Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

Sinopsis Hwarang Episode 8 Part 2

16

— All images credit dan content copyright : KBS2 —

[Sinopsis Hwarang Episode 8 Part 1]

 

Kdramastory – Sinopsis Hwarang Episode 8 Part 2

Hari itu, ada pertemuan antara Ratu dengan pejabat istana. Pihak yang membela Ratu dan yang berseberangan dengan Ratu saling berdebat terkait dengan penjagaan Ratu yang buruk.

Wi Hwa yang berada di sana, ikut menanggapi. Menurutnya itu terjadi karena Silla memiliki banyak Raja. Setiap pejabat istana bisa memiliki tanah dan penjaga mereka masing-masing. Sehingga sulit disebutkan mana Raja yang sebenarnya. Ia menyindir mereka yang hanya bertengkar saja daripada mendukung keluarga kerajaan.

Pihak yang berseberangan dengan Ratu tentu tidak suka mendengar Wi Hwa bicara. Mereka mepertanyakan hak Wi Hwa ada di sana.

Wi Hwa mengatakan ia berhak sebagai pejabat kerajaan dan juga sebagai Ketua Instruktur Hwarang yang melatih pejabat masa depan. Ketika para pejabat istana mengusirnya pergi karena mereka sedang membahas sebuah event yang penting, Wi Hwa mengatakan bahwa maksud kedatangannya memang untuk itu.

Sambil memperlihatkan sebuah tulisan, Wi Hwa mengumumkan bahwa ia mengusulkan Hwarang tampil di event Festival Thanksgiving nanti.

Ratu menatap tajam pada Wi Hwa…

Setelah pertemuan selesai, Ratu berbicara secara pribadi dengan Wi Hwa. Ia mempertanyakan maksud Wi Hwa membuat Hwarang tampil di depan semua orang.

Wi Hwa mengatakan, festival nanti adalah momen yang tepat untuk mereka memperkenalkan Hwarang karena seluruh negeri akan fokus pada keluarga kerajaan.

Ratu berpikir Hwarang akan tampil untuk Raja Jinheung tapi Wi Hwa bilang, Hwarang akan tampil untuk rakyat.

Ho Kong merasa tidak tenang dengan usul Wi Hwa tadi karena menurutnya, itu sama saja dengan menunjukkan bahwa Hwarang milik Ratu.

Young Shil mengatakan ia tidak akan membiarkan itu terjadi. Ketika Ho Kong bertanya apakah Young Shil akan menghentikan rencana itu, Young Shil menyuruh Ho Kong menyiapkan kudanya…

 

Young Shil dan Ho Kong ternyata datang ke Hwarang. Asisten Wi Hwa yang menyambut mereka dan meminta maaf karena Wi Hwa tidak bisa bertemu dengan mereka karena saat ini sedang berada di istana.

Young Shil tidak peduli. Ia datang bukan untuk bertemu dengan Wi Hwa, tapi bertemu dengan Hwarang. Dengan kasar, Young Shil mendorong asisten Wi Hwa itu supaya tidak menghalangi jalannya.

Ho Kong juga melakukan hal yang sama. Mendorong asisten itu minggir supaya dia bisa masuk dan mengikuti Young Shil.

Dengan ditemani oleh asisten itu, Young Shil naik ke atas panggung. Ia meminta bertemu dengan seorang Hwarang. Awalnya si asisten itu memanggil Ban Ryu, tapi ternyata yang ingin ditemui Young Shil adalah Sun Woo.

Sontak hwarang yang lainnya kaget. Kenapa Young Shil ingin bertemu dengan hwarangnya Ratu?

Ban Ryu sendiri terlihat cemas. Ia bertanya pada ayahnya. Tapi ho Kong meminta Ban Ryu tidak ikut campur karena semua ini Young Shil lakukan untuk Ban Ryu juga…

Ban Ryu terkejut. Menanyakan maksud ayahnya…

Sinopsis Hwarang Episode 8 Part 2

Young Shil dan Sun Woo bicara di koridor. Saat Sun Woo bertanya apa yang ingin Young Shil tanyakan, Young Shil sendiri tidak tahu mana yang lebih dulu harus ia tanyakan…

“Kalau begitu, anda bisa kembali jika anda sudah ingat…”, sahut Sun Woo dan berbalik pergi.

Tapi Young Shil tiba-tiba mengatakan bahwa ia mendengar teman Sun Woo mati. Sontak Sun Woo terkejut dan mendengarkan Young Shil dengan serius…

“Aku penasaran, apa yang dia lakukan sehingga ia dibunuh…”, ucap Young Shil lagi.

“Siapa kau ini?”.

“Apa dia melihat wajah Raja?”.

Sun Woo mengatakan sesuatu tapi tiba-tiba ia terdiam. Teringat Mak Moon pernah mengakui kalau ia melihat wajah Raja. Setelah itu Mak Moon dibunuh oleh seseorang…

Melihat Sun Woo terdiam, Young Shil menyimpulkan bahwa Sun Woo pasti sudah ingat sekarang. “Jika kau bertanya-tanya aku dipihakmu atau tidak, aku mengatakan ini sekali lagi. Aku berada di pihak yang berseberangan dengan Ratu… Ayahmu dan aku menyimpan dendam yang besar terhadapnya… Jika aku mengetahui wajah Raja, maka aku bisa membayar hutangku…”.

Sun Woo tersadar dari lamunannya dan mengatakan kalau Young Shil sudah salah orang. Ia tidak tahu apa-apa. Setelah itu, ia pun buru-buru pamit pergi.

Young Shil sempat memanggil Sun Woo, ‘Dog-Bird’. Sun Woo berhenti sebentar tapi sesaat kemudian ia tetap pergi. Young Shil menatap Sun Woo curiga…

Sun Woo terus memikirkan ucapan Young Shil tadi. Jika memang Mak Moon mati karena telah melihat wajah Raja, maka ia tidak bisa memaafkan Raja itu. Jika ia bisa bertahan di sana, ia yakin suatu saat nanti ia bisa bertemu dengan Raja itu dan membalaskan dendam Mak Moon itu…

Sun Woo melihat gelang yang dipakainya itu…

Ji Dwi mendekati Sun Woo, mengomentari Sun Woo yang ternyata lebih hebat dari yang ia duga. Bahkan seorang pejabat tertinggi kerajaan pun menemui Sun Woo.

Sun Woo tidak menanggapi komentar Ji Dwi itu. Tanpa mengatakan apa pun, ia pergi meninggalkan Ji Dwi.

Ji Dwi kesal. Lagi-lagi mengatakan kalau ia bukan orang yang boleh diacuhkan seperti itu. Tapi percuma saja, Sun Woo sudah tidak mendengarkan Ji Dwi lagi…

Ehem… Bonus… 😍😍😍

Pagi itu, hwarang dibangunkan oleh suara yang cukup berisik dari pukulan genderang. Sun Woo yang baru terbangun merasa familiar dengan suara pukulan itu…

Setelah berpakaian, seluruh Hwarang masuk ke dalam kelas. Di sana sudah ada seseorang yang sedang asik memukul genderang dengan irama yang sangat bagus.

Kemudian, ketika kelas dimulai, Wi Hwa memperkenalkan kata baru. ‘Kegembiraan’.

Wi Hwa mengumumkan bahwa istana akan mengadakan Festival Thanksgiving dan mereka akan mempersembahkan tarian dan musik untuk Ratu dan rakyat. Tugas kedua mereka adalah mereka harus bisa membawakan kegembiraan…

Wi Hwa memperkenalkan Guru Woo Reuk yang akan mengajarkan mereka musik dan tari. Sun Woo mendengus, tidak percaya Woo Reuk yang akan mengajarkannya. sebagian hwarang yang lain juga begitu. Namun, Han Sung sudah pernah mendengar siapa Woo Reuk. Woo Reuk ternyata pandai memainkan alat musik apa pun dan yang terbaik adalah memainkan gayageum.

Sun Woo dan Woo Reuk bicara diam-diam di koridor. Ia tidak percaya orang seperti Woo Reuk bisa masuk ke dalam ibukota. “Apa kau memanjat diam-diam melewati dinding ibukota?”.

Woo Reuk bilang tidak. Ia masuk secara resmi. Sun Woo tidak percaya karena Woo Reuk itu orang desa. Woo Reuk bilang dulu memang ia orang desa, tapi ia berencana tidak seperti itu lagi…

Woo Reuk menyuruh Sun Woo melakukan tarian dengan baik karena kalau tidak ia akan memanah Sun Woo. AHAHAHA…

Sun Woo kesal sekali. Tapi ia penasaran bagaimana Woo Reuk bisa mengenal Guru Wi Hwa.

Woo Reuk cuma bilang kalau orang yang menyukai musik cenderung saling bersilang jalan di suatu titik dalam hidupnya. Woo Reuk menyuruh Sun Woo melakukan dengan baik, karena ia mendengar Sun Woo berada di peringkat paling atas hwarang yang akan dikeluarkan.

Sun Woo terdiam…

Kelas pun kemudian dimulai. Lagi-lagi Woo Reuk memulainya dengan memperlihatkan keahliannya. Semua Hwarang bertepuk tangan ketika musik selesai…

Woo Reuk mengatakan, ritme adalah hal yang terpenting dalam musik. Jika tidak menemukan ritme, maka sebuah melodi yang indahpun akan terdengar hanya sebuah suara yang kacau… Ritme tidak merusak kebebasan sebuah melodi tapi menguatkannya. Ia meminta semuanya membusungkan dada mereka untuk merasakan ritme musik.

Lalu Woo Reuk pun menyuruh mereka maju ke depan. Ada yang sendiri ada yang berkelompok, ada yang berdua dan ada yang berempat. Masing-masing dari mereka mendapatkan perintah yang berbeda. Ada yang disuruh membuat musik dari tubuh mereka. Menggunakan kaki, tangan, kaki, dan bahkan ada yang disuruh mengeluarkan suara dengan menampar wajah mereka sendiri. AHAHAHAH… Yang dapat tugas ini anak buahnya Ban Ryu… 😀

Han Sung dan Wang Yeol berhasil mengikuti musik dengan baik. Han Sung dan Yeo Wool memang terlihat sedikit lebih ke-cewek-an dibandingkan yang lain…

Ketika giliran Ji Dwi, Ji Dwi berhasil mengikuti musik dengan melakukan gerakan bela diri. Kalau dikita sih mirip-mirip pencak silat gitu dehhh…

Ban Ryu harus memainkan alat musik gendang dengan cara memukulnya dengan stik. Awalnya, Ban Ryu ragu, tapi kemudian dengan cepat ia menjadi percaya diri. Sayangnya, sanking bersemangatnya, stiknya sampai terlempar ke belakang. Untungnya, Soo Ho bisa menangkap stik itu.

Soo Ho mendapatkan giliran berikutnya. Ia bisa mengikuti musik yang dimainkan Woo Reuk dengan baik walaupun tariannya mirip seperti tarian orang mabuk. Woo Reuk terlihat suka dengan gerakan yang dilakukan Soo Ho.

Nah yang paling kacau itu adalah Sun Woo. Sun Woo sama sekali tidak bisa merasakan ritme tubuhnya dan gerakan tubuhnya juga sangat kaku.

Woo Reuk sampai-sampai menggeleng-gelengkan kepalanya. Mengangkat stiknya, mengancam akan memukul Sun Woo… 😀

Sinopsis Hwarang Episode 8 Part 2

Suara musik terdengar hingga ke klinik. Saat itu, A Ro sedang berbicara dengan Wi Hwa. Wi Hwa meminta dibuatkan teh untuk mengatasi mabuknya.

A Ro merasa musik yang dimainkan terdengar aneh. Ia ingin tahu darimana pria itu berasal.

Wi Hwa heran mengetahui A Ro tidak mengenal siapa Woo Reuk. “Aku pikir kau mengenalnya. Dia yang membesarkan kakakmu…”.

A Ro terkejut…

Sementara itu, kolaborasi antara Soo Ho, Ban Ryu, Dwi Ji, Sun Woo, Yeo Wool, dan Han Sung sudah menghasilkan sebuah tarian. Semuanya kecuali Sun Woo bisa melakukannya dengan baik.

 

Kabar hwarang akan menari dan bernyanyi di depan Ratu diketahui oleh para pejabat istana. Mereka tidak menyukai ide tersebut karena itu sama saja dengan penghinaan…

Mereka menganggap, Ratu yang awalnya mengatakan akan membuat Hwarang sebagai masa depan Silla itu bohong belaka. Nyatanya, Ratu menjadikan Hwarang mainannya dan mempertontonkan mereka di depan rakyat.

“Apakah anda akan membiarkan penghinaan ini?”, tanya salah seorang dari mereka pada Young Shil.

Young Shil merasa, saat ini Ratu sedang gelisah. Pasti ada alasan kenapa Ratu terlihat terburu-buru untuk membangun kekuatan keluarga kerajaan.

Ketidaksenangan akan ide itu juga dirasakan oleh Pa O. Saat sedang membantu… tepatnya menggantikan Ji Dwi mencuci, ia protes melihat Ji Dwi asik berlatih gerakan tarian. Menurutnya, itu akan membuat Ji Dwi menjadi Raja yang dipermalukan.

Namun Ji Dwi tidak merasa seperti itu. Ia tampan dan dapat menari dengan baik. Ia akan menjadi seorang Raja yang legendaris…

“Aku meragukan itu…”, sahut Pa O.

Ji Dwi tiba-tiba bertanya apa Pa O tahu kenapa Pa O sampai sekarang belum menikah.

Mendengar itu, Pa O langsung marah dan mendekati Ji Dwi. “Aku tidak menikah karena kesetiaanku padamu… Dan aku termasuk populer di kalangan wanita ketika aku berada di luar sana…”.

Ji Dwi yakin itu adalah sesuatu yang dipercayai oleh Pa O tapi sayangnya, Pa O itu bukan tipenya wanita.

“Kenapa tidak?”, tanya Pa O.

Ssssttt…. Bonus lagi… 😍😍😍😍

“Karena kau sama sekali tidak mengenal wanita…”, ucap Ji Dwi sambil menggoyangkan jari telunjuknya dan tersenyum pada Pa O… Duk Hyungsik… Ga usah senyum sama Pa O donggg… Leubarrr…

Dengan lesu, Pa O kembali pada cuciannya. Ji Dwi yang berniat berlatih lagi, jadi kesal karena Pa O sudah membuatnya lupa dengan gerakan yang ia lakukan tadi… 😀

Tidak hanya Ji Dwi yang berlatih, tapi Sun Woo juga diam-diam berlatih. Kebetulan, saat itu A Ro melintas dan langsung mendekati Sun Woo.

Sun Woo sangat terkejut melihat A Ro dan cepat-cepat bersikap sok cool lagi. A Ro mengingatkan Sun Woo untuk berlatih dengan baik karena kalau gagal lagi, kali ini Sun Woo akan benar-benar dikeluarkan…

Sun Woo mengatakan, ia bisa berlatih sendiri dan akan melakukannya dengan baik. Tapi A Ro tidak percaya, ia melihat tubuh Sun Woo itu tidak punya irama dan kaku. A Ro bahkan memperlihatkan caranya pada Sun Woo, membuat Sun Woo tertawa.

Karena Sun Woo terus menyuruhnya berhenti, akhirnya A Ro pun berhenti dan mengatakan kalau ia menyukai Sun Woo tertawa.

Mendengar itu, tawa Sun Woo langsung menghilang…

Setelah bertemu dengan Sun Woo, A Ro kembali memikirkan ucapan Joo Ki yang sangat yakin waktu itu Sun Woo mengatakan kalung itu milik temannya. Lalu ia juga teringat Sun Woo yang sama sekali tidak ingat ibu mereka itu bisu…

Latihan terus dilakukan hingga malam hari. Han Sung yang kamarnya sepertinya lebih dekat dengan sumber suara memilih pindah ke kamar Ban Ryu cs.

Awalnya ia naik ke tempat tidur Yeo Wool. Namun, karena Yeo Wool menyentuhnya dengan penuh perasaan, Han Sung pun pindah ke tempat tidur yang lain.

Ia memilih tidur di samping Sun Woo karena menurutnya, Sun Woo yang paling seperti manusia. Sun Woo yang awalnya mengusir Han Sung akhirnya membiarkan Han Sung tidur di sampingnya…

Ji Dwi, Sun Woo, Soo Ho, Ban Ryu, Yeo Wool, dan ditambah dengan Han Sung berlatih tarian pedang. Semuanya berusaha dengan baik, kecuali Sun Woo yang terlihat masih kebingungan dan terus melakukan kesalahan.

Wi Hwa yang memperhatikan mereka dari jauh tidak begitu menyukai cara mereka memegang pedang dan menjadikan pedang sebagai bagian dari tarian.

Joo Ki yang menyukai tarian itu, mengatakan tarian itu berasal dari Barat dan disebut sebagai tarian pedang.

Wi Hwa tidak berkomentar lagi. Baginya, paling tidak anak-anak Hwarang berlatih dengan penuh semangat…

Sinopsis Hwarang Episode 8 Part 2

Efek musik mulai merasuki anak-anak Hwarang. Bahkan Ban Ryu pun sampai tidak sadar mengoyangkan kakinya sambil membaca buku di perpustakaan. Dan sambil mandi pun mereka bergoyang.

Ban Ryu berjalan seperti mengikuti irama sambil merentangkan tangannya. Ketika Joo Ki tiba-tiba mengagetkannya, ia pun langsung kembali seperti biasa lagi…

Joo Ki ternyata membawa dua surat. Surat yang pertama sepertinya sebuah surat cinta yang penuh kerinduan dan surat yang kedua, sepertinya sebuah surat yang hangat dari seorang ayah, ucap Joo Ki.

Setelah memeriksa sekelilingnya, Ban Ryu pun membuka suratnya. Surat yang pertama adalah dari Soo Yeon. Ban Ryu membacanya sambil sesekali tersenyum senang.

Di dalam suratnya, Soo Yeon mengatakan bahwa ia akan menceritakan kejadian yang sebenarnya pada kakaknya di perayaan Festival Thanksgiving nanti. Ia juga ingin bertemu dengan Ban Ryu untuk bisa meminta maaf secara pribadi.

Soo Yeon meminta Ban Ryu menjaga dirinya dari kakaknya. Ia lalu menceritakan bahwa seluruh kota merasa penasaran ketika mendengar Ban Ryu akan menari. Ia juga tidak sabar ingin melihat Ban Ryu tampil.

Ban Ryu benar-benar senang membaca surat dari Soo Yeon. Senyumnya terlihat sangat lebar.

Tapi senyum itu langsung hilang ketika membaca surat dari ayahnya.

=== Flashback ===

Young Shil merasa Ratu memiliki ekspektasi yang tinggi sekali terhadap Hwarang jadi menginginkan Hwarang tampil di festival. Oleh sebab itulah ia akan membuat Ratu kecewa pada Hwarang. Mereka harus membuat Ratu menyaksikan sendiri Hwarang dipermalukan di depan rakyat.

Ketika Ho Kong menanyakan siapa yang akan melakukan itu, Young Shil hanya mengatakan, “Ini adalah permintaan pertama ayahnya, jadi dia akan melakukannya…”.

Ho Kong terkejut…

=== Flashback End ===

Ban Ryu menyobek-nyobek surat itu dan membuangnya ke sungai. Ia terlihat marah.

A Ro mendekati Woo Reuk, membuat Woo Reuk hampir saja pingsan. Tidak menyangka di Hwarang ada wanita padahal setahunya di Hwarang semuanya laki-laki…

Ketika Woo Reuk menanyakan ia siapa, A Ro pun menyebutkan namanya dan mengatakan bahwa ia putrinya Guru Ahn Ji.

“Kalau begitu kau ini adiknya Mak Moon?”, tanya Woo Reuk, terkejut.

A Ro tidak mengenal siapa Mak Moon. Ia bertanya apakah itu nama kakaknya dulu.

A Ro akhirnya mengajak Woo Reuk ke klinik. Memberikan Woo Reuk teh rasberry untuk membantu meredakan rasa terkejut dan sesak nafas Woo Reuk tadi.

Ketika Woo Reuk mengatakan, ia tidak mirip dengan kakaknya, A Ro mengakui bahwa itu benar. Mereka memang tidak mirip.

“Dulu… Mak Moon anak yang baik…”.

A Ro meralat ucapan Woo Reuk. Sekarang nama kakaknya Sun Woo. A Ro mengatakan, ada sesuatu yang sangat ingin ia tanyakan kalau bertemu dengan orang yang membesarkan kakaknya. “Apakah waktu itu kakakku merindukanku?”, tanya A Ro sambil menahan tangisnya.

Sun Woo melihat bunga yang bermekaran di halaman Hwarang. Ia teringat bunga itu sama dengan bunga yang dipakai A Ro untuk membuat teh saat ia sakit dulu.

Sun Woo berjalan ke arah A Ro sambil menyembunyikan bunga di belakang punggungnya.

Ketika A Ro sudah ada di depannya, ia memberikan bunga itu pada A Ro. Mengatakan bahwa tanaman itu adalah obat yang dulu pernah A Ro katakan bisa menghilangkan sakit kepala dan membuat tenang.

A Ro menyebutkan nama bunga itu. Bunga Krisan.

“Itu bukan bunga, tapi obat…”, ralat Sun Woo.

“Aku senang orabeoni adalah orabeoniku… Tapi kau bukan orabeoniku…”. Bunga itu terlepas dari tangan A Ro. “Kau ini siapa?”, tanya A Ro, menatap marah pada Sun Woo.

Bersambung…

 

Komentar :

Arghhhh… Penasaran. Apa ya yang diceritakan Woo Reuk pada A Ro? Apa Woo Reuk menceritakan yang sebenarnya? Soalnya Woo Reuk kan tahu Sun Woo itu menggantikan kakaknya A Ro… Tapi dia kan ga tahu kalo Ahn Ji menyembunyikan itu dari A Ro… Aduhhh… penasaran…

A Ro sendiri udah curiga ada sesuatu pada kakaknya terlebih ketika kakaknya itu tidak ingat kalo ibunya bisu. Ia sampai berpikir keras dan menyimpulkan bahwa bisa jadi kakaknya itu lupa sama seperti anak yang hilang sejak kecil lalu melupakan nama aslinya…

Apa pun itu yang tahu siapa Sun Woo yang sebenarnya cuma Woo Reuk dan orang yang menitipkan Sun Woo pada Woo Reuk…

Sebenarnya kasihan juga sama Sun Woo yang sepertinya ga bisa bebas mengekspresikan perasaannya. Banyak hal yang membuat dia menyembunyikan perasaannya yang sesungguhnya. Oleh sebab itulah dia jarang tersenyum… Ingat sama Mak Moon yang mati dan ia belum bisa membalaskan kematian sahabatnya itu, rasa bersalahnya karena sudah menutupinya dari A Ro dan juga uhmmm… perasaan dia pada A Ro… Duh kasihan liat ekspresi wajahnya yang selalu terlihat sedih… 😭😭😭

Syukurnya, di episode ini Ji Dwi ga terlihat sedih. Dia malah terlihat pede PDKT sama A Ro.

Ahahaha… Paling suka liat interaksi dia dengan Pa O. Pa O ini ga terlihat seperti kasim atau pengawal untuk Dwi Ji. Lebih terlihat seperti sahabat… Suka liat Pa O yang kadang becandain Dwi Ji dan Dwi Ji juga suka becanda sama Pa O. Suka marah juga tapi ga serius… 😍😍😍😍

Keakraban antara hwarang di kamar Sun Woo juga udah keliatan. Memang ya, kalo anak asrama itu keliatan dekatnya kalau udah kabur bersama. Kalo istilah sy di asrama dulu, escape bareng-bareng. Ahahaha… Ingat gimana deg-degannya kalo pergi ga minta izin dan pulang lewat waktu… Serasa jantungan karena mengendap-endap… AHAHAHA.. Beautiful memories…

Sy paling suka liat Ban Ryu di sini. Awalnya ga begitu perhatian sih, tapi waktu Ban Ryu mulai jatuh cintrong sama Soo Yeon, wuaaahhhh cute juga… Berharap mereka akan punya love story tersendiri walaupun nanti akan ada tantangan, kalo ga dari Soo Ho, mungkin dari keluarga Ban Ryu. Karena kan keluarga Soo Ho itu pendukung Ratu sementara keluarga Ban Ryu menentang Ratu…

Sy agak khawatir waktu Sun Woo teringat lagi dengan kematian Mak Moon. Gara-gara Young Shil ungkit-ungkit lagi, dia jadi curiga dan salah paham pada Raja. Semoga akan salah pahamnya ga terlalu jauh dan akhirnya dia tahu yang memerintahkan pembunuhan Mak Moon bukan Raja tapi Ratu… Duh.. deg-degan mikirnya. Gimana nanti reaksinya Sun Woo kalo tahu Raja itu Ji Dwi ya?

Di sela-sela cerita yang agak datar, suka dengan kemunculan ‘Appa’ yang komikal abisss… Bisa-bisanya dia muntah kayak gitu. Entah sengaja ato mungkin dia mabok tandu karena Sun Woo cs bawanya anjleg-ankjlegan… Makanya dia pusing jadi muntah. Pas pula muntahnya ke depan sekali trus ke belakang sekali. Bener-bener deh, munculnya Wi Hwa ini unik. Awalnya serius tapi di akhir selalu bikin lawak… Sakit perut liatnya… 😂😂😂😂😂

[Sinopsis Hwarang Episode 9 Part 1]

16 Comments
  1. dora says

    bolak balik k blog ini …ayo dong min episode 9 nya… dtunggu gomawo

    1. kdramastory says

      Mian Dora. Sy duet nulis bareng mb Dyah Korean Drama Addicted. Episode ganjil ada di blog mb dyah dan yg genap di Kdramastory… Besok ya pas giliran genap, main ke sini lagi.. 🙂

  2. Ezzz says

    Belum ada Putri Sook Myung ya?

    1. kdramastory says

      Belum. Episode 9 malam ini baru ada…

  3. biru says

    aq bharap, hidupnya hyung sik bahagia meski ga bs sama go ara. biar aq nangisnya bs dikit aj.

    1. kdramastory says

      Sammaaa… Smoga Hyung Sik dapet yang lebih oke dari A Ro… Argh… belum apa-apa udh terasa perih ni… Ayo kita sesama #TimJiDwi, kita merapatkan barisan supaya ga terlalu sedih…

  4. Atunismis says

    Endingnya sunwo sm ah ro kayaknya. Kasihan ji dwi sama siapa donk..mana ji dwi senyumnya bikin lumerrr

    1. kdramastory says

      Nah ntu dia… Gimana dong??? Kita bawa pulang aja? #TimJiDwi

      1. Alia says

        Waduhh, banyak juga #TimJiDwi, Pengennya sih dibungkus aja bawa pulang biar bisa diawetin dan ditaro dikamar. Lihat senyumnya bisa naikin mood seharian penuh soalnyaaaa 😀

        1. kdramastory says

          Bener bgd… Moodbooster bgd…

  5. Alia says

    Whoaaaa, Ban Ryu jadi favoritku di episode ini jugaaa wkwkwkwk..
    Aku kirain aslinya dia member boyband, ternyata cuman aktor pemaen drama biasa. Udh nyemplung di dunia drama beberapa tahun yang lalu, tapi aku baru nonton dan langsung kesemsem sama nih orang. Bagus deh karakteknya dari jahat berubah baik 😀 😀 😀

    1. kdramastory says

      Oiya kah? Samma. Kirain doi idol juga tuh, makanya g pernah liat. Oke deh, mau nyari2 info ttg dia juga lah…

      Lia… Blog barunya udh mulai? Kasi tahu alamatnya ya? Biar didisplay jg feed dr blog barumu…

      1. Alia says

        Iyanih dia selalu dapet peran-peran kecil. Kali aja, abis nih drama, dia bisa tenar, wkwkwkwk..

        http://eternal-story34.blogspot.com/

        Tuh mbak, tenang aja bentar lagi kan kita mau duet lagiiii 😀 😀 😀

        1. kdramastory says

          Aminn…

          Aseekkk. Ok doke… 😀

  6. Nurhasanah says

    Iya mbak.appa kan sudah horor di lotbs…jdi disini dia dikasik yg rada ringan…..tp,akting apa juga appa ttp debak….
    Senyum ke Pao jangan lebar2 PHS!!!!ada yg dag dig dug soalnya…..kan bahaya tuh kekeke,siapa ya!!!!!!
    Saya juga berharap entar happy ending lovelinenya seo yoon sama ban lyu mbak….suka akhirnya ban lyu bisa senyum.
    Scene yg go ara nunjukin caranya latihan itu juga bikin ketawa….sampe segitunya yah kalo latihan nari….hahaha.bisa cidera tuh…ampe tulang berasa plettak plettok!!!!
    Wah….apa wo reuk yg cerita ato a ro yg ambil kesimpulan sendiri masih misteri ya? Tp pantes lah.ini sdh ep 8 .harusnya Satu satu sdh mulai terurai…biar loveline a ro x sun woo cepet keliatan.udah kebayang,gimana sedihnya a ro tau kalo kakaknya yg sbnrnya sdh meninggal hanya karena melihat wajah orang yg sekarang naksir dia (ji dwi). Dn melindungi orang yg skrg juga lagi naksir dia(moo myung)….
    Hadeuh…….ribet dah.semiga entar ahn ji cepet tuh nanganin kemarahannya a ro…..
    Kamsahamnida bak dian….him!him!him!

    1. kdramastory says

      Iya mb.. suka bgd liat dia senyum2 waktu baca surat dari Soo Yeon… Bikin gemezz…

Leave A Reply

Your email address will not be published.