Sinopsis Goblin Episode 6 Part 1

2

[Sinopsis Goblin Episode 5 Part 2]

 

Kdramastory – Sinopsis Goblin Episode 6 Part 1

Kaget. Episode 6 jadi 1 jam 20 menit lagi sodara-sodara! Kayaknya waktu edit sana sini jadi kepanjangan, kayak episode 3 yang katanya ga sengaja jadi kepanjangan…. 😅😅😅😅

Hehehe… gpp. Chuaaaa Chuaaaa… bisa lihat oppa lebih lama… Oppa 😊😊😊 Mian soalnya ga banyak lagi aktor korea yg sy suka bisa dipanggil oppa. Salah satunya aktor yang satu ini… Karena oppa ini beneran lebih tua dari sy… 😀 Ketahuan kan umur sy berapa? 😀

Ga masalah drama ini dibuat panjang. Kalo bisa malah tiap hari. Ya, kan?

Jadi, apa lanjutan dari episode sebelumnya? Ini dia…

Kim Shin mengajak Eun Tak ke restoran yang sama dengan yang terakhir mereka datangi, di Canada. Entah kenapa, masa depan Eun Tak yang tidak bisa ia lihat sebelumnya, sekarang bisa ia lihat.

Kim Shin melihat Eun Tak 10 tahun kemudian, di usia 29 tahun, Eun Tak berambut pendek namun tetap cantik dan bersinar sama seperti yang ia lihat sekarang.

Ia melihat Eun Tak duduk sendirian sambil berbicara di telpon dengan Sunny. Eun Tak membicarakan tentang dirinya yang baru pertama kali ke luar negeri namun ia baik-baik saja , makan dengan baik, dan jarang tersesat.

Di ujung sana, Sunny heran kenapa Eun Tak memilih pergi ke negara itu di perjalanan pertamanya ke luar negerinya.

Lalu Eun Tak memberitahukan bahwa ia sedang ada di restoran yang keren dengan seorang pria. Sunny protes. Kenapa malah restorannya yang keren, seharusnya si prianya donggg.

Eun Tak cuma ketawa-ketawa saja…

Dengan alasan mengantuk, Sunny pun mengakhiri pembicaraan di telpon…

Kemudian Eun Tak menoleh, memanggil seseorang dengan sebutan Presdir. Entah siapa orang tersebut… Karena Kim Shin tidak bisa melihatnya…

Saat Eun Tak berbalik, Kim Shin masa sekarang sudah duduk di depannya. Kim Shin menatap Eun Tak dengan berjuta perasaan yang berkecamuk. Senang karena di usia 29 tahun, Eun Tak masih bersinar. Tapi sedih karena di saat itu ia tidak lagi berada di sisi Eun Tak.

Setelah kematianku, kau masih di sini. Kau sudah melupakan aku dan hidupmu benar-benar sempurna setelah aku tiada… Aku harus menghilang agar kau bisa tersenyum… Ini adalah keputusan yang harus kuambil… Aku harus mengakhiri hidupku… – Kim Shin.

Semua kenangan Eun Tak bersama Kim Shin berubah. Kenangan itu ada tapi tanpa Kim Shin…

“Pada akhirnya, itulah keputusan yang harus aku ambil…”, gumam Kim Shin pada dirinya sendiri sambil menatap Eun Tak yang kini sudah kembali menjadi remaja. Air mata Kim Shin menetas saat menatap Eun Tak. 😭😭😭😭😭

Eun Tak yang tadinya sibuk membaca menu, baru melihat ternyata Kim Shin sedang menatapnya sambil menangis…

Wang Yeo akhirnya punya janji kencan dengan Sunny. Ia berniat akan berjalan kaki supaya mirip seperti manusia. Duk Hwa menyuruhnya masuk ke mobil karena tidak ada manusia yang berjalan kaki sampai ke Incheon. 😀 😀 AHAHAHA Polosnya Wang Yeo…

Wang Yeo baru mengerti dan ikut dengan Duk Hwa.

Duk Hwa hanya bisa menggeleng kepalanya melihat Wang Yeo yang ‘hopeless’, ‘clueless’, polos seperti itu.

Sunny mengajak temannya karena Wang Yeo juga mengajak seorang teman bersamanya. Jadi mereka ini akan double date.

Temannya Sunny tidak yakin apakah ia boleh ikut atau tidak. Tapi Sunny mengatakan, seorang pria itu baru bisa dinilai saat bersama temannya. Jika cerita mereka tidak cocok, maka itu akan menunjukkan siapa dirinya.

Saat mereka mengobrol, temannya Sunny melihat dua cowok keren datang dengan menggunakan mobil mewah. Ia berharap juga bisa berkencan dengan cowok seperti itu. Ia bertanya-tanya wanita seperti apa yang berkencan dengan kedua pria itu. Ia merasa wanita itu yang bisa berkencan dengan kedua pria itu sangat beruntung.

Sunny tersenyum setelah tahu siapa yang dimaksud oleh temannya itu. Ia membenarkan ucapan temannya itu, wanita itu akan benar-benar beruntung.

Sinopsis Goblin Episode 6 Part 1

Sementara itu, di kamarnya Eun Tak terus memikirkan kejadian yang kemarin.

Begitu juga dengan Kim Shin. Ia hanya melamun di kamarnya seorang diri. Dari kamarnya, ia bisa mendengar apa pun yang sedang dilakukan Eun Tak di kamarnya.

Eun Tak mengetuk pintunya dua kali, tapi Kim Shin tidak membukakan pintu kamarnya. Setelah Eun Tak pergi, barulah ia keluar dari kamar.

Eun Tak menatap Kim Shin yang baru keluar dari kamar. Kim Shin juga menatap Eun Tak lalu mendekati Eun Tak, meminta Eun Tak mencabut pedang saat itu juga. Kumohon, ucapnya.

Eun Tak menanyakan kenapa Kim Shin ingin melakukannya sekarang padahal tadi Kim Shin juga tidak menyahut saat ia mengetuk pintu.

Kim Shin beralasan sekarang ia sudah ada di depan Eun Tak. “Aku ingin berhenti”.

“Berhenti apa?”.

“Aku ingin berhenti berpikir bahwa aku bisa memilih…”.

Eun Tak ingin tahu apakah yang dimaksud Kim Shin dengan memilih adalah memilih keputusan yang waktu itu Kim Shin ucapkan. Ia ingin Kim Shin memberitahunya.

Tapi Kim Shin mengatakan Eun Tak hanya boleh menjawab tidak boleh bertanya.

Eun Tak menolak mencabut pedang Kim Shin karena ia merasa belum cukup informasi tentang apa yang diminta Kim Shin itu. Eun Tak mengaku kalau ia sudah mencari informasi tentang Kim Shin di internet tapi tidak menemukan apa-apa. Ia merasa seolah-olah ada seseorang yang sudah menghapusnya.

Eun Tak mengatakan, ia ingat dulu Kim Shin pernah bilang ia akan sangat membenci Kim Shin jika ia menemukan sesuatu pada Kim Shin dan sesuatu itu adalah pedang. Ia sudah menemukan pedang itu dan ternyata ia tidak membenci Kim Shin.

Ia yakin itu artinya ada kisah yang lain lagi tentang Kim Shin. Ia ingat Kim Shin pernah bilang pedang itu ditusuk oleh seseorang yang sama sekali tidak pernah Kim Shin bayangkan.

Eun Tak menduga jika pedang itu adalah hukuman untuk Kim Shin, itu artinya Kim Shin sudah melakukan sesuatu yang buruk. Dan jika memang itu adalah hukuman, maka ia merasa akan tidak baik jika pedang itu dicabut.

Eun Tak menanyakan apakah Kim Shin adalah pengkhianat atau sesuatu seperti itu?

Kim Shin terdiam. Ingatannya kembali lagi ke masa 1000 tahun yang lalu… Saat ia berperang, saat ia ditebas di depan Raja…

Eh, tapi kemudian kenapa ada scene Wang Yeo dengan Sunny di cafe ya??? Apa hubungannya??? Salah edit kah??? 😀

Kim Shin membenarkan dugaan Eun Tak itu. Ia terlalu sibuk berusaha untuk tetap hidup dan kehidupannya tidak tercatat dalam sejarah. Ia sudah berusaha sekuat tenaga tapi bahkan kematiannya pun tidak terhormat.

“Tidak ada yang menjadi baik karena aku mendekati Raja. Tapi aku tetap mendekati raja dan setiap langkah yang aku ambil, orang-orang yang tak berdosa kehilangan nyawa mereka. Dosaku tidak terampuni dan sekarang aku dihukum. Pedang ini adalah hukumannya…”, jelas Kim Shin dengan pilu.

Eun Tak mulai menangis.

Kim Shin menanyakan pendapat Eun Tak. Jika memang ini adalah hukuman, bukankah 900 tahun itu sudah cukup?

Eun Tak menangis. Menurutnya ini bukan hukuman. Dewa tidak akan memberikan kemampuan-kemampuan itu jika memang ini adalah hukuman. Jika memang Kim Shin melakukan sesuatu yang buruk, dewa pasti hanya menciptakan goblin saja. Tapi nyatanya, Ia juga mengharuskan Kim Shin bertemu dengan pengantinnya supaya pedang itu bisa dicabut.

Tanpa sadar, air mata Kim Shin menetes. Tersentuh mendengar kata-kata Eun Tak itu… Sy juga nangisss….

Eun Tak menghapus air mata Kim Shin… UWAAAAAAAAA Ya tuhaannnnnn… 😭😭😭😭😭

Eun Tak mengatakan, ia tidak tahu seperti apa Kim Shin dulu tapi ia yakin sekarang Kim Shin dicintai dengan tulus… Peluk Kim Shinnnnn… 😭😭😭😭😭

Lalu Eun Tak menambahkan bahwa maksud dia mengatakan sesuatu yang buruk itu seperti mencintai wanitanya Raja dan Kim Shin dipenjara atau apa. Ia meminta maaf karena sudah menyebutkan Kim Shin pengkhianat…

“Lalu apakah kau mau membuat aku lebih tampan sekarang?”, Kim Shin tetap menanyakan itu.

Kim Shin terkejut mendengar Eun Tak ternyata menolak permintaannya setelah ia berusaha membuat Eun Tak kasihan padanya.

Eun Tak memang merasa kasihan dan bahkan menangis karena selama 900 tahun ini, setiap hari Kim Shin terus menginginkan pedang itu dicabut. Ia merasa selama 900 tahun ini Kim Shin pasti sangat putus asa…

Namun walaupun begitu ia tidak ingin Kim Shin membuat permintaan itu secara gratis. Ia tahu Kim Shin tidak sedang mencoba untuk menjadi lebih tampan. Ia dan Kim Shin sama-sama perlu dikasihani dan jika Kim Shin ingin ia mengabulkan permintaan Kim Shin, maka ia juga ingin Kim Shin mengabulkan permintaannya sebagai gantinya.

Eun Tak menyuruh Kim Shin memikirkan apa yang diinginkan olehnya. Tidak ingin Kim Shin terus memintanya mencabut pedang itu, Eun Tak pun bergegas ke atas beralasan akan berangkat bekerja.

Tapi Kim Shin malah memanggilnya, menanyakan apa yang diinginkan Eun Tak, uang, rumah, permata? Sekarang Kim Shin udah ga nangis lagi…

“Kau pikir itu saja?”.

“Lalu kalau bukan itu, apa yang kau maksud sesuatu yang akan aku lakukan jika kau membutuhkannya?”.

“Apa? Cinta? Tidak bisakan kau berpikir membeli sebuah rumah penuh dengan permata dan mengisinya dengan cinta?”, balas Eun Tak. Setelah menangis bersama, kenapa dua orang ini jadi bertengkar? 😬😬😬😬

Kim Shin menyuruh Eun Tak cepat pergi kerja. Eun Tak jelas kesal, mengatai ingatan Kim Shin yang payah walaupun Kim Shin seorang pejuang.

Kim Shin jadi marah dikatai seperti itu. Ia tidak terima Eun Tak mengejek pekerjaannya. Menurutnya, semua pekerjaan itu sama. “Jangan meremehkan pekerjaanku!”, teriaknya pada Eun Tak yang buru-buru naik ke atas. 😀 This couple… Abis nangis bareng-bareng, malah ujung-ujungnya bertengkar… 😬😬😬😬😬

Sinopsis Goblin Episode 6 Part 1

Kim Shin kembali ke kamarnya. Bertanya-tanya pada dirinya sendiri kenapa Eun Tak menolak mencabut pedangnya padahal tadi Eun Tak menghiburnya dan menangis bersamanya. Ia merasa sangat yakin Eun Tak sudah sangat kasihan mendengar ceritanya dan mau mencabut pedang dari dadanya.

Kim Sin lalu teringat penglihatannnya tentang Eun Tak yang berusia 29 tahun dan memanggil seseorang.

Ia sedih, berpikir pada saat itu Eun Tak sudah bertemu dengan orang lain sementara dirinya sudah mati…

Tiba-tiba ia marah-marah sendiri. Sebal karena Eun Tak memanggil seseorang dengan sebutan Presdir dan mengajak orang itu duduk bersamanya…

Kim Shin mulai cemburu… ASSSIKKKK… 😬😬😬😬😬

Double date pun dimulai.

Sunny memperkenalkan dirinya dan temannya. Menyebutkan bahwa temannya itu adalah seorang make up artis sementara dirinya sendiri adalah wiraswasta.

Sunny menanyakan pada Duk Hwa apa pekerjaan temannya Duk Hwa itu.

Tapi bukannya memberitahukan pekerjaan Wang Yeo, Duk Hwa malah menceritakan tentang dirinya sendiri. Memberitahukan bahwa ia sebenarnya bukan seorang teman karena ia jauh lebih muda dari Wang Yeo dan ia juga seorang pewaris perusahaan. Tidak lupa ia juga menggombal pada Sunny. Mengatakan kalau ia mendapat hukuman dan hukuman itu adalah Sunny.

Sunny tersenyum malu…

Duk Hwa membanggakan dirinya dengan memberikan kartu namanya pada Sunny padahal seharusnya pasangannya adalah temannya Sunny. Tapi yang mengambil kartu nama itu tetap temannya Sunny… 😀

Lalu Sunny menanyakan pekerjaan Wang Yeo. Wang Yeo bingung, melihat ke arah Duk Hwa yang hanya memberi isyarat supaya Wang Yeo menjawab.

Lalu Wang Yeo mengatakan ia bekerja di bidang industri jasa tapi meminta pengertian Sunny bahwa ia tidak bisa menjelaskan lebih detail.

Sunny tidak bertanya lebih jauh. Tapi kemudian ia bertanya apakah Wang Yeo sudah punya nama hari ini?

Dan apa jawaban Wang Yeo?

“Kim Woo Bin…”. AHAHHAHAHHA 😀 Dan sejak itu Sunny memanggil Wang Yeo, Woo Bin.

Teman Sunny membisikkan dugaannya pada Sunny. Jika memang Wang Yeo bilang bekerja di bidang jasa tapi tidak bisa mengatakan detailnya, ia yakin Wang Yeo adalah seorang waiter di Club.

Sunny menegur temannya yang bicaranya terdengar oleh Wang Yeo dan Duk Hwa. Lalu ia meminta kartu nama Wang Yeo untuk mengecek kebenarannya.

Wang Yeo berbohong mengatakan kartu namanya itu selalu dipakainya saat bekerja dan ia sedang tidak membawanya. Seandainya Sunny bilang lebih dulu, ia pasti sudah membawanya.

Temannya Sunny ternyata mencari informasi tentang Duk Hwa di internet dan ternyata memang benar seperti yang diakui oleh Duk Hwa. Duk Hwa memang seorang pewaris perusahaan besar yang bernama Chunwoo Group.

Sunny sangat senang mengetahui Duk Hwa memang seperti pria fantasinya, kaya, tampan, dan tinggi. Sunny sengaja memuji Duk Hwa sambil melirik Wang Yeo yang sekarang tiba-tiba marah. 😬😬😬😬😬

Teman Sunny dan Duk Hwa tiba-tiba merasa sekililingnya semakin gelap. Duk Hwa refleks melihat ke arah Wang Yeo dan di belakang Wang Yeo mulai keluar asap hitam. 😬😬😬😬😬

Duk Hwa takut. Saat Wang Yeo memberinya sugesti untuk mengatakan bahwa ia akan pergi, Duk Hwa pun melakukan sesuai dengan yang dikatakan Wang Yeo.

Setelah Duk Hwa pergi, Wang Yeo memberikan sugesti pada temannya Sunny supaya pergi.

Setelah mereka berdua pergi, Wang Yeo pun memberi Sunny sugesti supaya melupakan semua yang dikatakannya barusan.

Mata Sunny mengerjap beberapa kali. Semua ingatan sejak Wang Yeo memberi sugesti pada Duk Hwa sampai temannya pergi, hilang dari ingatan Sunny.

Sunny kembali seperti biasa. Saat Wang Yeo bilang Duk Hwa dan temannya Sunny itu sudah pergi, Sunny tidak bertanya terlalu jauh.

Wang Yeo mengembalikan cincin hijau itu pada Sunny. Meskipun awalnya Sunny menolak karena Wang Yeo lah yang sudah membelinya, Wang Yeo tetap membujuk Sunny menerima kembali cincin itu karena cincin itu terlihat bagus dipakai oleh Sunny.

Sunny pun menerima kembali cincin itudengan senang hati. Sunny meminta nomor ponsel karena kartu nama Duk Hwa tadi sudah diambil oleh temannya dan ia tidak mungkin meminta dari temannya itu. Wang Yeo kecewa karena ternyata yang diinginkan Sunny adalah nomor telpon Duk Hwa.

Tapi ia bisa sedikit lega setelah mendengar pengakuan Sunny bahwa Duk Hwa adalah majikannya, tepatnya pemilik tanah restorannya.

Mau tidak mau, Wang Yeo pun terpaksa mau memberikan nomor ponsel Duk Hwa. Tapi karena wang Yeo sangat lambat dan sangat berhati-hati dengan ponselnya itu, Sunny jadi tidak sabar. Meminta ia sendiri yang mencarinya.

Wang Yeo kaget saat Sunny akan mengambil ponsel dari tangannya. Refleks ia pun melempar ponsel begitu saja. Membuat Sunny marah, mengira Wang Yeo menolak dibantu.

Wang Yeo diam saja diomeli begitu dan sama sekali tidak mengatakan apa-apa saat Sunny mengambil ponselnya.

Sunny menanyakan pola atau pin ponsel Wang Yeo. Betapa terkejutnya ia saat tahu Wang Yeo tidak punya salah satunya. “Sepertinya kau selalu tidak punya apa-apa ya…”, komentarnya.

Sunny kemudian membuka contact list wang Yeo dan di sana hanya ada 4 nama kontak saja. Ada Duk Hwa, goblin, istri goblin dan Sunny bukan Sun Hee.

Sunny tertarik dengan pasangan goblin yang ada di dalam nomor kontak Wang Yeo. Ia ingin tahu pasangan goblin mana yang dikenal oleh Wang Yeo karena ia mengenal pasangan goblin yang menjual kue beras. “Apa dia memiliki restoran?”.

Wang Yeo mengatakan goblin yang ia kenal memiliki banyak karma yang buruk.

Sunny tentu saja tertawa. Apalagi Wang Yeo menjawabnya dengan ekspresi sangat serius… Da emang iya, Sunny aja ga tahu… AHAHAHAHA..

Wang Yeo terpana melihat Sunny yang tertawa tapi cuaanntiikkk sekali.

“Kau ini memang aneh…”, komentar Sunny sambil tersenyum dan sibuk dengan ponsel Wang Yeo.

Melihat senyum manis Sunny, mau tidak mau Wang Yeo tersenyum. Walau sangaaaattttt tipis. Asssikkk… Kayaknya ini pertama kalinya Wang Yeo tersenyum deh. Biasanya kalo g diam, menakutkan, paling juga ketawa kalo lagi becanda sama oppa Goblin… 😀

Sinopsis Goblin Episode 6 Part 1

Wang Yeo mendekati Kim Shin yang sedang minum obat. Kim Shin depresi lagi…

“Apa obat manusia itu bekerja untukmu?”, tanya Wang Yeo.

Kim Shin cuma bilang kalau ia memilih obat dan alkohol. Lalu ia menanyakan apakah semuanya berjalan lancar dengan gadis itu. Deuhhh yang saling tahu lagi galau karena cewek… 😀

“Kau tidak bisa lihat aku sedang minum?”, tanya Wang Yeo sedih. Wang Yeo mengeluh karena Sunny mengatainya orang aneh dan punya banyak kekurangan terutama kartu nama…

Namun Kim Shin merasa Wang Yeo lebih baik daripada dirinya karena berhasil menipu gadis itu dengan baik dan dikira sebagai manusia. Kim Shin jadi teringat kata-katanya pada Eun Tak dan merasa kata-katanya itu kembali lagi padanya.

Kim Shin merasa harga yang harus ia bayar terlalu mahal karena mencampuri urusan hidup dan mati manusia. Ia merasa umurnya yang sudah tua tidak membuatnya semakin bijaksana.

“Kau cuma tinggi saja…”, komentar Wang Yeo.

“Aku seharusnya tahu apa yang tidak perlu aku katakan. Mungkin aku memang pantas mati…”, curhat Kim Shin.

Wang Yeo tiba-tiba mengatakan tidak ada kehidupan yang layak untuk mati.

“Benarkah?”, Kim Shin menatap Wang Yeo antara tidak percaya dan penuh harapan bahwa yang dikatakan oleh Wang Yeo itu memang benar.

Tapi kemudian Wang Yeo bilang, masalahnya selalu ada pengecualian dalam segala sesuatu. Melihat reaksi Kim Shin yang sekarang menatapnya marah, Wang Yeo cepat-cepat mingkem. Mengatakan kalau ia berpikir Kim Shin akan tertawa… 😬😬😬😬

Lalu ia pun menanyakan apa yang terjadi dengan Eun Tak sehingga membuat Kim Shin minum obat.

Kim Shin pun bercerita, mereka hanya bicara lalu tiba-tiba Eun Tak merasa kasihan padanya dan menangis. Ia jadi senang tapi walaupun Eun Tak menangis, tetap tidak mau mencabut pedangnya. “Bukannya hanya dia yang menangis…”.

Wang Yeo tiba-tiba marah. Tidak percaya Kim Shin menangis di depan jiwa yang tersesat. Ia yakin sekarang Kim Shin sudah tamat di depan Eun Tak karena wanita lebih menyukai pria yang bodoh, dungu, dan acuh tak acuh. “Bagaimana kau bisa menangis di depannya?!”, marahnya.

Kim Shin jadi mengerti. Jadi, itu alasannya kenapa Wang Yeo menangis di depan Sunny begitu Wang Yeo melihat Sunny.

Wang Yeo yang tadinya mulai semangat banged menggoda Kim Shin jadi lesu lagi. Kim Shin menyuruhnya minum lagi… 😬😬😬😬😬

Lalu Wang Yeo menyarankan supaya Kim Shin memutuskan apakah Kim Shin mau membuat Eun Tak menyukai Kim Shin atau membenci Kim Shin karena Kim Shin juga bukannya Hamlet…

Karena Wang Yeo menyebutkan Hamlet, Kim Shin jadi ingat dengan Shakespeare. Dulu ia hanya mengatakan ‘To be or not to be’ dan Shakespeare malah membuat sebuah mahakarya.

Mendengar itu, Wang Yeo jadi tersedak. Ia menyarankan Kim Shin pergi ke dokter tapi Kim Shin menolak. Ia tidak yakin dokter akan mampu menyembuhkannya karena rasa sakitnya itu berasal dari pedang.

Wang Yeo terdiam. Teringat curhatan Kim Shin di malam Kim Shin tidur di kamarnya. Saat itu Kim Shin merasa Yang maha kuasa memberi beban terlalu berat untuknya dan berharap terlalu tinggi darinya.

Mengingat itu dan karena Kim Shin sangat sedih, ia pun merentangkan tangannya, menawarkan pelukan untuk Kim Shin. Tapi karena Kim Shin malah menarik pedangnya dan mengancam akan menebaskannya, Wang Yeo langsung menurunkan tangannya, tidak jadi menawarkan pelukan. “Lupakan kalau kau begitu membencinya…”. 😬😬😬😬😬

Tapi Kim Shin tetap mengayun-ayunkan pedangnya di atas kepala Wang Yeo walaupun Wang Yeo sudah tidak merentangkan tangannya lagi. Wang Yeo sampai-sampai menyuruhnya berhenti karena Kim Shin sudah mengganggu konsentrasinya. 😬😬😬😬😬

Bersambung…

 

Komentar :

Duhhh… dua sahabat ini. Curhat-curhatan tapi tetap aja masih saling ga suka… 😬😬😬😬😬

Lucu banged liat Wang Yeo yang galau hanya karena ga punya hal-hal yang sepele. Padahal cuma kartu nama aja… Kalo di preview, sampe episode depan, dia masih galau dengan kartu nama dan berusaha mendapatkan kartu nama… Hihihi… Demi Sunny… 😬😬😬😬😬

Penasaran kenapa Eun Tak memilih ke canada dan disebutkan bahwa ia baru pertama kali ke luar negeri. Apa ingatan Eun Tak benar-benar dihapus? Sepertinya memang iya ya.

Kalaupun memang lupa, sepertinya ingatan itu masih ada di alam bawah sadarnya. Buktinya, dia bisa keliling tanpa tersesat padahal dari pengakuannya, itu pertama kalinya ke Canada.

Tapi siapa yang dipanggil Presdir itu? Duk Hwa kah? Atau bisa jadi Kim Shin sendiri. Karena bisa jadi Kim Shin ga bisa liat masa depannya sendiri, kan?

Akhhhh… Penasaran…

[Sinopsis Goblin Episode 6 Part 2]

You might also like More from author

2 Comments

  1. Nurhasanah says

    Mwo???oppa????hahaha…mmg gong yo lebih tua yah dr bak dian!!!ups jangan kasik tau donk umur bak dian berapa,wkwkwk
    Air mata saya juga netes bak dian.nonton goblin ini mah gk bisa gk campur aduk.sebentar terenyuh.sebentar ketawa ketiwi.tp….saya kok berharap yg dipanggil tipunim itu kim shin yh sama eun tak….seperti yg saya bilang ke bak dian tuh….bisa jd ini ceritanya…shin mesti meninggal dulu.ingatannya eun tak yg menyakitkan dihapus oleh wanv yo.trus kisah mereka dimulai dari awal lagi?????
    Btw….gk ada yg meragukan bromance LDW sama gong yo!selain banyak yg klepek2 gong yo(termasuk bak dian)….tidak sedikit yg klepek2 LDW krn perannnya jd grim reaper cute di drama ini…..wih….kim eun sok mmg bener2 debak……
    Kamsaeyo bak dian……

    1. kdramastory says

      Iya dong lebih tua gong yoo… Tp emang skrg banyak banged muncul bintang2 muda… Mungkin suatau saat nanti kalo senior-senoir kece ini ga dipake lg di drama, sy jg mau pensiun ah ngedramanya… g asik lagi… 😛

      Pastilah kita berharap yg dipanggil itu Kim Shin… sy berharap alasan Kim Shin tidak bisa melihat orang itu siapa karena ia tidak bisa melihat masa depannya sendiri… Bisa jadi gitu. Karena kalo dia bisa lihat masa depannya sendiri, dia ga bakalan segalau ini. Dia akan tau kapan ia ketemu dengan pengantinnya, kapan dia akan dicabut pedangnya, dst…

Leave A Reply

Your email address will not be published.