Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

Sinopsis Witch’s Court Episode 7 Part 2

11

[Sinopsis Witch’s Court Episode 7 Part 1]

 

Kdramastory – Sinopsis Witch’s Court Episode 7 Part 2

Soo Ah akhirnya harus dirawat di rs. Dokter menjelaskan bahwa Soo Ah mengalami penyakit menular se***al yang sudah menjalar hingga ke panggul sehingga menyebabkan keguguran. Soo Ah sampai harus ditranfusi dua kantong darah karena kehilangan banyak darah.

Dokter benar-benar marah karena kondisi Soo Ah begitu buruk sampai-sampai meminta Yi Deum dan Jin Wook membawa wali Soo Ah.

Credit : KBS2

Yi Deum dan Jin Wook akhirnya mendatangi rumah Soo Ah yang hanya ditinggali oleh nenek Soo Ah saja. Rumah itu dipenuhi dengan barang rongsokan karena sepertinya itulah profesi nenek Soo Ah.

Nenek Soo Ah sama sekali tidak tahu pekerjaan Soo Ah yang sebenarnya. Yang ia tahu hanya Soo Ah sudah bekerja sejak umur 15 tahun untuk biaya pengobatannya. Dan bos Soo Ah itu sangat baik. Sepertinya dia sangat menyukai Soo Ah sehingga membayar Soo Ah lebih banyak.

“Itu sebabnya aku merasa lebih baik… tapi tidak juga menghilangkan rasa bersalahku…”, ucap nenek sedih.

Yi Deum ingin mengatakan sesuatu tapi nenek keburu mendapat telpon dari Soo Ah yang ingin bicara dengan Yi Deum.

Soo Ah bersedia bicara tapi dengan syarat Yi Deum harus segera pergi dari rumah neneknya dan tidak mengatakan apa pun pada neneknya. Jika Yi Deum bisa datang dalam 10 menit, ia akan bicara.

Yi Deum pun mengajak Jin Wook pergi dulu tapi Jin Wook malah melihat ke arah lampu rumah yang hampir rusak.

Sementara itu, Jaksa Jang, Nn. Seo dan Nn. Son mulai meminta keterangan para pria. Ada yang membantah dan ada yang mengaku tanpa malu-malu. Seorang pria malah mengumpamakannya seperti makan. Jika setiap hari makan di rumah, maka di suatu waktu sesekali ingin makan di luar.

“Kalau begitu, makanan di penjara juga bagus untukmu…”, sahut Jaksa Jang menahan kesal.

Credit : KBS2
Credit : KBS2

Kebetulan sekali, Nn. Son harus meminta keterangan dari pria kencan butanya itu. Nn. Son tidak sanggup berkata-kata begitu melihat pria yang bernama Lee Dong Shin itu ternyata memiliki begitu banyak catatan kejahatan.

Nn. Son sangat syok.

Tapi pria itu seolah tidak merasa bersalah. Setelah selesai memberi keterangan, ia malah tidak malu memegang tangan Nn. Son.

Nn. Son tentu saja marah.

Tanpa malu, pria itu malah minta Nn. Son membantunya supaya tidak harus membayar denda dengan bicara pada Jaksa. “Ayo kita lakukan lagi… Kita batalkan keterangan yang sebelumnya…”, bujuk Lee Dong Shin.

Credit : KBS2

Nn. Son tentu saja tidak mau dan beranjak pergi tapi Lee Dong Shin kembali menahannya. Memegang tangan Nn. So lagi.

Tapi kali ini Dong Shin sudah tidak membujuk dengan cara manis lagi melainkan dengan kasar, dengan menyindir Nn. Son, seorang perempuan tua yang ia selamatkan dari tidak menikah.

Pak Koo kebetulan mendengar dan langsung mencengkeram baju Dong Shin.

“Kau itu apa?”, tanya Dong Shin marah.

Pak Koo tiba-tiba gugup, tidak bisa menjelaskan. Ia hanya bilang kalau Dong Shin sudah bicara kasar.

Tapi belum sempat Pak Koo menyelesaikan ucapannya, Dong Shin sudah memukulkan kepalanya ke hidung Pak Koo sampai-sampai Pak Koo terjatuh dan hidungnya berdarah.

Nn. Son sangat marah sampai hilang kendali. Tidak seperti sebelumnya yang hanya diam saja, kali Nn. Son mengumpat Dong Shin dengan kata-kata kasar.

Dong Shin terdiam dan akhirnya mengerti lalu pergi.

Nn. Son kembali memeriksa Pak Koo yang ternyata lebih mencemaskan keadaan Nn. Son. Saat ditanya kapan ia tahu kata-kata kasar, Nn. Son bilang ia menghafalnya sewaktu smu dengan teman-temannya jadi sekarang sudah terbiasa.

Pak Koo pun tertawa.

Credit : KBS2

Dalam perjalanan, Tn. Cho menonton berita yang mengabarkan perkembangan terbaru perbedaan ratingnya dengan rating Tn. Kim. Karena kasus terakhir, kini perbedaan rating semakin besar sehingga jika itu terus terjadi, bisa dipastikan ia akan menjadi walikota Yeongpa selanjutnya.

Tn. Cho sangat senang. Sampai-sampai mengajak Sang Ho ke suatu tempat karena sudah cukup lama ia tidak ke tempat itu.

Credit : KBS2

Ternyata, tempat yang dimaksud Tn. Cho adalah sebuah bukit yang jika berdiri di sana, terlihatlah keseluruhan kota dibawahnya.

Tn. Cho mengaku pernah menangis di sana sebanyak 2 kali. Pertama, ketika Kantor Kejaksaan menolaknya meskipun sudah lulus ujian hukum karena alasan catatan kejahatan ayahnya.

Tn. Cho sangat ingat, hari itu hujan di musim dingin dan ia tidak kuasa menahan air matanya yang mengalir begitu saja. Ia harus menghadapi kenyataan masa depannya suram dan menyadari betapa asinnya air matanya saat itu.

Yang kedua adalah saat Sang Ho harus menggantikan dirinya masuk penjara. Tn. Cho merasa ia tidak mungkin sampai pada posisinya saat ini jika tanpa pengorbanan Sang Ho.

Tn. Cho meminta Sang Hoo tetap di sisinya sampai ia bisa ke Blue House.

Sang Ho pun berjanji akan tetap berada di samping Tn. Cho dengan sepenuh hati.

Tn. Cho lalu menanyakan kapan Min Ho akan datang. Min Ho adalah adik Sang Ho.

Credit : KBS2

Pengacara Heo mendapatkan seorang pengacara baru di ruangannya, yaitu Min Ho, adik Sang Ho. Pengacara Heo terlihat agak kesal karena sepertinya tidak diberitahukan sebelumnya bahwa akan mendapatkan seorang asisten.

Namun, Min Ho tidak begitu peduli dengan reaksi Pengacara Heo. Ia ingin belajar banyak dari Pengacara Heo yang ia dengar adalah pengacara paling ulung di sana.

Yi Deum dan Jin Wook yang kembali ke rs, bertemu dengan dua detektif di lobby. Karena Jin Wook akan bicara dengan kedua detektif itu, ia pun langsung menemui Soo Ah.

Sementara itu Soo Ah bicara dengan neneknya melalui telpon. Dari nenek, ia tahu bahwa Yi Deum dan Jin Wook sudah membantu membersihkan rumah dan juga mengganti lampu rusak. Mereka bahkan meninggalkan uang dan meminta nenek memberinya makanan yang baik.

Nenek sangat bersyukur, cucunya memiliki teman sebaik Yi Deum dan Jin Wook. Nenek berpikir, semua itu terjadi karena Soo Ah adalah anak yang baik, jadi Tuhan mengirimkan orang baik untuk Soo Ah.

Soo Ah tidak bisa bicara lagi dengan neneknya karena Yi Deum masuk. Dia pun buru-buru menutup telpon dan berbaring. Pura-pura tidur.

Tapi, Yi Deum yang tahu Soo Ah hanya pura-pura, menyuruh Soo Ah bangun. Ia sudah memenuhi janjinya jadi Soo Ah harus menceritakan semuanya tentang Jang Ho padanya.

Credit : KBS2

Tapi Soo Ah masih keras kepala dan malah membuat Yi Deum emosi. Yi Deum sampai mengancam akan memberitahukan nenek kalau Soo Ah masih seperti itu.

Soo Ah jadi emosi. Ia sudah bilang jangan sentuh neneknya, neneknya akan pingsan.

“Tentu saja. Aku saja syok mendengarnya, apalagi nenekmu. Bisa-bisa dia mati berdiri!”, marah Yi Deum.

Soo Ah merasa Yi Deum itu sombong dan sok hebat. “Kau tidak pernah kehilangan orang tua. Kau tidak pernah dibuli karena yatim dan miskin…”. Soo Ah merasa Yi Deum tidak pernah merasakan apa yang dia rasakan.

Yi Deum terdiam. Menahan marah.

“Bagiku, nenekku adalah segalanya. Jika dia tidak ada, aku akan mati”, ancam Soo Ah.

“Itu masalahmu. Jika kau tidak mau bekerja sama, aku tidak punya pilihan lain. Aku tidak bisa membiarkan pedagang manusia yang menjual anak-anak dibawah umur bebas hanya karena merasa kasihan padamu. Jadi katakan padaku!”, ucap Yi Deum dengan tegas.

Soo Ah pun akhirnya memberikan ponselnya pada Yi Deum. Mengatakan bahwa Jang Ho menyimpan nomornya dengan nama ‘Bos Tempat Ayam’ di ponselnya.

Credit : KBS2

Yi Deum pun memotret nomor tersebut dengan ponselnya. Sebelum pergi, Yi Deum sempat melihat kaki Soo Ah yang terluka.

Lalu, ketika di minimarket untuk membeli minum, Yi Deum pun membeli dua pasang kaos kaki untuk Soo Ah.

Credit : KBS2

Sementara itu, Jin Wook meminta detektif itu memeriksa nomor yang sudah didapat dari Soo Ah.

Namun mereka tidak yakin karena merasa nomor tersebut berasal dari nomor sekali pakai. Karena sejauh ini mereka hanya mendapatkan Soo Ah, mereka pun berpikir akan menjadikan Soo Ah sebagi umpan.

Namun Jin Wook tidak setuju karena Soo Ah masih butuh waktu penyembuhan. Untuk sementara waktu, mereka mengecek dulu nomor tersebut.

Jin Wook kemudian melihat salah seorang detektif masih memakai ponsel jadul. Seketika itu, ia pun teringat ponselnya yang lama.

Yi Deum kembali menemui Soo Ah dengan membawakan dua pasang kaos kaki. Yi Deum memberinya sambil mengomeli Soo Ah yang tidak menjaga dirinya sendiri.

Soo Ah kesal karena diomeli. Siapa yang pakai kaus kaki panjang di jaman sekarang…

“Kalu begitu berikan pada nenekmu. Aku liat kaus kaki nenekmu bolong…”, sahut Yi Deum kesal.

Yi Deum pun kemudian memberikan nomornya pada Soo Ah. Meminta Soo Ah menghubunginya jika si ‘Belut’ menghubungi Soo Ah lagi.

Setelah Yi Deum pergi, Soo Ah mengambil kaus kaki pemberian Yi Deum dan tersenyum.

Jin Wook menyusul Yi Deum yang baru keluar dari kamar Soo Ah. Ia hendak mengatakan sesuatu tapi Yi Deum keburu mendapatkan telpon dan harus buru-buru pergi.

Jin Wook lalu kembali ke tempat praktek ibunya, langsung ke gudang. Di sana, di dalam kotak yang berisi barang lamanya, ia menemukan ponsel lamanya.

Credit : KBS2

Saat itu juga, Jin Wook langsung men-charge baterai ponsel lamanya itu dan informasi tentang Kim Mi Jung masih ada dalam ponselnya itu.

Jin Wook langsung mengirim nomor ID pada Pak Koo dan meminta Pak Koo memeriksa nomor ID tersebut.

Tn. Cho tidak ingin langsung pulang ke rumah, melainkan berpikir untuk minum champange terlebih dahulu. Karena Sang Ho akan mengantarkannya ke Kingdom, ia pun meminta Sang Ho menghubungi ‘orang-orang tua’ sebelumnya.

Sesampainya di sana, ia malah bertemu Tae Kyoo di dalam lift. Tae Kyoo juga baru tiba di sana.

“Kenapa kau ada di sini?”, tanya Tn. Cho, menahan marah.

“Untuk bersenang-senang…”, jawab Tae Kyoo dengan nada sinis. Tae Kyoo adalah ponakannya Tn. Cho yang terlibat kekerasan se***al di episode sebelumnya.

Tn. Cho meminta Sang Ho mengawasi Tae Kyoo dengan lebih baik lagi.

Dan kata-kata Tn. Cho itu membuat Tae Kyoo kesal. “Omo, hotel ini milik ayahku dan nantinya akan menjadi milikku…”.

Credit : KBS2

Tn. Cho langsung menampar Tae Kyoo. Menghajarnya dan menginjak-injaknya berkali-kali. Sang Ho cuma diam menyaksikan.

Credit : KBS2

Sebelum keluar dari lift, Tn. Cho mengingatkan Tae Kyoo untuk tidak lagi datang ke sana karena jika dia melihat Tae Kyoo lagi, hari itu akan menjadi hari kematian Tae Kyoo.

Credit : KBS2

Tae Kyoo merasa marah sekali. Siapa Tn. Cho yang berani bicara begitu padanya. “Dia itu tidak ada apa-apanya kecuali hanya lintah yang menghisap hidup bibiku…”.

Tae Kyoo pun kemudian menelpon Min Ho, mengadu padanya.

Credit : KBS2

Kebetulan saat itu Pengacara Heo datang untuk memberi berkas yang harus dibaca oleh Min Ho dan harus dibuat kesimpulannya besok. Di situlah ia tidak sengaja mendengar Min Ho menyebutkan, ‘Kingdom’.

Setelah menelpon, Min Ho pun langsung mengambil tasnya. “Ini harus dikerjakan besok, kan?”. Tanpa menunggu jawaban Pengacara Heo, Min Ho langsung pergi.

Malamnya, Soo Ah memakai kaus kaki yang diberikan Yi Deum tadi siang. Ia mendapatkan telpon dari si ‘Belut’, dan menjawab telpon di kamar mandi.

Si ‘Belut’, tahu Soo Ah sudah memberikan nomornya pada polisi dan Soo Ah hanya bisa minta maaf. Dia tidak punya pilihan lain.

“Tidak apa-apa. Kita kan teman… Sebagai gantinya, ayo lakukan sebuah pekerjaan…”.

Credit : KBS2

Soo Ah mencoba menolak karena merasa tidak sehat. Dia baru habis dioperasi.

“Dioperasi? Harusnya kau beritahu aku… Jadi, bagaimana? Kau mati? Tidak, kan? Kau masih hidup”. Si ‘Belut’ terkekeh.

Credit : KBS2

Soo Ah masih mencoba menolak tapi ternyata si ‘Belut sudah ada di rumah neneknya. Nenek sampai gemetaran karena ketakutan saat bicara dengan Soo Ah. “Soo Ah, apa yang terjadi…”.

Tidak punya pilihan lain, Soo Ah pun terpaksa menuruti perintah si ‘Belut’.

Dengan dandanan yang cantik dan seksi, Soo Ah pun datang ke sebuah hotel. Ia diantar langsung oleh si ‘Belut’.

Sementara itu, Jin Wook memeriksa CCTV yang sama sekali tidak berkaitan dengan kasus Soo Ah.

Credit : KBS2

Dari CCTV, ia melihat Sang Ho yang masuk ke dalam lift, lalu ketika pintu lift terbuka, tampaklah dirinya yang sedang berdiri dengan ibunya di depan lift.

Setelah ibunya masuk dalam lift, terlihat Sang Ho memberikan kartu nama pada ibunya.

Credit : KBS2

Sementara itu, Yi Deum menemui ayah Se Na di sebuah cafe. Ayah Se Na memberikan Yi Deum kartu nama Jaksa Min karena dulu jaksa tersebut pernah mencari ibu Yi Deum saat ia masih bekerja di Kantor polisi Janghyeon.

Ayah Se Na mengatakan, Jaksa Min bilang ibu Yi Deum adalah seorang informan penting untuk sebuah kasus. Ayah Se Na meminta maaf karena baru bisa mengatakan itu pada Yi Deum karena waktu itu Yi Deum masih sangat muda. Ia berharap belum terlambat.

Sementara itu, Jin Wook memikirkan apa yang dilihatnya tadi di CCTV dan bagaimana ibunya tidak berharap ia memiliki hubungan dekat dengan Yi Deum.

Pak Koo lalu menelpon, memberi kabar tentang nomor ID yang dimintanya tadi siang.

Ada yang aneh terkait dengan Kim Mi Jung. Nomor ID tersebut milik Jung Gap Soon, alamatnya bukan di Janghyeon, melainkan di Jeonpo-dong di Busan.

Credit : KBS2

Yi Deum langsung kembali ke kantor untuk menemui Jaksa Min. Begitu masuk ke ruang kerja Jaksa Min, Yi Deum melihat sebuah bagan yang sebelumnya memang sedang dilihat oleh Jaksa Min.

Kebetulan, saat Yi Deum masuk, ruang kerja Jaksa Min kosong karena Jaksa Min keluar.

Credit : KBS2

Yi Deum melihat ada foto dua orang dari Grup Hyungjae (kakak ipar Tn. Cho dan sepertinya yang wanita adalah istri Tn. Cho, Seo Rim) dan Hyungjae Legal (Pengacara Heo dan Baek Sang Ho). Ada foto Cho Gap Soo di tengah-tengah lalu ada foto ibunya di sisi lain bersama tiga wanita lainnya. Mereka memakai seragam yang sama. Di atas foto mereka ada tulisan, ‘1986 Pabrik Hyungjae Penyiksaan Se***ul.

Credit : KBS2

Sementara itu, Jin Wook kembali lagi ke praktek ibunya. Kali ini ke ruang kerja ibunya yang kosong dan menemukan kartu nama Sang Ho terjatuh di lantai.

Begitu ibunya datang, Jin Wook langsung menyembunyikan nomor itu di balik punggungnya.

Melihat ekspresi Jin Wook, Ny. Ko tahu ada sesuatu yang akan dibicarakan.

Jin Wook pun menyinggung tentang Kim Mi Jung yang mereka bicarakan kemarin. Ia menemukan rekam medisnya. “Ada yang aneh. IDnya milik orang lain. Nama dan alamatnya pun berbeda. Apakah ada sesuatu yang ingin ibu katakan padaku?”.

Credit : KBS2

Jaksa Min kembali ke ruangannya dan menemukan Yi Deum ada di sana…

Bersambung…

 

Komentar :

Khawatir karena Yi Deum dan Jin Wook sama-sama sibuk dengan urusan lain, sementara Soo Ah sudah dihubungi bos-nya. Khawatir terjadi sesuatu sama Soo Ah. Mudah-mudahan saja Jin Wook atau Yi Deum tidak melupakan Soo Ah sehingga tidak terjadi sesuatu yang buruk pada Soo Ah. Terutama karena Soo Ah baru saja dioperasi. Kalau pendarahan lagi, bisa-bisa Soo Ah meninggal.

Tapi siapa ya yang memesan Soo Ah. Karena bosnya bilang kali ini bayarannya gede, apakah itu Tn. Cho ataukah Tae Kyoo? Siapa ‘orang-orang tua’ yang dimaksud Tn. Cho untuk dihubungi? Karena ‘old men’ bisa saja sebuah kode yang hanya dia dan Sang Ho saja yang tahu…

Sy berharap, sebelum pergi Soo Ah menghubungi Yi Deum dulu tapi melihat gelagat Yi Deum dan Jin Wook yang masih mengurusi masalah Kim Mi Jung, rasanya tidak, ya?

Tapi seringnya, drama ini pinter bgd motong endingnya. Kayak episode 5 kemarin. Sy pikir Jin Wook mau menabrak mobil Hyun Tae padahal cuma berselisih jalan aja. Wkwkwkwk… padahal ekspresi Jin Wook waktu itu udah serius bgd… Ketipu… 😀

Bisa jadi di episode ini pun sama. Sengaja tidak diperlihatkan Soo Ah menghubungi Yi Deum untuk membuat penonton penasaran… 😀

Di episode ini, latar belakang Tn. Cho semakin terkuak. Keterkaitan Tn. Cho dengan Hyungjae Group termasuk kasus demo Pabrik Hyungjae terlihat jelas dari bagan yang dilihat Yi Deum di ruang kerja Jaksa Min. Tadinya sy ga begitu paham keterkaitannya dan malah ga ingat kalau nama pabrik yang didemo itu Pabrik Hyungjae. Sepertinya, segala yang dilakukan Tn. Cho ada kaitannnya dengan Hyungjae Grup.

Selain itu, ternyata ayah Tn. Cho memiliki catatan kriminal dan Tn. Cho pernah berkeinginan bekerja menjadi jaksa. Sayangnya, impiannya itu hancur gara-gara catatan kriminal ayahnya itu. Pantas saja, waktu itu Tn. Cho pernah bilang dia lulus ujian hukum.

Sang Ho tahu cerita Tn. Cho yang nangis karena gagal menjadi jaksa karena dia juga ada di sana. Jadi sepertinya, mereka sudah kenal sebelum itu. Apa mungkin Tn. Cho melamar menjadi jaksa di saat ia sudah menjadi seorang detektif polisi?

Bisa jadi Sang Ho dan Tn. Cho kenal karena mereka sama-sama polisi. Mungkin Sang Ho bawahannya Tn. Cho. Tapi mungkin juga, jauh sebelum itu mereka sudah kenal. Karena Sang Ho pun hanya 2 bulan saja bekerja sebagai polisi di kantor polisi Janghyeon.

Penasaran kenapa Sang Ho sangat loyal pada Tn. Cho sampai-sampai mau masuk penjara menggantikan Tn. Cho. Apa dia tidak punya tujuan hidupnya sendiri?

Agak mengkhawatirkan apa yang terjadi pada ibu Yi Deum karena Tn. Cho secara tersirat menginginkan Sang Ho membuang ibu Yi Deum. Apakah maksudnya dibunuh? Dan apakah untuk perintah ini, Sang Ho juga melakukannya?

Sy juga curiga dengan Min Ho, adiknya Sang Ho. Kenapa dia dimasukkan ke dalam firma hukum Hyungjae dan menjadi asistennya Pengacara Heo? Apa Tn. Cho merencanakan sesuatu? Apakah ada kaitannya karena Pengacara Heo pernah datang ke Kingdom untuk mengurus masalah Tae Kyoo? Apa Tn. Cho tahu kejadian itu dan tidak ingin Pengacara Heo bicara pada orang lain, makanya Min Ho dimasukkan ke sana untuk mengawasi Pengacara Heo?

Tapi, waktu itu Sang Ho sudah mengingatkan Pengacara Heo untuk melupakan apa pun yang dilihat Pengacara Heo di sana. Sepertinya Sang Ho juga tidak menceritakan kejadian itu pada Tn. Cho sampai-sampai mengingatkan adiknya supaya tidak ke sana lagi.

Dan ternyata, Yeon Hee itu ada kaitannya dengan kasus tahun 1986. Kakaknya adalah salah satu korban dan kasus di episode yang lalu memang direncanakan olehnya. Sebenarnya ia berencana mencari informasi tentang Hotel Hyungjae yang ternyata punya lobby rahasia. Sepertinya, hubungan Jaksa Min dan Yeon Hee cukup dekat. Mungkin setelah kejadian tahun 1986, Jaksa Min masih berhubungan dengan Yeon Hee yang kehilangan kakaknya.

[Sinopsis Witch’s Court Episode 8 Part 1]

11 Comments
  1. Dee says

    Ditunggu kelanjutannya kak… jadi penasaran kaitan kasusnya Tn. Cho sama pabrik itu. Apalagi bukti ibu yi deum itu untuk membuktikan apa…

    1. kdramastory says

      Sip… episode genap di blog Lia, ya…

      Bukti yg dipegang ibu Yi Deum adalah kaset yg isinya Tn. Cho mengaku kejahatannya. Tp g tau masih ada atau engga, secara ibunya Yi Deum juga udh ketangkap atau malah sudah dibunuh sama Tn. Cho. Klo g ada kaset itu, gimana cara Yi Deum menangkap Tn. Cho. Atau mungkin kasusnya udh kadaluarsa, ya? tahun 1986 kan udh 20 tahun lalu…

  2. Rosy says

    Kayaknya sblm nikah sama bibinya tae Kyo, Tn. Cho ini orang yg kurang mampu deh terus dia nikah sama bibinya Tae Kyo buat di manfaatin doang.

    Gimana nasibnya Soo Ah sama neneknya?
    Apa Yeon Hee dipukuli waktu itu krn ketahuan sama Tae Kyo?
    Kakaknya Yeon Hee itu yg diberitakan bunuh diri itu ya? Ceritanya makin menegangkan banyak hal yg tk terduga.

    Drama ini bagus banget feelnya bisa sampe. Sedih, marah, kesel, seneng semua dicampur aduk jadi satu.
    Di tunggu kak, eps selanjutnya. Fighting😊😊😊

    1. kdramastory says

      Kayaknya gitu. Kan, ayah Tn. Cho itu mantan kriminal juga. Kayaknya bukan orang kaya.

      Nasib Soo Ah nanti bisa tau di episode 8. Untuk kasus Yeon Hee, menurut Min Ho, Tae Kyoo bertemu Yeon Hee pakai namanya. Walaupun di episode 8 nanti lebih jelas siapa yg melakukan, tapi sy masih ragu. Soalnya menurut sy, Min Ho juga agak mencurigakan. Cuma ga tau alasannya apa…

  3. nurhasanah says

    Kasus2 di drma ini mmg menurut saya jauh lebih bikin pensaran mmg mbak terleps dari 2 leadnya…dialog ringan di kasus yg berat,mmg unik…..apalagi kalo nyangkut perempuan dn pelecehan……deket banget dg keseharian kita…
    Miris bgt yh nasib kupu2 malam macam so ah ini, krn sdh nonton ep8 jadi tmbah miris …..hadeuh.dunia mmg dihuni macem2 orang…..
    Disini jg kita dapet pelajarn….
    Mungkin yi deum berpikir dia yg paling malang akan kasus ibunya….tpi ternyata di unitnya, ad bnyak sekali kasus yg mungkin lebih memprihatinkan dari apa yg sdh ia alami….
    Kamsahamnida sist….sinopnya…BtMFL nya ….chalputhakterimnida….himne!!!!!

    1. kdramastory says

      Iya… barusan beres nonton episode 8 dan ternyata nasib Soo Ah lebih buruk dari yg sy duga…

  4. Tina says

    Ada yg typo trnyt🤣🤣🤣
    #gak sadar sebegitu lama-red

  5. Tina says

    Huaah semakin menarik y ceritanya..iya khawatir bgt sm So ah..
    Trs trnyt yg kaya istri tuan Cho y..makanya dibuat gak sdh sebegitu lah(14 tahun???)lupa brp y mb..apa sodaranya g ada yg mencoba menyelamatkan istri tuan Cho y cz Taek Yoo jg kayae benci bgt sm Omnya dan nganggep dia cm benalu.nah ayahnya kan pemilik hotel tuh jd kaya raya jg knp g coba menghalangi pencalonan tuan Cho lwt koneksinya..apa keluarga mereka sm2 rusak???secara Taek Yoo jg kasar n seenaknya..iya..Sang Hoo jg tuh prnh jd polisi koq kejam gitu manut aja sm tuan Cho,heran deh semua mslh dia yg beresin mw2nya dia..hadewh meni ribet ini mah..

    1. nurhasanah says

      Itu istrinya tun cho,palinganjuga sengaja dibuat koma,juga sepengethuan ayahnya tae kyo ,tina……merek kn sling bntu …kalo bibinya tae kyo tidur terus,kn otomatis yhnya tae kyo gk ada saingan utk nguasain hyung jae,ssemntara tuan cho jg butuh koneksi.dia kn dri awal mmg jadi jadi dalang yg nutup2in kotornya hyungjae….

      1. kdramastory says

        Pinter mb nur. Mungkin alasan Tn. Cho bisa menikah dengan salah satu pemilik Hyungjae juga karena dia nutupin kasus pabrik Hyungjae.

    2. kdramastory says

      Lupa juga berapa lama… 😀 Mungkin g bisa berbuat apa-apa karena Tn. Cho punya kartu as yg bisa menjatuhkan bisnis mereka? Atau mungkin masalah warisan? Biasanya gitu soalnya.

      Msh belum paham hubungan Taek Kyoo sama Mi Ho. Kl di kasus sebelumnya, disebutkan Taek Yoo yg berbuat jahat tapi pake nama Min Ho. Tapi, kalo diliat tingkah laku Min Ho, bisa jadi memang Min Ho yg jahat… Agak ragu kalo dilihat dari kasus di episode 8 nanti…

Leave A Reply

Your email address will not be published.