Rekap/Review Return Episode 13 : You Talked To Him?

0

[Rekap/Review Return Episode 12]

 

Rekap/Review Return Episode 13

Kdramastory – Di awal episode ini, kita mundur sedikit dari ending episode yang lalu.

Hak Beom dan Tae Suk janjian bertemu di suatu tempat. Hak Beom datang tepat waktu dengan taksi sedangkan Tae Suk baru datang 1 jam kemudian dengan mobilnya sendiri.

Tak heran kenapa Hak Beom ngomel-ngomel terus. Kesal karena Tae Suk membuatnya harus menunggu begitu lama. Sudah sampai pun mereka harus menunggu lagi sampai malam sementara Tae Suk sama sekali tidak memberitahukan rencananya.

Yang dilakukan Tae Suk hanya menyuruh Hak Beom. Tae Suk hanya menginginkan Hak Beom melakukan apapun yang ia minta tanpa banyak tanya.

Tadinya sy pikir Hak Beom ini tidak punya rasa kemanusiaan sedikit pun. Tapi sepertinya masalah Hak Beom hanya masalah anger management-nya saja. Ketika Tae Suk menembak mati Byung Gi di depannya, Hak Beom sangat syok. Dia bahkan muntah sampai mengeluarkan air mata.

Sebaliknya, Tae Suk begitu dingin. Apa yang baru saja dia lakukan, sama sekali tidak memperngaruhi emosinya. Tanpa peduli dengan keengganan Hak Beom, Tae Suk tetap menyuruh Hak Beom membawa mayat Byung Gi ke mobilnya.

Credit : SBS
Credit : SBS

Hak Beom sangat terkejut begitu melihat isi bagasi mobil Tae Suk. Ternyata bau yang sedari tadi dia cium adalah bau bangkai rusa.

Credit : SBS

Dengan tenang, Tae Suk bilang, “itu alibi kita…”.

Perjalanan Tae Suk dan Hak Beom harus terhenti karena ada pemeriksaan dari tentara. Mereka mencari tentara yang melarikan diri dari markas. Hak Beom mulai panik karena di wajahnya masih ada bekas percikan darah Byung Gi.

Credit : SBS
Credit : SBS

Mereka langsung waspada begitu tentara minta dibukakan bagasi mobil karena membaui sesuatu dari mobil Tae Suk. Lebih waspada lagi – bahkan Tae Suk sudah mengambil senapannya – ketika tiba-tiba terdengar bunyi ponsel dari dalam karung yang membungkus rusa dan Byung Gi.

Hak Beom cepat-cepat mengatakan itu ponselnya, dia pikir ponselnya hilang.

Kebalikan dari biasanya, di sini Hak Beom terlihat lebih bisa mengendalikan situasi daripada Tae Suk. Ga bisa dibayangkan kalau Tae Suk mengeluarkan senapannya.

Credit : SBS

Untung saja tentara itu tidak memeriksa lebih jauh dan ia juga tidak melihat ujung kaki Byung Gi di sudut bagasi mobil.

Kira-kira siapa yang menelpon Byung Gi?

Credit : SBS

Mayat Byung Gi dibawa ke tanah milik keluarga Hak Beom untuk dikubur. Tanah itu sepertinya sudah lama sekali tidak ada yang mengunjungi.

Lagi-lagi kenapa ada excavator di situ??? Hadeuhhhhh!!! Lagi-lagi ngerasa aneh liat ada excavator di tempat yang ga lazim.

Oya, balik ke excavator yang dipakai Tae Suk sewaktu mengubur Mi Jung. Benar seperti dugaan Dira, lokasi itu adalah lokasi tambang milik keluarga Tae Suk. Jadi memang wajar ada excavator di sana.

Waktu itu sy pikir, dikubur di lahan tambang dulu baru tiba-tiba ada di bagasi mobil Hak Beom. Sy dibuat bingung dengan penjelasan waktu yang berbeda.

Kalau dari penjelasan Tae Suk (?) di episode berapa (lupa), muncul dulu di dalam bagasi mobil Hak Beom lalu dikubur di lahan tambang. Setelah itu baru muncul di tengah jalan. Urutannya seperti itu.

Lanjut…

Credit : SBS

Setelah menguburkan Byung Gi, mereka membakar blackbox, camera dan GPS mobil Hak Beom. Hak Beom sempat mengungkapkan penyesalannya. Apakah mereka harus melakukan sejauh itu? Padahal mereka sebenarnya tidak melakukan kesalahan.

Hak Beom menyesali apa yang mereka lakukan pada Joon Hee. Ia menyesal tidak mendengar kata-kata Joon Hee waktu itu. Seandainya saja mereka tidak mengubur Mi Jung, seandainya saja mereka memperbaiki kesalahan mereka… Mereka tidak perlu membunuh Byung Gi.

Tapi apa respon Tae Suk?

Tae Suk tidak peduli dan tidak mau mendengar penyesalan Hak Beom. Dia mengajak Hak Beom pergi.

Malam itu juga, Tae Suk mencuci mobil sampai ke alas-alas mobilnya (mian ga tau namanya…lol)

Si petugas cuci mobil sempat mengomentari saat melihat noda darah yang sedang disiram Tae Suk. Dan Tae Suk mengaku kalau itu memang darah. Tae Suk mengaku habis berburu dan sangat menyenangkan rasanya setelah membunuh.

Credit : SBS
Credit : SBS

Na Ra mulai mengawasi gerak gerik Kim Jung Soo. Malam itu, ia melihat Jung Soo mendatangi bar milik Mi Jung tapi hanya berdiri saja di depan pintu lalu pergi…

Uhmmm… sepertinya Jung Soo tahu dirinya sedang diikuti karena sempat melihat sekilas ke arah belakang.

Setelah sekian lama tahu Hak Beom adalah seorang profesor, akhirnya kita diperlihatkan bagaimana Hak Beom mengajar di dalam kelas. Walaupun hari itu ia hanya mendengarkan presentasi dari mahasiswanya saja.

Credit : SBS

Hari itu, Tae Suk mendatangi Hak Beom sampai ke kelasnya karena Hak Beom terus menghindarinya. Hak Beom bahkan tidak mau menjawab telpon darinya.

Credit : SBS
Credit : SBS

Ternyata setelah kejadian itu, Hak Beom menjadi takut pada Tae Suk. Tae Suk memang temannya tapi Tae Suk bukan Tae Suk yang sebenarnya.

Tae Suk langsung menegur Hak Beom. Kalau ada kesalahan sedikit saja, maka percobaan pembunuhan Seo Joon Hee dan pembunuhan Byung Gi akan menjadi tanggung jawab Hak Beom.

Hak Beom jelas membantah. Bukan dia yang melakukannya.

Tae Suk tertawa. “Siapa yang akan percaya?”, tanyanya. Menurut Tae Suk, yang diingat Joon Hee hanyalah Hak Beom yang memukul dengan batu. Yang diperas Byung Gi juga Hak Beom.

Tae Suk bertanya apa yang akan Hak Beom lakukan. Mempercayainya dan mengikuti perintahnya?

Hak Beom terpaksa mengangguk lalu bertanya apa yang akan Tae Suk lakukan mengenai Joon Hee.

Tae Suk bilang mereka tidak punya pilihan lain. Joon Hee tidak boleh sadar.

Credit : SBS

Dokgo mendapatkan informasi tentang hilangnya Byung Gi dari pacar(?) Byung Gi. Wanita itu cerita tentang apa yang dikatakan Byung Gi ketika melihat berita tentang sidang Kang In Ho yang akan digelar. Wanita itu merasa ada kaitannya menghilangnya Byung Gi dengan kasus In Ho.

Dong Bae is back to the office.

Credit : SBS
Credit : SBS
Credit : SBS

Atasan Dokgo mengizinkan Dong Bae bekerja kembali. Karena Dong Bae mengenali foto Byung Gi (karena dia yang dulu menanyai alibi Hak Beom pada Byung Gi), Dokgo pun menugaskannya mencari tahu apa yang dilakukan Hak Beom di hari menghilangnya Byung Gi dan pencarian mobil Byung Gi.

Credit : SBS
Credit : SBS

Entah diperintah Tae Suk atau tidak, Hak Beom mendatangi dealer mobil. Dari nada ucapannya seolah dia tidak tahu kalau Byung Gi tidak masuk kerja. Seolah-olah tidak masuknya kerjanya Byung Gi, tidak ada kaitannya dengan dirinya.

Entah kebetulan atau tidak, di sana dia malah bertemu Ja Hye. Ja Hye datang karena sudah janjian dengan Kim Byung Gi. Dia bahkan mengaku baru saja bicara di telpon dengan Byung Gi.

Hak Beom tentu saja heran. Dari nada bicaranya seolah tidak percaya.

Ja Hye seperti sengaja mengomentari wajah Hak Beom yang tiba-tiba pucat. Hak Beom tidak bisa berkata apa-apa.

Credit : SBS

Hak Beom benar-benar tidak tenang. Ia sampai mencoba menelpon ponsel Byung Gi dan ponselnya nyala. Hak Beom jadi bingung. Apa Byung Gi benar-benar masih hidup?

Credit : SBS

Hak Beom sengaja menunggu Ja Hye keluar dari dealer untuk mengajak Ja Hye bicara. Intinya, Hak Beom berusaha mengorek informasi tentang Byung Gi dari Ja Hye.

Tapi kita tahu, usahanya itu sia-sia saja. Karena dalam berbicara, Ja Hye lebih jago daripada Hak Beom.
Pada akhirnya, Hak Beom tetap tidak bisa menyimpulkan Byung Gi masih hidup atau tidak.

Mobil Byung Gi ditemukan!

Mobilnya ditinggalkan di bawah jembatan, sepertinya di bantaran sungai.

Dari pemeriksaan luminol, jelas terlihat ada bercak darah. Tapi karena hanya sedikit, tidak bisa memastikan terjadi pembunuhan atau tidak. Tidak banyaknya CCTV, membuat mereka sulit melacak perjalanan mobil.

Credit : SBS

Tapi, Dokgo menemukan sesuatu yang menarik yang tertinggal di ban mobil, yaitu bekas aspal. Sayangnya menurut polisi yang bertugas, di wilayah itu tidak ada jalan yang sedang diaspal.

Bersambung…

 

Komentar :

Sy penasaran dengan hubungan Ja Hye dan Hak Beom karena di sini Hak Beom memanggil Ja Hye dengan panggilan ‘Unni’.

Dari panggilan itu, berarti hubungan Hak Beom dan Ja Hye lumayan dekat. Karena kalau tidak, Hak Beom pasti memanggil Ja Hye dengan panggilan ‘Pengacara Choi’. CMIIW.

Di episode 1 dulu, Hak Beom sempat marah karena hanya dia yang tidak diundang ke pembukaan kantor Ja Hye. Hanya Tae Suk, In Ho dan Joon Hee saja yang mendapat undangan sementara dia tidak. Hak Beom sampai memakai undangan milik Joon Hee supaya bisa ke acara tersebut.

Dan di acara tersebut, Ja Hye sempat mencegah pertengkaran Hak Beom dengan pengacara partnernya (lupa namanya..). Seolah Ja Hye tahu apa yang akan terjadi jika pertengkaran tersebut berlanjut. Ja Hye bahkan terkesan sedikit memaksa pertnernya itu minta maaf pada Hak Beom.

Something’s strange…

Tapi karena kejadian pertengkaran Go Hyun Jung dengan PD-nim yang berujung GHJ mundur dari ‘Return’, sy jadi khawatir cerita akan berubah, padahal penasaran bgd dengan kisah yang belum diceritakan tentang Ja Hye. Tentang keanehannya, tentang siapa yang membuntutinya dan Ja Hye mengaku seperti kenal dengan orang itu. Tentang mimpi buruk Ja Hye.

Berharap bgd ceritanya tidak diubah… Jaebalyooo…

[Rekap/Review Return Episode 14]

Leave A Reply

Your email address will not be published.