, tempat pertemuan rahasia di Damiwon… Apakah semua itu benar? Apakah kau benar-benar akan menikahi Wook?”.

Soo tertegun lalu dengan lemah mengatakan, ya.

So jadi teringat kata-kata Soo ketika ia membawa Soo ke pantai dulu, ternyata seseorang yang Soo cintai waktu itu adalah Wook?

So terlihat sangat terpukul dan kecewa. Ia teringat saat Soo mengakui bahwa ada seseorang yang ia sukai dan orang tersebut bukan Baek A. Ia juga teringat saat Wook mencoba menghalangi mereka kembali ke istana berdua dan saat ia mengejar Soo untuk mengajak Soo menikah.

So jadi mengerti arti dari kata-kata Wook saat itu. Saat Wook mengatakan, tidak ada seorang pun di rumahnya yang milik So, tidak Yeon Hwa dan tidak juga Soo. “Mereka semua orangku…”, ucap Wook saat itu.

So sangat-sangat marah. Seharusnya Soo berbohong padanya. Mengatakan bahwa semua itu hanya salah paham dan Wook berbohong. “Dengan begitu kita bisa kembali ke saat sebelumnya…”.

“Kita pernah berjanji untuk tidak saling membohongi satu sama lain…”, ucap Soo.

“Kenapa kau melakukan ini? Kenapa kau menyakitiku seperti ini? Kenapa harus Wook? Bukan yang lain?!”.

Soo mencoba mendekati So tapi So mundur, menjauhi Soo. “Dihatimu selalu hanya ada Wook…”.

Soo mencoba meraih tangan So tapi So menjauhkan tangannya dari Soo. “Jangan sentuh aku! Mulai hari ini, aku tidak akan pernah melihatmu lagi”.

Setelah So pergi, Soo terduduk, menangis.

Sinopsis Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo Episode 19 Part 2

Soo akhirnya bisa meninggalkan istana. Ia tersenyum saat terkahir melihat istana Damiwon.

Ji Mong mencoba mengingatkan So bahwa jika So mengirim Soo pergi seperti ini, So juga akan kehilangan dirinya sendiri.

So mengatakan, ia tidak meninggalkan Soo tapi Soo yang meninggalkan dirinya.

Baek A mengantarkan Soo sampai ke depan gerbang. Ia mengajak Soo bersulang sebelum berpisah karena dulu mereka juga terhubung karena minuman.

Baek Ah mengatakan, seandainya ia tahu Jung punya wasiat itu, ia tidak akan begitu mudah membantu Soo.

Soo mengaku kalau ia juga tidak tahu. “DIa hanya mengatakan kalau ia punya jalan untuk keluar dari istana. Itu saja yang aku tahu…”.

Baek A tahu Soo juga tidak menginginkan pernikahan itu. Ia meminta Soo untuk kembali.

Soo mengakui kalau ia tidak menginginkan pernikahan itu tapi ia harus melakukannya.

Baek A mengatakan, ia sangat ingin Soo tetap bersama So. Ia tidak mengerti kenapa Soo begitu ingin meninggalkan So padahal So tidak bisa melupakan So.

“Ada terlalu banyak darah dalam hubungan kami… Aku pikir kau bisa menghentikan tapi aku salah. Aku tidak sanggup lagi bertahan dan menyaksikannya”.

Baek A mengatakan, ia tidak harus mengetahui semua tentang hubungan Soo dan So. Namun ia bahagia karena bisa berteman dengan Soo. Pertemanan itu adalah sebuah hubungan yang berharga yang diberikan oleh Ny. Hae untuk mereka berdua.

Soo kemudian mengingatkan Baek A untuk tidak membiarkan dirinya sakit karena terlalu lama berduka cita.

Baek A kemudian melihat Wook datang. Ia terlihat marah dan menyuruh Wook pergi. Karena jika Wook di sana lebih lama, ia tidak tahu apa yang akan dia lakukan pada Wook.

Baek A ingin memanggil penjaga tapi Soo menghentikan Baek A. Melihat Soo menganggukkan kepalanya, Baek A pun mengalah, menghormati keputusan Soo. Ia pun masuk ke dalam.

Setelah Baek A pergi, Wook pun mendekati Soo. Soo membungkukkan badannya pada Wook, mengucapkan terima kasih.

Wook mengatakan, ia juga tidak melakukannya dengan niat yang murni.

Tapi Soo yakin, jika Wook tidak mengetahui keinginannnya meninggalkan istana, Wook juga tidak akan menceritakannya pada So.

Wook mengatakan, Jung pasti akan baik pada Soo. Ia meminta Soo untuk menjaga dirinya baik-baik. Karena Soo sudah memutuskan meninggalkan istana, Soo harus memutuskan segalanya dengan bersih. “Lupakan semua yang telah berlalu. Cukup pikirkan masa depan…”.

Wook menghela nafasnya dengan panjang, berusaha mengatur emosinya. Lalu ia mengatakan bahwa Soo tahu bagaimana hatinya.

Mereka berdiri dalam diam sampai akhirnya dengan sedikit ragu, Wook pun memeluk Soo. Mengatakan bahwa takdir mereka dalam kehidupan ini berakhir di sana.

Setelah melepaskan Soo, ia pun mempersilahkan Soo pergi. Lalu ia pun tersenyum pada Soo.

Setelah hanya tinggal seorang diri, Soo berbalik, menatap istana untuk terakhir kalinya.

Soo kemudian mulai berjalan, meninggalkan istana…

Sebelum masuk ke kereta tandunya, Soo kembali berhenti dan menoleh ke belakang, menatap istana untuk terakhir kalinya dengan sedih…

Seandainya saja aku tidak bertemu dengannya, aku tidak akan mendambakannya. Jika aku tidak mengenalnya, aku tidak akan banyak memikirkannya…

Jika kami tidak pernah bersama, aku tidak harus pergi… Jika aku tidak terlalu menyayanginya, aku tidak akan memiliki banyak kenangan… Jika aku tidak mencintainya, kami tidak harus saling membuang satu sama lain… Jika kami tidak bertemu, kami tidak akan pernah bersama…

Mungkin, aku seharusnya sama sekali tidak boleh bertemu denganmu… – Hae Soo

Di dalam istana, di kamar Soo, So mengambil baju yang tadinya akan ia persembahkan untuk Soo. So menggenggam erat-erat baju itu dan menangis…

Bersambung…

 

Komentar :

Episode ini adalah sisa terakhir sinopsis Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo yang belum selesai waktu itu… Berkat sedikit bujukan, Lia pun mau menyelesaikannya… Hehehe…

Padahal Lia juga sedang sibuk… Maaf yah Lia… 😀

Rasanya sayang kalo g diselesaiin. Secara drama ini drama yang sama-sama kita sukai, sama-sama kita baperin abis dan sama-sama kita omongin di chat… 😀 Gomapta chingu-ya!

Kalo tentang drama, rasanya ga perlu dikomentari lagi ya? Udah lama berlalu dan pasti semuanya udah pada move on. Seperti sy, yg akhirnya bisa move on berkat Goblin… 😀

Setelah baper sama Goblin, udah ga berharap ada season 2 lagi untuk drama ini. Sy bisa terima endingnya. Ending yang dibuat memang sudah yang terbaik.

Tapi, ada tapinya, lho… Setelah bikin sinopsis episode ini, sy jadi berubah. Bukan pengen ada season 2, sih tapi pendapat sy tentang Hae Soo berubah.

Kok tiba-tiba sy jadi g suka ya sama karakternya Hae Soo?

Dulu sy g suka sama Wook tapi setelah dengar kata-kata Yeon Hwa pada Soo, sy jadi paham kenapa Wook bisa begitu. Yah, walaupun menurut sy bukan sepenuhnya salah Soo, sih. Salah Yeon Hwa juga. Gara-gara Yeon Hwa naruh racun dalam minuman Putra Mahkota, semuanya jadi kacau. Mungkin Wook berpikir, kadung basah, mandi sekalian aja… 😀

Yah begitulah jadinya Wook.

Tapi, kalo dipikir-pikir, sikap Soo itu memang menyebalkan. Sudah bertahun-tahun tinggal di Goryeo, Soo seperti tidak belajar dan beradaptasi dengan keadaan di masa itu. Dia dekat dengan semua pangeran (kecuali beberapa orang ya..), bersikap ramah dan baik, jadi pangeran salah paham dengan sikapnya itu. Dirasa mendapatkan perhatian lebih gitu, deh…

Harusnya Soo mengubah sikapnya karena di masa itu tidak sama dengan masa waktu dia hidup di masa kini. Harusnya, kalau tidak suka, ya jangan bersikap terlalu ramah terutama pada orang yang menyimpan perasaan padanya.

Contohnya, Soo harusnya ga perlu menemui Wook di aula istana malam itu. Ga perlu bilang ke Wook kalau sudah saatnya Wook melepaskannya dan meninggalkan istana. Dan ga perlu juga berlutut di depan So.

Sebaliknya, seharusnya Soo bersikap lebih ramah dan lebih perhatian pada So. Harusnya dia lebih percaya pada So. Kemana semua kepercayaannya pada So selama ini? Padahal waktu mereka terpisah dan tidak pernah bertemu, Soo bisa percaya pada So. Tapi malah, di saat bersama-sama, kepercayaan itu malah hilang.

Sy merasa, terlalu banyak salah paham antara Soo dan So. Kalau Soo bilang bahwa mereka udah berjanji tidak saling bohong satu sama lain, itu boong bgd. Selama di istana, Soo ga jujur sama perasaannya. Soo bersikeras pergi tapi waktu di tinggal bersama Jung malah menginginkan So datang.

Ini gimana sih sebenarnya??? Kesel sama Hae Soo!!!

Jadinya sekarang sy malah bersyukur dengan ending seperti itu. So ga usahlah sama Soo… 😀 Kalo ketemu takutnya nanti salah paham lagi… 😀

[Sinopsis Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo Episode 20 Part 1]

Leave A Reply

Your email address will not be published.