Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

Sinopsis Vampire Detective Episode 2 Part 1

0

Sinopsis Vampire Detective Episode 1 Part 2

 

Sinopsis Vampire Detective Episode 2 Part 1

Darkness existed wherever humans existed. Darkness swallowed light, and slowly… Eats away at the human’s soul. Perhaps the new me is no longer me. – San

Gyeo Wool mengunjungi makam Gyu Min. Pada Gyu Min, Gyeo Wool berjanji ia akan mencari tahu apa yang terjadi pada Gyu Min dan akan menghilangkan dendam Gyu Min.

[Case 2 – 24 Hours]

San terbangun lagi karena mimpi buruk. Kali ini ia memimpikan Gyu Min yang menyuntikkan sesuatu di lehernya. San memegang lehernya. San berlari di treadmill. Kali ini walaupun kecepatan larinya semakin naik, San baik-baik saja. Terlihat bekas luka tembakan Yeo Jin yang beberapa waktu lalu masih ada, sekarang sudah tidak ada lagi. Begitu juga dengan luka tembakan yang terakhir.

Goo Hyung memasakkan banyak menu yang enak untuk sarapan pagi. Tapi San menolak sarapan dengan alasan tidak berselera. San hendak kembali ke kamarnya, pada saat itu bel rumah berbunyi. San hendak membukakan, tapi Goo Hyung mengatakan, biar ia saja yang membukanya.

 

Goo Hyung super kaget, melihat Gyeo Wool datang dengan beberapa pria yang mengangkat banyak kardus. Gyeo Wool mengatakan, mulai saat itu ia akan tinggal bersama Goo Hyun dan San. Ia sudah mengambil deposit apartemen Gyu Min dan merasa tidak aman bagi wanita sepertinya untuk tinggal sendirian.

“Kami yang merasa tidak aman kalau kau disini…”, protes Goo Hyun.

Gyeo Wool mengatakan ia baru saja memakamkan Gyu Min tanpa mayatnya. “Kau tahu bagaimana rasanya? Aku tidak bisa membiarkan orang yang telah melakukan itu padanya. Jika kau tahu tentang tanggung jawab, kau seharusnya membantuku… Aku klien seumur hidupmu…”, ucap Gyeo Wool. Melihat Goo Hyung hanya diam, Gyeo Wool mengancam tidak akan pernah pergi kalau Goo Hyung tidak memenuhi permintaannya. Goo Hyung masih diam tapi raut wajahnya, terlihat ia menyerah dan mau mengikuti keinginan Gyeo Wool.

Goo Hyung membawa San ke klinik dokter Hwang. Saat Se Ra mengambil darah San untuk diperiksa, mata San perlahan berubah berwarna kuning. San merasa ketakutan sendiri dan menutup matanya rapat-rapat.

Setelah darah selesai di ambil, Se Ra berkomentar, ia tidak tahu kalau San itu orangnya gampang takut juga bahkan sampai berkeringat. Goo Hyung membela San, mengatakan siapa pun akan gugup kalau berhadapan dengan gadis secantik Se Ra (Goo Hyung memang tipe pria yang tidak bisa lihat cewek cantik…).

Setelah Se Ra pergi, Goo Hyung bertanya pada Dr. Hwang, apa San akan baik-baik saja. Dr. Hwang melihat hasil scan tubuh San dan merasa itu sebuah keajaiban dan tidak masuk akal. Secara fisik, San amat sangat baik-baik saja. “Kau minum obat apa?”, tanya Dr. Hwan pada San.

San teringat cairan yang disuntikkan Gyu Min padanya saat ia sekarat. San tidak memberitahukan pada Dr. Hwang. Ia hanya meminta agar Dr. Hwang segera memberitahukannya jika hasilnya sudah keluar.

San buru-buru keluar dari ruangan. Dr. Hwang dan Goo Hyung terlihat bingung plus khawatir. Dr. Hwang menanyakan pada Goo Hyung, apa yang sudah terjadi. “aku juga tidak tahu. Seharusnya aku yang menanyakan pertanyaan itu…”, sahut Goo Hyung.

Goo Hyung mendapatkan telpon dari Gyeo Wool. Gyeo Wool mengatakan mereka ada tamu. Goo Hyung marah-marah karena ternyata Gyeo Wool masih ada di rumah mereka. Gyeo Wool tidak peduli, ia menyuruh mereka pulang karena tamu mereka sangat cantik.

Goo Hyung cukup kaget karena tamunya adalah pembaca berita favoritnya, Seo Seung Hee. Goo Hyung memuji kecantikan Seung Hee dan mengatakan ia selalu menonton acara Seung Hee dan tidak pernah sama sekali ketinggalan. Gyeo Wool menimpali, mengatakan kalau Goo Hyung selalu tidak bisa fokus kalau di depan wanita cantik. Gyeo Wool menyuruh Goo Hyung sadar.

Goo Hyung kesal, menyuruh Gyeo Wool pergi dari rumahnya. Lagi-lagi Gyeo Wool tidak peduli, aku yang membuka pintu untuknya jadi aku harus tetap tinggal dan bertanggung jawab, ucap Gyeo Wool.

San yang sedari mengamati Seung Hee, mengomentari kebiasaan Seung Hee yang terus menerus memegang bandul kalungnya. Seung Hee meminta maaf, mengatakan bahwa itu kebiasaan yang ia lakukan saat sedang gugup. Seung Hee memasukkan kalungnya ke dalam bajunya. San teringat, jawaban Seung Hee juga sama dengan jawaban Yoo Jin dulu.

 

Goo Hyung menanyakan alasan Seung Hee menemui mereka. Seung Hee terlihat sedikit kurang nyaman menceritakannya. San meyakinkan Seung Hee bahwa mereka selalu mejaga rahasia permasalahan klien mereka dan Seung Hee bisa mempercayai mereka. Goo Hyung mencoba melemparkan candaan, mengatakan orang bisa mempercayainya hanya dengan melihat wajahnya saja. Bahkan ia memakai wajahnya sebagai ganti kartu kredit saat berbelanja.

Seung Hee tersenyum kecil. Goo Hyung senang karena humornya tadi membuat Seung Hee lebih nyaman. Goo Hyung sekali lagi meyakinkan Seung Hee, bahwa Seung Hee bisa mempercayai mereka dan menceritakan permasalahannya pada mereka. Seung Hee, akhirnya mau bercerita.

 

=== Flashback ===

Seung Hee datang ke stasiun televisi pagi-pagi sekali seperti biasa dan bersiap di ruang make up sambil membaca naskah berita. Seung Hee mendengar suara pintu dibuka, lalu perhatiannya terfokus pada locker yang tidak tertutup rapat. Di sela pintu locker, Seung Hee melihat sedikit kain yang keluar.

Seung Hee merasa penasaran dan mendekati locker. Ia membuka pintu locker dan berteriak, saat melihat ada mayat seorang wanita di sana. Seung Hee pergi untuk memanggil sekuriti. Dan saat ia kembali, mayat itu sudah tidak ada lagi di sana…

Sekuriti pamit pergi setelah melihat tidak ada apa-apa di sana. Lalu di dalam locker itu, Seung Hee menmukan sebuah pesan. ‘Kembalikan barangnya dalam waktu 24 jam atau kalau tidak kau akan melihat mayat lain di beritamu selanjutnya’, begitu isi pesan itu.

=== Flashback End===

San dan Goo Hyung sudah berada di ruang make up Seung Hee. San menanyakan apakah Seung Hee mengenal wanita yang meninggal itu. “Ya. Namanya Park Bo Eun. Dia adalah junior pembaca berita”, jawab Seung Hee. San menanyakan kenapa Seung Hee tidak melapor pada polisi setelah menemukan mayat itu. Seung Hee beralasan ia hanya bingung dan tidak yakin apakah itu hanya jebakan saja atau bukan.

Seung Hee juga mengatakan ia tidak tahu saat Goo Hyung menanyakan tentang barang yang dimaksud di dalam pesan itu. San menanyakan apa yang Seung Hee ingin mereka lakukan. Seung Hee mengatakan ia hanya ingin mereka memastikan tidak ada sesuatu yang terjadi saat ia membaca berita selanjutnya. San menyarankan Seung Hee untuk istirahat sejenak dan tidak muncul dalam acara berita, tapi Seung Hee dengan spontan menjawab, tidak, ia harus tet.ap membaca berita.

Goo Hyung berbincang dengan Seung Hee, sementara San memeriksa locker itu lagi. San melihat bercak darah yang mengering di ujung locker, mata San berubah lagi. Ia berusaha sekuat tenaga untuk mengendalikan dirinya. Lalu San tidak sengaja melihat ke arah pintu dan menyadari ada seseorang di luar sana. San langsung berlari, mengejar orang itu.

San tiba di sebuah ruangan yang gelap. Sepertinya ruangan itu adalah studio siaran. Tiba-tiba serangkaian lampu sorot terlepas dan jatuh, tepat di depan San. Untungnya San bisa menghindarinya. Lalu San tiba di luar ruang siaran dan melihat orang yang ia kejar itu. San mengambil sebuah kayu kecil dan meleparnya tepat mengenai orang itu hingga terjatuh.

San berjalan mendekati orang yang dikejarnya itu. Di saat itulah, seseorang memukul belakang kepalanya dengan keras. Membuat San jatuh dan pingsan. Pada saat pingsan, San kembali teringat/memimpikan(?) masa lalunya.

=== Flashback ===

San tertidur di sebuah lapangan rumput. Yoo Jin datang dan menggoyang-goyangkan tangannya di depan wajah San. San membuka matanya dan bersumpah ia tidak sedang tidur. Yoo Jin tidur di sebelah San dan San menggenggam tangan Yoo Jin. Saat itu Yoo Jin mengungkapkan keraguannya atas keberhasilan misi penyamaran mereka. San menanyakan apa yang ditakutkan oleh Yoo Jin.

Yoo Jin mengatakan manusia sering lebih mengedepankan hatinya daripada pikirannya, oleh sebab itulah manusia itu terkadang lemah. San memberi saran agar Yoo Jin membuat pikiran lebih didepankan daripada hati. Yoo Jin memotong ucapan San. Ia yakin apa yang akan dikatakan oleh San, yaitu tidak cepat menyerah. “Aku mengenal dirimu…”, ucap Yoo Jin.

San merasa senang karena Yoo Jin mengenal siapa dirinya. Yoo Jin mengatakan ia tahu, San adalah tipe orang yang tidak akan berhenti jika sudah memulai sesuatu, dan jika ada sesuatu yang mencurigakan, San pasti akan menyelidikinya sampai tuntas. Dan sifat San itulah yang membuat San tetap kuat saat bekerja di lapangan.

Yoo Jin duduk di samping San. Saat ia bangun, terlihat bandul kalung yang berbentuk matahari yang dipakai Yoo Jin. Yoo Jin berpesan agar san tidak pernah berhenti dan tidak pernah menyerah, karena ia juga akan seperti itu.

=== Flashback End===

San membuka matanya. Ia bangun dan memegang belakang kepalanya yang sakit. Saat akan berdiri, ia melihat secarik kertas dan membacanya.

Goo Hyung memberitahukan Seung Hee bahwa sejujurnya kasus Seung Hee itu sulit ditangani oleh mereka. San tiba-tiba datang dan menyodorkan kertas tadi. ‘Kalian hanya punya waktu 18 jam lagi.’, begitu isi pesan itu.

San mengatakan, mereka tidak memiliki mayat dan jika Seung Hee pergi ke kantor polisi, polisi tidak akan menanggapi ancaman itu dengan serius. “Kami hanya bisa tergantung pada pernyataanmu saja. Kau mengerti?”, tanya San. Seung Hee menganggukkan kepalanya. San mengatakan mereka cuma punya waktu 18 jam lagi dan mereka harus cepat-cepat menyelesaikannya.

Goo Hyung melihat San sepertinya akan menerima kasus itu. Ia berbisik pada San, mengungkapkan keberatannya karena mereka hanya berdua dan item yang harus mereka selesaikan banyak¸mulai dari mayat yang hilang, pesan ancaman misterius, hingga benda yang tidak diketahui jenisnya. San optimis dan mengatakan mereka punya rekan yang lain.

Goo Hyung pulang dan memberikan foto Park Bo Eun pada Gyeo Wool. Meminta Gyeo Wool mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang Gyeo Wool dan kalau bisa dalam waktu yang singkat. GYeo Wool berjanji akan melakukan secepatnya tapi ia mengajukan satu syarat. Ia menginginkan satu kamar di rumah Goo Hyung. Dengan terpaksa, Goo Hyung mengizinkan Gyeo Wool tinggal dirumahnya.

San berada di ruang operator sambil mengawasi Seung Hee yang akan siaran. San mendekati seorang wanita yang bekerja di sana, menanyakan apakah Seung Hee dan Bo Eun memiliki hubungan yang baik. Wanita itu ingin tahu siapa San. San menunjukkan tanda pengenalnya. Kartu itu adalah kartu tanda pengenal polisi yang palsu dan di sana nama San tertulis Lee Young Soo.

“Apa Park Bo Eun dalam masalah?”, tanya wanita itu.

“Tidak. Tapi kenapa kau menanyakan itu?”.

“Semua orang tau Seung Hee dan Bo Eun saling membenci satu sama lain. Tapi itu lumrah. Bo Eun lulus tes pembaca berita sedangkan Seung Hee hanya sebagai reporter. Mereka punya akar yang berbeda jadi hubungan mereka tidak begitu baik…”.

San menebak Seung Hee pasti memiliki reputasi yang baik karena Seung Hee akhirnya bisa menjadi pembaca berita pagi. “Tidak bisa dibilang begitu juga…’, sahut wanita itu. Tapi tiba-tiba wanita itu sadar telah bicara terlalu banyak dan menutup pembicaraan.

San tidak menyerah, menanyakan lagi apakah ada rumor tentang Seung Hee selama ini. “Tapi kau tidak mendengarkan ini dari aku ya?”. San meng-iyakan. “Orang-orang bilang Seung Hee berkencan dengan seseorang dan kabarnya karena orang itulah Seung Hee bisa menjadi pembaca berita. Aku juga pernah mendengar, ada sebuah rekaman tentang Seung Hee…”.

Wanita itu juga menceritakan rumor saat Seung Hee masih menjadi reporter. Saat itu Seung Hee satu tim dengan Kim Kyung Soo. Seung Hee sangat dekat dengan Kyung Soo dan mereka adalah sebuah tim yang sempurna. Suatu saat Seung Hee menikah dengan seorang yang sangat kaya dan Kyung Soo ditemukan meninggal dunia saat sedang menyelidiki suatu berita dan kabarnya tewasnya Kyung Soo karena bunuh diri.

San meminta izin melihat siaran terakhir yang diliput Kyung Soo. Wanita itu melirik ke arah Seung Hee dan masuk ke dalam akun khusus untuk staf. Di sana ia membuka rekaman dan memperlihatkannya pada San.

Rekaman itu memperlihatkan seseorang yang menolak untuk diambil gambar. Saat keributan terjadi, tidak sengaja kamera Kyung Soo mengarah ke Kyung Soo sendiri. “Itu dia?”, tanya San. Wanita itu meng-iyakan. Wanita itu juga bercerita, saat pemakaman Kyung Soo, Seung Hee tidak menghadirinya, Seung Hee lebih memilih untuk siaran, padahal hubungan Seung Hee dan Kyung Soo cukup dekat.

San melihat ke arah Seung Hee sambil memikirkan cerita tentang Seung Hee itu. Saat itu, Goo Hyung menelponnya.

Goo Hyung dan Gyeo Wool mengajak San pergi ke sebuah kantor rentenir. Goo Hyung memberitahukan ada sesuatu yang mencurigakan tentang Bo Eun saat mereka menggali informasi tentang Bo Eun. Ayah Bo Eun memiliki hutang pada rentenir yang bernama Shinmyung Loans. Gyeo Wool menambahkan, Shinmyung Loans juga ada kaitannya dengan penjualan organ manusia ilegal. Biasanya mereka mengambilnya dari orang yang berhutang.

Goo Hyung ternyata mengenali salah seorang pekerja di Shinmyung Loans yang bernama Manchi. Manchi sepertinya salah satu kriminal yang dijebloskan Goo Hyung ke penjara. Manchi juga mengetahui kalau Goo Hyung membuka usaha penyelidikan swasta. Gyeo Wool menyela, mengatakan bukan penyelidikan swasta, tapi agen detektif swasta.

Tidak hanya Goo Hyung, Manchi juga mengenali Gyeo Wool. Ia cukup terkejut karena Gyeo Wool juga ikut dengan Goo Hyung. San mengenali Manchi dari jaketnya. San teringat pria yang dikejarnya semalam memakai jaket dengan corak yang sama.

Gyeo Wool menunjukkan foto Bo Eun pada Manchi, sambil menanyakan apakah MAnchi mengenal wanita itu karena wanita itu memiliki hutang banyak pada Manchi.

“Kenapa kau mencarinya?”, tanya Manchi.

“Aku tidak bilang aku mencarinya. Aku hanya tanya, mungkin kau mengenalnya…”, sahut Gyeo Wool. Manchi mulai emosi dan mengatai Gyeo Wool yang sudah seperti orang besar hanya karena baru mendatangi beberapa tempat saja. “Dimana Park Bo Eun?”, tanya Gyeo Wool marah. Manchi berdiri, hendak memukul Gyeo Wool. Gyeo Wool lebih cepat, mengambil botol minuman keras, dan menghantamnya ke kepala Manchi.

Teman Manchi juga langsung berdiri, tapi San lebih cepat, mendorong meja hingga membentur lutut teman ManChi itu. Goo Hyung menghajar teman Manchi itu hingga pingsan. Manchi mengambil pisau dan menyerang Gyeo Wool. San menarik Gyeo Wool mundur dan menghadapi Manchi. Dengan hanya beberapa pukulan saja, San bisa mengalahkan Manchi.

San menekan kepala Manchi ke meja, terlihat darah yang mengalir di balik kepala Manchi. Insting San muncul lagi dan San berusaha mengendalikan dirinya. “Dimana Park Bo Eun? Dan apa yang dimaksud dengan benda itu?”, tanyanya. Manchi mengatakan ia tidak tahu, ia hanya melakukan sesuai yang diperintahkan. San bertanya siapa yang menyuruh mereka. “Jeong Ji Woong”, beritahu Manchi.

Manchi menceritakan, Bo Eun adalah klien VIP mereka jadi mereka membuat kesepakatan yang besar dengan Bo Eun. Saat Bo Eun dipaksa menandatangi suatu dokumen, seorang pria datang, yaitu Jeong Ji Woong. Ji Woong merobek dokumen kontrak itu dan memberikan satu tas berisi uang. Ji Woong memperlihatkan foto Seung Hee pada Bo Eun dan Bo Eun menganggukkan kepalanya.

Manchi mengatakan, ia tidak tahu apa kesepakatan antara Ji Woong dan Bo Eun. Dan hanya itu yang ia ketahui.

Goo Hyung membawa Gyeo Wool ke klinik. Se Ra membantu membalut perban di tangan Gyeo Wool. Goo Hyung kembali memperhatikan tato berbentuk bunga yang ada di dada Se Ra karena terakhir ia lihat, tato itu tidak ada di sana. Goo Hyung memuji bunga itu cantik dan berharap bunga itu menjadi miliknya. Gyeo Wool menatap dadanya sendiri dan terlihat sedikit kesal saat Goo Hyung memuji-muji Se Ra.

Gye Wool mengatakan Goo Hyung selalu gombal di depan wanita cantik. Goo Hyung tidak peduli, menurutnya sudah lumrah melakukan itu di depan wanita cantik. Ia menyuruh Gyeo Wool untuk tidak mengayunkan senjata lain kali, biar ia yang menghajar mereka. Gyeo Wool mengucapkan terima kasih pada Se Ra dengan bahasa formal. “Ya ampun, menakutkan…”, ucap Goo Hyung.

“Apanya?”, tanya Gyeo Wool.

“Kau aneh bicara formal…”.

“Tutup mulutmu!”, kesal Gyeo Wool.h

“Nah itu baru dirimu. Kau kasar seperti biasanya…”. Gyeo Wool kesal sekali.

Dr. Hwang memanggil Goo Hyung ke ruangannya dan menanyakan keberadaan San. Goo Hyung mengatakan San sedang bertemu dengan klien mereka. Dr. Hwang memebritahukan bahwa hasil test darah sudah keluar dan hasilnya terlihat tidak normal. Ia melihat ada elemen yang tidak seperti biasa di dalam darh San. Singkat kata, Dr. Hwang menggambarkan darah San itu tidak pernah ada di dunia ini.

Goo Hyung menatap Dr. Hwang, tidak mengerti.

San menanyakan tentang Jeong Ji Woong pada Seung Hee, tapi Seung Hee tidak begitu tahu tentang Ji Woong. San memberitahukan bahwa Ji Woong menjalankan sebuah usaha sosial yang memberi pelayanan untuk anak-anak dan remaja yang terlantar. Seung Hee mengatakan, feelingnya sebagai seorang reporter, ia tidak pernah menilai sesuatu hanya dari kulit luarnya saja.

Seung Hee menceritakan ia menemukan bahwa bisnis Ji Woong sedikit mencurigakan sehingga ia membuat janji untuk mewawancarai Ji Woong. Saat ia menangani berita itu, Kyung Soo bunuh diri. Sehingga ia terpaksa membatalkan penyelidikan kasus itu. Dan setelah itulah ia menjadi pembaca berita pagi. San menanyakan kemungkinan Seung Hee mengetahui alasan Kyung Soo bunuh diri. Tapi Seung Hee mengatakan ia tidak tahu.

San mengatakan pasti sulit bagi Seung Hee karena Kyung Soo memiliki hubungan cukup dekat dengan Seung Hee. San menanyakan beberapa pertanyaan tentang Kyung Soo, tapi Seung Hee hanya diam, tidak menjawab. Lalu San menanyakan laporan yang Seung Hee lakukan tentang Ji Woong. Seung Hee mengatakan, ia mendapatkan informasi tentang banyaknya tunawisma yang hilang. Saat San meminta izin melihat videonya, Seung Hee bilang ia tidak tahu karena Kyung Soo yang menyimpannya.

San pulang ke rumah dan menceritakan hasil penyelidikannya. Ia merasa ada yang terlewat di dalam penyelidikan mereka. Kasus yang mereka tangani sekarang bukan menyangkut hilangnya mayat Bo Eun, tapi tentang Seung Hee sendiri. Dari awal Seung Hee tidak mengatakan pada mereka tentang Kyung Soo yang tewas akibat bunuh diri. San merasa Seung Hee menyembunyikan sesuatu dari mereka.

Gyeo Wool mencari informasi tentang Seung Hee di internet. Di internet, Seung Hee digambarkan sebagai wanita yang dibesarkan di panti asuhan dan berhasil menjadi repoter. Seung Hee menikah dengan seorang yang kaya dan karena itulah hidup Seung Hee berubah 180 derajat.

San merasa aneh dengan sikap Seung Hee. Seung Hee begitu ngotot ingin selalu siaran membaca berita di pagi hari padahal Seung Hee memiliki banyak uang. San bertanya-tanya motif Seung Hee sebenarnya melakukan itu.

San dan Goo Hyung pergi ke rumah Kyung Soo. Di sana tinggal adik perempuan Kyung Soo. Mereka ke sana menanyakan tentang alasan adik Kyung Soo membuat laporan hilangnya Kyung Soo di kepolisian. “Apa mungkin kau melihat kecurigaan sebelum Kyung Soo menghilang?”.

Adik Kyung Soo mengatakan, Kyung Soo memang sering pergi beberapa lama untuk liputan, tapi ia sempat kehilangan kontak beberapa lama, jadi ia memutuskan melapor pada polisi. San meminta izin untuk melihat-lihat kamar Kyung Soo. Adik Kyung Soo mengizinkan.

San dan Goo Hyung melihat-lihat kamar Kyung Soo. Di dinding terdapat beberapa foto yang ditempel, ada beberapa foto tentang liputan dan di sana ada Kyung Soo dan juga Seung Hee. San melihat banyak kaset rekaman. Adik Kyung Soo mengatakan, kakaknya lebih menyukai kamera manual daripada digital.

Bersambung…

[Sinopsis Vampire Detective Episode 2 Part 2]

Leave A Reply

Your email address will not be published.