Rekap/Review : Return Episode 21 dan Episode 22

6

[Rekap/Review : Return Episode 20]

 

Rekap/Review : Return Episode 21 dan Episode 22

Kdramastory – Lama ga sempat nerusin rekap drama ‘Return’. Terus terang, nontonnya pun baru sampe episode 22.Β Sy hanya akan merekap singkat saja supaya cepat kita lanjut ke episode selanjutnya. Yang mau nanya, boleh dikolom komentar, ya… Mudah-mudahan, masih bisa dijawab. πŸ™‚

Banyak yang terungkap di episode ini, setelah sebelumnya kita hanya bisa menebak-nebak saja. Ga perlu berlama-lama, langsung lanjut aja…

Episode yang lalu berakhir saat Dokgo membuka freezer. Adakah Dr. Ko di dalamnya?

Tidak ada. Freezer itu kosong.

Lalu bagaimana jepit rambut milik Dr. Ko bisa ada di dalam bak air?

Dalam flashback, memang Ja Hye yang sengaja menaruhnya di sana. Dan sebelumnya, diperlihatkan Ja Hye menyiksa Dr. Ko. Menenggelamkannya ke dalam air setelah sebelumnya menyuntikkan Rocuronium. Persis seperti yang dilakukan pada dua korban sebelumnya.

Dokgo yang belum berhasil menemukan Dr. Ko, memutuskan menemui Joo Chan Young, reporter yang menuliskan artikel 19 tahun lalu. Dokgo pergi bersama Dong Bae yang menyusulnya ke restoran Sea Horse Land.

Credit : SBS

Dari Chan Young, diperoleh informasi bahwa 19 tahun yang lalu, ia menyaksikan sendiri detektif yang menemukan mayat anak perempuan itu memberikan sejumlah uang pada Dr. Ko. Chan Young bahkan mengaku sampai menuliskan artikel tapi artikel itu ditahan oleh editornya.

Yang membuat Dokgo terkejut, detektif yang dimaksud Chan Young adalah Tn. Ahn.

Credit : SBS
Credit : SBS

Di saat serius berbicara dengan Chan Young, Dokgo dikejutkan dengan seseorang yang menguping pembicaraan mereka. Dokgo mengejar hingga ke jalan sampai akhirnya orang tersebut tertangkap.

Dong Bae yang menyaksikan dari jarak yang tidak begitu jauh, hanya diam mengawasi saja. Sama sekali tidak membantu Dokgo.

Untungnya, pria tersebut diakui Chan Young sebagai adiknya. Ia dan Dokgo bahkan kemudian bicara tanpa terpengaruh dengan kehadiran pria tersebut karena dari penampilan luarnya, sepertinya pria itu agak idiot.

Credit : SBS

Karena hubungannya dengan In Ho belum membaik, Tae Suk berinisiatif mengajak In Ho bicara di tempat ia latihan menembak. Tae Suk mencoba menjelaskan tentang Ja Hye tapi tidak berhasil.

In Ho tidak percaya padanya. In Ho masih marah karena Tae Suk mengkhianatinya saat ia ditahan dan bahkan mencoba membunuh Joon Hee.

Credit : SBS

Melalui telpon, Tae Suk menceritakan kegagalannya membujuk In Ho pada Hak Beom. Saat itu, Hak Beom sedang di sebuah showroom mobil mewah. Sepertinya showroom yang berbeda dengan showroom yang biasa didatangi Hak Beom karena si sales tidak mengenali siapa Hak Beom.

Seolah masalah sudah lewat, Hak Beom kembali pada dirinya semula. Masih sombong, mengganggap remeh orang lain. Ia juga langsung emosi ketika si sales tidak mengizinkannya membeli mobil dengan alasan hari itu showroom hanya dibuka untuk pelanggan VVIP sementara Hak Beom tidak masuk dalam daftar pelanggan VVIP.

Sanking kesalnya, Hak Beom sengaja merusak cat mobil pajangan dengan kunci mobilnya supaya si sales tidak punya pilihan lain selain menjual mobil itu padanya.

Tentu saja si sales tidak bisa berbuat apa-apa.

Sementara itu, Tae Suk memutuskan mencari tahu siapa Ja Hye. Ia menyuruh Tn. Kim mencari informasi melalui teman smp Ja Hye.

Dari teman smpnya Ja Hye, diketahui bahwa satu-satunya keluarga yang dimiliki Ja Hye adalah ibunya. Ja Hye pernah dilaporkan menghilang di tahun ke-10 sekolahnya dan tidak seorang pun bisa menemukannya sampai akhirnya kembali muncul 10 tahun kemudian.

Credit : SBS

Tae Suk bahkan mendapatkan foto smp Ja Hye. Sama seperti yang dikatakan teman smp Ja Hye, Ja Hye yang sekarang sangat berbeda dengan Ja Hye yang dulu.

Dokgo akhirnya mendapatkan titik terang keberadaan Dr. Ko. Polisi dari Pos Patroli Taein menelponnya, mengabarkan tentang Dr. Ko yang ingin bertemu dengannya.

Bersama Dong Bae, Dokgo langsung ke sana. Dokgo masuk ke dalam untuk menemui Dr. Ko sementara Dong Bae memarkirkan mobil di parkiran belakang pos patroli.

Di sini terungkap Dong Bae memang benar-benar bekerja sama dengan Ja Hye dan Jung Soo. Ia bahkan memiliki dua ponsel, yang salah satunya khusus untuk berkomunikasi dengan Ja Hye dan Jung Soo.

Agak membingungkan. Ja Hye menelpon nomor orang lain yang tidak hanya tersambung ke nomor orang tersebut tapi juga tersambung ke nomor Dong Bae dan Jung Soo. Ja Hye bicara pada Jung Soo yang juga didengar oleh Dong Bae, membuat orang yang mendapat telpon dari Ja Hye bingung, tidak mengerti apa yang dibicarakan Ja Hye.

Sepertinya ada perselisihan antara Ja Hye dan Jung Soo. Ja Hye meminta Jung Soo tidak melakukannya tapi Jung Soo mengabaikannya. Begitu pun dengan Dong Bae.

Credit : SBS
Credit : SBS

Ketika Dong Bae masuk ke pos polisi, Dokgo masih bicara dengan Dr. Ko. Dr. Ko tidak menceritakan siapa dan apa yang terjadi padanya karena sebelumnya sudah diancam Ja Hye untuk hanya mengakui kejahatannya 19 tahun lalu. Ja Hye jelas-jelas mengatakan Dr. Ko baru akan bisa bertemu putrinya setelah rencananya selesai.

Pada Dokgo, Dr. Ko mengakui kesalahannya karena sudah memanipulasi hasil otopsi 19 tahun yang lalu dan alasannya ke Taein adalah untuk mencari ibu dari anak perempuan yang otopsinya ia manipulasi. Dr. Ko memohon agar Dokgo mencari Sun Hwa, putrinya.

Sayangnya, karena Dr. Ko tidak bisa cerita dengan detail, Dokgo tidak paham maksud Dr. Ko.

Selain itu, Dokgo sempat menanyakan pada Dong Bae tentang Jung Soo. Tapi, Dong Bae berbohong, mengaku tidak mendapat kabar apa pun tentang Jung Soo. Padahal sebelumnya Dong Bae baru saja mendapat telpon dari Woo yang ditugasi membuntuti Jung Soo. Woo mengabarkan bahwa ia kehilangan Jung Soo dan berniat melaporkan nomor mobil Jung Soo ke polisi tapi Dong Bae mencegahnya dengan alasan ingin bertanya terlebih dahulu pada Dokgo.

Atas saran Dong Bae juga, Dr. Ko diputuskan dibawa kembali ke Seoul. Alasan Dong Bae, supaya Dr. Ko bisa istirahat.

Dong Bae juga yang menawarkan diri membawa Dr. Ko ke mobil sementara Dokgo menyelesaikan urusan terlebih dahulu dengan polisi di sana. Sebelumnya, Dokgo mendapat pesan sms dari Jung Soo yang mengatakan bahwa persiapan sudah selesai dan ia akan tiba 20 menit lagi. Setelah itu, Dong Bae juga mendapat pesan sms dari Ja Hye yang memintanya tidak menuruti perintah Jung Soo.

Dong Bae mengacuhkan perintah Ja Hye. Dengan alasan akan mengambil mobil di parkiran, Dong Bae meninggalkan Dr. Ko di halaman pos polisi, sendirian.

Dong Bae sengaja menunggu lama di mobil sampai akhirnya terdengar bunyi tabrakan. Setelah itu ia baru menjalankan mobil, keluar dari tempat parkir.

Credit : SBS

Dokgo dan polisi lainnya langsung panik melihat Dr. Ko yang tergeletak di halaman. Dan yang keluar dari dalam mobil adalah… Jung Soo.

Tanpa bicara sepatah kata pun, Jung Soo langsung menyerahkan diri pada polisi.

Nyawa Dr. Ko tidak selamat. Seperti dua korban sebelumnya, ada angka romawi yang tertulis di dada kirinya. Bedanya, angka yang tertulis di dada Dr. Ko adalah angka IV.

Credit : SBS

Tae Suk menemui Joon Hee yang masih dirawat di rumah sakit. Dengan alasan agar Joon Hee mendapat udara segar, Tae Suk membawanya jalan-jalan di taman. Adapun tujuan Tae Suk yang sebenarnya adalah ingin mengkonfirmasi apakah Joon Hee benar-benar hilang ingatan atau tidak.

Tae Suk hampir saja mendorong Joon Hee dari atas tangga kalau saja Joon Hee tidak cepat-cepat mengalihkan pembicaraan. Joon Hee sengaja membicarakan tentang perjalanan Tae Suk ke Eropa 6 bulan lalu.

Karena Tae Suk tidak jadi menjatuhkan Joon Hee dari tangga, sepertinya Tae Suk percaya bahwa Joon Hee benar-benar hilang ingatan.

Credit : SBS

Sementara itu, Ja Hye menemui Jung Soo yang sudah dibawa ke kantor polisi Gangdong sebagai pengacaranya. Pertanyaan Ja Hye yang pertama adalah, kenapa Jung Soo melakukannya.

Credit : SBS
Credit : SBS

Di sini kita mendapat flashback bagaimana pertama kali Ja Hye bisa memiliki hubungan dengan Jung Soo.

Setelah sidang yang tidak sesuai harapannya, Jung Soo menyiram bahan bakar ke seluruh tubuhnya di depan gedung pengadilan. Jung Soo bertekad membakar diri karena tidak bisa menerima hasil persidangan.

Ja Hye yang menghentikannya. Dan pada akhirnya, Ja Hye pula yang memotivasi Jung Soo balas dendam…

Dan sekarang, Ja Hye dan Jung Soo berselisih. Ja Hye tidak setuju dengan apa yang dilakukan Jung Soo demikian pula dengan Jung Soo. Jung Soo merasa Ja Hye mulai lemah karena tidak sanggup membunuh Dr. Ko. Oleh sebab itulah ia yang mengeksekusi Dr. Ko, sesuai dengan rencana awal mereka.

Dan sesuai dengan rencana mereka juga, Jung Soo meminta Ja Hye menceritakan rencananya terkait dengan botol rocuronium keempat.Β Dalam flashback, memang Jung Soo yang mencuri rocuronium tersebut. Jung Soo menagih janji karena sebelumnya Ja Hye berjanji akan cerita setelah pembunuhan mereka ketiga.

Sayangnya, Ja Hye enggan menceritakannya dan itu membuat Jung Soo kecewa. Ja Hye hanya meminta Jung Soo mempercayainya sampai akhir.

Credit : SBS
Credit : SBS

Hari itu, Na Ra menemui Joon Hee di rumah sakit. Ia sengaja membawakan makanan kesukaan Joon Hee dan sengaja pula menyinggung tentang alergi kiwi yang pernah disebutkan Mi Jung saat makan malam mereka waktu itu. Melihat Joon Hee sama sekali tidak bereaksi, sadarlah Na Ra bahwa Joon Hee sebenarnya tidak hilang ingatan.

Na Ra pun menuntut alasan kenapa Joon Hee berpura-pura hilang ingatan. Joon Hee meminta maaf sambil menangis.

Credit : SBS

Na Ra membawakan USB yang berisi rekaman blackbox dan foto-foto Tae Suk dan Hak Beom yang sedang mendorong mobil Joon Hee. Tahu lah Joon Hee bahwa Na Ra dan In Ho sudah tahu semuanya.

Tidak ada yang diinginkan Na Ra selain Joon Hee melakukan apa yang menurut Joon Hee yang terbaik.

Malamnya, Na Ra sengaja menyiapkan makan malam kesukaan In Ho. In Ho yang siangnya menyadari USB dan foto-foto yang disembunyikan di ruang kerjanya menghilang, bisa menebak benda itu pasti ada pada Na Ra.

Credit : SBS
Credit : SBS

Setelah selesai makan malam, In Ho pun mencoba bicara pada Na Ra. Na Ra mengakui USB dan foto itu dia yang mengambilnya. Ia tidak ingin In Ho memiliki benda tersebut.

In Ho tidak mau Na Ra terlibat dengan masalahnya tapi Na Ra tidak sependapat. Menurut Na Ra, masalah In Ho adalah masalahnya, masalah Dal Rae dan…

Di situlah kemudian In Ho tahu tentang kehamilan Na Ra.

Na Ra dan In Ho akhirnya berbaikan kembali. Walaupun Na Ra belum bisa sepenuhnya memaafkan In Ho, tapi ia ingin mereka melupakan apa yang sudah terjadi dan In Ho kembali menjalani hidup sebagai suaminya dan ayah dari anak-anak mereka.

Credit : SBS

Keesokan harinya, In Ho pun menemui Joon Hee.

Joon Hee akhirnya mengakui bahwa ia tidak hilang ingatan dan menceritakan tentang mayat Mi Jung yang tiba-tiba ada di dalam bagasi mobil Hak Beom.

In Ho tidak menyalahkan Joon Hee. Sebaliknya In Ho menyayangkan Joon Hee yang menanggung semua itu seorang diri.

Joon Hee mengaku merasa takut karena sepertinya mereka dihukum atas apa yang mereka lakukan dulu.

Dalam flashback, Joon Hee dan teman-temannya, tidak berempat tapi berlima, membuang seorang anak perempuan ke dalam laut. Walaupun mereka tahu anak perempuan itu masih hidup, mereka tetap membuangnya ke dalam laut.

In Ho kemudian menceritakan tentang kehamilan Na Ra pada Joon Hee. Tentang keinginannya melanjutkan hidupnya kembali.

Dan keinginan In Ho itu didukung penuh oleh Joon Hee. Joon Hee menyambut gembira kabar kehamilan Na Ra dan keputusan In Ho.

Credit : SBS

Sementara itu, Hak Beom yang memperbaiki ponselnya yang terus mengalami gangguan saat menelpon, mengetahui bahwa ponselnya disadap. Entah bagaimana caranya, ponselnya tiba-tiba memiliki aplikasi sadap.

Dan ternyata, Tae Suk pun mengaku sering mengalami gangguan saat menelpon.

Hak Beom yang emosian, hampir saja menghancurkan ponselnya kalau saja Tae Suk tidak mencegahnya. Sepertinya Tae Suk punya suatu rencana…

Credit : SBS

Jung Soo menolak kunjungan Ja Hye atau siapa pun yang akan menjadi pengacaranya karena sudah jelas ia menabrak Dr. Ko, bahkan polisi menyaksikannya. “Hukum bukan untuk dipermainkan, bukan?”, ucapnya pada Dokgo saat pemeriksaan di ruang interogasi.

Dokgo kembali mencoba mengungkit tentang kematian Mi Jung dan botol rocuronium keempat.

Tapi dengan santai, Jung Soo berkilah bahwa dia di sana bukan karena kasus pembunuhan Mi Jung tapi Dr. Ko. Dan Jung Soo juga sama sekali tidak berkomentar terkait botol rocuronium keempat.

Dokgo sampai emosi.

Credit : SBS

Upacara pemakaman Dr. Ko sangat sepi. Tidak seorang pun terlihat datang. Sepertinya Dr. Ko pun tidak punya sanak keluarga karena yang bertindak sebagai penerima tamu adalah Dokgo yang kembali ditemani Dong Bae.

Dokgo masih belum curiga pada Dong Bae. Dokgo menyuruh Dong Bae mencari tahu keberadaan putri Dr. Ko. Dokgo bahkan memberi foto putri Dr. Ko pada Dong Bae.

Dari Dong Bae, Dokgo tahu bahwa baru-baru ini Dr. Ko meminta izin akses dokumen kasus lama.

Credit : SBS

Dokgo pun mencari tahu kasus yang dimaksud dan ternyata kasus tersebut adalah kasus tabrakan di Jalan Pantau Taein dengan korban Jung So Mi yang terjadi tanggal 4 November 1999. Mobil dikendarai oleh Tae Min Young bersama Oh Tae Suk, Kang In Ho, Kim Hak Beom dan Seo Joon Hee. Disebutkan bahwa korban tewas di tempat kejadian.

Dokgo pun mencari tahu keberadaan Tae Min Young. Berdasarkan informasi alamat dari Dong Bae, Dokgo tiba di sebuah pelabuhan.

Credit : SBS
Credit : SBS

Melihat suasana sekitarnya, Dokgo ragu Dong Bae sudah memberikan alamat yang benar. Tapi Dong Bae bersikeras bahwa itu adalah alamat Tae Min Young. Kalau Dokgo mencari, Dokgo pasti menemukannya.

Setelah bertanya pada seseorang di pelabuhan, Dokgo pun ke sebuah kontainer yang tidak memiliki izin. Dokgo sempat bertanya-tanya bagaimana Tae Min Young bisa meregistrasikan alamatnya jika tidak punya izin.

Credit : SBS
Credit : SBS

Dan ternyata, setelah diperiksa, Tae Min Young adalah pria yang bertemu dengannya di kantor Reporter Joo Chan Young.

Credit : SBS

Sementara itu, Dong Bae yang sudah minta izin pada Dokgo, pulang ke rumah dengan alasan menjenguk ibunya yang sakit.

Dan kita melihat, ibu Dong Bae baik-baik saja dan di sana ada Sun Hwa, putri Dr. Ko. Padahal, sewaktu Dokgo menanyainya, Dong Bae bilang dia belum mendapat informasinya.

Tidak hanya itu, Ja Hye pun ada di sana…

Bersambung…

 

Komentar :

Terungkap bagaimana Ja Hye dan Jung Soo bisa bekerja sama. Dong Bae juga termasuk dalam komplotan mereka. Yang belum dijelaskan bagaimana Dong Bae dan Ja Hye bisa saling kenal dan bagaimana Dong Bae dan Jung Soo bisa kenal.

Masih belum terungkap siapa pria di foto yang ada di kamar Dong Bae.

Tentang Tae Min Young. Bagaimana Reporter Chan Young bisa menganggapnya adik. Kalau Chan Young pernah meliput kasus 19 tahun lalu, tentunya Chan Young tahu siapa Tae Min Young karena nama Tae Min Young ada dalam berkas kasus.

Sepertinya Dong Bae sudah kenal siapa Tae Min Young dan di saat Dokgo memintanya mencari alamat Tae Min Young, pastilah Dong Bae sudah tahu. Bisa jadi Dong Bae memang sudah pernah ke rumah Tae Min Young atau mungkin bahkan bertemu dan bicara. Kalau tidak, kenapa sewaktu Chan Young membawanya masuk, Tae Min Young sempat menoleh pada Dong Bae…

[Rekap Return Episode 23]

6 Comments
  1. Fitria says

    Umur aslinya go hyun jung kan juga udah ahjuma juga eoni, hampir 50th tapi masih awet muda banget.

    1. kdramastory says

      iya… masih cantik…

  2. MayyaSari says

    Semangat unnie…..
    Agak kecewa sih, trnyta benar Ja Hye ikut terlibat….

    1. kdramastory says

      begitulah… mungkin ini juga alasan Go Hyun Jung ga mau lagi meranin Ja Hye… berubah banged dari image awalnya yang kayaknya pengacara cewe yang keren… πŸ™

      1. dhee says

        Betul eonni. Jahye jadi tua banget. Ko hyun jung gag pantes jdi ibu2 yg anaknya umur 30 tahunan. Padahal dulu cocok bgt sama dokgo. Tahunya dua ahjumma yg umurnya hampir 50tahun

        1. kdramastory says

          Bener bgd. Harusnya kalo anaknya Ja Hye masih hidup, umurnya 28 tahun ya? Kecelakaan 19 tahun lalu, dan umur So Mi waktu itu 9 tahun. Jadi umur Ja Hye, hampir 50 tahun ya… Kalau dia punya anak umur 20 tahun, berarti paling engga umurnya sekarang 48 tahun.

          Makanya waktu itu mikirnya anak kecil itu adiknya Ja Hye. Taunya malah anaknya… Perasaan Ja Hye itu terlalu muda ya kl ukuran punya anak yang sebesar itu…

Leave A Reply

Your email address will not be published.