Sinopsis Father Is Strange Episode 19 Part 1

0

[Sinopsis Father Is Strange Episode 18 Part 2]

Di Father Is Strange Episode 18 yang lalu, Ra Young memergoki Hye Young yang ternyata tinggal serumah dengan seorang pria!

😵😵😵… Bagaimana ya reaksi Hye Young?

Kdramastory – Sinopsis Father Is Strange Episode 19 Part 1

Hye Young mengajak Ra Young bicara di sebuah cafe. Semua pertanyaan Ra Young tentang alasan kenapa Hye Young tidak menikah saja kalau memang mau tinggal bersama, sama sekali tidak dijelaskan oleh Hye Young.

Karena Ra Young menolak menutup mulutnya, Hye Young pun menyogoknya dengan sebuah tas mahal. Tapi sebelum memberikannya, ia minta Ra Young berjanji tidak akan memberitahukan siapa pun, kalau tidak tas itu akan diambil kembali dan dibuang.

Ra Young pun sepakat.

Di officetel, Jung Hwan menunggu pulangnya Hye Young dengan gelisah. Ia ingin tahu apakah masalahnya sudah beres.

Hye Young bilang, ia sudah menutup mulut Ra Young dengan tas mahal.

Jung Hwan tiba-tiba berpikir tidak masalah kalau mereka ketahuan. Toh, nanti mereka bisa menikah.

Giliran Hye Young yang gugup sekaligus panik sampai-sampai buru-buru ke kamar dengan alasan mau ganti baju. Padahal, di kamar ia memikirkan kata-kata Jung Hwan tadi. Apa Jung Hwan serius mau menikah? Waktu itu Jung Hwan bilang tidak mau menikah…

Hye Young yakin kalau Jung Hwan cuma bercanda.

Ra Young sangat menyukai tasnya. Ia sampai menciumnya berkali-kali sampai tiba-tiba ibu masuk kamar. Ra Young cepat-cepat menyembunyikan tas itu.

Ibu sebenarnya datang untuk menyuruh Ra Young makan. Tapi karena melihat tas itu, ibu langsung mengomeli Ra Young yang katanya tidak punya uang tapi malah membeli tas mahal.

Ra Young sama sekali tidak membantah. Ia bahkan tidak berani melihat ibu karena merasa sangat bersalah.

Saat makan, seperti biasa Mi Young masih mengabaikan Joong Hee. Sebaliknya, Joong Hee tidak. Saat Jun Young membicarakan tentang Yoo Joo yang akan ke rumah nanti sore, ia melirik Mi Young untuk melihat reaksi Mi Young.

Ayah hendak menjelaskan siapa Yoo Joo, tapi ternyata Joong Hee sudah tahu siapa Yoo Joo itu. Ayah berpikir pasti Mi Young yang cerita pada Joong Hee. Baru menyadari kalau Joong Hee dan Mi Young satu kantor, ayah pun menyarankan mereka berangkat bersama.

Tapi Mi Young langsung menolak dengan alasan dia harus berangkat lebih pagi.

Lalu Joong Hee pun bilang, kalau dia berangkat agak siangan karena ada sesuatu yang harus dikerjakan.

Meskipun di rumah berusaha menghindar, saat di kantor Mi Young tetap harus bertemu Joong Hee. Terlebih karena hari itu Joong Hee punya jadwal meeting dengan Tim Artistik untuk menentukan baju yang akan dipakai di konferensi pers nanti.

Joong Hee yang merasa senang karena berpikir Mi Young akan bekerja kembali seperti biasa, mulai bicara seperti biasa lagi, seperti masalah mereka sudah selesai. Ia malah menyinggung soal Yoo Joo yang akan pindah ke rumah.

Sayangnya belum selesai Joong Hee bicara, Mi Young menyela. Mengingatkan Joong Hee bahwa mereka harus memisahkan urusan pribadi dan pekerjaan, seperti yang Joong Hee bilang sebelumnya.

Joong Hee langsung bete.

Ketika meeting dengan Tim Artistik, Yoo Joo memaparkan konsep pakaian yang akan dipakai Joong Hee nanti.

Dari ketiga pilihan Yoo Joo, tidak ada satu pun yang disukai Joong Hee. Alasannya karena semua pakaian itu sudah pernah dipakai oleh artis lain. Ia meminta Yoo Joo menyiapkan baju lain dan menjadwal ulang meeting mereka.

Setelah Joong Hee pergi, Yoo Joo yang kesal, melampiaskan kemarahannya pada Cho Rong.

Joong Hee yang mendengar suara keras Yoo Joo, masuk lagi ke ruangan. Menegur Yoo Joo yang membentak orang seenaknya saja. Apa Yoo Joo suka membuli orang lain? Karena kalau dilihat dari tampangnya, Yoo Joo itu tipe-tipe orang yang suka membuli saat sekolah dulu…

Yoo Joo terdiam. Dengan menahan kekesalan, ia melihat ke arah Mi Young dengan tatapan menuduh.

Mi Young langsung menundukkan kepalanya dan pergi…

Sinopsis Father Is Strange Episode 19 Part 1

Mi Young mengikuti Joong Hee ke ruang latihan. Ia marah karena Joong Hee terus menerus mencampuri urusannya. Memang siapa Joong Hee yang peduli dengan urusan pribadinya?

Joong Hee beralasan, tadi ia hanya kesal karena diberikan baju yang pernah dipakai orang lain. Dia memang bukan seorang yang spesial bagi Mi Young tapi dia juga bukan sepenuhnya orang asing bagi Mi Young. Joong Hee tidak mengerti kenapa Mi Young begitu merasa terganggu. Apa yang membuat Mi Young seperti itu?

Mi Young merasa terganggu dengan situasi mereka. Ia tidak bisa membedakan mana urusan pribadi mana urusan pekerjaan. Ia tahu Joong Hee pindah karena ingin balas dendam. Dan ia juga tahu bahwa Joong Hee memanfaatkan keluarganya demi drama yang akan dimainkan Joong Hee.

Joong Hee beralasan Mi Young lah yang menyuruhnya pindah. Kata Mi Young itu baik untuk dramanya. Ia juga tidak pernah punya saudara dan begitu mendengar ayah punya 4 anak, ia langsung ingin pindah. Kalau memang Mi Young merasa terganggu, apa yang harus ia lakukan?

Credit : KBS2
Credit : KBS2

Mi Young tidak ingin lagi bekerja untuk Joong Hee. Ia meminta supaya Joong Hee mentransfernya ke bagian lain. Karena Joong Hee akan main miniseri, lebih baik Joong Hee memiliki manager yang lebih kompeten.

Joong Hee terlihat sedih. Tapi kalau memang itu yang diinginkan Mi Young, ia akan bicara dengan Tn. Kang saat itu juga.

Joong Hee benar-benar menemui Tn. Kang. Meminta manager baru, entah itu Tae Boo atau orang baru, ia tidak peduli. Yang penting dia butuh manager baru.

Tn. Kang tidak mengerti apa yang terjadi. Ia semakin kesal karena Joong Hee pergi tanpa menjelaskan duduk permasalahannya. Padahal jelas-jelas sebelumnya Joong Hee sendiri yang tidak mau ganti manager.

Sementara itu, setelah berbicara dengan Joong Hee, Mi Young malah dihadang oleh Yoo Joo. Yoo Joo menuntut penjelasan kenapa Mi Young tidak menepati janjinya. Bukankah Mi Young sudah berjanji tidak akan cerita pada siapa pun?

Mi Young bilang dia memang berjanji tidak akan menceritakan pada keluarganya selama Yoo Joo tidak membuatnya marah.

Yoo Joo kesal sekali.

Setelah kepergok Ra Young kemarin, Hye Young jadi sulit konsentrasi kerja karena cemas kalau-kalau sesuatu terjadi di rumah. Ia baru lega setelah berbicara dengan Mi Young di telpon. Ternyata di rumah aman-aman saja.

Hari itu, ayah dan ibu pergi menjenguk bibinya Han Soo di panti jompo. Ayah bilang, sejak Joong Hee tinggal bersama mereka, ia terus memikirkan bibinya itu. Sejak ia masih muda dulu, bibi selalu merawatnya. Memasakkannya mi, mengukus ubi untuknya. Ayah sangat ingin membawa Joong Hee ke makam Han Soo dan juga ingin mempertemukan Joong Hee dengan bibi.

Namun saat ibu bertanya apa yang akan ayah jelaskan pada Joong Hee, ayah tidak bisa menjawab.

Credit : KBS2

Ayah tidak hanya membawakan pakaian dan makan kecil untuk bibi, ia juga memberikan langsung pada bibi roti isi kacang merah kesukaan bibi.

Awalnya bibi tidak acuh, tapi begitu melihat ayah, ia langsung memanggil ayah dengan nama Yoon Seok. Tapi karena ayah hanya diam saja, bibi kembali acuh, seperti tidak mengenal ayah.

Ayah hanya bisa menatap bibi dengan sedih.

=== Flashback tahun 1974 ===

Yoon Seok adalah seorang atlit taekwondo. Saat itu, ia dan timnya akan menghadapi turnamen beregu yang akan dilaksanakan minggu depan.

Sebelum semuanya pulang, pelatih mengingatkan mereka supaya menjaga sikap dan tidak bertengkar terlebih lagi berkelahi. Karena jika salah satu saja dari mereka berkelakuan buruk, maka regu mereka akan didiskualifikasi.

Tidak sengaja, pulang dari latihan, Yoon Seok melihat beberapa pelajar melakukan kekerasan pada seorang temannya.

Awalnya, ia berniat menolong tapi karena ingat pesan pelatih, ia pun memutuskan menelpon polisi saja melalui telpon umum.

Sekembalinya ke lokasi tadi, semua pelajar itu sudah tidak ada lagi. Yang ada hanyalah seorang pelajar yang tergeletak tak bergerak.

Credit : KBS2

Yoon Seok mencoba memeriksanya dan saat kepala pelajar itu diangkat, ternyata ada darah dan darah itu kini melumuri tangan Yoon Seok.

Kebetulan, di saat yang bersamaan polisi tiba. Tak ayal, Yoon Seok pun digelandang ke kantor polisi.

Percuma saja Yoon Seok membantah karena tidak seorang pun percaya. Gara-gara kejadian itu, Yoon Seok harus menjalani persidangan dan dinyatakan bersalah. Ia dihukum 3 tahun penjara.

Ibunya Yoon Seok sampai jatuh pingsan melihat Yoon Seok dibawa ke penjara.

=== Flashback End ===

Setelah bertemu dengan bibinya Han Soo, ayah dan ibu mengobrol di taman. Ibu benar-benar penasaran siapa orang yang lari dari tanggung jawabnya dan membiarkan orang tak bersalah masuk penjara.

Ternyata, waktu itu sempat ada saksi yang mengaku melihat 3 pelajar melakukan kekerasan tapi saat persidangan, saksi tersebut mengubah penyataannya. Meskipun ibunya ayah memohon berkali-kali, saksi tersebut tak bergeming.

Setelah bertemu dengan Joong Hee, ayah jadi memikirkan kembali keputusannya saat itu. Seandainya saja ia tahu kalau Joong Hee itu ada, ia tidak akan hidup sebagai Han Soo.

Namun, berbeda dengan ibu. Ibu tidak bisa melupakan bagaimana pahitnya hidup ayah saat menjadi seorang mantan narapidana. Ayah tidak bisa bekerja, selalu dituduh macam-macam, dan harus berpindah-pindah hingga 10 kali. Yang paling menyakitkan saat ayah dituduh sebagai pencuri saat bekerja di konstruksi. Sampai-sampai waktu itu ayah ditahan 2 hari di kantor polisi dan tidak bisa melihat ibunya ayah untuk yang terakhir kalinya.

Ibu merasa saat ayah diajak ke Amerika oleh Han Soo, adalah sebuah kesempatan. Oleh sebab itulah ia tidak menghalangi ayah pergi ke sana. Ibu benar-benar merasa putus asa terlebih setelah ayah pergi, ia tahu kalau ia hamil Jun Young. Saat mengetahui yang tewas di ledakan itu adalah Han Soo, ibu merasa mereka seperti diberikan kesempatan kedua.

Ibu merasa sangat berterima kasih karena Jun Young bisa tumbuh bukan sebagai anak dari seorang pembunuh. Ibu berkata, jika dia bisa mengembalikan waktu, ia tetap meminta ayah hidup sebagai Han Soo demi anak-anak mereka…

Bersambung…

[Sinopsis Father Is Strange Episode 19 Part 2]

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.