Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

Sinopsis Father Is Strange Episode 17 Part 1

0

— All images credit and content copyright : KBS2 —

[Sinopsis Father Is Strange Episode 16 Part 2]

Di episode sebelumnya, Joong Hee benar-benar pindah ke rumah ayah. Dia sangat terkejut karena bertemu dengan Mi Young di sana…

Kdramastory – Sinopsis Father Is Strange Episode 17 Part 1

Ayah, ibu dan yang lainnya juga terkejut, tidak menyangka Joong Hee dan Mi Young saling kenal.

Joong Hee mengatakan, Mi Young adalah managernya.

Ayah dan ibu menyambut fakta dengan dengan gembira. Ayah tahu Mi Young dan Joong Hee bekerja di perusahaan yang sama tapi ia sama sekali tidak pernah menduga Mi Young itu manager Joong Hee.

Joong Hee ikut senang sedangkan Mi Young tidak.

Ayah lalu memperkenalkan satu persatu anak-anaknya. Pertama Jun Young. Jun Young baru saja mengikuti Ujian Negara dan sedang menunggu hasilnya. Jun Young juga akan segera menikah. Ayah juga memberitahukan bahwa Jun Young itu setahun lebih muda daripada Joong Hee.

Saat bersalaman, Jun Young menjabat tangan Joong Hee dengan sangat keras. Joong Hee sampai kaget dan berusaha menarik tangannya kuat-kuat.

Yang kedua adalah Hye Young. Joong Hee langsung mengenali bahwa Hye Young adalah putri ayah yang pindah dari rumah.

Ibu membenarkan. Ia juga memberitahukan bahwa Hye Young adalah seorang pengacara yang bekerja di Gangnam.

Joong Hee menjabat tangan Hye Young sambil memujinya. Mengatakan kalau Hye Young seorang wanita dengan otak yang seksi.

Sama seperti Jun Young, ia juga bersikap tidak ramah pada Joong Hee. Bahkan ia tidak menanggapi saat Joong Hee memujinya.

Ketiga, Ra Young. Ra Young memperkenalkan dirinya sebagai instruktur yoga yang terkenal di SNS. Dia adalah anak yang paling cantik di keluarga.

Saat berjabat tangan, Joong Hee mencoba mengajak Ra Young bercanda. Mengatakan kalau Ra Young itu seperti idol. Mirip seperti seseorang yang ia kenal.

Sama seperti Hye Young tadi, Ra Young juga tidak menanggapi candaan Joong Hee.

Ayah lalu memberitahukan juga bahwa mereka punya anggota keluarga lain yaitu nenek dan keluarga paman yang tinggal di lantai bawah. Joong Hee bisa bertemu dengan mereka nanti.

 

Joong Hee lalu memberikan hadiah satu persatu untuk keluarga ayah. Ada hadiah untuk ayah, ibu, dan keempat anak ayah.

Ibu langsung membuka hadiahnya di depan Joong Hee.Ia berterima kasih atas hadiah syal dari Joong Hee.

Joong Hee juga meminta anak-anak ayah membuka hadiah darinya. Menurutnya, hal yang harus dilakukan setelah mendapat hadiah adalah langsung membukanya.

Namun, anak-anak ayah hanya diam saja.

Joong Hee sampai memanggil Mi Young dan memberi isyarat supaya Mi Young segera membukanya.

Namun, Mi Young cuma bilang, nanti saja.

Joong Hee mengerti tapi terlihat sedikit kecewa.

Lalu ayah mengajak Joong Hee memindahkan barang-barang untuk mengalihkan perhatian Joong Hee.

Sinopsis Father Is Strange Episode 17 Part 1

Anak-anak ayah lalu ke kamar untuk bicara. Hye Young merasa sedikit lega karena Joong Hee adalah seorang selebriti dan terlebih Mi Young juga mengenal Joong Hee, jadi identitas Joong Hee jelas baginya.

Sama seperti Hye Young, Jun Young juga merasa lega. Namun, ia mencemaskan Mi Young. Ia yakin Mi Young pasti sangat terkejut.

Mi Young membenarkan. Ia juga menemani Joong Hee saat membeli hadiah. Sebuah jam untuk Jun Young dan parfum untuk anak perempuan.

Jun Young merasa sedikit kecewa pada ayah. Jika ayah sudah tahu Mi Young bekerja di perusahaan yang sama dengan Joong Hee, seharusnya ayah memberitahukan mereka.

Hye Young sependapat dengan Jun Young. Ia juga mencemaskan Mi Young.

Mi Young bilang, ia tidak baik-baik saja. Ia hanya tertegun saja.

Sebaliknya, Ra Young merasa tidak masalah sama sekali karena Joong Hee seorang selebriti.

Jun Young tidak sependapat. Ia tidak menyukai Joong Hee karena Joong Hee terlihat begitu percaya diri padahal sudah membuat masalah di keluarga mereka

Hye Young sependapat dengan Jun Young. Ia juga heran kenapa Joong Hee datang ke rumah mereka. Ia yakin bukan karena uang.

“Dia ingin merasakan cinta dari ayah…”, sahut Ra Young yang sudah membuka hadiah sementara yang lain belum. Ahahahaha… Ra Young ini…

Mereka lalu masuk ke kamar Joong Hee. Kini kamar yang tadinya kosong, dipenuhi dengan barang-barang Joong Hee.

Joong Hee sama sekali tidak menyangka kamar itu lebih kecil dari yang ia kira.

“Kamar ini kamar terbesar kedua yang ada di rumah ini…”, sahut Jun Young, agak marah.

Ibu sampai melirik penuh ‘kode’ pada Jun Young. Ibu lalu memberi saran soal pengaturan perabot dan menyarankan agar Joong Hee mengirimkan barang yang sangat tidak diperlukan Joong Hee ke rumahnya lagi.

Joong Hee sepakat dan refleks menyuruh Mi Young. “Intern, telpon perusahaan pindahan…”.

Dan Mi Young juga refleks mengiyakan.

Jun Young dan Hye Young hampir saja ‘meledak’. Akhirnya ayah yang menawarkan diri menelpon perusahaan pindahan.

Malamnya, seluruh keluarga berkumpul. Nenek dan keluarga paman menatap Joong Hee tak berkedip karena hanya Joong Hee sendiri yang duduk di atas bangku kecil.

Ibu mencoba memberi pengertian pada nenek. Soalnya Joong Hee lebih terbiasa duduk di kursi daripada di lantai.

Melihat nenek dan keluarga paman yang terus menatapnya, Joong Hee malah membuat lelucon. Mengatakan kalau dipandang seperti itu, ia merasa berada di acara fans meeting.

Joong Hee menertawakan leluconnya sendiri sementara nenek, keluarga paman dan yang lainnya sama sekali tidak tertawa. Ahahaha…

Akhirnya, Joong Hee berhenti tertawa dan duduk di lantai.

Setelah itu, nenek dan keluarga paman baru tidak menatap Joong Hee lagi. Ahahaha…

Min Ha lalu memberi selamat pada ayah karena sudah berhasil. Bagi seorang fans bertemu dengan idolanya seperti mimpi yang menjadi kenyataannya.

Min Ha juga memberitahukan kalau ayah ikut fansbasse Joong Hee.

Ayah senyum-senyum saja tapi senyumnya langsung hilang begitu menyadari tatapan anak-anaknya. Ahahaha…

Ibu tertawa canggung dan untuk mengalihkan topik, ia mempersilahkan Joong Hee makan buah dan menanyakan apa yang perlu ditanyakan.

Yang diperlukan Joong Hee adalah bidet dan ia ingin tahu dimana kamar mandinya.

Ibu menjelaskan bahwa kamar mandi ada di dekat tangga dan satu di kamar utama. Jadi mereka menggunakannya bergantian.

Joong Hee kaget mendengarnya. Jadi bidet miliknya akan dipasang dimana?

Ibu mempersilahkan Joong Hee memasangkan karena anak-anaknya tidak ada yang memakai bidet.

“Kalau ada, aku mau memakainya…”, sahut Ra Young.

“Jadi, jangan pasang bidetmu…”, tambah Jun Young.

Hye Young menyuruh Joong Hee membasuhnya di shower saja.

Mi Young hanya diam saja. Menundukkan kepalanya.

Nenek yang tidak tahu bidet itu apa, bertanya. Bibi membisikinya, “Bidet yang menembakkan air di bo****mu…”.

Nenek kaget. “Bidet yang menembakkan air di bo****mu? Apa bo**** terbakar?”.

Semuanya kecuali Mi Young dan ayah hampir meledak tertawa sementara Joong Hee hanya bisa menahan malu.

Ayah mempersilahkan Joong Hee memasangnya. Ia tahu Ra Young hanya bercanda saja tadi.

“Baik… aku akan memikirkannya…”, ucap Joong Hee yang masih belum hilang malunya.

Nenek belum berhenti mengerjai Joong Hee. Pertama nenek ingin memastikan apakah Joong Hee benar-benar seorang selebriti karena ia tidak pernah melihat Joong Hee di tv.

Joong Hee mencoba menjelaskan kalau dia pernah muncul di sebuah drama yang tayang setiap hari.

Awalnya, nenek bersikap seolah tahu drama itu tapi lalu nenek bilang, ia tidak menonton drama itu karena benar-benar sangat membosankan.

Hye Young tertawa geli tapi begitu melihat Mi Young hanya diam saja, ia pun langsung terdiam.

Nenek lalu menyuruh Joong Hee menyanyi karena ia dengar Joong Hee adalah seorang penyanyi.

Ibu sampai harus menegur nenek dan meminta maaf pada Joong Hee karena nenek sepertinya sangat ingin tahu.

Di dalam hati, Ra Young, Hye Young dan Jun Young memuji nenek mereka yang hebat.

Nenek belum berhenti. Ia mengomentari kura-kura Joong Hee yang gemuk. Ia sangat senang mengetahui Joong Hee punya binatang peliharaan karena di musim panas nanti bisa dimasak bersama dengan dua ayam mereka yang dipelihara di atap. Ahahahah…

Joong Hee berusaha menjelaskan kalau Al bukan dipelihara untuk itu.

“Al? Apa yang kau bicarakan?”, tanya nenek heran.

Mi Young menjelaskan bahwa Joong Hee menamai binatang peliharaannya, Al Pacino.

Nenek menatap Joong Hee. “Yang benar saja…”.

Joong Hee buru-buru pamit masuk kamar dengan alasan lelah. Joong Hee masuk ke kamar dengan membawa serta kura-kuranya.

Sinopsis Father Is Strange Episode 17 Part 1

Joong Hee langsung bicara dengan kura-kuranya. Menanyakan keadaan Al. Apakah Al stres?

Baru saja Joong Hee masuk kamar, terdengar suara tawa keras dari ruang tengah. Joong Hee langsung stres. Sepertinya ia tidak akan bisa tidur malam itu.

Ayah dan ibu kemudian datang. Mereka mencoba menghibur Joong Hee yang tertekan karena ulah nenek tadi.

Ibu membawakan Joong Hee segelas air karena khawatir nanti malam Joong Hee haus dan merasa canggung ke dapur. Ia juga mempersilahkan Joong Hee makan apa pun yang Joong Hee mau. Ibu juga ingin tahu apakah ada makanan yang tidak bisa dimakan Joong Hee.

Joong Hee bilang tidak ada.

Ayah juga membicarakan soal toilet yang hanya satu dan biasanya pagi hari akan sedikit terjadi kekacauan. Ia ingin Joong Hee mempersiapkan dirinya.

Ayah dan ibu pamit setelah Joong Hee bilang ia lelah dan ingin tidur. Ibu keluar lebih dulu sedangkan ayah tinggal sebentar untuk mengucapkan terima kasih pada Joong Hee.

Joong Hee tentu saja heran tapi ayah tidak menjelaskan lebih jauh.

Setelah ayah pergi, Joong Hee merebahkan badannya lagi. Tapi lagi-lagi terdengar suara tawa dari ruang tengah. Joong Hee sampai harus menutup kedua telinganya.

Ra Young mendengar bunyi pesan masuk di ponsel Hye Young yang tertinggal di kamar, Ra Young iseng mengeceknya. Ra Young kaget membaca isinya. Good night, baby.

Ra Young langsung yakin pengirimnya adalah seorang laki-laki. Jadi selama ini pesan spam yang dimaksud Hye Young adalah pesan dari pacar Hye Young.

Ra Young menebak-nebak passcode ponsel Hye Young. Ia sudah mencoba beberapa kali sampai akhirnya mencoba ‘baby’ dan ternyata berhasil!

Setelah di kamar, ibu baru mengomentari ayah yang terlihat bahagia.

Ayah mengakui ia memang bahagia. Selama ini ia khawatir melihat Joong Hee yang tinggal sendirian di rumah yang besar dan selalu memesan makanan kotak. Ia sangat berterima kasih karena Joong Hee bersedia pindah ke rumah kecil mereka.

Ayah ingin tahu pendapat ibu tentang Joong Hee.

Ibu mengakui bahwa Joong Hee tumbuh menjadi anak yang baik seperti kata ayah sebelumnya. Joong Hee terlihat manis dan polos karena ia pikir selebriti itu sombong tapi ternyata tidak.

Ibu lalu menanyakan soal Ahn Soo Jin. Dimana ibu Joong Hee itu tinggal. Di amerika?

Ayah berpikir begitu karena setahu ayah baik Han Soo maupun Soo Jin pindah ke sana.

Saat ibu bertanya soal bagaimana Han Soo dan Soo Jin bertemu, ayah menduga sepertinya Han Soo bertemu Soo Jin saat Han Soo sedang sedih karena kecelakaan yang menimpa kedua orang tuanya.

Setahu ayah, Han Soo dan Soo Jin menikah tidak lama setelah bertemu tapi orang tua Soo Jin tidak setuju karena keluarga Soo Jin cukup kaya sementara Han Soo miskin dan tidak punya orang tua.

Belum sampai setahun, Han Soo bercerai dan diusir dari rumah. Dan belum setahun bercerai, Soo Jin menikah lagi dengan orang lain.

Ayah bercerita, alasan Han Soo memanggilnya ke Amerika karena kabar pernikahan Soo Jin yang membuat Han Soo bertekad mengumpulkan banyak uang.

Dua hari sebelum meninggal, Han Soo mabuk dan menelpon Soo Jin berkali-kali. Han Soo tidak pernah bercerita kalau ia punya anak. Atau mungkin, Han Soo juga tidak pernah tahu kalau ia punya seorang anak.

Ayah berpikir, seandainya Han Soo tahu, Han Soo pasti sudah memberitahunya. Alasan kenapa Han Soo tidak pernah cerita karena Han Soo memang tidak tahu tentang Joong Hee.

Ibu sependapat dengan ayah. Namun ia sangat takut kalau-kalau ayah bisa ketahuan. Ibu meminta ayah supaya berhati-hati.

Ayah berjanji dan meminta ibu tidak khawatir.

Malam itu, Joong Hee tidak bisa tidur. Begitu juga dengan Mi Young.

Mi Young di atap, duduk sambil menatap langit. Mi Young yang kesal karena masalah Yoo Joo dan kini ditambah dengan Joong Hee yang ternyata anak ayahnya, berteriak pada langit. “Kenapa ini terjadi padaku?!”.

Sinopsis Father Is Strange Episode 17 Part 1

Pagi itu, Joong Hee terbangun karena alarm ponselnya. Kantung mata Joong Hee sampai menghitam gara-gara tidak bisa tidur semalaman. Ia menghitung, ada 13 kali yang bolak balik masuk kamar mandi. Jika satu orang dua kali, maka ada satu orang yang tiga kali.

Karena kebelet pipis, Joong Hee pun segera toilet, tapi ternyata di dalamnya sudah ada Ra Young lebih dulu.

Joong Hee kembali ke kamar sambil nahan-nahan pipis. Tak lama, ia keluar lagi dan di depan toilet sudah ada Mi Young yang mengantri.

Joong Hee mencoba minta tukar karena sebelumnya ia sudah mengantri di sana.

Mi Young mengerti dan mau tukaran.

Ra Young memang keluar sambil menutup hidung. Ia melarang Joong Hee dan Mi Young masuk karena kamar mandinya masih bau.

Mi Young tidak peduli dan berniat masuk lebih dulu. Di saat mereka bertengkar, Jun Young datang dan menyerobot antrian.

Dari dalam kamar mandi, Jun Young cuma minta maaf karena ia sudah tidak tahan lagi karena toilet yang satunya lagi rusak.

Joong Hee menanyakan pada Mi Young apa yang biasa Mi Young lakukan di saat seperti ini.

“Ke rumah nenek atau ke toilet umum di lantai satu…”. Mi Young tahu sepertinya Joong Hee tidak bisa memakai dua duanya.

Hye Young datang dan menyodorkan botol. “Kau boleh memakai ini…”.

Ahahaahha…

Setelah urusan toilet beres, mereka sarapan pagi bersama-sama. Joong Hee yang makan sebelum dipersilahkan, langsung mendapatkan tatapan tajam dari anak-anak ayah.

Saat ibu bertanya soal masakannya, Joong Hee memberi komentar sangat jujur. Ia tahu ikan yang dimasak ibu ikan beku karena bisa merasakan bau amisnya.

Ibu tertawa canggung, berjanji lain kali akan memakai ikan yang segar.

Lagi-lagi Joong Hee mendapatkan tatapan tajam dari anak-anak ayah.

Kemudian, Joong Hee kembali membicarakan soal bidet. Ia sangat membutuhkannya. Mereka baru mengerti saat Joong Hee bilang kalau ia punya sakit kronis, wasir.

Begitu ayah setuju, Joong Hee langsung menyuruh Mi Young menelpon perusahaan mekanik dan Mi Young juga refleks mengiyakan.

Hye Young langsung menegur Joong Hee. Menyebutkan soal batasan kerja Mi Young dan sekarang apakah Joong Hee mau mempekerjakan Mi Young 24 jam dan membayarnya 24 jam juga? Lalu siapa yang disebut Joong Hee intern? Mi Young sudah full time di rumah mereka selama 31 tahun, yang intern itu adalah Joong Hee.

Ayah cepat-cepat melerai, mengatakan kalau ia yang akan mengurusnya. Ia menyuruh Mi Young makan.

Merasa tidak enak karena Joong Hee dimarahi Hye Young, ibu juga mempersilahkan Joong Hee makan karena supnya akan dingin.

Joong Hee makan dibawah tatapan tajam Hye Young, Jun Young dan Ra Young.

Hye Young lalu memberitahukan orang tuanya bahwa ia akan ke rumah temannya. Ayah cuma berpesan agar Hye Young pulang di weekend nanti.

Ketika sudah di kamar, Joong Hee baru bisa bernafas sedikit lega. Ia benar-benar tidak mengerti kenapa anak-anak ayah menatapnya tajam. Apa mereka mau membakarnya? Dia hanya minta pasang bidet saja…

Joong Hee yakin, mereka akan membunuhnya jika ia minta kamar mandi sendiri. Joong Hee berkesimpulan kalau anak-anak ayah memang tidak menyukainya. Hanya saja ia tidak tahu alasannya.

“Baiklah, aku akan bertanya pada intern…”, gumamnya.

******Anak-anak ayah yang sy maksud adalah Hye Young, Ra Young dan Jun Young aja, ya. Karena Mi Young selama Joong Hee ada di rumah, cuma diam dan menundukkan kepala. Mi Young lebih sering menghindar bertatapan dengan Joong Hee.

Jung Hwan yang tidur di kantor, dibangunkan oleh Yeon Ji. Yeon Ji mengomentari Jung Hwan yang sering tidak pulang ke rumah dan juga jarang berkencan. Apa Jung Hwan putus dengan Hye Young?

Jung Hwan langsung membantah.

Yeon Ji tidak peduli karena ia masih muda dan juga cantik. Jadi ia bisa menunggu Jung Hwan.

“Baiklah, Yeon Ji yang muda dan cantik. Pergi cari pria yang masih muda dan juga tampan. Setelah itu pergi ambilkan kopi untukku…”, usir Jung Hwan.

Yeon Ji langsung merengut dan pergi.

Baru saja Yeon Ji pergi, Jung Hwan mendapatkan sms dari Hye Young yang mengatakan malam ini ia bisa menginap di officetel Jung Hwan. Ia juga mengajak Jung Hwan makan siang bersama.

Jung Hwan langsung senang sampa-sampai kepalanya kejedug tempat tidur yang ada di atasnya.

 

Ketika makan siang bersama, Hye Young pun menceritakan masalah keluarganya pada Jung Hwan. Tapi sebelum itu, Jung Hwan tidak boleh bereaksi. Tidak boleh syok, terkejut, apa pun itu tidak boleh.

“Sebenarnya, ayahku punya seorang anak yang lain… Ayahku tidak tahu karena itu terjadi sebelum menikah dengan ibuku… dan sekarang dia pindah ke rumahku… dia seorang selebriti… Namanya Ahn Joong Hee…”.

“APA?”, teriak Jung Hwan sampai berdiri dari kursinya padahal sedari tadi reaksi Jung Hwan paling heboh cuma sampai menutup mulutnya.

“Sudah aku bilang tidak boleh bereaksi…”.

Jung Hwan duduk kembali. Ia mengerti kenapa Hye Young terlihat begitu stres dan pucat.

Hye Young bilang, sekarang ia merasa lebih baik karena paling tidak Joong Hee itu orang yang dikenal.

Saat Hye Young bertanya apakah Jung Hwan mengenal Joong Hee, Joong Hee mengaku kenal. Tidak ada rumor buruk tentang Joong Hee dan sebenarnya saat ini, bts yang sedang dia kerjakan adalah bts dramanya Joong Hee.

“APA?”, kini Hye Young yang berteriak.

“Itulah kenapa aku terkejut. Ternyata dunia ini kecil…”, ucap Jung Hwan.

“Ada yang lebih mengejutkan. Manager Joong Hee ternyata adikku… Dunia ini lebih kecil lagi…”, ucap Hye Young.

Begitu tiba di kantor, Joong Hee langsung menelpon Mi Young. Karena Mi Young tidak mengangkatnya, Joong Hee pun mengirimkan pesan. Menyuruh Mi Young ke ruang 4 jika membaca pesannya itu.

Mi Young membaca pesan Joong Hee tapi mengabaikannya.

Joong Hee tidak bisa konsentrasi latihan karena menunggu balasan dari Mi Young. Ia mencoba menelpon lagi tapi Mi Young tetap tidak mengangkatnya.

Joong Hee pun mengirimkan pesan lagi. Bertanya dimana Mi Young? Kenapa Mi Young tidak membalas pesannya? Manager apa yang mengabaikan pesan dari aktornya?

Joong Hee melihat pesannya dibaca oleh Mi Young tapi kenapa Mi Young tidak membalasnya?

Mi Young sebenarnya ingin membalas tapi tidak tahu harus mengatakan apa. Pertama ia menulis, dia sedang sibuk, tapi dihapus. Lalu Mi Young menulis, ia tidak mau bicara, tapi tidak dikirimkan.

Kebetulan saat itu, atasannya Mi Young datang dan menyuruh Mi Young ke lobby untuk menunggu paket yang akan diantar.

Yoo Joo yang terlihat sumringah berjalan ke arah lift, langsung kaget saat melihat Mi Young juga ada di depan lift. Sebelum Mi Young melihatnya, Yoo Joo cepat-cepat balik badan dan turun lewat tangga.

Bersambung…

Leave A Reply

Your email address will not be published.