Sinopsis Father Is Strange Episode 18 Part 2

4

— All images credit and content copyright : KBS2 —

[Sinopsis Father Is Strange Episode 18 Part 1]

 

Kdramastory – Sinopsis Father Is Strange Episode 18 Part 2

Bok Nyeo memberikan kartu debet dengan batas hanya 300 dolar dalam tabungan kepada Tn. Cha.

Tn. Cha protes karena merasa tidak cukup. Dia sudah dewasa bukannya anak kecil.

“Kalau tidak mau, ya sudah…”.

Tn. Cha cepat-cepat mengambil kartu debet itu karena takut diambil lagi oleh Bok Nyeo.

Bok Nyeo bilang, ia mau kerja. Jadi di rumah, Tn. Cha nanti harus mencuci piring dan gelas yang tadi dipakai Tn. Cha. Saat ini udara makin panas, jadi Tn. Cha tidak boleh membiarkan piring kotor lama-lama karena akan menimbulkan bau. Bok Nyeo juga menyuruh Tn. Cha memvakum ruang tengah karena banyak sekali bulu Chico di lantai.

Tn. Cha kesal sekali.

Di tengah mencuci piring, Tn. Cha berhenti karena punggungnya terasa sakit. Ia meninggalkan piring yang sudah disabun begitu saja di bak cuci piring.

Ketika melihat vacum cleaner di ruang tengah, Tn. Cha semakin kesal dan menendang vacum tersebut sampai kakinya sakit.

Terpincang-pincang, Tn. Cha kembali ke ruang kerjanya. Mengeluhkan Bok Nyeo yang membuatnya bekerja sangat keras setelah bekerja selama 40 tahun.

Tn. Cha akhirnya mencari informasi tentang menjalani kehidupan setelah pensiun di internet. Ia menemukan satu artikel yang menarik tentang lulus dari pernikahan.

Karena semalaman bekerja sampingan memindahkan paket ke dalam mobil box, pagi itu paman mengeluhkan punggungnya sakit.

Paman berniat tidak masuk kerja dengan alasan sakit. Tapi bibi tidak mau paman tidak masuk kerja. Ia khawatir paman akan dipecat. Jangan karena pekerjaan sampingan, pekerjaan utama ayah hilang.

Bibi memaksa ayah bekerja hari itu.

Di studio, paman yang tidak bisa bekerja dengan baik, dimarahi oleh pemilik studio foto. Saat paman minta izin pulang lebih cepat karena merasa yakin tidak ada pelanggan yang reservasi tempat, si pemilik juga tidak mengizinkannya. Bagaimana kalau tiba-tiba ada pelanggan yang datang?

Pemilik studio meminta paman tetap berada di studio karena ia akan keluar sebentar. Ia meminta paman bekerja lebih baik karena ia menghabiskan uangnya yang berharga untuk menggaji paman.

Paman hanya bisa minta maaf.

Dari luar studio, bibi melihat dan mendengar semuanya.

Bibi mendekati pemilik studio setelah ia keluar dari studio. Menegurnya karena memberi gaji separuh tapi berharap pegawainya bekerja penuh. Bibi mengancam akan menuntut kalau si pemilik studio itu tidak mengubah sikapnya terhadap suaminya.

Si pemilik studio sampai gemetaran saat tahu kalau wanita di depannya adalah istri pegawainya.

Sebelum pergi, bibi memberi isyarat supaya si pemilik studio itu menutup mulutnya.

Pemilik studio cepat-cepat menganggukkan kepalanya.

Sinopsis Father Is Strange Episode 18 Part 2

Bibi datang membawakan makan siang untuk paman. Ia sengaja memasakkan bubur untuk paman karena paman sakit. Bibi bahkan menyuapi lauk untuk paman.

Bibi meminta maaf karena sudah bersikap terlalu dingin tadi. Ia tidak bisa meminta paman berhenti bekerja meskipun tahu paman menghadapi masalah di studio. Ia meminta paman bersabar sampai Min Ha masuk kuliah. Bibi berjanji juga akan mencari pekerjaan sampingan.

Paman sontak terharu. Langsung ingin menangis.

Bibi menyuruh paman tidak menangis sambil makan karena nanti perut paman akan sakit.

Paman tidak bisa tidak menangis meskipun bibi menyuruhnya berhenti menangis…

Ketika melihat para instruktur berbondong-bondong mengikuti Cheol Soo masuk ruangan, Ra Young langsung penasaran dan ikut masuk juga. Ternyata, mereka mau menonton pertandingan final sepak bola antara Suwon dan Seoul.

Ra Young yang ingin ikut nonton juga, duduk di barisan paling belakang bersama Cheol Soo.

Cheol Soo sempat protes karena Ra Young bicara banmal padanya padahal ia lebih tua setahun daripada Ra Young.

“Kita kan teman… Apa aku harus panggil Choel Soo oppaaaa?”.

Choel Soo langsung tidak mau.

Ketika asik menonton, tanpa sadar punggung tangan Cheol Soo tersentuh punggung tangan Ra Young saat sama-sama hendak mengambil popcorn.

Cheol Soo seperti tersentrum, sedangkan ra Young biasa saja. Seolah tidak ada yang terjadi.

Sewaktu tim yang mereka jagokan mencetak gol, Ra Young juga berteriak kegirangan sampai-sampai memeluk Cheol Soo. Cheol Soo lagi-lagi seperti kesetrum sedangkan Ra Young… Biasa aja tuhhh… Ahahahhaa…

Setelah selesai nonton, Ra Young terus menerus dekat-dekat dan pegang-pegang Cheol Soo padahal Cheol Soo terlihat tidak nyaman. Ra Young sama sekali tidak merasa canggung. Ra Young bertanya ini itu dan berkomentar ini itu. Tentang pemain bola yang ternyata keren lah. Dia juga ingin tahu posisi Cheol Soo dulu.

Tiba-tiba Ra Young melihat ‘pacar’ Cheol Soo datang dan cepat-cepat melepaskan rangkulannya.

Ketika Cheol Soo dan cowok itu saling berpelukan, Ra Young sampai menutup mulutnya. “Aku akui… mereka memang serius…”, komentarnya dari jauh.

Melihat mereka pergi berdua, mau tidak mau Ra Young merasa sedikit kecewa. Kedua cowok itu sama-sama tampan, tapi sayangnya…

Cheol Soo dan Young Hee berbicara di sebuah cafe. Young Hee menyarankan agar Cheol Soo pulang ke rumah. Pura-pura menyerah pada ayah.

Tapi Cheol Soo tidak mau. Jika ia pulang ke rumah, itu artinya dia memang sudah menyerah. Ia menyuruh Young Hee saja yang mengurus managemen perusahaan sedangkan ia lebih senang main bola.

Lalu, ada seorang wanita yang tiba-tiba mendekat dan minta nomor telpon Cheol Soo karena menurutnya, Cheol Soo adalah tipe ideal pria yang dicarinya.

Cheol Soo cuma bilang, kalau dia sudah punya seseorang yang dicintai.

Dengan memendam kecewa, wanita itu pun pamit pergi.

Young Hee yang sedari tadi senyum-senyum, menanyakan sampai kapan Cheol Soo akan terus begitu karena sudah umur 27 tahun, Cheol Soo belum juga punya pacar.

Cheol Soo tidak peduli. Dengan memberi alasan itu, wanita akan cepat menyerah. Lagipula, kata pelatihnya berkencan akan mengganggu konsentrasi.

“Tapi itu dulu. Kau bukan seorang pemain lagi…”, sahut Young Hee.

Cheol Soo tidak peduli.

Sinopsis Father Is Strange Episode 18 Part 2

Hari itu, Tn. Kang sengaja menunggu Joong Hee datang di dekat lift. Bukan apa-apa, hari itu adalah hari Joong Hee menandatangani perpanjangan kontrak.

Dan Joong Hee bukannya tidak tahu kalau Tn. Kang sedang berusaha mencari muka di depannya. Tn. Kang bahkan membawakan teh untuknya.

Joong Hee menandatangani kontrak tanpa banyak permintaan atau keluhan. Saat ditanya apakah ingin diganti managernya, Joong Hee menolak. Alasannya, Mi Young sudah lebih baik akhir-akhir ini dan tidak ingin menjadikan Tae Boo supir terus.

Saat ditawari seorang tim manager pun Joong Hee tidak mau. Ia tidak ingin terlihat terlalu sering mengganti manager. Image-nya akan terlihat jelek.

Namun ada satu yang diinginkannya, yaitu sebuah van. Sayangnya, ternyata tidak ada van untuknya.

Tn. Kang khwatir Joong Hee marah padanya, tapi ternyata Joong Hee buru-buru pergi karena ingin latihan.

Joong Hee sengaja memanggil Mi Young ke ruang latihan untuk membantunya latihan. Tapi, karena Mi Young melakukannya setengah hati, Joong Hee menyuruhnya pergi.

Melihat Mi Young langsung pergi begitu disuruh pergi, Joong Hee langsung sedih. Keempat anak ayah tidak menganggap dirinya ada. Seharusnya mereka mengusirnya pergi kalau memang membencinya…

Baru turun dari mobil, Joong Hee bertemu nenek di depan restoran ayah. Joong Hee menyapa nenek tapi nenek hanya tidak menjawab. Ia malah mencibir Joong Hee.

Joong Hee berniat masuk tapi nenek malah menghentikannya. Nenek ingin diajak berkeliling stasiun tv kalau Joong Hee memang seorang selebriti.

Joong Hee yang bingung, menanyakan stasiun tv mana yang ingin dikunjungi nenek.

Nenek tidak menjawab. Ia malah menyebutkan nama artis lain. Sayangnya Joong Hee tidak kenal satu pun artis yang disebut nenek itu. Nenek jadi tidak percaya Joong Hee itu selebriti. Apa pakai kacamata hitam membuatmua jadi seorang selebriti?

Joong Hee cepat-cepat menyembunyikan kacamata hitamnya dibalik punggungnya.

Nenek belum puas. Dia lalu membandingkan Joong Hee dengan Jun Young yang menurutnya lebih tampan daripada Joong Hee. Jun Young juga lebih tinggi daripada Joong Hee. Bagaimana Joong Hee bisa jadi selebriti?

Joong Hee hanya diam. Setelah nenek menyuruhnya pergi, ia baru pergi.

Begitu sampai di rumah, ayah ternyata sedang sibuk memperbaiki baut bidet baru untuk Joong Hee. Sayangnya, Joong Hee cuma menonton sedangkan Jun Young sibuk disuruh ini itu oleh ayah.

Bahkan saat tahu tenggorokan Joong Hee sakit karena banyak latihan, ayah menyuruh Jun Young membuatkan teh herbal untuk Joong Hee.

Jun Young yang keberatan beralasan harus keluar untuk bertemu Mi Young sebentar lagi. Jun Young benar-benar tidak mau meskipun ayah membujuknya.

Setelah bilang dia tidak suka teh herbal, Joong Hee pun pergi. Ayah menegur Jun Young yang bahkan tidak mau merebus air saja.

Jun Young diam saja dan menghela nafas kesal.

Saat Mi Young bersiap pergi bertemu dengan Jun Young, Yoo Joo datang menemuinya.

Yoo Joo minta maaf atas kesalahannya dan memohon agar Mi Young tidak cerita pada Jun Young karena ia tidak ingin Jun Young tahu.

Yoo Joo juga memohon agar Mi Young mengizinkannya menikah dengan Jun Young. Jika Mi Young tidak ingin ia tinggal di rumah Mi Young, ia juga akan mencari tempat lain untuk tinggal. “Kumohon…”.

Sinopsis Father Is Strange Episode 18 Part 2

Saat bertemu Jun Young, pertanyaan pertama yang ditanyakan Mi Young adalah apakah Jun Young mencintai wanita itu.

Jun Young mengiyakan. Sangat cinta, katanya.

Saat ditanya apa yang disukai, Jun Young bilang, semuanya. Yoo Joo mendukungnya dan juga percaya padanya. Ia merasa jika bersama Yoo Joo, ia bisa melakukan apa pun. Yoo Joo membuatnya ingin menjadi orang yang lebih baik.

Mendengar itu dan melihat oppanya tersenyum, mau tidak mau Mi Young ikut tersenyum.

Malamnya, setelah merenung, Mi Young pun menelpon Yoo Joo. Mengajaknya bicara besok.

Mi Young mengatakan, setelah berpikir sampai kepalanya mau meledak, sangat sulit memaafkan Yoo Joo begitu saja. Tapi, ia melakukannya dengan demi Jun Young. Ia tidak ingin Jun Young terluka.

Ia tahu Yoo Joo sudah meminta maaf dengan tulus tapi ia tidak tahu apakah Yoo Joo memang tulus ataukah hanya karena tidak ingin kehilangan Jun Young. Oleh sebab itu, ia menerima permintaan maaf Yoo Joo dan mengizinkan Yoo Joo menikah dengan Jun Young.

Mi Young juga mengizinkan Yoo Joo pindah kalau memang Yoo Joo ingin pindah ke rumahnya tapi Yoo Joo harus berubah dan bekerja keras untuk itu.

Mi Young meminta Yoo Joo memperlakukan Jun Young dan keluarganya sebaik-baiknya karena kalau tidak apa yang dilakukan Yoo Joo padanya akan diketahui semua orang.

Setelah Mi Young pergi, Yoo Joo baru bisa bernafas lega.

Ra Young tidak sengaja melihat Hye Young bergandengan tangan dengan seorang pria di supermarket. Ra Young langsung yakin si pria itu adalah orang mengirim pesan dan telpon spam selama ini. Ra Young terus memotret mereka.

Melihat mereka berbelanja bersama dan membeli daging, Ra Young pun curiga kalau teman serumah yang selama ini dikatakan oleh Hye Young adalah pria tersebut.

Semakin penasaran, Ra Young pun membuntuti mereka sampai di gedung officel. Bahkan saat Hye Young dan pria itu masuk ke dalam lift, ia pun ikut masuk dan berdiri di dekat tombol lift. Ra Young bahkan dimintai menekan tombol lantai 20 oleh Jung Hwan.

Ra Young terus membuntuti mereka sampai mereka masuk ke dalam unit officel. Ra Young benar-benar tidak menyangka Hye Young membohongi orang tua mereka. Dari semua anak, kenapa Hye Young? Mungkin itu sebabnya tidak boleh percaya pada siapa pun.

Terakhir, Ra Young memotret nomor officetel Jung Hwan.

Di saat Jung Hwan sedang menyiapkan makanan, Hye Young mendapatkan telpon. Hanya tertera nomor telpon saja di layar ponselnya. Entah memang Hye Young tidak menyimpan nomor ponsel Ra Young ataukah dia memang sudah hafal nomor ponsel Ra Young, yang pasti dia tidak mengangkat dan cuma bilang kalau telpon itu spam.

Kemudian, Hye Young melihat ada pesan dari Ra Young. Saat dibuka, ternyata isinya fotonya bersama Jung Hwan semua dan terakhir foto nomor unit officetel Jung Hwan.

Jung Hwan yang penasaran, ikut melihat pesan yang diterima Hye Young. Ia ikut terkejut…

Bersambung…

 

Komentar :

Di episode ini, sy paling suka liat hubungan paman dan bibi. Sampe terharu liatnya… Bibi bisa menerima paman apa adanya dan mengerti keadaan paman walaupun kadang bibi sering melontarkan candaan yang sarkastik.

Ingat waktu bibi bilang di kehidupan ini dia akan menerima paman tapi kalau terlahir kembali akan mencari suami yang kaya raya?

Ahahahaha… Selera bercanda bibi memang aneh. Tapi, paling tidak bibi tetap memperlakukan paman sebagai seorang suami dan tetap menyayanginya.

Untuk Joong Hee, entah kenapa sy makin kasihan liatnya. Seandainya ayah dan ibu tahu bagaimana Joong Hee diperlakukan oleh anak-anaknya, apa mereka ga semakin merasa bersalah ya?

Seharusnya mereka jujur supaya anak-anak ataupun nenek tidak sinis pada Joong Hee. Gara-gara ayah dan ibu tidak jujur, Joong Hee jadi diperlakukan tidak adil oleh mereka…

Seandainya juga nanti Joong Hee tau, kira-kira dia akan marah atau membenci ayah dan ibu, ga ya?

Ra Young ini unik juga, ya? Sepertinya dia selalu aja kebagian mergokin hubungan orang lain. Dulu memergoki Jun Young punya pacar, lalu memergoki Cheol Soo dengan ‘pacar’nya itu, dan sekarang memergoki Hye Young dengan Jung Hwan… Ahahahaha…

Kira-kira apa ya yang dilakukan Ra Young selanjutnya? Soalnya berita ini akan benar-benar heboh karena Hye Young adalah seorang anak yang perfect di mata kedua orang tuanya…

Tunggu ya lanjutannya… 🙂

[Sinopsis Father Is Strange Episode 19 Part 1]

You might also like More from author

4 Comments

  1. Zakiya says

    Mksh ya mba sinopsis nya dilanjut ya mba sukaaa banget sama drama iniii

  2. Ninda says

    Yang sabar Joong Hee masih baru belum terbiasa klo terbisa nanti gx bakal di cuekin deh :), Wah wah Ra Young emng Miss Kepo sampai2 mengikuti Hye Young segala terus di foto pula aduhhh klo ibu & ayah sampai tau bisa berabe nihhh Hye Young 🙂 lanjut ep 19 nyaaa 🙂

    1. kdramastory says

      Yang g tahan itu liat ekspresi sedihnya Joong Hee. Rasanya ikut sedihhhh gitu… Ekspresi matanya itu… 🙁

      Sipp… bikin queen mystery dulu yah… gidaryo… 🙂

Leave A Reply

Your email address will not be published.