Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 2 Part 2

13

[Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 2 Part 1]

 

Kdramastory – Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 2 Part 2

Joon Jae membonceng Sim Chung, melewati kerumunan orang-orang yang sedang berekreasi. Sim Chung melihat anak-anak yang mengantri membeli es krim di pinggir jalan.

Tanpa mengatakan apa-apa, ia turun dari sepeda begitu sajadari sepeda dan ikut mengantri di depan gerobak es krim.

Baru sudah agak jauh Joon Jae sadar Sim Chung sudah tidak ada lagi di belakangnya.

Ia mencari-cari Sim Chung dan tersenyum geli saat melihat Sim Chung mengantri di depan gerobak es krim.

Ia terpaksa turun tangan saat melihat Sim Chung mendapat kesulitan. Sim Chung mendapatkan es krimnya tapi ditahan oleh penjualnya karena belum membayar. Si penjual meminta kembali es krimnya tapi Sim Chung mana mau memberikannya lagi.

Joon Jae ingin membayar tapi sayangnya ia hanya punya uang receh dan tidak cukup seharga es krim yang dibeli Sim Chung, 5 euro. Ia mencoba meminta ukuran yang lebih kecil, tapi ternyata tidak ada.

Si penjual akhirnya mau memaklumi, membiarkan mereka pergi meskipun masih mengomel. Joon Jae meminta maaf lalu segera menarik Sim Chung pergi dari sana…

Sim Chung menikmati es krimnya. Karena baru sekali merasakannya, Sim Chung sangat sangat menyukai rasa es krimnya itu. Ia makan sambil menghentak-hentakkan kakinya dengan sangat cepat…

Sementara itu, Joon Jae mencoba menelpon seseorang, sepertinya temannya, dengan telpon umum. Ia memberitahukan bahwa ia ada di sekitar sana dan tidak mempunyai ponsel, kartu kredit dan uang tunai.

Sepertinya temannya itu memintanya datang karena Joon Jae mengucapkan terima kasih.

Lalu Joon Jae pun pergi ke sebuah gereja di pinggir laut, dengan tetap membawa Sim Chung bersamanya.

Begitu ia masuk ke dalam, temannya itu langsung memanggilnya dengan sebutan, ‘Pendeta Heo No Ah’. Ahahaha… temannya itu kakaknya Jung Pal di R88. Kalau di koreandrama.org disebutkan profesinya juga penipu. Tapi ga tau aslinya namanya siapa…

Joon Jae langsung mengangkat tangannya, mengatakan ‘haleluyah’. temannya itu juga langsung menyahut lalu mereka pun berpelukan.

Kepada para jemaat dan pastor di sana, teman Joon Jae ini memberitahukan kalau Joon Jae sudah seperti kakaknya dan sering melakukan kegiatan sosial seperti menyelamatkan bayi gajah dan membuat sumur air di Kenya sekarang ini.

Mereka terkagum-kagum mendengarnya. Lalu melirik penuh rasa ingin tahu ke arah Sim Chung. Sambil menggenggam tangan Sim Chung, Joon Jae mengaku, Sim Chung adalah istrinya. Istrinya itu mengalami kecelakaan beberapa tahun lalu dan tidak sehat secara mental.

Pastor dan para jemaat langsung tersentuh. Mereka langsung berdoa.

Kepada pastor, Joon Jae curhat, ia ingin mendengar suara istrinya dan menunggu sampai kapan istrinya itu bisa bicara kembali.

Lalu tiba-tiba Sim Chung bicara. ‘Anyeong haseyo… Senang bertemu anda dan cuaca cukup panas…”.

KAK! KAK! KAK!(suara gagak..) Teman Joon Jae, pastor dan para jemaat sontak kaget. Merasa heran, apakah itu sebuah keajaiban atau apa… AHAHAHAHA..

Joon Jae langsung membawa Sim Chung keluar. Mempertanyakan kenapa Sim Chung tiba-tiba bisa bicara. Apa dia baru saja mendapatkan lidahnya?

Tanpa bersalah, Sim Chung cuma bilang itu karena Joon Jae ingin mendengar suaranya.

Joon Jae mencoba menjelaskan tapi terputus karena Sim Chung malah ingin tahu apa itu istri. “Kau bilang aku istrimu…”.

Joon Jae tertawa garing. Mengatakan itu bukan apa-apa. Maksudnya teman. Teman.

Sim Chung mengerti.

Joon Jae kaget mengetahui Sim Chung ternyata bisa bicara dan ternyata selama ini Sim Chung cuma berpura-pura saja.

Dengan jujur Sim Chung bilang sampai kemarin memang sulit tapi ia langsung bisa menguasainya dengan kotak yang diberikan oleh Joon Jae itu.

Joon Jae tidak percaya Sim Chung bisa begitu saja setelah mendengar dari laptopnya. “Apa yang kau lihat?”, tanya Joon Jae saat tahu Sim Chung menatapnya dengan lembut.

“Bola matamu. Tinta di matamu. Berkilauan…”.

Joon Jae tertawa, mengatakan matanya memang selalu seperti itu. Memangnya kenapa?

“Sangat cantik…”, ucap Sim Chung singkat sambil tersenyum.

Joon Jae tertawa lagi. Mengatakan memang matanya seperti itu. Ibunya bilang, waktu kecil dulu, ia tidak bisa pergi lebih dari sepuluh langkah karena orang-orang selalu ingin menyentuhnya dan menggendongnya.

Joon Jae juga meralat ucapan Sim Chung. Bukan ‘bola mata’ tapi ‘mata. Bukan ‘tinta mata’ tapi ‘pupil’.

Sim Chung hanya senyam senyum saja. Tidak peduli dengan apa yang dikatakan Joon Jae.

Pembicaraan mereka terputus karena teman Joon Jae memanggil Joon Jae. Ia meminta Joon Jae ikut berpartisipasi sebagai anggota CMC, Con-artist Mensa Club.

Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 2 Part 2

Ternyata teman Joon Jae itu sudah mempersiapkan rencana penampilan pelayanan teman-temannya di depan para jemaat. Di saat para jemaat merespons pelayanan mereka dan berteriak ‘Haleluyah’, ia ingin Joon Jae memberi penampilan yang dapat membodohi rasionalitas dan menyentuh emosional. Nyanyikan lagu yang khusus, pintanya.

Dan Joon Jae pun bernyanyi di depan para jemaat sambil memainkan gitar. Lalu tentang cinta… Membuat para jemaat terharu sampai-sampai air mata mereka menetes.

Di saat itu, teman Joon Jae melihat kotak celengan dan surprise dengan hasilnya.

Di akhir lagu, semua jemaat bertepuk tangan. Bersorak. Tapi yang paling heboh adalah Sim Chung… 😀

Malam harinya, pastur mengantarkan Joon Jae dan Sim Chung ke sebuah kamar sederhana yang sudah ia siapkan. Sim Chung tiba-tiba bilang haus dan ingin minum.

Pastur menunjukkan dispenser yang ada di sudut ruang. Setelah Sim Chung pergi, Pastor dan Joon Jae melanjutkan pembicaraan lagi tanpa memperhatikan Sim Chung.

Pastor mengungkapkan rasa syukurnya karena istri Joon Jae sudah mulai berkomunikasi dengan dunia lagi.

Joon Jae membenarkan. Ia meminta pastor mendoakan istrinya supaya lebih kuat lagi…

Joon Jae tidak bisa melanjutkan kata-katanya setelah tidak sengaja melihat ke arah Sim Chung. Shim Chung meminum air langsung dari galonnya!!! Hampir satu galon penuh dihabiskan oleh Sim Chung!!!

Joon Jae tertawa garing. Mengatakan kalau pastor tidak perlu berdoa lagi karena sepertinya istrinya sudah mendapatkan kekuatannya kembali.

Pastor juga ikut tertawa…

Malam itu, Joon Jae dan Sim Chung tidur di kamar yang sama. Sim Chung tidur di atas tempat tidur sementara Joon Jae tidur di lantai.

Joon Jae mengomentari Sim Chung yang meminum hampir satu galon penuh. Apa kau tidak kenyang?

Tapi Sim Chung tidak menjawab. Ia malah tengah asik berpikir tentang hal lain. Apa itu cinta, tanyanya ingin tahu. “Kau tadi bernyanyi bahwa yang terbesar dari semuanya adalah cinta. Apa itu cinta?”.

Joon Jae berpikir sebentar lalu bilang, cinta itu sebenarnya sesuatu yang sangat berbahaya. Lebih baik orang seperti Sim Chung tidak melakukannya.

“Kenapa?”, tanya Sim Chung setelah turun dari tempat tidur dan mendekati Joon Jae.

Joon Jae bangkit dari tidurnya dan mengatakan, “Katakanlah jika kau mencintai seseorang, itu berarti kau menyerah…”.

Sim Chung tidak paham apa itu menyerah.

Joon Jae bilang itu sama saja dengan kalah. Saat Sim Chung mencintai seseorang, Sim Chung akan percaya dengan apa pun yang dikatakannya. Itu artinya Sim Chung dalam masalah besar.

Setelah menjelaskan panjang lebar, Joon Jae bertanya, apakah Sim Chung akan melakukannya pada seseorang atau tidak.

Bukannya menjawab, Sim Chung malah bilang, “Saranghe…” pada Joon Jae sambil tersenyum manis dan menatap Joon Jae dengan lembut.

Joon Jae sontak terdiam sesaat lalu memarahi Sim Chung yang tidak mendengar kata-katanya. “Sudah kubilang jangan katakan itu!”.

Sim Chung mendadak sedih lalu bilang kalau ia lapar.

Joon Jae pun membawa Sim Chung… sepertinya ke ruang makan gereja. Di sana ia memperhatikan Sim Chung lalu bilang ia pikir Sim Chung itu amnesia. Ia meminta Sim Chung menatapnya.

Sim Chung langsung melakukan yang diminta Joon Jae. Matanya melotot, menatap Joon Jae tanpa berkedip.

Joon Jae langsung merasa canggung, melarang Sim Chung menatapnya seperti itu ~ Sim Chung langsung menundukkan pandangannya… 😀

Joon Jae meminta Sim Chung menyebutkan nama orang tuanya dalam hitungan ketiga. Joon Jae mulai berhitung sambil memainkan korek apinya.

Tapi apa yang dikatakan Sim Chung?

“Apa itu orang tua?”, tanya Sim Chung.

Joon Jae langsung seteres… “Apa kau bodoh? Itu saja tidak tahu? Ibumu, ayahmu! Orang yang melahirkanmu!”.

“Aku tidak punya…”, jawab Sim Chung setelah berpikir sebentar.

“Yah, aku pikir tidak semua orang juga punya…”.

Mendengar ucapan Joon Jae, Sim Chung balik bertanya, apa Joon Jae juga punya orang tua.

Jooon Jae bilang, ia punya ayah tapi menganggap ayahnya tidak ada. Ia berharap ia punya seorang ibu… Oleh sebab itulah ia akan pergi ke suatu tempat. Ke ujung dunia.

Joon Jae menanyakan nama Sim Chung. Sim Chung bilang, ia tidak punya.

Joon Jae mengerti. Memang banyak keanehan pada Sim Chung.

“Jika aku tidak aneh dan punya nama, aku bisa bersamamu sepanjang waktu, benar kan?”, tanya Sim Chung sedih.

Joon Jae langsung meralayt ucapannya. Bukan itu yang ia maksud. Banyak orang aneh di dunia ini dan Sim Chung tidak mirip dengan mereka. Bahkan ia sendiri termasuk orang yang sangat aneh.

“Kau orang yang baik…”, ucap Sim Chung.

Joon Jae tertawa sinis. Sim Chung sama sekali tidak mengenal siapa dirinya.

“Tanganku… kau bisa saja meninggalkanku tapi kau tetap memegangnya. Berkali-kali… Kau orang yang baik…”.

Joon Jae tersentuh mendengar ucapan Sim Chung itu.

Malamnya, saat Sim Chung sudah tidur, Joon Jae mengembalikan gelang Sim Chung. Memakaikannya kembali ke tangan Sim Chung. “Aku selalu mencuri sesuatu dan melarikan diri, tapi ini pertama kalinya aku mengembalikan yang kucuri… Baiklah. Ayo sama-sama kita pergi ke ujung dunia…”, ucapnya pada Sim Chung yang tertidur pulas.

Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 2 Part 2

Anak buah Ji Ok menemukan sebuah peta yang sudah dilingkari oleh Joon Jae di dalam koper Joon Jae. Mereka langsung menuju ke tempat yang disebut dengan hercules.

Sementara itu, Joon Jae pun pamit pada temannya. Temannya itu memberi seamplop uang tunai untuk Joon Jae dan sebuah ponsel.

Teman Joon Jae itu berterima kasih karena berkat Joon Jae mereka mendapatkan banyak orang yang bersedia mendukung Davis McDouglas.

Joon Jae tertawa dan mendoakan temannya semoga berhasil lalu pamit pergi. Tapi temannya itu malah menyuruh Sim Chung berhati-hati pada Joon Jae. Sim Chung adalah tipenya dan berharap bisa bertemu dengan Sim Chung di Seoul.

Sim Chung tidak pernah mendengar Seoul. Joon Jae dan temannya tertawa. Teman Joon Jae semakin menyukai Sim Chung karena memiliki selera humor yang sama dengannya. Ia malah bersedia memberikan nomor pribadinya pada Sim Chung, sesuatu yang jarang sekali ia lakukan.

Namun Joon Jae tidak mengizinkannya, ia langsung menarik Sim Chung pergi.

Setelah Joon Jae dan Sim Chung pergi, pastor keluar dari dalam gereja. Memberikan sebuah amplop tebal pada Evangelist Thomas (nama teman Joon Jae itu) karena sangat berterima kasih evangelist Heo sudah memberikan segalanya. Pastor berharap evangelist Thomas menggunakan uang yang diberikannya itu untuk membantu para siswa belajar.

Thomas hampir menangis melihat kebaikan pastor itu. Tapi di akhir pembicaraan, ia menanyakan sesuatu yang aneh. Apakah boleh baginya membunuh musuhnya?

Pastor keheranan.

Thomas menelpon Joon Jae saat Joon Jae sudah dalam perjalanan. Ia sepertinya berterima kasih pada Joon Jae. Joon Jae tidak mempermasalahkannya. Ia mengajak Thomas bertemu di Seoul dan berjanji akan mentraktir Thomas.

Setelah Joon Jae menutup telponnya, Sim Chung kembali penasaran dengan Seoul. Dimana Seoul itu? Kenapa semua orang akan bertemu di sana?

Joon Jae heran mengetahui Sim Chung tidak tahu Seoul.

Lalu Sim Chung menanyakan, apakah Joon Jae juga akan ke Seoul segera.

“Tentu saja. Di sana tempat tinggalku…”, sahut Joon Jae.

Joon Jae membawa Sim Chung ke sebuah mercusuar tua. Sim Chung bertanya, apakah tempat itu adalah ujung dunia yang dimaksud oleh Joon Jae.

Joon Jae membenarkan. Orang-orang menyebutnya demikian sejak mercusuar dibangung 2000 tahun yang lalu.

Namun Sim Chung tidak menganggapnya demikian. Di hadapan mereka ada laut yang luas. “Kenapa ini menjadi akhir? Padahal lautan dimulai dari sini…”.

Joon Jae menatap Sim Chung lalu memnceritakan masa lalunya, saat ia berkunjung ke tempat itu bersama dengan ibunya.

=== Flashback ===

Saat itu, ibunya bercerita nama mercusuar itu adalah mercusuar hercules, mercusuar yang menyinari ujung dunia. Ibu hercules setiap hari datang ke sana, merindukan putranya yang diasingkan. Orang-orang merasa kasihan pada ibu hercules jadi mereka membangun mercusuar dengan harapan hercules dapat mengikuti cahaya dan mercusuar ke mercusuar untuk menemukan ibunya melalui laut.

Joon Jae kecil ingin tahu apakah hercules bisa bertemu kembali dengan ibunya.

Ibu Joon Jae tidak tahu. Tapi ada legenda yang menyebutkan, siapa pun yang terpisah di sana pasti akan bertemu kembali. “Mungkin karena meskipun ini adalah ujung dunia, tapi… ini juga tempat dunia lain dimulai…”.

Sambil menuliskan namanya di sebuah umpak batu, Joon Jae kecil mengatakan, ia berpikir hercules juga merindukan ibunya…

Ibu Joon Jae hanya tersenyum melihat Joon Jae. Ia berdiri di dekat tangga.

=== Flashback End ===

Joon Jae berdiri di depan umpak batu, tempat ia menuliskan namanya dulu. Ia memberitahukan namanya pada Sim Chung, Heo Joon Jae. “Tidak banyak orang yang tahu namaku, jadi harusnya kau merasa terhormat…”.

Sim Chung berpikir, jika memang Joon Jae terpisah dengan ibunya di tempat itu, itu artinya Joon Jae bisa bertemu kembali dengan ibunya.

Namun, Joon Jae merasa semua itu bohong, Ia memang terpisah dengan ibunya di sana tapi sampai saat ini ia belum bertemu dengan ibunya.

Joon Jae menatap ke arah tangga. Tempat ia melihat ibunya terakhir kalinya. Joon Jae merasa ibunya pergi begitu saja, tanpa mengucapkan selamat tinggal, tanpa sopan santun…

Sim Chung memperhatikan sisi lain dari umpak batu dan menemukan nama Heo Joon Jae lain di sana.

Joon Jae tertegun melihat tulisan. Ia baru tahu ternyat ibunya memang mengucapkan selamat tinggal padanya.

Sim Chung ingin tahu apa ditulis ibunya Joon Jae.

“Dia bilang dia mencintaiku…”.

Sim Chung heran. Apa itu artinya ibu Joon Jae kalah? Dia menyerah?

Joon Jae tertawa. Membenarkan katak-kata Sim Chung itu. Mereka tertawa bersama lalu Joon Jae menatap Sim Chung, intens.

Anak buah Ji Ok akhrinya tiba di sana. Joon Jae mengeluarkan pistol, menodong ke arah mereka, tapi mereka ternyata sudah menyiaokan diri. Mereka balas menodongkan senapan ke arahnya. Masing-masing orang punya satu senapan.

Joon Jae menarik Sim Chung, melarikan diri. Tapi anak Ji Ok tetap mengejar mereka. Tanpa lelah, melepaskan tembakan hingga akhirnya mereka terdesak hampir di ujung tebing.

Joon Jae melepaskan tangan Sim Chung dan membuang pistolnya. Ia menganggkat kedua tangannya, menyerah. Tapi ia meminta mereka melepaskan Sim Chung karena Sim Chung tidak ada kaitannya dengan semua ini.

Tapi si bos tidak percaya. Kemarin Sim Chung sampai mati-matian mengikuti Joon Jae, apanya yang tidak ada kaitan.

Joon Jae mengaku kalau itu karena ia mencuri sesuatu dari Sim Chung, gelang Sim Chung ~ Joon Jae mengatakannya sambil menunjukkan gelang Sim Chung pada mereka.

Joon Jae lalu mendorong Sim Chung dengan agak kasar, Menyuruh Sim Chung pergi selagi anak buah Ji Ok masih pada bingung…

Tapi apa kata Sim Chung.

“Kenapa? Aku ini istrimu…”, ucap Sim Chung lalu kembali berdiri di samping Joon Jae.

Si Bos langsung marah. mengira Joon Jae sudah menipu mereka. Ia mengambil senapan dan mengarahkannya pada Joon Jae. Seluruh anak buahnya mengikuti apa yang dilakukannya.

Joon Jae semakin panik. Mencoba menjelaskan bahwa istri yang dipahami Sim Chung tidak sama seperti yang mereka pahami. Ia bahkan tidak tahu namanya.

“Shut Up!!!! Satu kata lagi aku akn menembakmu!”, teriak si bos itu.

Joon Jae langsung mengunci mulutnya. Lalu diam-diam memarahi Sim Chung yang bukannya pergi tapi malah balik lagi. Sim Chung melongok ke bawah, ke laut.

Joon Jae langsung protes, tidak mau terjun karena ia takut ketinggian dan juga air. Ia lebih memilih ditembak daripada terjun ke bawah.

Mereka terus bertengkar, membuat si Bos menjadi tidak sabar. Si Bos memberi isyarat pada anak buahnya.

Belum sempat tembakan dilepaskan, Sim Chung meraih tangan Joon Jae dan melompat ke bawah.

Si Bos dan anak buahnya terkejut. Mengejar sampai ke pinggir tebing dan refleks mundur saat melihat tingginya tebing itu.

Sementara itu, Joon Jae dan Sim Chung sudah jatuh ke dalam laut. Mata Joon Jae terpejam. Sim Chung sudah berubah menjadi putri duyung.

Mata Joon Jae terbuka saat Sim Ryung meraih pinggangnya. Ia melihat ke arah kaki Sim Chung dan teringat saat pertama kali bertemu Sim Chung dan saat ia memakaikan sepatu ke kaki Sim Chung yang berdarah.

“Kalau aku tidak aneh dan memiliki nama… Kalau aku orang seperti itu… Aku bisa terus bersamamu. Benar kan?,” suara hari Sim Chung.

Sim Chung mencium Joon Jae. Dan Joon Jae membalasnya…

Sementara itu, di lab, Shi A sedang sibuk membersihkan pot keramik yang baru saja mereka terima. Ia sungguh terkejut saat melihat lukisan dibalik lumpur yang baru saja ia bersihkan…

Rekan-rekan kerjanya juga datang karena ingin tahu…

Ternyata di atas pot keramik itu ada lukisan seorang manusia berciuman dengan seekor putri duyung…

Mereka semua terkejut melihat lukisan itu…

Bersambung…

 

Komentar :

Sy suka dengan dua episode awal drama ini. Ga membosankan sama sekali. Suka liat JJH yang polos, yang ga tahu apa-apa. Lucu aja liatnya!

Tapi ada yang sedihnya sih. Waktu Joon Jae nyuruh Sim Chung nunggu dia di dekat lift. Setiap bel lift berbunyi dan pintu lift terbuka, Sim Chung terus melongok. Berpikir Joon Jae yang datang…

Kalau dipikir-pikir kalau ada seribu kali pintu lift terbuka, artinya seribu kali Sim Chung melongok dan ujung-ujungnya kecewa karena yang muncul bukan Joon Jae…

Sedih liatnya…

Tapi, syukurlah, akhirnya Joon Jae datang. Joon Jae bilang ia tidak bisa pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal. Awalnya sy pikir, itu cuma alasan Joon Jae aja.

Tapi setelah tahu kalau Joon Jae punya luka masa lalu karena ditinggal ibunya tanpa bilang selamat tinggal, sy jadi mengerti. Itu bukan alasan Joon Jae, tapi Joon Jae memang tidak bisa melakukan itu…

Sepertinya sih, ahjumma yang tinggal di rumah Shi A itu ibunya Joon Jae ya? Soalnya cerita mereka tentang sepuluh langkah dan mata yang indah itu sama.

Mungkin ada sesuatu yang membuat ibu Joon Jae pergi dan mungkin juga mengubah namanya. Tapi, kayaknya sih, ibu Joon Jae masih tahu kabar tentang Joon Jae… Entah dari siapa…

Sy suka Lee Min Ho di sini. Bang Min, panggilan kesayangan sy kalo lagi ngobrol sama adek, cocok jadi Joon Jae. Sy lebih suka liat dia di sini daripada di The Heirs. Ga cocok soalnya dia jadi anak SMU… 😀 Terlalu dewasa soalnya…

Ada beberapa scene yang mengingatkan kita pada The Heirs… Cerita kejar-kejaran di pinggir pantai. Dulu Kim Tan juga lari sama-sama Eun Sang (Eh, betol g ya namanya, lupa lagi..) di pinggir pantai karena di kejar-kejar orang jahat.

Cerita harus membiarkan seorang perempuan menginap karena kemaleman… Dulu juga di The Heirs ada… Trus naik mobil yang terbuka… Dulu di The Heirs juga ada. Cuma beda mobilnya aja… 😀

Oiya, penasaran dengan gelang hijau yang selalu dipakai Sim Chung. Gelang itu terlihat dipakai oleh Dam Ryung. Saat Dam Ryung mengejar lentera harapan itu, ia memakai gelang hijau itu. Entah kapan gelang itu diberikan pada Sim Chung. Sepertinya cerita jaman Joseonnya belum selesai ya… Kapan ya dikasihnya? Apa pertemuan mereka di laguna itu tidak jadi karena Tn. Yang dan anak buahnya mendadak muncul?

Ga sabar…

Genre romance fantasy memang salah satu genre kesukaan… Smoga menarik sampe seterusnya… Smoga ga kayak W, yg bikin rada ilfill karena ternyata sy lebih tertarik dengan misteri webtoonnya, bukan romance-nya…

Kayaknya drama ini akan menjadi drama yang ditunggu-tunggu, walaupun ga se-excited Moon Lovers #Teuteup yah… 😀

Okay, next episode ganjil di mb Dyah Deedee ya…

[Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 3 Part 1]

13 Comments
  1. oresta arif says

    Sumpah keren bangeeet nie drama…

    1. kdramastory says

      Bener banged… Makin suka sama drama ini…. Episode 3-nya bagusss…

  2. Nurhasanah says

    Wuah….udah rame yah yg komen….hehhehe…..
    Tapi teutep ajah di empumya blog mikirin oppa saranghae…wkwkwk
    Lah….sepanjang 2 episode inih saya malah sueneng bukan maen jun ji hyun…krn mmg dari awal saya nonton drama inih krn dia, bkn krn LMH….(mian)
    Dn termyata aktingnya wanjong debak…..tetep sukaaaaaa bgt kalo dia lebay2 …tp polos gitu.dapet aja feelnya.bisa dimaklumi sih, lah dia sdh seniorrrrr bgt di dunia akting
    Pokoknya apa yg bak dian harapin ,saya dukung deh….heehehe
    Himne……seyo!
    Semoga cepat sembuh yh sekeluarga……

    1. kdramastory says

      Amin. Makasih mb nur… Biasa mah musim hujan gini batuk dan pilek betah bgd… Dua mingguan baru sembuh…

      Gpp kok mb, sy jg bukan fans berat LMH. Tapi sepertinya drama ini layak ditonton. Liat sisi lain LMH dan sisi lain JJH… Dua-duanya bagus dan kalo nonton langsung lebih lucu lagi…

      Suka liat waktu JJHnya polos, JJHnya udh mikir kemana-mana waktu dekat LMH, suka LMH yang sering kaget kalo JJH muncul tiba-tiba. Suka liat LMH yang kadang2 geer kalo dipuji JJH. Suka deh pokoknya…

      Semoga ceritanya makin menarik…

      1. Nurhasanah says

        Waktu jadi chun song yi, JJH juga aktingnya rada2 gitu bak dian….sampe sekarang saya masih ngakak aja liat akting maboknya.keGe Eran….salah masuk rumah orang, dn nganggep si empunya yg numpang….hadeuh mas alien KSH aja termengo mengo dibuatnya…..wkwkwk.
        Bedanya…..disini lee min ho yg kena getah si mermaid cantik….
        Iyah….mmg drama yg pantas ditonton sejauh ini dari aktingnya baguzzzzz
        Moga kedepannya tidak mengecewakan……

  3. Tina says

    Diaaan..Aku blm sempat nntn,udh DL tp blm s4😭😭😭
    Tdnya mw nahan diri buat g baca sinopsis dulu tp eh tp koq kepo sm komen Dian di akhir tulisan..jadilah baca part 2 tp g semua, endingnya aja trs baca komen..trnyt seru jd makin semangat buat nntn..kpn inih s4 nntn..anak2 protes klo weekend2 emaknya nntn drakor😜

    1. kdramastory says

      Ahahaha… Biasaya weekend… biasanya juga sy suka keluar.. hihi… cz pada sakit pilek jadilah di rumah aja…

      Memang paling enak nonton kalo malem ato pas anak2 sekolah ya… Me time… Barusan juga anakku marah gara2 emaknya asik di depan laptop… 😀

  4. dira says

    Haha jung bong oppaaaaaaaa…
    Saya jg sama lbh suka lmh peran gini drpd sok cool di drama lain #eh
    Cuma ya gitu menurut saya kalah keren dr karakter jun ji hyun yg emang scene stealer. Soal fantasy romance bandingannya sama who you came from the star sih soalnya penulisnya jg nulis drama itu. Jadi ya kurang lbh bakal sama. Cuma kok jadinya si joon jae bakal terus dikejar kejat tuh? Liat episode 3 kayaknya ga lagi ya…syukur deh
    Masih blm kebaca nanti konfliknya seruwet apa.
    Saya padahal nungguin si pemeran muda lmh dateng mbak wkwkwk ternyata blm ada. Gatau buat jaman joseon atau modern…

    1. kdramastory says

      Hahaha.. iya… kangen ih sama jung bong oppa… kangen sama nggemesinnya… Msh chubby aja ni kakaknya jung pal…
      Awalnya g begitu tertarik dengan drama lee min ho soalnya agak gimanaaa gitu kalo cerita tentang putri duyung. Tp setelah liat teaser yang kedua kalo g salah, yg waktu JJH-nya mukul LMH sampe terpental… scene itu yg bikin penasaran… G pernah liat LMH g sok ganteng soalnya… AHAHAHA… Mudah2an ini jadi drama kedua setelah City Hunter yang membuat sy makin suka LMH…

      Btw, belum sempat double cek yg jd LMH remaja, cuma baru skip aja kemarin… Agak sulit kenal siapa-siapa yg main soalnya g ada pic-nya. Harus dicek satu-satu dan tetep aja masih ragu. Mudah2an aja ga salah nyebut namanya ya… 😀

      1. dira says

        Wah selera kita sama mbak haha. Drama minho yg satu itu jg lbh saya suka dr yg lain :p
        Jr got7 mbak yg jadi remajanya ^^
        Ngaminin mbak nur,cepet sembuh mbak smg bs jaga kesehatan buat ke depannya. Eh,jangan ikutan putri duyung berenang kelamaan wkwkwkwk. Blm disebutin namanya ya di episode ini?

        1. kdramastory says

          Iya, sebenarnya nama Joon Jae belum tahu nama Sim Chung. Cuma untuk mudahnya, sy nulis aja langsung namanya. Lupa ditulis keterangan dibawahnya… Makasih diingatkan…

          O.. ternyata Kpop ternyata. Ga tau soalnya ga update sama sekali ttg kpop. Btw dia juga main di My Love Eun Dong. Sy nulis drama itu tapi g inget dia mainnya jadi siapa… Kekekeke… Kita liat aja nanti gimana orangnya…

          1. dira says

            Yg jadi versi remajanya lead male mbak. Kalo ga salah pas umur 20.an

          2. kdramastory says

            Yup… baru muncul ni di episode 3… ceritanya makin bagus… g melulu lucu sih… kali ini agak-agak sedih gitu…

Leave A Reply

Your email address will not be published.