Sinopsis Goblin Episode 6 Part 3

8

[Sinopsis Goblin Episode 6 Part 2]

 

Kdramastory – Sinopsis Goblin Episode 6 Part 3

Dalam perjalanan pulang bersama Sek.Kim, Eun Tak sengaja memuji-muji Duk Hwa di depan Sek. Kim. Sek. Kim hanya ngeiya-iya-in aja…

Lalu Eun Tak juga bilang Duk Hwa sering mengatakan hal-hal yang baik untuk menyemangatinya. Tapi saat Sek. Kim ingin tahu contohnya seperti apa, Eun Tak cuma minta maaf.

Sek. Kim lagi-lagi hanya mengiyakan saja. Eun Tak jadi tidak enak sendiri karena ketahuan berbohong. Akhirnya sepanjang jalan ia hanya diam saja.

Diam-diam Sek. Kim tersenyum…

Ketika masuk ke rumah, Eun Tak melihat Kim Shin sedang duduk sambil membaca buku. Ia menyapa Kim Shin tapi Kim Shin hanya diam saja, bahkan sama sekali tidak mengangkat wajahnya dari bukunya.

Eun Tak merasa bingung sendiri. Tidak tahu kenapa Kim Shin berubah lagi…

Saat makan siang pun Kim Shin masih seperti itu. Eun Tak terus menerus melihat Kim Shin yang masih sama sekali tidak melihat atau pun bicara padanya.

Diperhatikan terus seperti itu, membuat Kim Shin jengah dan langsung membereskan makanannya walaupun belum habis. Eun Tak membanting sendoknya saat melihat Kim Shin berlalu begitu saja…

Wang Yeo yang ga peka, tertawa kecil dan memberitahukan Eun Tak, Kim Shin seperti itu karena ia yang mengajarkan bagaimana caranya melihat dan menghindari wanita. Wang Yeo tertawa tanpa rasa bersalah…

Wang Yeo dan Eun Tak mengupas bawang bersama-sama. Eun Tak menanyakan apakah Kim Shin dalam masalah. Wang Yeo bilang Kim Shin mengeluh tidak bisa mengingat masa lalunya.

Eun Tak ingin tahu masa lalu seperti apa tapi Wang Yeo malah mengatakan ia tidak bertanggung jawab pada memori seseorang. Bagaimana ia bisa mengetahui apa yang Kim Shin pikirkan?

Dengan sedih Eun Tak mengatakan, ia pikir Wang Yeo tahu.

“Tidak tahu! Kupas bawangnya atau kalau tidak aku akan menyebut namamu tiga kali!”, ancam Eun Tak.

Eun Tak terkejut lalu cepat-cepat minta maaf.

Untungnya Wang Yeo kemudian mengaku kalau terakhir ia harus memanggil nama tiga kali itu 100 tahun yang lalu. Kalau sekarang, sekali saja ia memanggil, orang tersebut langsung sudah mendengarnya.

Eun Tak mengomentari pekerjaan Wang Yeo yang terlihat sangat sulit. Namun kemudian Wang Yeo bertanya, apakah Eun Tak tahu bagian yang tersulitnya? “Jiwa yang tersesat…”.

Eun Tak langsung merasa tidak nyaman. Ketakutan karena yang dimaksud Wang Yeo adalah dirinya sendiri. Ia langsung menawarkan diri mengupas semua bawang sendirian.

Lalu tiba-tiba Wang Yeo mengatakan usia Kim Shin lebih muda setahun dari yang dikatakannya. Eun Tak sama sekali tidak mengerti maksud Wang Yeo. Tapi Wang Yeo cuma bilang, semoga beruntung… Ahhhh… Random pisannn si grim reaper inihhh… Sama kayak Eun Tak, sy juga g ngerti maksud Wang Yeo… 😀

Eun Tak tertawa mendengar kata-kata Wang Yeo itu. Lalu ia ingat, ia bertemu dengan Wang Yeo pertama kali saat usianya 9 tahun dan kemudian ia bertemu lagi dengan Wang Yeo saat usianya 19 tahun. Ia mengerti alasan ia bertemu dengan Wang Yeo waktu itu karena ibunya yang meninggal tapi sekarang, ia ingin tahu bagaimana Wang Yeo bisa menemukannya.

“9, 19, 29. Yang terburuk akan datang sebelum kau menjadi sempurna…”. Karena Eun Tak ingin tahu lebih jauh, ia pun menanyakan apakah Eun Tak mau tahu rahasianya. Eun Tak langsung mengiyakan.

Tapi bukannya bicara seperti biasa. Wang Yeo malah diam, menatap Eun Tak sambil bicara di dalam hati. “Kau akan bertemu dengan malaikat pencabut nyawa saat usiamu 29 tahun. Itulah takdir jiwa yang tersesat. Dan angka 9 adalah angka yang dekat dengan 10, angka sempurna yang melambangkan Sang Maha Kuasa. Aku berharap kau beruntung nantinya…”.

Eun Tak heran melihat Wang Yeo hanya diam saja menatapnya. Kemudian Wang Yeo memang menceritakan rahasianya. Tapi bukan yang dipikirkannya tadi, tapi tentang mimpinya. Di dalam mimpinya, ia mendapatkan promosi jabatan.

Eun Tak kesal karena Wang Yeo mengerjainya. Lalu ia mendengar cucian sudah selesai. Ia menyuruh Wang Yeo menyelesaikan mengupas bawang sementara ia mengurus cucian…

Wang Yeo menganggukkan kepalanya.

Duhhh… Wang Yeo mau aja disuruh-suruh Eun Tak. Ini sih bukan Eun Tak dan Kim Shin yang mirip pasangan suami istri. Tapi Wang Yeo dan Eun Tak. Sama-sama mengupas bawang, mengurus cucian… Hehehehe…

Sinopsis Goblin Episode 6 Part 3

Eun Tak tidak sengaja bertemu dengan Kim Shin saat ia sedang membereskan cucian dan Kim Shin tidak sengaja masuk ke sana. Ia pun menanyakan kenapa Kim Shin marah.

Kim Shin menyangkal. Namun dari nada bicaranya, Eun Tak merasa Kim Shin seperti marah padanya. Karena Kim Shin menghindar darinya, ia merasa seperti berjalan bermil-mil…

Kim Shin menyalahkan Eun Tak yang terus memanggilnya. Berisik, katanya. Ia juga menyalahkan Eun Tak yang sudah membuatnya bingung. Yang tidak mencabut pedang saat ia menyuruh Eun Tak melakukannya padahal itulah kegunaannya Eun Tak.

Eun Tak terlihat sedih sekali saat Kim Shin mengatakan itulah kegunaannya bagi Kim Shin. Lalu ia mengatakan, ia sudah berjanji akan mencabut pedang itu tapi Kim Shin yang tidak mau bicara padanya. Ia berpikir Kim Shin akan menunggu salju pertama karena itulah janji mereka.

Ia tahu Kim Shin punya banyak waktu karena hidup Kim Shin kekal tapi ia hanya manusia biasa yang setiap saatnya sangat berharga. Ia sibuk sekolah dan bekerja.

“Besok”, ucap Kim Shin tiba-tiba.

“Kenapa bukan hari ini? Aku tidak sibuk hari ini…”, tolak Eun Tak.

Kim Shin tetap memutuskan besok saja karena hari ini cuaca sangat menyenangkan. Ia ingin mengajak Eun Tak keluar jalan-jalan.

Besoknya, saat Eun Tak mengajak lagi, Kim Shin menjawab besok saja. Eun Tak kesal karena Kim Shin terus menerus bilang besok. “Ayo lakukan sebelum aku berangkat sekolah..”, desak Eun Tak.

“Cuaca hari ini jelek… aku harus menjemputmu nanti”, tolak Kim Shin dan segera pergi meninggalkan Eun Tak.

Besoknya, tanpa perlu Eun Tak mengajak atau bertanya, Kim Shin langsung bilang besok saja. Satu hari lagi…

Eun Tak mengeluh. Kenapa bukan hari ini saja…

“Satu hari lagi…”.

Malamnya, Eun Tak menuliskan sesuatu di bukunya sambil tertawa-tawa. Ia tidak mau melakukannya secara gratis untuk Kim Shin.

Sinopsis Goblin Episode 6 Part 3

 

Kim Shin sudah berpakaian rapi. Ia bertemu dengan kakek yang belum apa-apa sudah ingin menangis. Sedih karena Kim Shin akan pergi untuk selamanya.

Kim Shin mengatakan, ia belum menemukan orang yang berhutang padanya jadi ia menganggap itu pekerjaannya yang belum selesai. Ia memohon agar kakek membakar lukisan itu untuknya.

Ia berpesan agar kakek memastikan pengantinnya yang masih muda itu hidup dengan baik, berpendidikan yang baik, makan dengan baik walaupun ia tidak ada lagi. “Itulah tugas terakhirmu”.

Kakek semakin menangis. Berjanji akan melakukan apa yang diperintahkan oleh Kim Shin. Kakek menggenggam tangan Kim Shin sambil menangis…

Tidak ada tidak ada hujan, Duk Hwa sangat kaget saat Kim Shin memberinya kartu kredit. Kim Shin hanya berpesan agar Duk Hwa tidak tergantung hidupnya pada kartu kredit. “Hiduplah dengan bebas, Duk Hwa… Itu adalah hadiah untukmu…”.

Duk Hwa tidak mengerti kenapa ia mendapatkan hadiah. Ia tidak merasa sudah melakukan sesuatu yang pantas mendapatkan hadiah.

Kim Hin mengelus rambut Duk Hwa, seperti yang Eun Tak sudah ajarkan padanya. Ia memuji Duk Hwa yang sudah bekerja keras untuk tumbuh besar.

Duk Hwa menatap Kim Shin masih terheran-heran. Tapi kemudian, ia mengatakan, sarangheyo… AHAHAHHA..

Kim Shin? Mau tidak mau tersenyum mendapatkan pengakuan cinta dari Duk Hwa… AHAHAHAAH..

Kemudian Kim Shin bicara dengan seseorang yang tidak diperlihatkan. Tapi kemudian kita tahu orang itu adalah Wang Yeo. Kim Shin bicara melalui telpon dan Wang Yeo ternyata sama sekali tidak mendengar apa dia katakan karena ia berada di tengah-tengah jalan dan juga melakukan video call. Jadi, suara Kim Shin udah mah terdengar kecil, ditambah dengan di belakang Wang Yeo juga berisik karena banyak kendaraan yang lalu lalang, jadi makin ga terdengar.

Padahal saat itu Kim Shin sengaja menelpon Wang Yeo untuk menyampaikan pesan yang sangat penting. Ia meninggalkan surat rumah di kamarnya dan rumahnya itu akan menjadi milik Wang Yeo.

Kim Shin juga berpesan agar Wang Yeo menghapus ingatan Eun Tak setelah ia menghilang karena ia tidak ingin Eun Tak menyalahkan dirinya sendiri. Ia tahu setelah ia pergi, tanda lahir di leher Eun Tak juga akan menghilang.

Sayangnya, Wang Yeo sama sekali tidak mendengar apa yang dikatakan Kim Shin. Melalui video call, Kim Shin menyuruh Wang Yeo memakai earphone-nya tapi Wang Yeo salah paham. Berpikir kalau Kim Shin menganggap ia tidak bisa melihat wajah Kim Shin.

Kim Shin kesal sendiri dan memutuskan pembicaraan…

Eun Tak duduk melamun sendiri. Ingat saat Kim Shin mengajaknya keluar jalan-jalan ~ O, ternyata Kim Shin memang mengajak Eun Tak jalan-jalan setelah dia ketemu Eun Tak yang sedang membereskan cucian ~, Kim Shin mengatakan sungguh menyenangkan berjalan bersamanya.

Lalu ia ingat saat hujan turun, Kim Shin menjemputnya di sekolah. Saat itu Kim Shin juga mengatakan, sungguh mneyenangkan bisa menjemput Eun Tak. Ternyata Kim Shin bukan tanpa alasan menunda mencabut pedangm tapi memang yang dikatakannya itu benar. Hari itu hujan, jadi dia harus menjemput Eun Tak.

 

Eun Tak menghela nafasnya. Tidak mengerti kenapa Kim Shin berubah baik lagi padanya.

Saat ia tersadar, Kim Shin sudah berdiri di depannya. “Kapan kau datang?”, tanyanya.

“Sungguh menyenangkan bisa melihatmu…”. Itu jawaban Kim Shin!

Eun Tak menanyakan kenapa Kim Shin berubah baik padanya akhir-akhir ini. “Ini mencurigakan…”.

Lalu Eun Tak meminta Kim Shin memberikan tangan Kim Shin padanya. Lalu ia pun menuliskan sesuatu di tangan Eun Tak.

Saat Eun Tak menulis di telapak tangannya, Kim Shin menatap Eun Tak… Duhhhhhh Sukkkaaaa sama OST-nya… Duhhh hatiku… 😍😍😍😭😭😭

Eun Tak bertanya karakter apa itu.

“Artinya “mendengar”…”, jawab Kim Shin.

Eun Tak senang karena akhirnya ia tahu arti dari karakter itu. Setelah mengucapkan ‘good night’ dan memberikan senyum manisnya untuk Kim Shin, Eun Tak buru-buru pergi.

Kim Shin menatap punggung Eun Tak dengan sedih. Lalu menatap telapak tangannya yang baru saja dipegang oleh Eun Tak… Duhhhhh…. Ga kuat liat ekspresinya oppa yang satu iniiiii… Ya tuhaannnn… 😍😍😍😭😭😭

Sinopsis Goblin Episode 6 Part 3

Eun Tak buru-buru kembali ke kamarnya. Menuliskan arti karakter cina yang tinggal satu-satunya belum ia ketahui artinya. Sepertinya, ia menulis ulang catatan yang ia temukan di bukunya Kim Shin dan mencoba memahami artinya dengan menuliskan arti setiap karakternya.

Sementara itu, Kim Shin juga sudah kembali ke kamarnya sendiri. Lagi-lagi menatap telapak tangannya yang tadi dipegang oleh Eun Tak. Lalu ia melihat beberapa barang yang sudah ia siapkan.

Eun Tak stres sendiri. Percuma saja membaca catatan itu, ia tetap tidak mengerti maksudnya.

Ketika Kim Shin mengetuk pintu kamarnya dan meminta izin masuk, ia pun cepat-cepat menyembunyikan catatan itu lalu membuka buku yang lain.

Ternyata Kim Shin datang untuk memberikan barang-barang yang sudah ia siapkan tadi.

Eun Tak sangat senang mendapatkan tas dari Kim Shin. Kim Shin bilang, ia berpikir Eun Tak akan memerlukan tas itu saat Eun Tak lebih dewasa nanti.

Kim Shin juga memberikan uang 5000 dolar yang akan Eun Tak pakai untuk kuliah nanti. Ia juga mengatakan Eun Tak bisa memakai tas itu saat nanti Eun Tak punya pacar ~ Di sini Kim Shin terdiam sesaat ~ lalu menambahkan, jika nanti Eun Tak memakai tas itu, Eun Tak akan terlihat cantik.

Eun Tak mengambil parfum dan memakainya. Lalu ia bertanya kenapa tiba-tiba Kim Shin memberikan semua itu padanya.

“Hari ini. Pedangnya…”.

Eun Tak kaget. Tidak menyangka mereka akan mencabut pedang itu malam-malam begini. Kim Shin membenarkan.

Jangan ngomong gitu dong, bang… Kejam!!!

Eun Tak setuju dan meminta Kim Shin memberinya waktu 5 menit. Dan Kim Shin pun berjalan keluar dari kamar Eun Tak. Namun kemudian Eun tak menanyakan apakah ada cinta di antara barang-barang itu?

Dan Kim Shin menjawab tidak ada.

Eun Tak terlihat agak kecewa tapi menutupinya. Ia mengatakan bahwa ia hanya penasaran saja. Ia berjanji akan segera keluar.

Sinopsis Goblin Episode 6 Part 3

Kim Shin membuka sebuah pintu dan mereka sekarang berada di ladang bunga Soba. Eun Tak sangat senang dan takjub melihat pemandangan indah di depan matanya. Itu adalah pertama kalinya ia melihat ladang bunga Soba.

Ia menebak, bunga yang diberikan Kim Shin waktu itu pasti berasal dari sana. Kim Shin menganggukkan kepalanya. Eun Tak mengatakan ia masih ingat arti bunga itu.

“Kekasih…”, sahut Kim Shin lesu.

Eun Tak menebak tempat itu adalah tempat yang spesial karena Kim Shin harus ke sana untuk mencabut pedangnya. Kim Shin mengatakan karena di sana lah tempat ia bermula dan berakhir. “Silahkan lakukan…”.

Eun Tak terkejut karena Kim Shin ingin melakukan sesegera mungkin. Namun sebelumnya ia ingin Kim Shin menandatangani sesuatu. Eun tak mengambil bukunya dan menunjukkan perjanjian yang sudah ia buat dan ingin Kim Shin menandatanganinya.

Ia tahu setelah ini Kim Shin akan menjadi tampan dan itu artinya ia sudah tidak berguna lagi untuk Kim Shin. Jadi oleh sebab itulah ia membuat perjanjian itu.

Kim Shin membaca isi perjanjian dan tertawa kecil, menyindir EUn Tak yang masih punya waktu menulis itu bukannya belajar. Eun Tak secara khusus meminta Kim Shin membaca poin yang terakhir.

“Di hari saat salju turun pertama kalinya setiap tahun, goblin harus datang ketika aku memanggilmu. Aku akan menunggumu…”.

Kim Shin lalu teringat pembicaraannya dengan Wang Yeo. Saat itu Wang Yeo menanyakan kenapa ia harus mati sebelum salju turun pertama kalinya. Dan Kim Shin mengatakan, ia tidak ingin merusak salju pertamanya Eun Tak.

Kim Shin menanyakan apakah itu alasannya Eun Tak menanyakan namanya. Eun Tak bilang tidak, ia memang ingin tahu nama Kim Shin dan ternyata nama Kim Shin itu benar-benar cocok untuk Kim Shin.

Kim Shin menandatangani perjanjian itu dan mengembalikan buku itu pada Eun Tak.

Saat Eun Tak melihat tanda tangan Kim Shin, salju tiba-tiba turun. Eun Tak sangat excited. Tidak menyangka salju akan turun secepat itu padahal seharusnya belum waktunya. Ia senang tapi merasa kasihan karena bunga-bunga akan merasa kedinginan. Ia sangat yakin, salju itu pasti Kim Shin yang membuatnya karena Kim Shin yang menginginkan pedang itu dicabut saat salju pertama turun.

Eun Tak bicara panjang lebar, sementara Kim Shin hanya diam. menatap Eun Tak dengan lembut. Lalu ia meminta maaf karena sudah bersikap egois tapi ia ingin sesuatu yang bisa diingat.

Eun Tak ingin cepat-cepat mencabut pedang dan ingin segera membuat Kim Shin menjadi tampan. Eun Tak sangat excited tanpa tahu arti dari tercabutnya pedang dari dada Kim Shin.

Kim Shin setuju melakukannya sekarang juga. Karena Eun tak menanyakan pesan terakhirnya, ia pun mengatakan bahwa setiap waktu yang dihabiskannya bersama Eun Tak selalu bersinar. Karena cuacanya cerah, karenacuacanya buruk dan karena cuaca cukup bagus, ia menyukai setiap momen itu semua. “Dan juga, apa pun yang terjadi, itu bukan salahmu…”, ucap Kim Shin lagi.

Duhhh ketawa juga akhrinya, walaupun keliatan banged sedihnya ya… 🙁

Mendengar pesan terakhir Kim Shin yang seperti benar-benar pesan terakhir, Eun Tak menjadi tidak tenang. Apakah Kim Shin benar-benar akan menjadi sapu?

Kim Shin tertawa, mengatakan itu tidak akan terjadi.

Eun Tak sangat lega dan kemudian bersiap menarik pedang dari dada Kim Shin. Kim Shin memejamkan matanya.

Eun Tak bisa melihat pedang itu tapi ia tidak bisa menggenggam gagang pedang itu. Ia mencoba berkali-kali sampai terjatuh dan kepalanya terantuk dengan Kim Shin.

Kim Shin terkejut, membuka matanya kembali. Ia heran melihat Eun Tak sama sekali tidak bisa memegang gagang pedangnya. Eun Tak hanya seperti memukul-mukul angin saja.

 

Eun Tak kaget. Ia tidak mau disalahkan seperti yang dikatakan oleh Kim Shin tadi. Ia tidak mau Kim Shin menarik kembali kata-katanya tadi.

Kim Shin heran, setengah frustasi, kenapa pengantin Goblin tidak bisa mencabut pedangnya. Lalu, ia dan Eun Tak jadi bertengkar. Kim Shin meminta kembali buku yang tadi ia tanda tangani karena ia akan membakarnya tapi Eun Tak tidak mau memberikannya.

Eun Tak tiba-tiba mengatakan ia mengerti. Seperti di dalam dongeng, pangeran yang dikutuk harus mendapatkan ciuman.

Tanpa permisi, Eun Tak menarik Kim Shin dan memberikan ciumannya…

Bersambung…

 

Komentar :

Wuahhhhh endingnya… Sukkaaa walaupun bikin jealous dikit… 😬😬😬

Drama ini sukses bikin perasaan diaduk-aduk tak menentu. Tau ga, episode ini bikin sy pengen meluk seseorang!!!! Karena ga ada yang dipeluk, jadi sy manggil anak sy dan meluk dia erat-erat sambil nangissss. Dia sampe heran… Kenapa emaknya ni??? AHAHAHAHA… Maafkan emakmu yang jadi galau tanpa sebab yang jelas ya nak… 😬😬😬

Trus, tahu g apa yang bikin sy amat sangat geregetan pake banged sama drama ini?

Kalau Kim Shin udah bersikap menjauh dari Eun Tak!!! Gemas liatnya. Ga tahan. Padahal seluruh dunia tau kalau Kim Shin sebenarnya suka sama Eun Tak tapi… tapi… ada yang membuat dia harus menjauhi Eun Tak. Duhhh hatikuuuu… pedihhhh… Jaeballl, cepetan kalian bersama…😬😬😬

Eun Tak sedih kalo Kim Shin menghindar darinya dan Kim Shin juga sedih karena terpaksa menghindar dari Eun Tak. Paling ga tahan liat sorot mata Kim Shin kalo lagi sedih… Jadi ikutan sedih… Kalau dalam drama ini, sedihnya Kim Shin bikin hujan turun, tapi pada kenyataannya, sedihnya Kim Shin membuat kita semua ikutan sedih. Iya kan? Eottoke… 😭😭😭

Penasaran ih kenapa Eun Tak ga bisa mencabut pedang itu? Pasti ada sesuatu yang membuat Eun Tak belum bisa mencabutnya? Apa itu ya kira-kira? Apa kira-kira yang belum dimiliki atau dilakukan oleh Eun Tak sehingga ia memnuhi syarat untuk bisa mencabut pedang itu?

Apa mereka harus benar-benar saling mencintai dulu lalu baru bisa pedang itu dicabut? Atuh, please lah jangan bikin drama ini setragis itu… 😭😭😭😭

Sy penasaran sama lanjutan episode ini. Gimana reaksi Kim Shin? Marahkah? Senangkah? Atau mungkin pura-pura marah tapi di belakang malah senang? Apa ya? 😬😬😬

Kebayang gimana awkwardnya mereka setelah kejadian ini. Hehehehe.. Can’t wait for next friday…

Episode ini ga banyak ya lucu-lucunya… Scene bromance pun diisi dengan curhat-curhatan yang kadang ditanggapi ga serius sama Wang Yeo tapi sayangnya Kim Shinnya lagi ga mood buat ketawa… Jadilah Wang Yeo terpaksa cuma bisa cengengesan sendiri… 😀

Lucu juga liat Wang Yeo ngobrol sama Eun Tak. Seperti biasanya, Eun Tak menunjukkan emosinya saat bicara. Saat senang ia bersemangat, saat sedih ia pun bicara dengan nada sedih. Tapi sebaliknya, Wang Yeo menanggapinya dengan nada datar. Malah terkesan dingin dan acuh. Tapi entah kenapa, mereka sih asik-asik aja ngobrolnya. Nyambung aja pokoknya…

Malah Wang Yeo sama sekali ga nolak waktu disuruh kupas semua sisa bawang sendiri. Sebenarnya mereka ini yang lebih mirip seperti pasangan suami istri yang lagi ngeberesin pekerjaan rumah. Udah kemarin lipat handuk sambil ngorol, sekarang kupas bawang sambil nungguin cucian dan juga sambil ngobrol…

Nah, kalo Kim Shin? Dia masih sibuk dengan perasaannya sendiri. 😬😬😬

Oiya, merhatiian ga? Wang Yeo itu selalu menghindar bersentuhan dengan wanita. Sy pikir tadinya hanya dengan Sunny saja dia begitu, karena dia kan suka Sunny. Jadi kalo kena cewek yang dia suka jadi merasa kayak kesetrum gitu… 😬😬😬

Tapi kalo diperhatiin, sama Eun Tak juga gitu. Waktu tidak sengaja mereka mau ambil bawang putih bersamaan, Wang Yeo langsung narik tangannya lagi. Membiarkan Eun Tak mengambil lebih dulu… Kira-kira kenapa ya? Ga mungkin karena bukan muhrim kan? AHAHAHAHHA…

Tapi suka, pelan-pelan sikap Wang Yeo mulai berubah sama Eun Tak. Sikap dia ga sama lagi seperti waktu mereka bertemu pertama kali. Walaupun ia tidak memberitahukan rahasia itu, tapi paling tidak ia mengharapkan Eun Tak beruntung. Itu artinya Wang Yeo berharap Eun Tak bisa hidup lebih lama lagi…

Sikap Wang Yeo juga semakin berubah ya sama Kim Shin. Dulunya mereka sering banged berantemnya tapi sekarang, mereka udah keliatan semakin rukun. Mungkin itu efek samping dari curhat-curhatan tentang cewek… Atau mungkin karena Wang Yeo juga lagi jatuh cinta, jadi perasaannya jadi melembut… Hehehehe…

Tentang rahasia Eun Tak itu, sepertinya Kim Shin ga tahu fakta bahwa di usia 9, 19 dan 29 tahun nanti seorang pencabut nyawa akan menemui Eun Tak. Mungkin itu sebabnya juga ia tidak bisa melihat masa depan Eun Tak.

Jangan-jangan, usia 29 tahun Eun Tak yang dilihat Kim Shin itu adalah usia terakhir Eun Tak. Duh…. Seandainya Kim Shin saat itu masih hidup, pasti Kim Shin dapat melindungi Eun Tak.

Masalahnya, kita ga tahu apakah saat itu Kim Shin masih hidup atau g. Karena Kim Shin sendiri sudah menganggap orang itu bukan dirinya.

Siapa orang yang dipanggil Eun Tak ‘Presdir’ itu. Apakah Kim Shin? Atau orang lain?

Gimana ya nasib Eun Tak sepuluh tahun lagi? Okelah kalo seandainya Kim Shin ga ada, misalkan Wang Yeo ga akan mencabut nyawa Eun Tak karena mereka sudah kenal. Eh, emang bisa ya kalo uda temanan sama grim reaper jadi ga dicabut nyawa??? 😬😬😬

Tapi kalau seandainya yang menemui Eun Tak itu pencabut nyawa yang lain, gimana coba? Takutnya sih yang datang cewek yang katanya itu mirip dengan dayang yang ada di samping raja 1000 tahun yang lalu. Kalau memang cewek itu yang datang, benar-benar tamat deh riwayat Eun Tak…

Berharap Kim Shin tetap ada di sisi Eun Tak dan mereka lalu akan tua bersama-sama. Eh, tapi Eun Tak ya yang tua, sedangkan Kim Shin tidak….

Untuk apa Kim Shin buru-buru mau mati, toh selama Eun Tak hidup, ia akan merasakan kebahagiaan… Nanti kalo Eun Tak sudah tua, baru deh pedang itu dicabut… Ya, kan?

Oiya, jadi ingat sama pesan terakhir Kim Shin untuk wang Yeo. Seandainya saja Wang Yeo dengar pesan Kim Shin di telpon itu, Wang Yeo pasti senang karena sekarang rumah itu jadi miliknya dan karena kim Shin ga jadi mati, maka sekarang ia yang akan membuat Kim Shin jadi penyewa di rumahnya… WKWKWKW… Kim Shin pasti marah bgd kalau kejadiannya bakal seperti itu…

You might also like More from author

8 Comments

  1. Tina says

    Duh yang galau mpe bikin komennya sepanjang bikin sinopsis😅😅😅 tp suka deh..mareh berbagi cerita..
    Apa Kim Shin n Eun Tak hrs benar2 menikah y biar bs cabut pedangnya..lah namanya Pengantin Goblin.masa sih hanya sekedar namanya aja pengantin Goblin?
    Btw, mood Kim Shin cepet bgt berubah2 ya udh ky cew yg lgi PMS aja..wkwk..
    Wang Yeo Sunny tarik ulur trs ajah biar Sunny digaet org lain,ckck..tp yah kepo gmn nnti y klo Wang Yeo Sunny mpe jadian.gmn gaya kencan mereka?secara y manusia vs Grim Reaper..wkwk..
    Teka teki si nenek itu jg yah siapa sbnre si nenek itu?

    1. kdramastory says

      AHAHAHAHA… komen yg ga tentu arah itu Tina. Soalnya drama ini menarik bgd, sama menariknya dengan Gong Yoo. 😛 Piss ah

  2. Nurhasanah says

    Tentu saja bukan karena mereka bukan mahrom mbak….(bukan muhrim mbak, tp mahrom, hehehe)
    Betul rahasia angka 9 itu kim shin belum tau yah.waktu 9 taun birth grandmother yg ngelindungin.usia 19, kim shin yg ngelindungin.saya jg berharap di usia 29.shin juga yg melindungi eun tak….
    Sbnrnya bukan dengan sunny sama eun tak aja mbak wang yo menghindar.dari duk hwa juga….cz kalo sentuhan goblin itu bisa jadi api.wang yo sebaliknya.bisa beku ato jadi es gitu.selain dg nyentuh katanya entar wang yo bisa tau memori, or masa lalu seseorang sebelum dn sesudah reingkarnasi …itu sih yg saya tangkap selama ini.bener enggak.cuman chakanim yg tau hehehe…kn waktu ngobrolin perihal reinkarnasi raja sama ratu dg duk hwa dan shin .wang yo pernah bilang mesti nyentuh dulu baru dia bisa baca orang itu masa lalunya macam apa?gitu!
    Kamsaeyo bak dian….duh yg lagi galau ….kuatkan yah …di episode mendatang, bakalan sering liat oppa dikau nangissssss….dan bakalan sering juga bak dian peluk2 putranya tuh buat pelampiasan…..wkwkwk
    Utk scene eun tak gk bs nyabut pedang,aku no comen deh.hehehe.tentu saja drama akan jd 6 episode aja kalo dia berhasil XD…

    1. anonymous says

      Iya mbak kayaknya emang karena bisa ngeliat reinkarnasi itu deh jadi hati hati mau nyentuh orang
      Kebayang ga kalo emang tebakan orang sunny itu ratu trus ga sengaja wang yeo megang sunny….wuih kalau juga wang yeo raja masa lalu,penonton bisa melongo dibuatnya.

      1. kdramastory says

        Jadi penasaran gimana jadinnya kalo Wang Yeo benar-benar g sengaja bersentuhan dengan Sunny… 😀

    2. kdramastory says

      Oiya, sy ga ingat yang tentang wang yeo bisa melihat memori masa lalu itu. Aih… jd pengen rerun… 😀

      Tapi waktu Eun Tak pengan tangan Kim Shin kok gpp ya mb? atau mungkin kalau mereka yang menyentuh lebih dulu… Kalo gitu jadi penasaran hubungan seperti apa nanti antara Wang Yeo dan Sunny… 😀

      1. Nurhasanah says

        Kalo yg saya tangkap…bukan shin yg bisa baca masa lalu dengan nyentuh mbak.tapi wang yo.keistimewaan kali yah.cz shin kan dikasi hukuman gk bisa lupa. Tp dikasi kemampuan buat baca masa depan..tp wang yo…dia amnesia .tp bisa baca masa lalu orang lewat nyentuh.jd wang yo sama shin ini kebalikan jg seperti nama mereka.
        Shin;pelindung,ngasik kehidupan.senengnya bisa buat bunga mekar.sedihny mmbuat hujan tp intinya kan ngasih kehidupan jg…hukuman; gk bisa lupa masa lalu plus kepedihannya.tp bisa baca masa depan.kecuali utk dirinya sendiri.
        Wang Yeo; pengambil kehidupan.marahnya bisa bikin gelap ato salju.barang2 membeku.bisa ngipnotis. Bisa baca masa lalu orang dg nyentuh kecuali masa lalu sendiri.krn dia dibikin amnesia….

        1. kdramastory says

          Penjelasan yg kece mb… Jadi lebih paham lagi.

          Tapi yg sy maksud itu, yg Kim Shin ga bisa lihat siapa yang dipanggil Tapyunim itu. Sy berpikir mungkin alasan Kim Shin g bisa liat karena yg dipanggil Tapyunim sama Eun Tak itu Kim Shin sendiri. Dia bisa lihat masa depan orang lain tapi mungkin ya… ga bisa lihat masa depan dirinya sendiri…. Makanya dia ga tau siapa yang dipanggil oleh Eun Tak itu…

Leave A Reply

Your email address will not be published.