Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

Sinopsis Witch’s Court Episode 11 Part 2

12

[Sinopsis Witch’s Court Episode 11 Part 1]

 

Kdramastory – Sinopsis Witch’s Court Episode 11 Part 2

Hari persidangan tiba. Karena Yoo Jin bersikeras telah terjadi pemerk****n yang dilakukan Lee Sang Hyun, Yi Deum memperlihatkan sms yang dikirim Yoo Jin untuk Tn. Lee di hari kejadian. Yoo Jin mengirim sms dengan tanda ‘heart’.

Yoo Jin berkilah kalau itu memang sudah kebiasaannya. Tidak hanya pada Tn. Lee, dia juga seperti itu pada orang lain.

Yi Deum lalu memperlihatkan instagram Yoo Jin. Yoo Jin memposting foto dirinya dengan baju yang dikenakan hari itu.

Jin Wook langsung membantah karena pernyataan Yi Deum tidak relevan dengan materi sidang mereka. Tidak ada hubungannya dengan cara berpakaian Yoo Jin.

Tapi Yi Deum meminta Jin Wook berpikir rasional. Bukankah umum jika berpikir Yoo Jin sengaja berpakaian seperti itu untuk menggoda Tn. Lee?

Jin Wook mengingatkan bahwa cara berpakaian seseorang hanyalah selera pribadi seseorang.

Karena hakim juga sependapat dengan Jin Wook, Yi Deum pun menanyakan pertanyaan yang lain. Berapa banyak Yoo Jin bisa minum?

Dan Yoo Jin menjawab persis seperti saat diinterogasi. Yang membuat Yi Deum bingung, kenapa di saat Yoo Jin cuma minum sedikit, Yoo Jin bisa pingsan? Yi Deum menduga Yoo Jin berbohong atau pura-pura tidak ingat.

Sebagai barang bukti, Jin Wook menyerahkan rekaman CCTV di minimarket. Begitu juga dengan Yi Deum. Dia juga menyerahkan rekaman CCTV yang sama.

Hakim sempat menanyakan alasan Yi Deum menyerahkan rekaman CCTV yang sama.

Yi Deum pun memperlihatkan struk pembelian yang dibayar oleh Yoo Jin. Salah satu item pembelian adalah alat kontrasepsi.

Menurut Yi Deum, hal tersebut membuktikan bahwa Yoo Jin sudah tahu dan setuju dengan apa yang dibeli Tn. Lee dan dengan sukarela pergi ke apartemen Tn. Lee.

Jin Wook langsung membantah. Menurutnya, mungkin korban tidak tahu apa yang dibeli oleh terdakwa.

Karena Jin Wook tidak bisa menunjukkan bukti bantahannya itu, hakim pun mengingatkan bahwa ia akan membuat vonis berdasarkan bukti yang ada hari itu.

Setelah hakim membubarkan persidangan, sebagai ucapan terima kasih, Tn. Lee memberikan voucher makan di restoran dimana Yi Deum bisa mencoba dessert buatannya.

Karena voucher itu bukan bayaran atas kemenangan, Yi Deum pun menerimanya dengan senang hati.

Jin Wook mengejar Yi Deum sampai di luar ruang sidang. Ia ingin tahu apa Yi Deum benar-benar yakin Tn. Lee tidak bersalah.

“Menurut penilaianku, ya…”.

Jin Wook mengingatkan Yi Deum, jika Yi Deum memerika Tn. Lee seperti saat Yi Deum masih di CAGU, Yi Deum pasti tahu Tn. Lee bersalah.

Yi Deum merasa Tn. Lee tidak bersalah berdasarkan struk belanjaan yang dibayar Yoo Jin. Bukankah itu artinya hubungan dilakukan atas persetujuan kedua belah pihak?

Yi Deum menanyakan bukti yang dimiliki Jin Wook sehingga menganggap Tn. Lee bersalah.

Sayangnya, Jin Wook tak punya.

Yi Deum mengejek Jin Wook yang ke persidangan dengan bukti yang lemah padahal persidangan itu ibaratnya zona perang. “Seharusnya kau belajar dariku…”.

Jin Wook kesal pada Yi Deum.

Sinopsis Witch’s Court Episode 11 Part 2

Sekembalinya Jin Wook ke ruangannya, ternyata Jaksa Park sudah tahu kalau dia tadi dikalahkan Yi Deum di persidangan. Jaksa Park memberikan Jin Wook minuman dan menghiburnya. Katanya, tidak ada yang bisa mengalahkan Yi Deum.

Jin Wook bersikeras pergi ke ruang video untuk memeriksa bukti kembali tapi Jaksa Park masih memaksanya pergi ke bar untuk menghilangkan stres.

Awalnya Jin Wook menolak tapi teringat Yoo Jin dan Tn. Lee juga ke bar, dia pun memutuskan ke sana.

Jaksa Park sangat senang karena kali ini Jin Wook mau pergi bersamanya.

Tapi di sana, Jin Wook bukan minum melainkan menanyakan beberapa hal pada bartender.

Ketika diperlihatkan foto Yoo Jin dan Tn. Lee, bartender itu masih ingat dengan keduanya. Ia juga ingat minuman yang diminum Yoo Jin malam itu. Blue Hawaii, minuman yang sering dipesan orang yang tidak bisa minum.

Jin Wook pun meminta bartender itu memberi kesaksian di persidangaan.

Yi Deum mendatangi restoran yang dimaksud Tn. Lee. Yi Deum memotret makanan, selfe dengan berbagai gaya dan tak lupa selfie dengan wine karena itu membuktikan dia seorang pengacara yang sukses.

Tidak sengaja, saat hendak selfie, Yi Deum melihat Tn. Lee tak jauh di belakangnya. Tn. Lee sedang asik memeluk seorang wanita.

Yi Deum langsung kesal. Soalnya mereka masih dalam masa sidang. Bisa-bisanya Tn. Lee seperti itu.

Yi Deum berniat mendekati Tn. Lee setelah wanita itu pergi, tapi Tn. Lee keburu pergi untuk menerima telpon.

Yi Deum pun mengikuti Tn. Lee.

Tapi tak lama, Yi Deum kembali sembari mengomel-ngomel. Dan wanita itu terlihat kembali dalam keadaan yang tidak baik. Antara sadar dan tidak.

Malam itu juga, Yi Deum membuat akun SNS dan mengupload salah satu foto selfie-nya. Ia memberitahukan Nn. Son dan bersikeras agar Nn. Son memperlihatkan foto itu pada Jin Wook.

Jin Wook sepertinya menyadari sesuatu…

Keesokan harinya, sidang dilanjutkan. Jin Wook memanggil si bartender untuk memberi kesaksian. Seperti yang dikatakan sebelumnya, mereka hanya memesan Blue Hawaii, Blue Saphire, dan Blue Passion.

Ketiganya sama-sama berwarna biru.

Jin Wook melakukan sebuah demo. Sebuah gelas yang berisi air berwarna bening, dimasukkan sejenis obat dan seketika minuman itu menjadi berwarna biru.

“Ini obat bius kencan. Ini melumpuhkan peminumnya dan menyebabkan kehilangan memori temporer. Saat dicampur dengan alkohol, warnanya menjadi biru…”, jelas Jin Wook.

Jin Wook menjelaskan, korban hanya minum jauh dari di bawah kadar normalnya tapi mengalami hilang kesadaran. Itu artinya, ada sesuatu yang ditambahkan dalam minumannya.

Karena hakim meminta buktinya, Jin Wook pun menunjukkan pulpen yang disematkan Tn. Lee di jasnya.

“Ini? Yang benar saja…”, sahut Yi Deum sambil mengambil pulpen dari jas Tn. Lee.

Yi Deum menekan pulpen dan sesuatu menetes dari ujungnya. Yi Deum kaget.

Tn. Lee beralasan itu untuk menghilangkan bau mulut.

Yi Deum pun langsung meminta Tn. Lee buka mulut tapi Tn. Lee malah menutup mulutnya rapat-rapat. “Apa yang kau lakukan? Ini untuk membuktikan ini bukan obat… Cepat buka mulutmu…”, desak Yi Deum.

Tn. Lee masih menutup mulutnya rapat-rapat.

Karena Tn. Lee terus menolak dan hakim juga sudah tidak sabar, yi Deum pun meneteskan cairan tersebut ke dalam minumannya. Seketika air bening berubah menjadi biru.

Tn. Lee langsung menutup wajahnya.

=== Flashback ===

Semalam, ketika Yi Deum mengikuti Tn. Lee, ia mendengar pembicaraan Tn. Lee dengan temannya di telpon.

Tn. Lee merasa senang karena kasusnya sepertinya akan berakhir dengan baik. Tapi saat ditanya apakah dia akan membayar 40.000 dolar, dia menolak. Untuk apa? Toh, pengacara itu bukan siapa-siapa.

Tn. Lee berencana hanya akan memberikan beberapa dolar saja lalu menepuk bok**g Yi Deum. “Aku rasa itu sudah cukup…”.

Yi Deum sangat kesal.

=== Flashback ===

Pada hakim, Yi Deum mengumumkan bahwa dia mengundurkan diri sebagai pengacara terdakwa. Setelah menyerahkan surat pengunduran dirinya pada hakim, dia pun keluar dari ruang sidang.

Akhirnya Tn. Lee divonis 3 tahun penjara dan menyelesaikan 80 jam terapi pelaku pelecehan se***al.

Setelah sidang, Jin Wook kembali mengejar Yi Deum untuk berterima kasih. “Benar-benar sebuah gambar yang besar…”.

“Aku tidak mengerti maksudmu…”.

Dalam flashback, ternyata Jin Wook menemukan clue tidak hanya dari foto tapi juga dari caption yang ditulis Yi Deum. Cluenya ‘Pulpen Lee Sang Hyun’.

Jin Wook merasa Yi Deum sudah sedikit berubah, ke arah yang lebih baik.

“Aku tidak berubah. Dan tolong hilangkan senyum yang menjijikkan itu…”, ucap Yi Deum buru-buru pergi.

Tapi Jin Wook malah makin tersenyum melihat kelakuan Yi Deum yang lucu itu.

Sinopsis Witch’s Court Episode 11 Part 2

Meskipun begitu, Yi Deum masih kesal karena kehilangan 40.000 dolarnya tapi dia tetap harus memberi pelajaran pada orang ‘gila’ itu karena mengkhianatinya.

Akhirnya Yi Deum terpaksa menjual mobilnya dan tetap saja belum cukup.

Yi Deum lalu menemui seseorang. Memberikan 50.000 dolar dari hasil menjual mobilnya, meminjam uang dan melakukan apa pun yang dia bisa. “Berikan blackbox itu!”.

=== Flashback 3 bulan sebelumnya ===

Di malam dia memutuskan keluar dari pekerjaannya, Tn. Cho memenangkan pemilihan sebagai walikota Yeongpa.

Yi Deum mendapatkan pesan dari Sang Ho yang mengatakan, kalau sesuatu terjadi padanya, dia sudah meninggalkan barang bukti pada Min Ho.

Yi Deum membaca artikel tentang kematian Sang Ho di internet dan menemukan petunjuk dalam sebuah foto. Ia melihat sebuah mobil di pantulan kaca jendela rumah Sang Ho.

Yi Deum pun membawa foto itu pada seseorang, meminta orang tersebut mencari tahu blackbox mobil tersebut.

Karena tidak bisa melihat dengan jelas plat mobilnya, pria itu minta bayaran tinggi.

Yi Deum tidak peduli. Lakukan saja.

Yi Deum ke penjara untuk menemui Min Ho tapi sipir mengatakan Min Ho menolak bertemu dengannya.

Yi Deum meminta sipir memberitahukan Min Ho bahwa dia akan kembali dengan membawa barang bukti atas kejadian yang menimpa kakak Min Ho.

=== Flashback End ===

Sayangnya, setelah uang 50.000 dolar terkumpul, ternyata pria itu sudah menjual rekaman itu pada orang yang lebih membutuhkan.

Dan orang yang dimaksud pria itu adalah Tn. Cho. Kini, Tn. Cho sedang melihat rekaman CCTV blackbox yang memperlihatkan dirinya memasuki rumah Sang Ho.

Pengacara Heo masuk untuk memberitahukan bahwa acaranya sudah siap.

Hari itu, Tn. Cho harus menghadiri sebuah acara yang diisi oleh anak-anak.

Setelah acara selesai, seorang reporter mewawancarainya. Mengatakan kalau dalam 3 bulan, kepuasan publik terhadap kinerja walikota baru mencapai 70%. Apakah alasannya?

Dalam flashback, Pengacara Heo yang hendak pulang tidak sengaja menabrak Tn. Cho, membuat buku yang dipegang Tn. Cho terjatuh di lantai.

Pengacara Heo sempat membaca dua kata, ‘Hapus bagian’ dan ‘Pesan bunuh diri’. Ketika dia akan membantu mengambil buku itu, Tn. Cho mencegahnya. Tn. Cho memandangnya dengan tatapan yang aneh.

Kembali ke saat ini. Dengan rendah hati, Tn. Cho mengatakan, ide acara itu datang dari asisten kepalanya. Tn. Cho menunjuk ke arah Pengacara Heo.

Awalnya Pengacara Heo tidak tersenyum tapi setelah mendapat tatapan tajam dari Tn. Cho, dia baru tersenyum kaku.

Min Ho menghadap Jin Wook di kejaksaan. Jin Wook memberitahukan sidang bandingnya sudah dijadwalkan. Jika Min Ho ingin membuktikan dirinya tidak bersalah, mereka harus membuktikan Tae Kyoo yang bersalah. Dan untuk itu, Min Ho juga harus mengusahakannya.

Tapi Min Ho pesimis karena yang dia punya hanyalah pembela umum.

Jin Wook tahu Min Ho menolak bertemu Yi Deum dan Min Ho memang tidak mau bertemu karena menganggap Yi Deum bersalah atas kematian kakaknya.

Jin Wook mengatakan, dia yakin Yi Deum sedang menyelidiki kematian kakak Min Ho. Ia berpesan, jika Min Ho berubah pikiran, Min Ho bisa meminta sipir menghubungi Yi Deum.

Min Ho tidak berkomentar apa-apa.

Yi Deum yang kesal karena tidak mendapatkan apa yang diinginkannya, langsung menelpon polisi untuk melaporkan rentenir tersebut.

Kebetulan, Nn. Son menelpon, memberitahukan ada firma hukum yang ia kenal sedang mencari pengacara hebat. Nama firmanya, Jeongso Law Firm.

Dan ternyata, informasi itu sebenarnya bukan dari Nn. Son. Nn. Son hanya menelpon Yi Deum karena diminta Jin Wook.

Karena Yi Deum bilang akan memeriksanya, Jin Wook sangat senang.

Yi Deum benar-benar datang ke alamat yang diberikan. Ia tersenyum lebar melihat gedungnya lumayan megah.

Yi Deum sempat mencari-cari dan bertanya pada seorang pria yang kebetulan lewat. Dan pria itu menunjukkan arahnya.

Ketika membuka pintu kantor, Yi Deum sangat terkejut. Ternyata Jaksa Min ada di sana. Saat itu, Jaksa Min sedang berbicara dengan seorang nenek yang berterima atas bantuan Jaksa Min dan membawakan ubi yang ditanamnya sendiri untuk Jaksa Min.

Yi Deum berniat pergi diam-diam tapi Jaksa Min sudah melihat dan menyapanya. Akhirnya, Yi Deum terpaksa bicara dengan Jaksa Min.

Jaksa Min berpikir Yi Deum datang ke kantornya karena mendengar dia sedang mencari seorang pengacara. Namun, karena Yi Deum menolak dengan alasan sudah menerima pekerjaan dari firma hukum lain, Jaksa Min terlihat agak kecewa.

Kebetulan Jaksa Min kedatangan tamu dan Yi Deum pun langsung pamit pergi.

Tamu yang datang adalah Yun Hee. Yi Deum sempat mendengar mereka bicara tentang Tn. Cho. Yun Hee bilang, dia sudah berhasil masuk dan sepertinya sudah saatnya menangkap Cho Gap Soo.

Malamnya, Yi Deum menatap seluruh informasi tentang Tn. Cho yang ia tempel di dinding. Dan keesokan paginya, ia kembali ke firma hukum Jeongso untuk menemui Jaksa Min.

“Apa yang membawamu ke sini?”, tanya Jaksa Min begitu melihat Yi Deum.

“Aku membutuhkan bantuan Anda. Aku tahu Anda belum menyerah soal Cho Gap Soo… Kumohon izinkan aku berjuang bersama Anda. Aku ingin bekerja di sini…”.

“Aku tidak mau…”, tolak Jaksa Min.

Bersambung…

 

Komentar :

Mengingatkan lagi, sy mohon maaf banyak menyensor kata-kata. Bukan apa-apa, tapi karena Google Adsense bisa mendekteksi kata-kata yang tidak pantas. Sekali lagi mohon maaf ya… Smoga masih bisa kebaca. πŸ™‚

Btw, sebenarnya mulai ga sabar nih kapan mulai ngejar Cho Gap Soo-nya. Masalah Min Ho dan Sang Ho juga ga terlalu dilanjutin di episode ini.

Sy g ngerti kenapa baru malamnya Yi Deum mendapat pesan dari Sang Ho sementara di saat itu, sebenarnya Sang Ho sudah mati. Atau Yi Deum terlambat baca pesan dari Sang Ho?

Ternyata, alasan kenapa Yi Deum butuh segitu banyak uang untuk mendapat informasi blackbox mobil yang terparkir di depan rumah Sang Ho. Sayangnya, setelah 3 bulan uang terkumpul, rekaman itu malah dijual orang itu ke orang lain, yang tak lain adalah Tn. Cho.

Si renternir itu mau main-main sama Yi Deum. Dan sekarang dilaporin Yi Deum ke polisi. Baru tau rasa!!! πŸ˜€ Yi Deum bener-bener ga bisa mentolerir orang-orang yang mengkhianatinya. Mulai dari Jin Wook yang ternyata ibunya ada kaitannya dengan hilangnya ibunya, lalu Lee Sang Hyun yang sudah berbohong meskipun di awal sudah diingatkan untuk tidak berbohong, lalu si pria rentenir itu. Apes deh ketemu Yi Deum… πŸ˜€

Tapi sy ga nyangka sopir pengganti tampan yang dimaksud Yi Deum mirip Ahn Woo Yeon. Walaupun cuma semenit, lumayan lah bisa liat wajahnya Ahn Woo Yeon… Perasaan udah lama bgd g liat Ahn Woo Yeon setelah Strong Woman Do Bong Soon. Drama Ahn Woo Yeon selanjutnya ga sempat ditonton… Lumayan lah, mengobati rasa kangen… πŸ˜€

Sepertinya, Pengacara Heo bisa menduga Sang Ho bukan bunuh dari tapi dibunuh oleh Tn. Cho. Makanya sikap dia ke Tn. Cho agak berubah. Bisa jadi juga menjaga jarak karena takut. Sepertinya sejak tahu tentang Kingdom, Pengacara Heo mencium sesuatu lebih besar yang dilakukan Tn. Cho…

Sy berharap, buku catatan yang diberikan Sang Ho pada Tn. Cho bukan yang sebenarnya. Atau mungkin cuma copiannya aja. Sy berharap, buku yang asli sudah diserahkan Sang Ho lebih dulu pada Min Ho. Seharusnya, 20 tahun bekerja pada Tn. Cho, Sang Ho bisa menduga apa yang akan dilakukan Tn. Cho dan sudah mengantisipasi sebelumnya. Sayangnya Min Ho masih tidak mau bertemu Yi Deum….

12 Comments
  1. Dee says

    Makin penasaraaannn….. ditunggu kelanjutannya kak…

    1. kdramastory says

      Sippp di blog My Eternal Story ya…

  2. Rosy says

    Kasihan Yi Deum usahanya slma 3 bln mlh berakhrir di tipu. Emang sih kalo orang yg berkuasa lbh mdah dpetin sesuatu yg mrk mau.

    Malangnya Jin Wook, yg slh ibunya tp dia yg jd korban pelampiasan Yi Deum. Pdhal Jin Wook jg bru tau kslhan ibunya pas dia jd jaksa.

    Pdhal Sang Ho udh niat mau nyerahin diri ke polisi mlh berakhir di bunuh Jo Gab Soo. Rumah yg jd lokasi pembunuhan itu rumah impian Min Ho kah? Apa di sana gk ada cctv smpai Yi Deum nyari barang bukti pake blackbox?

    Kira” bukti apa ya yg bkal nunjukin kalo Tae Kyo yg slh??
    Di tunggu eps 12 nya. Fighting 😊😊

    1. kdramastory says

      Iya… rumah impian Min Ho. Kalau pun ada CCTV mungkin udh disabotase duluan… Agak aneh ya rumah segitu besar kl ga ada CCTV…

  3. Tina says

    Nambah komen ah..krn baca ini kan jd rerun nntn..
    Yg Yi Deum baru baca sms Sang Hoo malam hari..kan emang ponselnya disita tho mb trs Yi Deum dikunci diruangan g bs akses apa2 mb..
    Trs dia buka hp kan slth sidang selese trs baca berita Sang Hoo bunuh diri hbs itu shock n si jaksa evil itu blg jaksa Min mengundurkan diri..jadinya dia g kepikiran buka sms mbπŸ€—πŸ€—πŸ€—

    1. kdramastory says

      Oiya… bener bgd. Thankyou tinaaaa… You make everything logic πŸ€—πŸ€—πŸ€—

  4. Tina says

    Saya maafkan mb..mudeng koq mb yg mb tulis😍
    Mesti komen apa y..udh geram banget sm tuan Cho kpn bs meruntuhkan dia..
    Aku pikir Sang Ho jg g bodoh2 amat..wktu dia nyalin surat yg dksh tuan cho kayae tatapan dia udh tatapan curiga dan waspada..pasti ada bukti di suatu tempat..
    Yi Deum…bnr2 tanpa ampun..kelemahan dia yg hrs diatasi kdg dia ceroboh..karakter Jung Ryo Won yg plg aku suka bgt… dri jaman main sm Kim Rae Won
    entah taun brp haha..lope2 lah..
    Ya krn kasus Min Ho n Taek Yoo nnti bakal membuka kebusukan tuan Cho jd mngkn nnti klo Min Ho sidang banding akan menjadi jalan buat membuka kasus tuan Cho….
    Sama y aku jg g nntn drama Ah Woo Yeon stlh SWDBS..emg apa aja dramanya???Lia byk tau neh..di tonton semua y..kita mah ahjumma sok sibuk g bs semua ditontonπŸ€£πŸ€—..haha..

    1. kdramastory says

      Drama Ahn Woo Yeon setelah Do Bong Soon, setau aku itu Circle sama Age Of Youth 2. Entah apa ada yang lain atau engga… πŸ˜€

      1. nurhasanah says

        Lah….saya saja yg nonton circle sama age of youth gk nyadar kalo ahn wo yeon laris bgt,kekeke, habis….di circle Fokus pisan sama yu jin go, dn di aoy2, 4 cewek maniz iku……hahaha

        1. kdramastory says

          Ahahahaha.. kl Circle yg jadi kembarannya YJG bukan ya? Ga tau soalnya g nonton. Kalo AoY yang jadi Heimdal, mb… Yg idol itu…

  5. Dahliia says

    Makanya, saya mah rada ‘kecewa’ kalau ternyata Sang-ho enggak nyiapin PLAN B. Dia ‘kan kerja bareng Jo Gab-soo udah berpuluh-puluh tahun. Logikanya, tipe-tipe orang kayak mereka, bukanlah orang yang polos yang manut banget satu sama-lain.

    Padahal Ahn Woo-yeon, laris banget stelah maen Do Bong Soon. Saya mah sering banget kayaknya lihat dia, hehehh..

    1. kdramastory says

      Masalahnya, drama Ahn Woo Yeon terakhir yang sy tonton ya Do Bong Soon… wkwkwkwkw…

Leave A Reply

Your email address will not be published.