Sinopsis Goblin Episode 4 Part 2

[Sinopsis Goblin Episode 4 Part 1]

 

Kdramastory – Sinopsis Goblin Episode 4 Part 2

Setelah mengantarkan anak itu pergi ke alam baka, Kim Shin mendatangi apartemen Eun Tak. Bukan di dalam apartemennya tapi hanya berdiri di dekat lift saja. Ingin bertemu tapi agak enggan. Sepertinya Kim Shin berharap Eun Tak akan keluar dari lift dan ia cukup hanya melihat dari jauh saja walaupun hanya sebentar… 😥😥

Tiba-tiba Kim Shin melihat tangannya mengeluarkan asap. Tidak seperti panggilan sebelumnya yang membuatnya tersenyum senang, kali ini Kim Shin terlihat tidak begitu ceria. Apa takut akan dibunuh? Atau tambah galau kalau udah ketemu Eun Tak jadi ingin bertemu lagi?

Kim Shin muncul di depan Eun Tak. Eun Tak mempertanyakan kemana Kim Shin pergi karena saat ia mencari Kim Shin ke rumah, rumah Kim Shin kosong.

Kim Shin agak terkejut saat tahu kalau Eun Tak datang ke rumah mencarinya.

“Kenapa kau menghindari dariku?”, todong Eun Tak.

“Aku tidak menghindar. Aku sibuk…”.

“Ya. Kau sibuk. Sibuk menghindar dariku!”, tuduh Eun Tak. Eun Tak tahu karena Kim Shin itu tidak punya pekerjaan. Ia menanyakan siapa dirinya. Apa istri yang ditinggalkan? *Aduuhhh… Belum jadi istri Eun Tak udah ngomel-ngomel. Untung calonnya kayak Kim Shin yang superrr sabar, polos dan bukan cowok biasa… Kalau cowok biasa, Eun Tak udah ditinggal aja kali… 😀 *

Kim Shin menghindar darinya saat mengaku bukan goblin, menghindarinya saat mengaku goblin, menghindarinya saat ia tidak bisa melihat pedang itu dan menghindarinya saat sekarang ia bisa melihat pedang itu. “Ini sangat tidak adil! Kau sangat kekanak-kanakan!”, marah Eun Tak lagi.

Eun Tak mengancam akan meniup seluruh lilin yang sudah ia nyalakan kalau Kim Shin berani melarikan diri.

Tapi apa tanggapan Kim Shin pada Eun Tak yang marah-marah?

Ia melihat banyak sekali lilin di belakang Eun Tak dan malah memuji lilin-lilin itu cantik.

Eun Tak semakin kesal. Mengatakan kalau ia sedang serius. Kim Shin bilang dia juga serius. *Aduuhhh… mereka suit bgd… 😍😍😍

Kim Shin menanyakan darimana Eun Tak mendapatkan semua lilin-lilin itu padahal Eun Tak tidak punya uang, Ternyata Duk Hwa yang membelikannya untuk Eun Tak. Kim Shin kesal sekali.

Eun Tak minta diizinkan tinggal di rumah Kim Shin saja karena rumah Kim Shin ada banyak kamar kosong.

Kim Shin heran. Ingin tahu darimana Eun Tak tahu di rumahnya ada banyak kamar kosong.

“Duk Hwa oppa…”. *AHAHAHA… Duk Hwa biang keroknya… *

Kim Shin semakin kesal pada Duk Hwa. Mengatai Duk Hwa brengsek.

Eun Tak tidak mengerti maksud Kim Shin yang menyuruh menunggunya sebentar. Baginya menunggu sebentar itu satu sampai 6 jam tapi nyatanya ia sudah menunggu berhari-hari. Ia melihat hujan turun dan ingin tahu apakah Kim Shin sedih karena dirinya?

“Bukan…”, jawab Kim Shin singkat.

Eun Tak mempersilahkan Kim Shin mengatakan apa pun yang ingin Kim Shin katakan karena ia sudah mempersiapkan dirinya mendengar jawaban dari Kim Shin.

“Kenapa kau yang harus bersiap? Aku yang perlu bersiap…”, ucap Kim Shin lalu mengambil satu kaleng bir dari kulkas.

Eun Tak ingin tahu persiapan apa yang harus dilakukan Kim Shin, tapi Kim Shin tidak mau memberitahukan Eun Tak. Kim Shin menanyakan apakah Eun Tak sudah makan malam.

Eun Tak hanya diam saja. Tiba-tiba ia menyadari sesuatu. Setelah ia memberitahukan Kim Shin bahwa ia bisa melihat pedang itu, ia semakin sulit bertemu Kim Shin. “Oleh sebab itulah aku tidak pernah mengungkit tentang itu sebelumnya”, ucap Eun Tak.

Eun Tak mendekati Kim Shin dengan cepat. Menanyakan persiapan apa yang harus dilakukan Kim Shin. Bisakah mereka bersiap bersama-sama?

Karena Eun Tak semakin mendekatinya, Kim Shin refleks menjauhkan badannya dari Eun Tak. Ia tidak mau menjawab pertanyaan Eun Tak. Mengalihkan topik pembicaraan dengan menawarkan steak untuk Eun Tak. “Mau aku pesan room service untukmu?”. Oh, ternyata Eun Tak tinggal di hotel, bukan apartemen… AHAHAHA…

Eun Tak tahu Kim Shin sengaja mengalihkan pembicaraan tapi ia membiarkan Kim Shin kali ini saja. Karena tidak mood makan daging, ia pun mengajak Kim Shin makan yang lain…

Sinopsis Goblin Episode 4 Part 2

Eun Tak ternyata cuma ingin pergi ke minimarket untuk makan sosis di sana. Walaupun makanan di hotel enak-enak ia tidak tergoda. Makan seperti itu lebih enak baginya.

Kim Shin yang berdiri bersandar di rak di belakang Eun Tak tersenyum aneh. Menanyakan apakah itu sudah cukup untuk Eun Tak karena ia bisa membeli seluruh barang yang ada di rak itu. Bahkan dengan uang tunai, katanya lalu tertawa.

Eun Tak melihat Kim Shin mulai aneh dan merebut bir yang ada di tangan Kim Shin. Ternyata Kim Shin sudah mabuk hanya dengan minum 2 kaleng bir saja.

Kim Shin tidak berhenti. Ia bahkan ingin membeli semua sikat gigi yang ada di sana untuk Eun Tak. Ia juga tertawa dengan keras.

Kim Shin terus meracau tidak karuan pulang dari mini market. Mereka pulang dengan berjalan kaki melalui taman. Kim Shin terlihat berjalan agak sempoyongan…

Eun Tak menyuruh Kim Shin pulang tapi Kim Shin tidak mau. Ia ingin mengantar Eun Tak pulang ke rumah…

Eun Tak ingin tahu apakah dia benar pengantinnya Kim Shin walaupun Kim Shin menyuruhnya menunggu.

Kim Shin membenarkan.

“Jadi aku tidak bisa berkencan dengan pria lain?”.

Kim Shin tertawa. Mengatakan kalau itu bukan sesuatu yang ia rekomendasikan Eun Tak melakukannya. Kim Shin berputar beberapa kali di tiang…

Eun Tak jadi penasaran, apa yang akan Kim Shin lakukan dengan permintaannya yang ketiga. Tentang pacarnya.

Kim Shin mengatakan, Eun Tak tidak akan mempunyai pacar. Tidak dalam kehidupan Eun Tak yang sekarang ini. “Jadi tidak perlu menunggunya…”.

“Kenapa?”.

“Karena aku tidak mau kau melakukan itu!”, sahut Kim Shin. *Uwowww… 😍😍😍 *

Eun Tak merasa Kim Shin tidak berhak melakukan itu. Memangnya Kim Shin menyukainya?

“Uhmm.. Tidak…”, jawab Kim Shin.

Eun Tak tidak percaya. Karena tidaknya Kim Shin tidak selalu berarti tidak. *Asseeekkk… Good Eun Tak!!! *

Eun Tak berjalan lebih dulu dan Kim Shin mengejar Eun Tak. Berjalan bersisian dengan Eun Tak.

Eun Tak ingin tahu apa yang dilakukan Kim Shin selama hidupnya selama ini. Ia tidak percaya saat Kim Shin mengatakan selama ini Kim Shin menunggunya.

Eun Tak ingin tahu apa yang akan terjadi jika Kim Shin bahagia karena saat Kim Shin sedih, hujan turun.

Kim Shin cuma bilang pas. Maksudnya, ia tidak mau menjawab pertanyaan itu.

Eun Tak menebak Kim Shin akan membuat bunga bermekaran. Tapi Kim Shin bilang tidak. Lalu Eun Tak ingin tahu apakah Kim Shin bisa terbang.

Saat Kim Shin bilang iya, ia pun ingin Kim Shin memperlihatkan padanya lain kali. Kim Shin pun berjanji.

Lalu Eun Tak ingin tahu sudah berapa banyak pengantin wanita Kim Shin selama ini.

Suasana mengobrol santai tadi berubah menjadi serius. Kim Shin menatap Eun Tak serius dan mengatakan kalau Eun Tak adalah yang pertama dan terakhir. 😍😍😍

Eun Tak bisa paham kalau Kim Shin bisa bilang ia yang pertama tapi ia tidak mengerti kenapa Kim Shin bisa begitu yakin ia juga yang terakhir.

“Karena aku sudah memutuskannya…”.

Kali ini Eun Tak yang menatap Kim Shin serius. Lalu ia ingin tahu apa yan akan terjadi jika ia tidak mau menjadi pengantin Kim Shin.

Kim Shin mengatakan ia tidak akan bisa menyingkirkan pedang itu di dadanya karena hanya Eun Tak satu-satunya orang yang bisa mencabutnya. “Kau harus mencabutnya supaya aku… supaya aku… jadi tampan”. *Ahahaha.. Padahal dari tadi udah sedih. Nunggu apa jawaban Kim Shin tapi Kim Shin malah… berbohong… Ga berani bicara sejujurnya… *

Eun Tak mengerti. Ia menyamakan kisah Kim Shin itu dengan dongen-dongeng pangeran yang dikutuk. Setelah bertemu dengan cinta sejatinya, pangeran itu akan kembali ke wujud aslinya.

Eun Tak memutuskan untuk mencabut pedang itu lain kali saja. Saat mereka membutuhkannya untuk menyapu atau apalah.

Kim Shin tertawa tapi terlihat sedih. Ia mengatakan mungkin Eun Tak tidak tahu tapi ia merasa sudah gila karena bisa menertawakan lelucon Eun Tak.

Melihat Eun Tak yang hanya diam tidak mengerti, Kim Shin pun berhenti tertawa. Setuju mencabutnya lain kali saja. Malam ini ia hanya ingin tertawa bersama bersama Eun Tak.

Eun Tak tersenyum. Kim Shin pun begitu…

Eun Tak menyarankan mereka melakukan di hari pertama turunnya salju karena dihari itu mereka benar-benar membutuhkan sapu. Kim Shin pun setuju…

Keesokan harinya, Eun Tak bertanya-tanya kapan salju pertama akan turun. Tapi bukannya salju yang turun, melainkan bunga sakura yang bermekaran.

Orang-orang excited dan koran-koran juga mengabarkan tentang anomali cuaca yang terjadi. Mengapa bunga bisa bermekaran di musim gugur? Ada kekhawatiran yang muncul jika keanehan itu terus berlanjut.

Duk Hwa memperlihatkan beberapa koran yang menuliskan headline berita keanehan tersebut pada Hwa Shin yang terlihat merasa sangat bersalah. Ia hanya menggigiti kuku tangannya.

Duk Hwa bisa menebak sesuatu yang bagus terjadi semalam sehingga bunga-buga sampai bermekaran hanya dalam waktu satu malam saja. Duk Hwa ingin tahu apa yang terjadi.

Kim Shin sadar diri kalau sudah salah tapi ia tidak mau mengakuinya. Ia malah memarahi Duk Hwa yang bicara banmal padanya. Apa Duk Hwa juga akan memanggilnya ‘hyung”?

Duk Hwa menerima tantangan Kim Shin. Memanggil Kim Shin dengan ‘hyung’ dan kembali menanyakan apa yang hyungnya lakukan semalam dan dengan siapa.

“Beraninya kau!”, bentak Kim Shin.

Bukannya takut, Duk Hwa malah balik membentak Kim Shin. Ia benar-benar tidak bisa menebak dengan siapa Kim Shin pergi. Ia ingin tahu apa yang akan Kim Shin lakukan.

Kim Shin bilang bunga itu mekar bukan karena dia mabuk tapi karena ia berhenti minum obat.

DuK Hwa heran, sekarang Kim Shin malah mengubah cara bicaranya seperti bicara orang kuno. Kim Shin sendiri tidak tahu apa yang terjadi padanya. Ia kembali melanjutkan tidur. Meringkuk di tempat tidurnya…

Sinopsis Goblin Episode 4 Part 2

Untuk menghilangkan mabuknya Kim Shin, Duk Hwa membawa Kim Shin ke sebuah kedai makan.

Kim Shin tiba-tiba bicara sendiri sambil melihat ke sudut meja yang satu-satunya kosong di sana. Duk Hwa yang tidak bisa melihat apa-apa, mengajak Kim Shin duduk di meja itu.

Kim Shin terus bicara tapi tatapannya ke kursi yang kosong di samping Duk Hwa. Duk Hwa belum sadar kalau Kim Shin tidak bicara dengannya.

Ternyata di samping Duk Hwa, ada Wang Yeo. Karena memakai topinya, Wang Yeo tidak terlihat oleh manusia. Wang Yeo bilang pada Kim Shin bahwa ia tidak bisa melewatkan drama pagi dan pagi itu adalah episode yang terakhir. *Wuahhhh… suka drama sama kayak Sim Chung ni… *

Duk Hwa dan Wang Yeo yang tak terlihat, sibuk nonton drama itu sedangkan Kim Shin hanya diam, sibuk mengingat-ingat kejadian semalam.

Kim Shin mengira semalam ia membeli makanan kecil untuk Duk Hwa. Ia sama sekali tidak percaya saat Duk Hwa bilang bukan.

Duk Hwa kesal sendiri melihat samchoonnya seperti itu. Menyuruh Kim Shin cepat makan supaya mabuknya hilang.

Wang Yeo tiba-tiba nimbrung. Ia menuduh Kim Shin yang pingsan setelah hanya minum 2 kaleng bir saja.

Kim Shin langsung emosi dituduh seperti itu. “Aku tidak minum alkohol!! Aku bilang itu karena aku tidak minum obat!!!”.

Duk Hwa kaget melihat Kim Shin berteriak tapi bukan padanya. Pada sesuatu yang tidak terlihat di sampingnya. Ia ketakutan tapi saat drama sampai pada suatu scene yang lebih menarik, baik ia maupun Wang Yeo langsung melupakan Kim Shin. 😀 😀 😀

Kim Shin keluar dari kedai lebih dulu, sambil memegang kepalanya yang pusing. Di belakangnya, Duk Hwa menyusul sambil menanyakan apakah Kim Shin akan langsung pulang ke rumah.

Kim Shin melihat Duk Hwa menyeruput susu dari botol kecil. Ia teringat Eun Tak yang juga menyeruput susu dari botol kecil dan langsung berteriak. Membuat Duk Hwa juga refleks ikut berteriak.

Wang Yeo yang keluar paling akhir dengan sangat tenang, bertanya, apa teriakan itu reaksi Kim Shin yang terlambat atas kejutan di drama tadi? 😬😬😬

Ingatan yang lain lalu muncul juga. Ia tiba-tiba teringat kalau ia sudah memberitahukan Eun Tak bahwa jika Eun Tak tidak mau menjadi pengantinnya, maka pedang itu tidak akan bisa dicabut.

Kim Shin berteriak lagi, lebih keras, lebih heboh, dan gila dari tadi. Mengutuki dirinya sendiri, “Dasar kau goblin gila!”. Lalu ia memberitahukan Wang Yeo bahwa ia sudah memberitahukan tentang menyingkirkan pedang itu pada Eun Tak.

Tapi Wang Yeo bukannya membantunya, melainkan malah menasehatinya. Menyuruhnya berpikir positif bahwa paling tidak Kim Shin sudah hidup sangat lama.

Kim Shin langsung membentak Wang Yeo, menyuruhnya tutup mulut dan mengancam akan membakar topi wang Yeo. Kim Shin mengatakannya sambil mengancam akan menusuk mata Wang Yeo.

Seorang bapak-bapak yang kebetulan lewat, berhenti. Berpikir Kim Shin membentaknya. Duk Hwa langsung bilang, ia tidak kenal dengan Kim Shin.

Wang Yeo tertawa geli. Senang dengan kemalangan Kim Shin. Dengan perasaan bahagia, ia pun melambaikan tangan, pamit pergi. Meninggalkan Kim Shin yang masih merasa sangat marah…

Setelah bapak itu pergi, Duk Hwa bertanya ada apa dengan Kim Shin. Tapi karena masih marah gara-gara Duk Hwa tadi bilang tidak mengenalnya, Kim Shin malah bertanya, “Siapa kau? Aku tidak kenal denganmu…”.

Kim Shin langsung pergi, menginggalkan Duk Hwa yang sedikit merasa bersalah karena mengatakan tidak mengenal Kim Shin tadi… 😬😬😬

Sunny pergi ke sebuah toko kecantikan. Salah seorang karyawan memakaikan make up untuknya. Karyawan itu memuji Sunny yang terlihat cantik memakai apa pun di wajahnya.

Sunny tidak percaya. Menurutnya semua itu kini sudah masa lalu. Salah seorang pelanggan tertarik dengan make up yang dipakai Sunny, ia membeli satu. *Iklaaaannnn… 😀 *

Karyawan itu menanyakan alasan kenapa Sunny dandan begitu cantik. Apa Sunny akan berkencan dengan pacarnya.

Dengan sedih, Sunny mengatakan ia berdandan cantik dan menunggu telpon untuk mendapatkan seorang pacar. Tapi sayangnya, orang yang ia tunggu tidak menelponnya.

Sunny kemudian pergi ke jembatan penyebrangan itu. Ia menunggu Wang Yeo melintas, tapi Wang Yeo sama sekali tidak kelihatan batang hidungnya.

Sementara itu, Wang Yeo berjalan menyusuri pertokoan. Ia merasa sangat stres karena semua wanita yang ia lihat sekarang mirip dengan Sunny… Ia sampai harus menutup wajahnya dengan topinya… *Aduhhhh… yang kangen berat… 😀 *

Di restorannya, Sunny tidak melakukan apa pun, tidak makan camilannya atau tidak juga minum. Ia hanya duduk sambil menatap keluar jendela tokonya.

Saat Eun Tak menanyakan kenapa Sunny terus melihat keluar jendela, Sunny bilang ia menunggu seseorang.

Eun Tak berpikir orang yang ditunggu Sunny adalah pelanggan tapi Sunny bilang bukan. Ia menunggu seseorang yang lain…

Eun Tak menebak Sunny menunggu seorang pangeran berkuda putih. Tapi Sunny bilang, ia tidak suka pria yang lebih muda darinya, ia lebih menyukai raja berkuda putih.

Eun Tak tersenyum…

Di kelasnya, Eun Tak membaca kembali nama yang ada di kartu nama kakek, Yoo Shin Woo.

Eun Tak teringat nama-nama yang ada di batu nisan yang ia lihat di Kanada. Yoo Jung Woo, Yoo Seo Won. Eun Tak memikirkan bagaimana hubungan kakek dengan kedua orang tersebut.

Cewek yang suka mengganggu Eun Tak, merebut kartu nama itu. Ia menuduh Eun Tak berkencan dengan banyak pria, mulai dari cowok yang mengantar Eun Tak itu sampai pria tua yang ia lihat berjalan dengan Eun Tak malam itu.

Cewek itu terus nyerocos, tanpa sadar seseorang menyelipkan sebatang rokok di sela jarinya. Ia tidak sadar bicara sambil mendekatkan rokok itu ke mulutnya.

Sekarang semua orang melihat apa yang ada di tangan cewek itu. Karena semua orang melihatnya, cewek itu baru sadar kalau ia sedang memegang sebatang rokok.

Ibu guru yang galak itu datang. Memarahi cewek itu. Cewek itu terus mencona menyangkal tapi ia malah tanpa sadar minta diberikan api.

Ibu guru semakin marah, memerintahkan cewek itu ikut dengannya ke kantor. Cewek itu lagi-lagi menyangkal. Kali ini ia menimpakan tuduhan itu pada Eun Tak. Ia mengatakan rokok itu milik Eun Tak.

Seorang cewek yang lain tiba-tiba bicara. “Hei, Park Soo Jin! Rokok itu milikmu…”. O… nama cewek yang jahat itu ternyata Park Soo Jin… 😛

Cewek itu bilang, Eun Tak tidak merokok dan Soo Jin juga sudah pernah menuduh Eun Tak sebelumnya.

Soo Jin memarahi cewek yang membela Eun Tak itu. “Apa kau mau mati?!”.

“Kau yang akan mati!”, sahut ibu guru. Ibu guru menyuruh Soo Jin mengikutinya ke kantor guru.

Setelah mereka pergi, terlihat 4 hantu yang pernah diajak bicara Eun Tak duduk di atas loker siswa. Ternyata rokok itu bisa ada di tangan Soo Jin karena ulah mereka.

Eun Tak tersenyum dan mengangguk ragu-ragu pada mereka.

Sinopsis Goblin Episode 4 Part 2

Para hantu itu terus mengikuti Eun Tak sampai keluar dari gedung sekolah. Mereka ingin mendapatkan ucapan terima kasih dari Eun Tak.

Eun Tak yang tadinya berusaha keras tidak menggubris mereka akhirnya menyerah. Ia berbalik, memeriksa sekitarnya lalu bicara dengan memelankan suaranya. “Baiklah, terima kasih atas bantuan kalian…”.

Para hantu itu sangat senang, tapi tiba-tiba mereka ketakutan saat sebuah mobil memasuki area sekolah. Eun Tak heran melihat mereka tiba-tiba ketakutan seperti itu.

Seorang pria keluar dengan sangat elegan dari mobil putih itu… Assseeeekkk… Pake kacamata hitam, dengan penampilan yang kereeennnn… *AHAHAHA… Kenapa sy kd tahan napas ya ngeliatnya? OMG *

Eun Tak terpana (?) atau heran (?). Entahlah, yang pasti sy yang terpana… WKWKWKW

Eun Tak bilang, ia tidak menyangka Kim Shin bisa menyetir mobil. Kim Shin bilang, ia hanya ingin pamer saja.

“Kau punya SIM , kan?”.

“Kau anggap aku ini apa?…”.

“Pemabuk… Paling tidak kemarin…”.

Kim Shin langsung terdiam. Lalu ia menanyakan tentang kejadian semalam. Ia tidak melakukan sesuatu yang aneh-aneh, kan?

“Kau tidak ingat?”, tanya Eun Tak.

“Tidak bisakah kau menebak melihat aku sekarang bertanya?”.

Eun Tak tidak menjawab, ia malah mengajak Kim Shin makan karena merasa lapar. Kim Shin langsung mengomel. Kesal karena setiap Eun Tak bertemu dengannya, Eun Tak selalu minta makan. “Bisakah kau makan dulu sebelum bertemu denganku?”. *AHAHAHA… Padahal biasanya Kim Shin yang nawarin Eun Tak makan… 😀 *

“Itu karena aku ingin makan denganmu… Kalau tidak mau, ya sudah…”, sahut Eun Tak, ngambek.

Kim Shin langsung mengalah, menanyakan apa yang ingin Eun Tak makan. Daging sapi?

Eun Tak langsung ceria. Karena itu yang diinginkannya.

Di tengah jalan yang mirip seperti jalan tol, Kim Shin menepikan mobilnya. Menyuruh Eun Tak tunggu sebentar di mobil sementara ia turun dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk Eun Tak.

Eun Tak keluar dari mobil dan menemukan mereka sudah ada di tempat lain. Di Kanada!

Eun Tak berteriak senang. Kim Shin mengatakan itu adalah balasan karena Eun Tak sudah memberikan daun maple untuknya.

“Daebak!!! Kau membawaku ke tanahnya daun maple hanya karena aku memberimu sehelai daun maple. Ahjussi! Apa ini bulan madu kita?”. Asseekkkk… 😚😚😚😚 Kok, sy yang merasa malu ya padahal Eun Tak yang ngomong gitu ke Kim Shin…

Kim Shin malah menyuruh Eun Tak masuk kembali ke dalam mobil… AHAHAHAH… Ga jadi mengajak Eun Tak ke Kanada…

Melihat Kim Shin langsung mengajaknya kembali ke Korea, Eun Tak cepat-cepat meralat ucapannya. Ia mengajak Kim Shin mengikutinya karena ia sudah tahu jalannya.

Tapi Kim Shin malah pergi ke arah yang lain karena daging sapi bukan di arah yang ditunjukkan oleh Eun Tak.

Eun Tak yang sudah duluan berlari terpaksa berbalik, mengejar Kim Shin… Duhhh suka bgd sama couple iniiii… 😍😍😍😍

Kim Shin membawa Eun Tak ke sebuah restoran steak. Eun Tak sangat senang melihat banyak ‘pedang’ di sana. Ia malah menggoda Kim Shin dengan mengayunkan ‘pedang’ itu ke arah Kim Shin. Pedang maksudnya pisau.

Kim Shin cepat-cepat menjauhkan dirinya, meminta Eun Tak menurunkan ‘pedang’nya itu. Menyuruh Eun Tak makan.

Lalu dengan hati-hati, ia bicara. Ia meminta Eun Tak tidak salah paham, ia bertanya hanya karena penasaran. Ia ingin tahu seperti apa gagang pedang yang Eun Tak lihat di dadanya.

“Kau meragukanku?”, ucap Eun Tak sambil menancapkan pisau di dagingnya.

Kim Shin kaget. Meminta Eun Tak tidak marah. Tapi bagi Eun Tak, jika Kim Shin menanyakan itu sama saja dengan Kim Shin meragukannya.

Lalu Eun Tak mengatakan, di gagang pedang itu ada harimau.

Kim Shin langsung membenarkan. Harimau putih, katanya. Keren, kan?

“Tidak…”, sahut Eun Tak. Eun Tak mengaku kalau ia memang melakukan riset tentang Kim Shin tapi sama sekali tidak menemukan informasi apa pun tentang bagaimana pedang itu bisa tersangkut di dada Kim Shin. Siapa yang melakukannya? Kau yang melakukannya sendiri atau orang lain?

Wajah Kim Shin berubah sedih lalu mengatakan, seseorang yang tidak pernah ia bayangkan.

Eun Tak merasa tidak enak sudah menanyakan itu pada Kim Shin. Mendengar jawaban Kim Shin, ia langsung tahu cerita itu pasti cerita yang tragis. Eun Tak memutuskan tidak menanyakan tentang itu lagi. Ia menanyakan umur Kim Shin.

“939 tahun…”, jawab Kim Shin dengan jujur.

Mendengar betapa tuanya umur Kim Shin, Eun Tak merasa itu lebih tragis lagi. Namun ia tetap merasa hidup lama itu menyenangkan. Tidak bertambah tua, kaya, dan sekarang Kim Shin sudah bertemu dengan pengantinnya.

“Apa kau ingin hidup lama? Bahkan di saat hanya kau yang terjebak dalam waktu sedangkan orang lain tidak?”, tanya Kim Shin.

Eun Tak tidak keberatan selama ia memiliki Kim Shin. Selama Kim Shin bersamanya, ia tidak keberatan hidup selamanya.

Kim Shin menatap Eun Tak, tersenyum sangat tipis…

Setelah makan, mereka berjalan di taman bersama-sama.

Eun Tak menilai Kim Shin terlihat cukup ceria untuk seseorang yang mempunyai masa lalu yang tragis.

Kim Shin mengatakan, kejadian itu sudah 1000 tahun yang lalu dan ia tidak bisa terus menerus sedih sepanjang tahun. Ia adalah goblin yang sudah menerima takdirnya dan terus menatap ke depan.

Menurut Kim Shin, kesedihan terdalam tidak akan bertahan lebih dari seribu tahun, begitu juga dengan cinta.

Tapi Eun Tak tidak sependapat dengan Kim Shin. Ia yakin pasti ada.

Kim Shin memastikan yang dimaksud Eun Tak itu cinta atau kesedihan.

“Cinta yang sedih…”, jawab Eun Tak. Eun Tak mengajak Kim Shin taruhan jika memang Kim Shin tidak percaya.

Kim Shin tidak mau. Tapi ia ingin tahu berapa banyak yang sudah diketahui Eun Tak tentang dirinya.

“Kau sudah sangat lama sendiri, kesepian, berubah-ubah, pemarah, menyukai tempat-tempat yang gelap dan lembab… membawa keberuntungan dan kemalangan kepada orang-orang… menolak memiliki sebuah keluarga…”. Eun Tak merasa karena sifat Kim Shin itulah Kim Shin meninggalkannya di hotel sendirian.

Kim Shin menyangkal meninggalkan Eun Tak tapi itu adalah sesuatu yang ia lakukan untuk memberi kesempatan pada Eun Tak untuk berpikir.

“Berpikir apa?”.

Kim Shin mengatakan, Eun Tak tidak perlu menjadi pengantinnya jika memang tidak mau. Ia tidak mau memaksa Eun Tak menjadi pengantinnya.

Eun Tak salah paham dengan apa yang dikatakan Kim Shin. Ia berpikir Kim Shin yang keberatan menerimanya sebagai pengantin goblin. Atau mungkin Kim Shin punya wanita lain karena kalau tidak, tidak mungkin Kim Shin menolaknya.

Eun Tak ingin membuktikan bahwa ia adalah pengantin wanita Kim Shin dengan menarik pedang dari dada Kim Shin. “Ayo kita lihat apakah ini akan membuatmu menjadi tampan…”.

Kim Shin berlari menghindar Eun Tak. Menyuruh Eun Tak bicara dari jarak jauh saja. Eun Tak terus mengejar Kim Shin. Ia bahkan meminta Kim Shin menunjukkan bahwa Kim Shin mampu membuat emas batangan dan tongkat sihir.

Kim Shin bilang ia tidak punya tongkat sihir. Eun Tak tidak percaya. Goblin macam apa yang tidak punya tongkat sihir?

Kim Shin yang kebetulan berdiri di dekat air mancur membuat pedang dari air yang mengalir jatuh di tangannya.

Eun Tak sangat senang. Ia sangat terkesan Kim Shin mampu mengubah air menjadi pedang. Keren sekali!, pujinya.

Kim Shin juga tersenyum senang karena Eun Tak memujinya. Mengatakan kalau manusia salah mengertikan pedang sebagai tongkat.

Eun Tak bilang ia mengerti itu sebabnya orang-orang mengatakan pertengkaran kekasih seperti memotong air dengan pedang.

“Tidak. Kau salah…”, ucap Kim Shin sambil memercikkan air ke wajah Eun Tak. Pedang tadi sudah menjadi air kembali. Kim Shin tidak tahan untuk tidak menggoda Eun Tak yang imuttt…

Eun Tak agak marah. “Baiklah. Bulan madu yang benar tidak bisa tanpa perang air…”. Eun Tak pun membalas memercikkan air pada Kim Shin.

Dengan kemampuannya, Kim Shin bisa berpindah tempat setiap kali Eun Tak memercikkan air padanya. Melihat Kim Shin yang bisa pindah-pindah seperti itu, Eun Tak jadi kesal sendiri. Apalagi Kim Shin tersenyum penuh kemenangan. Goblin seperti Kim Shin bisa memiliki kemampuan yang banyak sementara sebagai pengantinnya goblin, ia tidak punya kemampuan apa pun selain hanya melihat hantu. “Aku ingin membuat setumpuk emas…”.

Eun Tak berharap Kim Shin bisa membagikan kemampuan itu padanya, tapi Kim Shin bilang tidak bisa.

Eun Tak kecewa. Tapi kemudian ia meminta Kim Shin menunggunya di sana. Ia punya suatu urusan dan tidak tahu kapan akan selesai. Ia juga memberikan Kim Shin buku untuk dibaca karena Kim Shin pernah bilang suka membaca.

Sebelum pergi, Eun Tak memperingatkan Kim Shin supaya tidak meninggalkannya di sana karena kalau tidak ia akan memanggil Kim Shin.

Kim Shin mengatakan, ia tidak akan meninggalkan Eun Tak.

“Kenapa? Apa karena aku pengantin goblin?”, tanya Eun Tak.

Kim Shin kesal sendiri dan dengan isyarat tangannya menyuruh Eun tak cepat pergi.

Ternyata Kim Shin hanya berpura-pura kesal. Setelah Eun Tak pergi, ia malam tersenyum bahagia…. *Aku juga bahagia untukmu ahjussi… 😍😍😍😍😍 *

Eun Tak pergi ke suatu tempat, entah hotel atau mungkin kantor pos, tapi ga mungkin kantor pos ya karena dekorasi ruangannya mewah. Jadi di sana ia menuliskan sebuah surat lalu mengirimkannya.

Entah untuk siapa. Mungkin surat yang akan diterima oleh Kim Shin setelah kembali ke Korea atau untuk dirinya sendiri? Entahlah…

Kim Shin benar-benar menunggu Eun Tak di taman sambil membaca buku yang berisikan kumpulan puisi. Sepertinya Eun Tak sudah membaca buku itu karena banyak sekali penanda di halaman-halaman buku itu.

Eun Tak kembali dari urusannya. Dari seberang jalan, ia memanggil Kim Shin dan melambai-lambaikan tangannya dengan ceria pada Kim Shin.

Sebuah benda tidak harus besar untuk memiliki massa yang besar… – Kim Shin

Lampu menyeberang berubah hijau dan Eun Tak mulai menyeberang. Tidak disangka-sangka, setiap garis kuning tanda penyeberangan berubah menjadi merah setiap ia menginjaknya.

Eun Tak tersenyum manis pada Kim Shin. Ia tahu pasti Kim Shin yang melakukannya. Lalu Eun Tak pun bermain-main dengan melompati berkali-kali di atas garis kuning itu.

Gadis itu… sekecil bunga violet… Gadis itu… melayang di angkasa seperti kelopak bunga… menarikku ke arahnya dengan kekuatan yang lebih besar dari kekuatan yang diberikan oleh bumi… – Kim Shin

Bonusss…

Kim Shin tersenyum manis, melihat Eun Tak yang sedang bermain-main dengan garis kuning itu.

Dalam waktu yang singkat, aku jatuh dan menggelinding ke arahnya… tanpa irama dan tanpa alasan… sama seperti apel Newton. Dengan debaran-debaran yang keras… – Kim Shin

Eun Tak berlari mendekati Kim Shin dan sekarang sudah berdiri di depan Kim Shin.

“Red carpet itu keren. Ahjussi yang melakukannya, kan? Itu menakjubkan.”, ucap Eun Tak dengan gembira.

Kim Shin tidak mengatakan apa-apa. Ia hanya menatap Eun Tak lurus.

Hatiku terus memantul antara langit dan tanah dalam sebuah gerakan pendulum yang memutar…. – Kim Shin

Karena sedari tadi Kim Shin hanya diam saja, Eun Tak bertanya apa Kim Shin marah padanya. Tapi Kim Shin tetap diam.

…sepertinya aku jatuh cinta untuk pertama kalinya… – Kim Shin

Bersambung…

 

Komentar :

Tahan napas… tahan napas… tahan napas…

Ga bisa bernapas waktu Kim Shin menatap Eun Tak lalu dalam hati mengatakan kalau ia merasa jatuh cinta untuk pertama kalinya… 😍😍😍😍 Eottoke.. This ahjussi drives me crazyyy…

Sy suka Eun Tak ngasih buku bacaannya buat Kim Shin. Sy merasa dengan Kim Shin membaca buku itu sama saja Kim Shin sedang belajar tentang Eun Tak. Orang seperti apa Eun Tak itu. Penasaran dengan puisi-puisi yang ada di dalam buku itu…

Sy juga penasaran scene setelah Kim Shin mabuk itu. Bagaimana dia bisa pulang ke rumah? Karena uang diperlihatkan cuma yang di taman aja. Reaksi Eun Tak juga agak aneh. Soalnya waktu Kim Shin nanya, dia ga mau bilang terus terang apa yang Kim Shin lakukan malam itu. Apa yang Kim Shin lakukan karena dia bilang dia ingin tertawa bersama Eun Tak malam itu… Penasaran kan?

Senang ya punya pacar goblin kayak Kim Shin. Mau kemana tinggal buka pintu aja trus dah nyampe. Kalau sy mau apa ya? Buka pintu langsung sampe ke Korea? Atau langsung bisa berdiri di depan Lee Joon Gi? AHAHAHAHA… Langsung dipecat dari pengantin nih sama Kim Shin… AHAHAHAHA…

Btw, siapa ya cewek yang nolongin Eun Tak di kelas? Selama ini kan ga ada yang bantuin dia. Eun Tak pernah diperlihatkan ada teman cewek waktu Eun Tak melaminasi daun maple di perpus, tapi kayaknya orangnya beda, deh…

Sy penasaran kenapa sekarang para hantu juga bantuin Eun Tak. Padahal sebenarnya kemalangan yang menimpa Eun Tak sudah terjadi dari dulu-dulu. Tapi kenapa baru sekarang mereka kompak nolongin Eun Tak? Apa mungkin karena Eun tak pernah bicara sama mereka? Sepertinya dulu-dulu, sebelum ketemu Kim Shin, Eun Tak ga pernah bicara pada mereka…

Hubungan Wang Yeo dan Sunny masih stuck. Belum maju-maju. Kenapa Wang Yeo tidak mencari Sunny padahal jelas sekali Wang Yeo memikirkan Sunny. Tapi kayaknya Wang Yeo tipe yang ga butuh banged ya sama cewek… Mungkin itu ada kaitannya dengan amnesia-nya.

Tapi scene di kedai makan itu kocak banged. Kim Shin bicara sama Wang Yeo, sementara Duk Hwa sama sekali ga tahu Wang Yeo ada di sampingnya. Waktu di luar kedai makan juga lucu. Kim Shin stres banged waktu nyadar kalau dia udah bilang tentang pedang itu pada Eun Tak dan itu artinya kematiannya semakin dekat…

Di preview epsiode depan, Kim Shin dan Eun Tak ada di ladang bunga Soba. Sepertinya mereka janjian karena itu hari salju pertama turun karena mereka kan berjanji akan mencabut pedang itu saat salju pertama turun. Eun Tak terlihat bersiap menarik pedang dari dada Kim Shin setelah Kim Shin mengatakan, apa pun yang terjadi bukan salahnya Eun Tak.

Penasaran banged, kan???? Sammmaaa… Ga sabar nunggu jumat… 😀

[Sinopsis Goblin Episode 5 Part 1]

You might also like More from author

5 Comments

  1. Nurhasanah says

    Hadeuh…..waktu nonton udah senyum geje….baca sinop lebih parah…..XDXDXD….
    Keliatan banget betapa sukacitanya bak dian….
    Eun tak manggil ahjussi itu romantis bgt deh….pdhl harusnya manggil harabeoji…..hahaha….secara umur kim shin kan udah 900-@n
    Beneran saya jadi dejavu adegan di coffe prince….betapapun han kyul menghindar….jutek, jahat,jual mahal, eun chan bener2 gk ngerti arah pikirannya han kyul.gk tau kalo doi lagi galau…..
    Mirip tuh sama kim shin….sendirian dia berusaha menghindar….eun tak mah gak tau…
    Namun bagaimanapun usahanya….caranya malah bikin dia tambah deket dan jatuh cinta.dulu han kyul sama eun chan….
    Jigem…..kim shin sama eun tak.
    Cuman mesti siap2….biasanya entar kalo tau kenyataan yg sesungguhnya
    Bakalan sedihhnya kebangetan….cz galaunya han kyul dulu horor bgt….entah.apa di drama ini nanti galaunya eun tak yg horor (berharap enggak)
    Mana ada perempuan yg rela jd pencabut nyawa kekasihnya….
    Bisa nggak yah mereka bersama dulu….sepanjang umurnya eun tak yg gk immortal.trus baru kim shin minta cabut tuh pedang….
    Kn kesian kim shin.baru jatuh cinta, bahagia,tp mesti mati….hik hik hik.udah galau aja saya nunggu jumat.
    Kamsaeyo bak dian!himneseyo….

    1. muslihatun says

      Mba Nurhasanah ngefans bgt sama gong Yoo yah, sama Mba, waktu pertama kali nonton train to Busan udah suka aja, tapi nggak seheboh sekarang, nah waktu adikku ngenalin drama goblin ini lah baru suka, mungkin karna pengambilan gambarnya yg lebih bening kali ya, habis tu langsung nyari semua drama gong Yoo yang lama, ketemu coffee prince, suka bgt sampe nonton berulang kali, terus drama Big juga, walaupun katanya endingnya kurang jelas, no matter, tetep kutonton, yang paling Kusuka akting gong Yoo itu saat menangis, kelihatan asli dan menjiwai bgt,
      Maaf Mba Dian jadi ikutan nimbrung di blog ini, salam kenal

      1. kdramastory says

        Silahkan muslihatun… Seneng kalo banyak yg nimbrung… Btw, g cuma mb nur aja yg suka… Sy juga baruuuuu aja mulai suka dan skrg mulai ngumpulin drama dan filmnya… Ga tahu kenapa, padahal dulu ga mau. Karma kali yah…:-D

  2. Anonymous says

    1. Haha baca komen mbak dian senyum senyum sendiri. Gong yoo bikin melting dong wook bikin ngakak beneran deh perfect ahjussi combo. Makanya ga heran sih wang yeo ga nyari sunny lah orangnya emang aneh lol
    2. Saya jg penasaran jadinya gimana goblin bs balik waktu mabuk wkwkwkwk gatau deh apa ada yg blm diceritaon swnim waktu itu
    3. Ttg hantu itu setuju mbak, coba ya dr dulu dia temenan ma hantu mungkin keluarganya udah dijungkir balik ketakutan :p
    Btw udah lumayan ya mbak episode ini cuma 1 jam ^^”

    1. kdramastory says

      Lumayan… tapi sebenernya pengen lebih lama… LOL. Belum puas rasanya… Sy g keberatan kalo sampe 1.5 jam… cuma yang gempor bikin sinopsisnya ya… 😀

Leave A Reply

Your email address will not be published.