Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

Sinopsis Goblin Episode 8 Part 2

21

[Sinopsis Goblin Episode 8 Part 1]

 

Kdramastory – Sinopsis Goblin Episode 8 Part 2

Pulang ke rumah, Wang Yeo memberikan ayam goreng yang ia beli itu untuk Kim Shin. Besoknya, ia membawa ayam goreng lagi. Besoknya lagi, besoknya lagi, dan seterusnya.

Sampai-sampai Kim Shin yang awalnya senang dibawakan ayam goreng jadi sebal karena sudah beberapa malam berturut-turut, Wang Yeo membawa pulang ayam goreng yang sama untuk makan malam.

Eun Tak mengajak Wang Yeo bicara. Eun Tak menanyakan alasan Wang Yeo setiap hari datang ke restoran. Apa karena bos-nya?

Wang Yeo tidak menyangkal. Ia datang hanya untuk melihat Sunny saja dan jika Eun Tak merahasiakannya, maka segalanya akan tenang.

Eun Tak menyuruh Wang Yeo yang tutup mulut. Tidak menyebut-nyebut tentang Tae Hee yang mengunjunginya ke restoran dan tersenyum padanya. “Dia bahkan membeli dua ayam goreng untuk dibawa pulang. Ini rahasia kita…”.

“Rahasia?”. Kim Shin tiba-tiba muncul entah darimana. Ternyata Kim Shin mendengar semuanya. Tae Hee yang datang ke restoran dan Tae Hee yang tersenyum pada Eun Tak.

Wang Yeo menyalahkan Eun Tak yang katanya mau merahasiakan tapi kenapa malah mengungkapkannya. Ia lalu menanyakan tentang kupon yang diperoleh oleh Tae Hee.

Kim Shin menyuruh Wang Yeo diam. Dan bertanya pada Eun Tak berapa kali Tae Hee sudah mengunjungi Eun Tak.

“Anggap saja 5 kali, berapa kupon yang didapatkan?”. Wang Yeo yang malah menjawab pertanyaan Kim Shin dan lagi-lagi bicara masalah kupon yang sepele. Membuatnya bertambah kesal.

Kim Shin lalu mengungkit jasanya yang sudah membantu Tae Hee menjadi pemain baseball. Ia mengaku dulu ia adalah pelindungnya Tae Hee. Tapi Eun Tak yakin, semua itu bukan hanya karena Kim Shin. Cinta pertamanya pada Tae Hee jugaย mengambil bagian besar.

Eun Tak merasa Kim Shin tidak tahu apa-apa tentang keinginan manusia. Contohnya dia sendiri. Dia bisa memegang pedang Kim Shin. Setelah mengancam tidak akan membuat Kim Shin tampan, Eun Tak pun cepat-cepat pergi tidak peduli pada Kim Shin yang memanggilnya.

Kim Shin sangat kesal. Ia bahkan membujuk Wang Yeo supaya mau memberitahukan caranya membuat kematian tidak wajar. Ia berjanji jika Wang Yeo mau memberitahunya, ia akan membantu wang Yeo tentang masalah kupon itu.

Tapi wang Yeo tidak peduli. Karena ia sudah menemukan cara yang lebih cepat. Lalu ia pun pergi sambil memanggil Eun Tak. Dua kali. Lho? Bukannya kalo pencabut nyawa memanggil nama seseorang itu artinya orang itu sudah sampai waktunya??? ๐Ÿ˜€

Kim Shin menggeram marah. Sampai-sampai menyebabkan bunyi guntur di langit… ๐Ÿ˜€

Ketika tiba di rumahnya, Tae Hee terkejut melihat piano lamanya kembali dari rumahnya. Uhmmm… mungkin ibunya ya yang mengatakan bahwa tidak ada seorang pun yang melihat orang mengembalikan piano itu…. Wuahhh ternyata Kim Shin pendendam juga ya… ๐Ÿ˜›

Ketika Eun Tak baru keluar dari gedung sekolah, seorang teman Eun Tak memanggilnya. Cewek itu adalah teman yang waktu itu pernah membelanya.

Ternyata temannya itu walaupun awalnya seperti perhatian, menanyakan tentang ujian masuknya, tapi sebenarnya ia ingin tahu apakah ia lulus universitas atau tidak. Ia mendengar Eun Tak bisa melihat hantu dan ia ingin tahu mungkin hantu itu memberitahukan hasil ujiannya.

Eun Tak terlihat agak kecewa tapi ia menganggap temannya itu cukup adil karena tidak membicarakannya di belakang. Temannya itu hanya mengatakan kalau ia tipikal orang yang sangat ingin tahu.

Temannya itu juga menyayangkan mereka sudah sekelas selama tiga tahun tapi baru kali ini mengobrol banyak. Sebelum berpisah, temannya itu mendoakan Eun Tak supaya berhasil di tes besok karena besok Eun Tak akan tes wawancara di Universitas Seoun.

Sinopsis Goblin Episode 8 Part 2

Eun Tak melewati pintu tempat Kim Shin pernah mengantarkannya ujian. Ia tersenyum senang mengingat kenangan itu.

Tak lama, ia melihat Kim Shin ada di depannya. Eun Tak masih marah pada Kim Shin karena tadi pagi, Kim Shin masih mengacuhkannya. Tapi Kim Shin malah bertanya apakah ada yang Eun Tak lupakan.

Eun Tak baru ingat, ia lupa membawa scarf merah pemberian ibunya itu. Ia pun menyalahkan Kim Shin yang membuatnya uring-uringan sehinga melupakan scarf itu.

Dan ternyata, Kim Shin sengaja membawakan scarft itu untuk Eun Tak. Ia juga yang melilitkan scarf itu di leher Eun Tak. Membuat Eun Tak terdiam.ย Shin berpesan supaya Eun Tak tidak membuat kakinya kedinginan dan juga tidak gugup saat ujian nanti. Kim Shin lalu bertanya apa ia perlu menemani Eun Tak.

“Aku bukan anak kecil…”, tolak Eun Tak. Eun Tak menoleh ke belakang, sambil bertanya-tanya kenapa busnya elum datang juga.

Kim Shin menebak, Eun Tak masih marah padanya. Eun Tak mengiyakan, namun sekarang agak sulit gara-gara Kim Shin membawakan scarf itu.

“Aku benar, kan? Kau cemburu…”, ucap Kim Shin.

“Memangnya kenapa? Kau senang aku cemburu?”.

“Ya. Aku jadi senang seharian penuh…”.

Eun Tak terdiam. Diam-diam merasa senang. Lalu cepat-cepat ia pamit dan berjanji akan berusaha dengan baik di ujian nanti.

Kim Shin memeberitahukan Eun Tak bahwa Eun Tak hampir saja menabrak orang di belakangnya ~ Soalnya Eun Tak jalannya mundur sih sambil bicara dengan Kim Shin… Deuhhhh… yg udah baikan… Senengnya… ๐Ÿ˜€

Eun Tak mengatakan kalau ia tadinya memang mau menyingkir karena dari mata Kim Shin yang besar itu, ia bisa melihat bayangan orang tersebut.

Kim Shin menyuruh Eun Tak cepat naik ke dalam bus karena kebetulan busnya juga sudah sampai.

Sambil melambaikan tangannya dengan penuh semangat, Eun Tak naik ke dalam bus.

Sementara itu, seorang wanita berteriak karena dompetnya dicopet. Kim Shin melihat pencopet itu dan pencopet itu juga melihat Kim Shin. Mata mereka saling bertemu.

Kim Shin melihat masa depan pencopet itu. Dalam usahanya melarikan diri, pencopet itu menabrak lapak seseorang yang sedang berdagang di pinggir jalan. Ia terjatuh dari sepeda dan berguling hingga ke jalanan.

Sebuah mobil menabraknya hingga terlempar ke jalan dan terluka parah. Tabrakan itu menyebabakan tabrakan beruntun, termasuk sebuah bus yang warnanya sama dengan yang dinaiki Eun Tak. Dan tabrakan itu baru berakhir setelah sebuah truk besar menabrak bus itu dari samping yang terguling di jalan.

Banyak sekali korban yang ada di dalam bus, termasuk seorang wanita dengan bayinya. Jam tangan seorang korban di dalam bus menunjukkan pukul setengah 9 lewat 35 menit.

Kim Shin memperhatikan penumpang yang ada di dalam bus, memang ada seorang penumpang yang membawa anak bayi. Lalu ia mengecek jam tangannya, pukul 8 lewat 20 menit. Jadi, kurang lebih 15 menit lagi, kecelakaan itu terjadi.

Kim Shin terkejut. Ia tidak mengerti kenapa Eun Tak tidak ada di dalam bus itu. Ia menatap Eun Tak, cemas.

Tak lama, bus Eun Tak pun berangkat.

Di dalam bus, dua anak muda yang sepertinya juga akan ikut ujian seperti Eun Tak, mengobrol. Salah seorang dari mereka yang memakai jaket coklat, mengkhawatirkan tentang ujiannya. Ia berharap terjadi kecelakaan saja supaya tidak harus ikut ujian.

Temannya yang memakai jaket hijau menegurnya. Menyuruh temannya itu berhati-hati dengan apa yang diucapkannya. Tapi anak itu tidak peduli. Baginya, mati karena ibunya tau karena kecelakaan, sama saja. Karena semua orang juga akan mati jika sudah tiba waktunya.

Sementara itu, Eun Tak yang berdiri di depan bayi yang sedang digendong itu, senyum-senyum. Senang melihat bayi mungli itu.

Sinopsis Goblin Episode 8 Part 2

Di sebuah halte bus, para malaikat maut sudah berkumpul. Jumlah mereka lumayan banyak karena ditambah juga dengan bantuan dari luar wilayah mereka dan mereka semua sudah memakai topi hitam.

Rekan Wang Yeo yakin kali ini kecelakaannya pasti serius karena masing-masing malaikat mau tdari luar wilayah mendapatkan 5 nama dan ia yakin Wang Yeo mendapatkan lebih banyak lagi.

Wang Yeo mengecek kartu miliknya dan sepertinya memang terlihat lebih banyak. Dua kartu yang pertama ia punya untuk seorang wanita berusia 34 tahun dan anak 2 bulan. Hobae Wang Yeo menduga kedua orang itu pasti ibu dan anak. Wang Yeo merasa sepertinya ia harus menyiapkan surga lagi.

Begitu bus berangkat, Kim Shin pun masuk ke dalam sebuah toko dan keluar di tempat lain. Si pencopet itu lewat di depannya…

Kim Shin masuk lagi ke toko itu dan keluar di tempat lokasi kecelakaan. Saat itu, pedagang kaki lima yang muncul dalam penglihatannya, sedang mengeluarkan barang dagangannya.

Kim Shin meminta pedagang itu libur satu hari dan pulang ke rumah. Ia berjanji akan membeli semua dagangan si bapak itu.

Bapak itu heran, Kim Shin bahkan tidak tahu isi kotak barang dagangannya tapi nekad membeli semuanya. Dan ternyata Kim Shin tahu, kaos kaki. Kim Shin kembali mengecek jamnya, 5 menit lagi kecelakaan akan terjadi.

Ketika akhirnya si pencopet itu lewat, Kim Shin pun menendang sepeda pencopet itu sehingga membuatnya terjatuh. Pencopet itu sangat marah. Berbalik ingin memarahi orang yang menendang sepedanya, tapi ternyata tidak ada siapa pun di belakangnya.

Lalu ia berbalik lagi, dan sekarang orang yang menendang sepedany aitu sudah ada di depannya. Si pencopet itu mengenal Kim Shin orang yang tadi berdiri di halte bus. “Kenapa kau mengikutiku!!!”.

“Coba tebak…”. Tanpa sama sekali menyentuh sepeda si pencopet itu,sepeda itu bergetar hebat, naik ke langit lalu terhempas ke tanah, menjadi besi yang tak berbentuk lagi. Dan sekarang tiga dompet yang dicopet pria itu juga sudah berada di tangannya.

Tanpa melihat isi dompet itu, Kim Shin tahu persis berapa isinya, 23 dolar, 32 dolar dan 10 dolar plus 3 kupon makan. “Apa kau tahu berapa orang bisa meninggal hanya karena uang segitu?”.

Si pencopet itu melihat isi salah satu dompet dan sepertinya ucapan Kim Shin itu benar. Ia semakin panik. Berpikir kalau Kim Shin itu polisi.

Kim Shin memebritahukan pria itu bahwa orang yang dicopetnya tadi mengalami retak tulang yang membutuhkan 3c minggu perawatan. Gara-gara dompetnya dicopet, orang itu menjadi syok karena tidak bisa lagi membiayai retak tulangnya itu.

Si pencopet itu mengeluarkan pisau, siap menyerang Kim Shin.

Kim Shin mengatakan, ia sebenarnya tidak suka menyelamatkan orang seperti si pencopet itu. Dan ia juga akan dihukum karena ikut campur urusan manusia. Tapi ia tidak peduli. Walaupun si pencopet itu tidak mendapatkan hukumannya sekarang, hukuman itu pasti akan didapatkan oleh si pencopet itu walaupun setelah mati nanti. Baginya, kejahatan dibalas dengan kejahatan dan kebaikan dibalas dengan kebaikan.

Setelah memberi peringatan bahwa itu akan sakit sedikit, ia pun melakukan seusatu pada pisau itu dari jarak jauh dan membuat jari si pencopet itu terluka. Uhmmm… atau putus ya?

Tapi yang pasti, si pencopet itu berteriak kesakitan.

Setelah itu, bus Eun Tak pun melintas…

Sinopsis Goblin Episode 8 Part 2

 

Wang Yeo mengecek jamnya. Tepat pukul 8 lewat 35 menit. Semua malaikat maut berdiri, siap untuk bekerja. Dan kebetulan bus itu pun datang.

Eun Tak melambaikan tangannya pada Wang Yeo. Wang Yeo membalasnya. Hobae Wang Yeo sampai heran mengetahui Eun Tak bisa melihat mereka semua. Tapi rekannya Wang Yeo bilang itu wajar terjadi pada orang akan meninggal.

Wang Yeo baru menyadari sesuatu, bertanya pada rekannya apakah diantara mereka ada yang mendapatkan nama Ji Eun Tak. Hobae Wang Yeo pun menunjukkan daftar nama-nama yang ada padanya. Dan ternyata wang Yeo benar. Adda seseorang tambahan di dalam bus itu.

Rekan Wang Yeo itu tidak mengerti apa yang terjadi. Tapi Wang Yeo tahu. Ia memberitahukan rekan-rekannya bahwa kecelakaan tidak jadi terjadi.

Ketika bus sudah berangkat lagi, Wang Yeo pun melihat Kim Shin berdiri di halte persis di depannya. Mereka saling bertatapan, semantara rekan-rekan Wang Yeo mulai panik. Bus itu sudah pergi, apa perlu mereka melakukan sesuatu supaya kecelakaan bisa terjadi.

Salah seorang dari mereka juga mengatakan bahwa kejadian itu tidak pernah terjadi selama 300 tahun karirnya. Hobae-nya Wang Yeo malah terpana karena baru pertama kalinya ia melihat jiwa yang tersesat.

Rekan Wang Yeo menendang kaki hobae itu. Ia kesal karena itu artinya mereka akan kerja lembur untuk membuat laporan. Hobae itu bertanya pada Wang Yeo, kenapa Wang Yeo bisa tahu.

Wang Yeo hanya diam dan kemudian melihat ke halte yang ada di depannya. Tapi Kim Shin sudah tidak ada lagi di sana. Ternyata Kim Shin sekarang sudah ada di belakangnya.

Hobae Wang Yeo melihat Kim Shin dan ia tahu Kim Shin itu goblin. Kim Shin datang hanya untuk mengajak Wang Yeo bicara.

Kim Shin dan Wang Yeo bicara di ruang kerjanya Wang Yeo. wang Yeo memarahi Kim Shin yang kembali ikut campur dalam urusan manusia. Kim Shin sama sekali tidak merasa bersalah karena bahkan kematiannya sendiri tidak terkabulkan. Ia hanya merasa kecelakaan tadi aneh.

Ia sudah melihat kecelakaan itu beberapa hari yang lalu, tapi Eun Tak tidak ada di dalam bus itu. Dan ia sudah mendapatkan penglihatan Eun Tak 10 tahun ke depan.

wang Yeo menyimpulkan, itu terjadi karena kecelakaan yang dilihat Kim Shin bukan bagian dari takdir Eun Tak. Dia menjadi bagian dari kecelakaan karena Kim Shin pasti akan menyelamatkan Eun Tak.

Wang Yeo menyalahkan Eun Tak yang memiliki kekasih goblin sehingga semua orang yang harus mati hari ini tapi mati. Dan Kim Shin sudah membuatnya bekerja lembur.

Melihat Wang Yeo marah, Kim Shin manawarkan ayam goreng. Tapi Wang Yeo malah menyuruhnya menjadi abu saja. Tapi karena Kim Shin diam saja dan menatapnya serius, Wang Yeo mengatakan ia bercanda.

Kim Shin menjadi sedih. Menurutnya, tidak ada bedanya menjadi abu, debu, angin atau hujan lalu kemudian ditebarkan.

Wang Yeo tidak mengerti kenapa Kim Shin menanyakan tentang itu karena Eun Tak pun tidak bisa memegang pedang Kim Shin.

Dengan jujur, Kim Shin mengaku kalau Eun Tak bisa memegang gagang pedangnya dan bahkan bisa menggerakkannya. Oleh sebab itulah, ia hampir saja membunuh Eun Tak. Ia merasakan sakit yang belum pernah dirasakan sebelumnya.

Wang Yeo berpendapat sebaiknya Kim Shin menceritakan sejujurnya oada EUn Tak. Namun seperti yang sudah ia putuskan, Kim Shin tidak ingin Eun Tak tahu. Ia ingin menyebunyikan sebisa mungkin untuk 8o tahun ke depan.

Kim Shin ingin benar-benar menyembunyikan dari Eun Tak, walaupun ia tidak yakin apakah ia mampu.

Sinopsis Goblin Episode 8 Part 2

Kim Shin menjemput Eun Tak pulang dari ujian. Eun Tak tersenyum senang melihat Kim Shin datang menjemputnya. Tapi Kim Shin malah bilang, ia keluar karena merasa pengap. Eun Tak merasa kesal. Ia tahu tidak mungkin Kim Shin peduli dengan kesejahteraannya.

Ketika Eun Tak menyimpan tasnya di kursi belakang, ia melihat bungkusan yanng berisi kaos kaki. Tidak hanya sepasang tapi sangat banyak. Kim Shin cuma bilang kalau itu sebagai tanda ia sudah menyelamatkan seseorang untuk 20 atau 20 tahun ke depan.

Eun Tak berpikir kalau Kim Shin ingin menjual kaos kaki untuk membantunya 10 atau 20 tahun ke depan. Apa itu karena ia menanyakan tentang Kim Shin yang tidak bekerja?

Kim Shin tertawa. Bertanya apakah Eun Tak mau membantunya. Eun Tak mengiyakan. Karena sekarang ujiannya sudah selesai dan ia punya waktu luang, jadi ia akan mengurus Kim Shin.

Ternyata mengurus yang dimaksud Eun Tak adalah melatih otot lengannya supaya sanggup mencabut pedang dengan sekali tarikan saja. Kim Shin menyuruh Eun Tak tidak berlatih terlalu keras. Eun Tak jadi merasa Kim Shin tidak suka ia berlatih.

Belum sempat menjawab, Kim Shin melihat seekor kupu-kupu putih yang terbang di sekitarnya. Ia menyuruh Eun Tak masuk karena ia harus bicara dengan seseorang sebentar.

Setelah Eun Tak pergi, ia pun bicara pada kupu-kupu karena ia mengira kupu-kupu itu ‘sang ilahi’. Ia meminta si kupu-kupu itu turun ke bawah dan bicara dengannya secara langsung. Ia merasa sudah cukup kupu-kupu itu menghukumnya. Ia merasa sepertinya kupu-kupu itu membenci idenya ingin hidup lebih lama lagi. Tapi ia menolak membuat keputusan sekarang…

Eun Tak ternyata tidak pergi jauh. Dari dapur, ia bisa melihat Kim Shin bicara sendirian. Ia yakin, Kim Shin pasti masih sakit.

Tak lama, Kim Shin kembali masuk ke dalam rumah. Melihat Kim Shin lewat di belakangnya, Eun Tak langsung buru-buru pura-pura berolah raga. Begitu Kim Shin mendekatinya, ia langsung bersumpah tidak melihat apa-apa. Padahal sih ga ditanyai apa-apa… ๐Ÿ˜›

Tapi Kim Shin cuma bilang kalau ia benar-benar tidak suka karena myukai Eun Tak, ia tidak bisa lebih bodoh lagi.

“Apa yang baru saja kau katakan padaku?”, tanya Eun Tak bingung.

“Tidak apa-apa jika kau tidak dengar ..”.

“Aku dengar semuanya…”.

“Kalau begitu, baguslah…”, sahut Kim Shin dan langsung masuk ke kamarnya.

Eun Tak terus memikirkan maksud ucapan Kim Shin itu. Apa itu artinya, Kim Shin mengaku mencintainya. Eun Tak benar-benar tidak mengerti apa yang terjadi pada Kim Shin tapi kemudian ia tertawa senang…

Malam itu, Sunny minum-minum lagi di restorannya. Ia berniat pulang ke rumah setelah mnghitung orang yang ke-50 yang melintas di depan restorannya. Dan ternyata, orang yang ke-50 itu adalah Wang Yeo.

Sunny sangat terkejut. Apalagi Wang Yeo menunjukkan ponsel padanya. Sunny segera mengecek ponselnya dan ternyata Wang Yeo sudah menelponnya 10x.

Sunny menyalahkan Wang Yeo yang selama ini tidak pernah menelponnya walaupun ia sudah menyuruhnya. Ia sama sekali tidak menyangka kalau Wang Yeo akan menelponnya.

Mereka lalu saling tersenyum…

 

Malam itu Wang Yeo mengantarkan Sunny pulang. Sunny mengatakan, ia sangat terkejut mengetahui Wang Yeo menelponnya lebih dulu sampai-sampai 10 misscall. Karena Wang Yeo mengaku ada sesuatu yang ingin ia sampaikan, Sunny pun berpikir kalau itu sesuatu yang sangat penting.

Dan ternyata, Wang Yeo cuma mau bilang, ia tidak punya agama… AHAHAHA

Sunny benar-benar tidak percaya Wang Yeo menelponnya hingga 10x hanya untuk mengatakan itu. Ia merasa Wang Yeo benar-benar imut…

Wang Yeo tidak merasa dirinya imut. Sunny menanyakan apakah tidak ada wanita lain yang mengatakan itu pada Wang Yeo.

wang Yeo mengaku kalau ia tidak punya wanita lain. Dan Sunny langsung mengatakan kalau itu adalah hal yang baik. Tidak punya wanita lain. AHAHAHHA… Sunny takut kalau wang Yeo merasa harus memiliki seuatu yang tidak dimilikinya. Gawat kan kalau Wang Yeo cari wanita lain… Hhehehe… So funny…

Sunny mengingatkan Wang Yeo untuk tidak mencari wanita lain karena Wang Yeo sudah sempurna. Dan Wang Yeo pun tersenyum senang sambil menganggukkan kepalanya.

Lalu Sunny menceritakan nama aslinya pada Wang Yeo karena ia juga ingin Wang Yeo memberitahukan nama aslinya itu.

Sunny menceritakan nama aslinya adalah Kim Sun. Nama yang diberikan oleh seorang peramal yang ditemui oleh orang tuanya meskipun mereka miskin. Peramal itu mengatakan kalau ia harus memakai nama itu.

Ia sangat membenci nama itu karena kedengarannya sedih seperti sesuatu pernah terjadi di masa lalu. Oleh sebab itulah ia lebih menyukai Sunny. Dengan nama itu ia merasa lebih bersinar.

Flashback. Ratu yang namanya adalah Kim Sun sedang berlatih berjalan sambil membawa piring di pundaknya.

Sinopsis Goblin Episode 8 Part 2

Duk Hwa mengantarkan Kim Shin ke sebuah tempat. Mungkin kuil? Duk Hwa menemani Kim Shin karena kakek menyuruhnya. Menurut cerita kakek, setiap tahun sekitar bulan sekarang, Kim Shin selalu pergi ke tempat itu untuk menerbangkan lampion.

Setelah ceritanya selesai, Sunny meminta Wang Yeo mengatakan nama Wang Yeo yang sebenarnya karena ia tahu nama itu palsu. Apa pun nama Wang Yeo, ia berjanji tidak akan tertawa.

Wang Yeo terdiam…

Sementara itu, Kim Shin mulai menuliskan sesuatu di kertas yang kedua. Apa mungkin yang ditulisnya nama Wang Yeo?

=== Flaschback ===

Raja menghadiahi Kim Shin sebuah pedang. Saat itu Raja mengaku memberikan Kim Shin hadiah itu dengan perasaan amarah dan rasa peduli. Raja mengusirnya pergi sejauh mungkin dan tidak pernah kembali lagi.

Kim Shin tentu saja kecewa. Baginya, Goryeo adalah milik Raja. Ia sudah melakukan apapun yang diperintahkan Raja dan adiknya juga ada di sana dan orang-orangnya…

Raja menyela ucapan Kim Shin. Merasa Kim Shin mengerti apa yang ia maksud. Ia meminta Kim Shin mengirimkan kabar kematian Kim Shin padanya dan ia juga akan mengirimkan ucapan belasungkawa untuk Kim Shin. Lalu Raja mengatakan, ini adalah perintah kerajaan.

Karena Raja sudah memutuskan bahwa itu adalah perintah kerajaan, Kim Shin tidak bisa berkata apa-apa lagi. Tapi diam-diam ia mengepalkan tangannya.

=== Flaschback End ===

Kim Shin menulis sambil menahan kesedihannya…

Sementara nun jauh di sana, Wang Yeo tiba-tiba merasakan rasa sakit yang hebat di dadanya. Sunny sampai panik. Sunny ingin membantu dengan memijit telapak tangan Wang Yeo, tapi Wang Yeo langsung menjauhkan dirinya dari Sunny. Membuat Sunny sangat terkejut.

Wang Yeo meminta maaf pada Sunny dan meminta Sunny melihat matanya. Ketika Sunny melihat matanya, Wang Yeo pun memberi sugesti pada Sunny. “Kau tidak bertemu denganku hari ini. Aku minta maaf karena tidak bisa mengantarkanmu. Berbalik dan pulanglah…”.

Sunny langsung berbalik dan pulang. Meninggalkan Wang Yeo yang masih merasakan sakit.

Eun Tak mengecek Kim Shin di kamar Kim Shin, tapi kamar itu kosong. Ia bertanya-tanya kemana Kim Shin pergi.

=== Flashback ===

Kakek mengatakan pada Duk Hwa bahwa mulai saat ini Duk Hwa yang akan melayani tuan mereka. Ia meminta Duk Hwa benar-benar mengingat hari ini.

Duk Hwa ingin tahu kenapa Kim Shin menerbangkan lampion. Siapa orang-orang itu?

Kakek mengatakan mereka itu adalah orang-orang yang berjasa dan disimpan di dalam hati Kim Shin untuk waktu yang sangat lama.

Duk Hwa lalu menanyakan tentang pedang yang menancap di dada Kim Shin dan itu membuat kakek membentaknya. Bertanya darimana Duk Hwa tahu. Ia melarang Duk Hwa memberitahukan Kim Shin bahwa ia tahu tentang itu.

Duk Hwa bertanya kenapa.

Kakek mengatakan pedang itu adalah hadiah dan juga hukuman. Pedang itu adalah alasan kenapa ia tetap hidup dan petunjuk untuk kematiannya.

=== Flashback End ===

Kim Shin menerbangkan lampion. Duk Hwa memperhatikan Kim Shin dari jarak yang tidak terlalu jauh.

Kau adalah hidupku dan matiku. Dan aku menyukaimu. Tapi aku menyimpan rahasia ini dan meminta izin dari Yang Di Atas supaya kau tidak mengetahui untuk satu hari lagi dan tidak mengetahui untuk 100 tahun lagi… – Kim Shin

Kim Shin yang sedang berada di toko buku tempat ia biasa menunggu Eun Tak lewat, melihat Eun Tak melewati toko. Ia tersenyum dan ingin mengikuti Eun Tak.

Tapi tiba-tiba semua rak buku bergerak. Mengurungnya hingga tidak bisa kemana-mana. Kemudian kedua rak yang berada di ujung lorong, terbuka. Seorang wanita masuk. Wanita yang berbaju merah itu.

“Kau tahu aku, kan? Aku harus bicara dengannmu. Kau ada waktu, kan?”.

Kim Shin menyuruh Wanita itu to the point saja karen ia sedang tidak mood bicara dengan deity sekarang.

Sementara itu, Wang Yeo masuk ke kamar Kim Shin. Kembali menatap lukisan itu. Ia merasa tidak tahu apa yang salah. Ia merasa segalanya dimulai dari wanita yang ada di lukisan itu.

Eun Tak sudah pulang ke rumah tapi hanya duduk di depan pintu saja. Ia bertanya-tanya kemana Kim Shin pergi. Ia ingin walaupun Kim Shin tidak pernah bilang di saat akan datang, tapi ia sangat ingin Kim Shin mengatakan sesuatu sebelum pergi.

Eun Tak menemui Wang Yeo untuk menanyakan apa yang akan terjadi jika ia mencabut pedang di dada Kim Shin. Ia merasa, Kim Shin selalu mengatakan akan pergi jauh. Ia ingin tahu dimana itu.

Wang Yeo terkejut mendapat pertanyaan mendadak seperti itu.

Karena wanita itu menyuruhnya cepat mencabut pedang itu dan menjadi abu, Kim Shin menjadi marah. Wanita itu muncul tiba-tiba lalu menyuruhnya mati. Ia ingin tahu alasannya.

Wanita itu mengatakan, Kim Shin sudah hidup terlalu lama tapi anak itu tidak. Ia sangat bahagia saat menciptakan gadis itu jadi sekarang ia minta Kim Shin membuat keputusan.

Kim Shin merasa itu terlalu ironis. Keputusan apa yang harus ia buat? Ia yakin saat ia lahir, wanita itu juga menciptakannya. Lalu apakah ia bukan anak wanita itu?

Wanita itu mengatakan, itulah alasan kenapa ia memberitahukan Kim Shin. Ia ingin Kim Shin bahagia karena ia sangat tahu apa yang Kim Shin inginkan yaitu gadis itu tetap hidup. “Jika kau tidak kembali menjadi abu, Eun Tak akan mati…”.

Entah apa yang dikatakan Wang Yeo tapi Eun Tak menyimpulkan bahwa Kim Shin ingin mati. Kim Shin menginginkannya menjadi pengantin Kim Shin untuk bisa mencabut pedang itu. Jika ia mencabut pedang itu, maka Kim Shin akan mati.

Eun Tak menangis. “Jadi, jika aku mencabut pedangnya, ia akan menghilang? Untuk kebaikan?”.

Wang Yeo tidak bisa mengatakan apa-apa melihat Eun Tak menangis…

Wanita itu mengatakan bahwa Eun Tak dilahirkan untuk mencabut pedang Kim Shin. Itu adalah takdir Eun Tak. Bukan, tapi kim Shin sendiri yang memberikan takdir itu pada Eun Tak.

“Dia akan tidak berguna jika tidak melakukan tugasnya. Tidak ada alasan untuk keberadaannya itu. Jadi, jika dia gagal, dia akan berhadapan dengan kematian…”. Wanita itu yakin hal itu sudah sering terjadi.

Kim Shin jadi teringat Eun Tak yang diculik dan juga hampir mengalami kecelakaan.

Seperti mengetahui apa yang dipikirkan Kim Shin, wanita itu membenarkan. Kecelakaan yang lebih buruk akan terjadi, akan lebih sering dan lebih parah dari sebelumnya. “Kau hampir membunuhnya sekali… dengan tanganmu sendiri….”.

Kim Shin teringat dengan kejadian saat ia mendorong Eun Tak sampai Eun Tak terlempar ke udara. Ia semakin syok…

Suatu hari setelah 100 tahun… Disaat cuacanya cukup baik, aku berharap aku bisa mengatakan padanya kalau dia adalah cinta pertamaku… Aku meminta izin dari Yang Di Atas… – Kim Shin

Bersambung…

 

Komentar :

Duhhh… lagi-lagi endingnya bikin nyesek!!!ย ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

Sy membayangkan gimana perasaan Kim Shin waktu berharap, suatu hari nanti setelah 100 tahun, ia bisa mengatakan pada Eun Tak bahwa Eun Tak adalah cinta pertamanya. Duhhhh… nunggu sehari aja rasanya seabad ya, apalagi beneran nunggu seabad untuk menyatakan perasaan… Sakit hati dengernya…

Twisted bgd. Ga nyangka kalau yang dimaksud birth grandmother itu adalah Sang Pencipta. Sepertinya diceritakan bahwa wanita ini yang menciptakan manusia ya… Tapi lucu juga, pernah diajak minum lagi sama Duk Hwa… Hehehehe…

Seandainya Duk Hwa tahu siapa sebenarnya wanita yang diajaknya minum… Kayaknya hidup Duk Hwa adalah hidup teraneh yang pernah ada seantero jagad raya. Berteman dengan goblin dan malaikat maut, lalu juga mengajak Sang Pencipta minum… Hehehehe… Absurb… ๐Ÿ˜›

Sy ga nyangka kalau Eun Tak tidak segera mencabut pedang dari dada Kim Shin, Eun Tak akan mati. Soalnya sy sangat berharap Eun Tak dan Kim Shin hidup bahagia dulu, lalu kira-kira 60, 70, atau 80 tahun lagi, pedang itu baru dicabut… Biarlah mereka bersama-sama dulu karena selama ini Kim Shin memang tidak pernah punya siapa-siapa…

Tapi karenaย hukuman Kim Shin tidak bisa melupakan kematian orang-orang terdekatnya, maka jikaย Eun Tak lebih dulu mati daripada dirinya, itu adalah hukuman terberat yang pernah ada bagi Kim Shin. Bayangkan, ia harus mengingat kematian wanita yang dicintainya dan harus hidup abadi lagi karena pengantin yang seharusnya mencabut pedangnya, sudah tidak ada lagi.

Ia akan terus hidup sampai akhirnya mungkin Sang Pencipta bermurah hati kembali menciptakan seorang pengantin untuknya. Tapi berapa lama? Ini aja butuh waktu lebi dari 900 tahun. Mau nunggu lagi???

Duhhhhhh… super was was dengan arah jalan cerita drama ini. Kalau Moon Lovers dulu, sudah tahu endingnya akan seperti apa karena diambil berdasarkan drama yang pernah dibuat. kalauย ini? Ga ada patokannya. Hanya Kim Eun Sook dan tuhan sendiri yang tahu apa ending drama ini… Smoga ada jalan keluarnya yang baik. Dan smoga dia tidak menyakiti hatiku yang rapuh ini… Jaeballl…

Nah, akhirnya Eun Tak tahu apa yang sebenarnya terjadi jika pedang itu dicabut. Kim Shin bukannya menjadi tampan tapi menghilang, menjadi abu… Eun Tak syok bgd sampai-sampai menangis. Sy penasaran, gimana sikap Eun Tak saat bertemu dengan Kim Shin setelah tahu kenyataan itu. Kalaupun seandainya dia tahu itu untuk kebaikan Kim Shin tapi kayaknya Eun Tak ga bakalan sanggup melakukannya. Atau belum sanggup melakukannya…

Kim Shin juga baru tahu bahwa Eun Tak harus secepatnya mencabut pedang karena kalau tidak Eun Tak akan mati. Bisa jadi ia akan terpaksa mendesak Eun Tak untuk melakukan itu lagi. Sy masih bertanya-tanya kenapa malam itu waktu mereka di padang bunga soba, Eun Tak bisa mencabut pedang Kim Shin.

Sebelum Kim Shin merasakan rasa sakit yang luar biasa, Kim Shin sempat tertawa. Sy jadi berpikir pedang itu akan bisa disentuh di saat Kim Shin merasa bahagia dan tanpa sadar membuka hatinya untuk Eun Tak?

Tapi waktu di mobil, ketikaย Kim Shin menjemput Eun Tak pulang dari ujian, dia juga sempat tertawa. Sy sempat takut kalau saat itu Kim Shin akan merasakan sakit lagi dan pedang itu terlihat dengan jelas. Tapi mungkin ga terjadi apa-apa karena kejadiannya siang ya?

Akhhhh… Entahlah… Nonton drama ini jadi bikin banyak berpikir dan menebak-nebak padahal biasanya juga sering salah… ๐Ÿ˜€ Padahal mah ikuti aja jalan ceritanya… WKWKWKWK…

Di episode ini, kita tahu siapa Sunny. Sunny adalah adik Kim Shin yang nama aslinya adalah Kim Sun. Nama itu didapat orang tuanya dari seorang peramal. Sy curiga peramal yang ditemui orang tua Sunny, jangan-jangan Sang Pencipta itu. Sy menunggu momen pertemuan pertama Kim Shin dan Sunny. Udah episode 8, mereka belum ketemu juga…

Sepertinya dulu Raja sangat mencintai Ratu. Wang Yeo sampai menangis ketika pertama kali bertemu dengan Sunny. Sepertinya memang rumit ya kisah cinta para raja ini. Mencintai tapi membunuh orang yang dicintai karena alasan yang kadang ga masuk akal.

Seperti Raja Taejo yang menghukum mati Sanggung Oh. #Teuteup balik lagi ke Moon Lovers… ๐Ÿ˜€ Pedih bgd liatnya.

[Sinopsis Goblin Episode 9 Part 1]

21 Comments
  1. Sekar Arumsari says

    Aahhh baperr… baper… baperrr…. ga sabar nunggu episode selanjut nya…. mba dian ditunggu tulisan nyaaa yaaaahhh….

    1. kdramastory says

      Sammaaa… Ga sabar… Masih lama ya Jumat?

      ๐Ÿ˜›

      Makasih Sekar…

  2. Tina says

    Haha..brp lama nih g buka blog ini..nntn dulu baru baca..n baru kelar nntn jd baru baca.libur panjang touring trs efek suami cuti.wkwk..
    Duh nntn ep 8 koq baper..aku jd was2 jg dg endingnya.cukup moon lovers aja lah yg bikin baper.smg ini happy ending y..tetep y ngarep Eun Tak Kim Shin bahagia..
    Dian tetep ya masih kebawa2 moon lovers๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

    1. kdramastory says

      Aseekkkk yg liburan… ๐Ÿ˜€

      Kayaknya memang belum sepenuhnya move on… ๐Ÿ™

  3. Dan says

    Kim sun atau sunny itu reinkarnasi dr Ratu. Suka cara mba menuliskan rekap drama ini. Ada feel manusianya, ga cuma menceritakan seadanya apa yg ditonton. Tp diberi komentar pribadi jd srasa nonton bareng. Lanjutkan ya…

    1. kdramastory says

      Siappp… Tq, Dan… Drama ini memang bikin sy baper abisss… Biarpun nonton drama lain tapi tetep ingatnya si Dokkaebi… Duhhh…

  4. Nurhasanah says

    Hahaha…bahkan ada yg salah nyebut nama bak dian……tp berarti bukan cuman ssya yg merasa bak dian cara penyampaian sinopnya mirip bak fanny(hahaha…mendalam.pake perasaan)….bedanya, bak dian fangirling salah satu aktor.tp ttp obyektif waktu nulis.kalo.bak fanny, kayaknya beliau netral…..
    Mmg campur aduk yah nonton goblin tiap minggunya….dn karena drama ini bukan pra produksi, jd beneran kata bak dian, cuma tuhan dn cakkanim yg tau endingnya mau dibikin seperti apa?tp….semoga gk seperti endingnya W yah….
    Scarlet…meski endingnya bikin galau….tp setidaknya kita udah siap2 dari episode awal buat berlapang dada,meski ttp mewek juga.
    Oh…..saya gak mmpu liat bak dian gagal move on lagi kalo sampai drama gong yo ini bakalan sad ending,hik hik hik
    Takdir eun tak sama shin ini benar2 yah.berarti di kehidupan ini mereka gk bisa bahagia (kah) satu sama lain???????(hua…hua….hua)
    Kim shin mati?atau eun tak yg mati…..
    Kalo masalah sama raja? Sepertinya ini kayak perebutan tahta deh mbak.
    Meski raja cinta bgt ke ratu, tapi posisi Shin yg seorang jenderal dn juga kakak ratu, sangat memungkinkan kalo di kemudian hari shin, akan menggantikan raja.atau potensi melakukan kudeta, seperti di bnyak drama sageuk.tp dalam kasus shin, raja hanya sepihak berprasangka!!!!pufttt.makanya shin segitu dendamnya yah….
    Kamsahamnida bak dian….keep writing yah and fighting!!!!?

    1. kdramastory says

      Galau bgd nunggu hari ke hari. Kalau dulu galau nunggu hari senin, sekarang galau nunggu hari jumat… Baru hari selasa aja, serasa hari jumat masih lama bgd…

      Liat BTS dari fancam-nya di youtube, seru mb… Ternyata waktu mereka syuting, banyak bgd fans yang nonton di sekitar mereka… Tapi mereka kok bisa aja konsentrasi ya… Hebattt… Kayak waktu Kim Shin dan Eun Tak saling mengelus kepala itu… Banyak bgd yang nonton. Mereka biasa aja tapi kok kita yang baper ya? Aishhhh…

      1. Nurhasanah says

        Hahaha….yah….keliatan kualitas artis itu dari perjuangannya akting…
        Ssya jg nonton mbak, bts fanmade itu….bayangin kalo kita yg akting…..pasti bnyak NG nya….hahaha……
        Btw..
        .adanya bts itu bikin kita lebih menghargai perjuangan artis itu buat akting dg sungguh sungguh.(^__*) baper? Uri??? Hahaha…..nikmatnya nonton kdrama yah, gitu deh….

  5. Suhartati says

    Oh baru tau!kdramastory ma kdramatized beda y?bis tulisanna ma komenna ampir sama ma mba fanny!maaf y mba ,lam kenal ๐Ÿ™‚

    1. kdramastory says

      Gpp… ๐Ÿ™‚

      Mb fanny mah jauh lebih oke… Sy juga suka baca sinopsis dari kdramatized, soalnya mudah dimengerti… Salah satu idola sy jg… ๐Ÿ™‚

  6. keliem says

    mungkin pelukan eun tak yg mnyebabkan pedang nya bisa d pegang, skinship gtu,, tpi saya kok pnasaran dan kasian sama wang yeo yg tdk tahu siapa drinya ya. kim shin itu bisa mlihat masa dpan dan wang yeo bisa mlihat masa lalu ya ???

    1. kdramastory says

      Bisa jadi ya, karena sebelumnya mereka memang sempat berpelukan…

      Masih misteri kenapa Wang Yeo bisa amnesia. Tapi bukannya semua grim reaper itu hilang ingatan tentang masa lalu? Supaya mereka bisa melupakan dosa besar yang sudah mereka lakukan? Masih misteri…

      Yup. Kim Shin bisa liat masa depan dan Wang Yeo bisa melihat masa lalu, kalau bersentuhan langsung dengan org tersebut. Ga sabar nunggu Wang Yeo bersentuhan dengan Sunny. Pasti dia langsung bisa melihat siapa Sunny dan hatinya pasti lebih hancur lagi…

      Duh… drama inih… Deg-degan banged dibuatnya… ๐Ÿ™

  7. Yuminkr says

    Baper. Baper. Bapeeeeerr TT-TT
    episod 1-7 disuguhin yang bkin bahagia, ketawa ngakak aja udah. Ehh episod 8 kok berasa lagi ngiris bawang merah ya? Makin kesini, ep 8 pedih juga ๐Ÿ˜€

    1. kdramastory says

      Iyahhh.. kesel bgd sama si Pencipta itu. Kenapa juga harus membuat Kim Shin sama Eun Tak bernasib sepedih itu. Apa dia g berpikir kalau bisa saja mereka itu saling jatuh cinta? Okelah, kalo itu hukuman buat Kim Shin tapi untuk Eun Tak, emangnya dia salah apa? Udh dari kecil ditinggal ibunya, tinggal sama keluarga bibinya yang jahat, trus sekarang giliran akan punya keluarga, malah harus berpisah…

      Duh… hatiku… ๐Ÿ™

      1. Nurhasanah says

        Hahaha…..bak dian kesel sama nenek cantik!????
        Kalo menurut yg ssya simak, birth grandma bilang ke shin.takdirnya shin….dia yg nentuin.tp dg eun tak, justru shin yg membuat takdirnya seperti itu.cz menurut grandma, mestinya eun tak gak lahir dr rahim ibunya….tp shin campur tangan…akhirnya jadilah takdirnya seperti itu….
        Alangkah menyesalnya shin yah….(mmg hukuman shin kan menyesal gk berkesudahan)….bribet dah…..

        1. kdramastory says

          Kesel dikit sihhh ๐Ÿ˜›

          Memang si nenek ini bilang Shin yang nentuin takdirnya sendiri. Cuman, pilihannya untuk saat ini, dia yang mati atau Eun Tak yang mati… Smoga nanti ada pilihan yang lebih baik… Win win solution gitu lah… Dua-duanya hidup bahagia dulu baru 70 ato 80 tahun lagi mikir soal cabut pedang itu… #Teuteup… ๐Ÿ˜›

  8. Pica says

    Drama terbaper kedua setelah moon lovers ๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข makin ke sini makin sedih gimana gitu .. Ga rela sad ending!

    1. kdramastory says

      Akhhhh… Bener bgd… Khawatir dengan endingnya… ๐Ÿ™

  9. Suhartati says

    Mba fanny keep write this drama y coz very baper d buatna

    1. kdramastory says

      Sy bukan mb Fanny… Hehehe… mb fanny di kdramatized… Btw, makasih udh berkunjung dan meninggalkan komentar… ๐Ÿ™‚

Leave A Reply

Your email address will not be published.