Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

Sinopsis Man Who Sets The Table Episode 8

0

[Sinopsis Man Who Sets The Table Episode 7]

 

Kdramastory – Sinopsis Man Who Sets The Table Episode 8

Di episode yang lalu, Appa sudah tahu mengenai apartemen studio yang kata Mok Sin milik Roo Ri. Penasaran, Appa segera memeriksa ke sana…

Dalam perjalanannya menuju tempat Myung Rang, Roo Ri mencoba menelpon Myung Rang tapi di-reject oleh Myung Rang. Ganggu aja, gerutunya.

Karena Roo Ri memohonnya segera ke apartemen Myung Rang karena lokasinya lebih dekat, Eomma pun tidak punya pilihan lain selain segera pergi mencegah Appa bertemu Myung Rang.

Dan benar saja, Eomma tiba tepat bersamaan dengan Appa. Eomma sempat melihat Appa tepat sebelum lift datang. Tidak ingin Appa melihatnya, Eomma pun segera masuk dan menutup pintu lift.

Appa yang mencoba mengejar lift, terlambat sedetik saja. Lift sudah tertutup. Terpaksa Appa menunggu lift berikutnya.

Sementara itu, Myung Rang yang sudah beres dandan, bersiap membuatkan ramyun untuk Mok Sin. Lemari dapurnya, penuh dengan mi instan.

Myung Rang bertekad bisa menikah sebelum ramyun di lemari dapurnya habis. wkwkwkwk… Tapi belum sempat mulai masak, bel apartemennya berbunyi.

Myung Rang udah seneng aja. Dia pikir Mok Sin yang datang. Taunya, Eomma yang datang. Tidak sempat menjelaskan, Eomma langsung menyeret Myung Rang pergi dari sana.

Apa perang sudah meletus?, tanya Myung Rang bingung. wkwkwwk…

Credit : MBC

Karena Myung Rang terus bicara, Eomma sampai menutup mulut Myung Rang. Dan benar saja, baru saja mereka sembunyi, Eomma melihat Appa sudah tiba di lantai unit apartemen Myung Rang.

“Bukankah itu ayah Roo Ri?”, tanya Myung Rang kaget.

Eomma memukul mulut Myung Rang. Semua ini gara-gara Myung Rang.

Sementara itu, Appa sudah menemukan unit apartemen Myung Rang tapi tidak ada orang di sana. Di sisi lain, Mok Sin juga menuju apartemen Myung Rang.

Credit : MBC

Roo Ri akhirnya tiba di ‘TKP’, bertemu Eomma dan Myung Rang di lantai dasar. Myung Rang udah mau kabur aja tapi ia baru ingat Mok Sin dalam perjalanan menuju apartemennya.

Bagaimana ini…, ujarnya panik.

Mau menelpon, ponselnya pun tertinggal di apartemennya. Untung saja Myung Rang ingat nomor telpon Mok Sin dan menelpon dengan ponsel Roo Ri.

Dan ternyata, Mok Sin sudah di lift, sebentar lagi akan sampai. Mok Sin bahkan menyuruh Myung Rang langsung rebus air untuk masak ramyun.

Myung Rang sama sekali tidak punya kesempatan menjelaskan karena keburu ditutup oleh Mok Sin.

Myung Rang dan Roo Ri benar-benar panik. Myung Rang bahkan memohon supaya Eomma menemui Appa di atas, tapi Eomma tidak mau.

Kebetulan saat itu Appa menelpon Roo Ri. Roo Ri menyerahkan ponselnya pada Eomma. Tapi Eomma me-reject telpon dari Appa.

Kata Eomma, tidak ada pilihan lain selain bicara pada Appa. Eomma menyuruh Roo Ri menelpon Appa.

Credit : MBC

Mok Sin akhirnya bertemu Appa di depan apartemen Myung Rang. Suasana sempat agak tegang karena mereka tidak saling kenal dan Appa tidak terima Mok Sin bicara tidak sopan padanya.

Untungnya, Appa kemudian menyadari Mok Sin adalah anak dari temannya. Dan Appa pun memperkenalkan dirinya.

Setelah tahu siapa Appa, sikap Mok Sin langsung berubah jadi sopan.

Dari Mok Sin, Appa tahu apartemen itu adalah apartemen Roo Ri. Mok Sin mengaku sudah dua kali ke sana untuk makan ramyun dan membantu Roo Ri mencari pekerjaan.

Appa pun kemudian menyimpulkan bahwa apartemen itu milik So Won karena Eomma bilang So Won punya rumah kedua.

Appa kemudian menanyakan alasan Mok Sin mengatakan putrinya memiliki mata yang kecil.

Mok Sin tertawa dan minta maaf. Ia mengatakan itu karena belum pernah melihat orang yang matanya lebih kecil daripada matanya.

Appa tentu saja terkejut dan memperhatikan mata Mok Sin dengan seksama. Appa pun menanyakan apakah Mok Sin pernah berfoto berdua dengan Roo Ri.

Mok Sin pun memperlihatkannya pada Appa. Namun foto tersebut diambil dari jarak yang jauh jadi tidak terlalu jelas.

Belum sempat Appa memperbesar foto, Mok Sin mendapatkan telpon yang memintanya memindahkan mobilnya di tempat parkir.

Mok Sin pun buru-buru pamit pergi pada Appa.

Sebelum Mok Sin datang, Roo Ri dan Myung Rang sama-sama tidak mau menghadapi Mok Sin. Mereka meminta Eomma yang bicara pada Mok Sin karena lebih baik orang yang lebih tua bicara.

Tapi Eomma tidak mau. Ia sudah terlalu malu ikut bersembunyi di sana. Eomma mau pergi tapi tiba-tiba Mok Sin datang.

Myung Rang yang bingung, mendorong Roo Ri keluar dari tempat persembunyian.

Credit : MBC

Tidak punya pilihan lain, Roo Ri pun menceritakan yang sebenarnya. Bahkan dia adalah Roo Ri yang sebenarnya dan yang berkencan dengan Mok Sin selama ini adalah Myung Rang, temannya.

Credit : MBC

Myung Rang pun ikut keluar dan menjelaskan pada Mok Sin. Pada intinya, siapa pun dia, cintanya pada Mok Sin tetap sama. Bhuahahahah…

Intinya lagi, mereka meminta Mok Sin merahasiakan hal itu dari Appa.

Mok Sin tentu saja marah. Ia sampai berteriak keras. Mengancam akan memukul Roo Ri dan kalau melihat Myung Rang sekali lagi, ia akan mengubur Myung Rang hidup-hidup.

Sebelum pergi, Mok Sin mengatai Roo Ri dan Myung Rang itu sama-sama jelek kayak gukbap.

Eomma baru keluar setelah Mok Sin pergi. Ia benar-benar tidak menyangka Appa membawa calon suami sekasar itu untuk Roo Ri.

Tiba-tiba mereka pun ingat Appa masih di atas. Myung Rang pun memutuskan menghadapi Appa dan menyuruh Roo Ri dan Eomma pulang.

Sementara itu, Appa menerima paket atas nama Lee Myung Rang. Appa pun teringat nama itu adalah nama temannya Roo Ri.

Appa langsung mengirimi sms pada Tn. Oh. Meminta Tn. Oh mengirimkan foto Mok Sin dengan Roo Ri.

Appa sangat terkejut saat melihat difoto yang dikirim Tn. Oh.

Myung Rang datang, menyapa Appa seperti tidak terjadi apa-apa. Myung Rang bilang, ia membagi apartemen itu dengan Roo Ri.

Credit : MBC
Credit : MBC

Tapi Myung Rang langsung berlutut, minta ampun setelah Appa memperlihatkan foto yang Appa dapatkan dari Tn. Oh tadi.

Appa yang sangat marah, mengangkat tangannya tinggi-tinggi, siap menampar Myung Rang.

Myung Rang berteriak ketakutan…

Credit : MBC

Sementara Myung Rang dalam bahaya, Roo Ri dimarahi Eomma. Apa yang sudah Roo Ri lakukan? Bagaimana Roo Ri bisa keluar dari situasi seperti ini? Bagaimana kalu Appa tahu?

Roo Ri tidak mau memikirkan tentang itu. Ia ingin mengambil sisi positif karena dengan kejadian ini mereka jadi mengetahui Mok Sin. Lagipula saat ini dunia berada di pihaknya.

Roo Ri tidak mau menceritakannya. Nanti saja, katanya. Lalu ia pun pamit pergi.

Sinopsis Man Who Sets The Table Episode 8

Credit : MBC

Setelah Tae Yang pergi, Ketua Kevin baru makan makanan yang disiapkan Tae Yang tadi. Dan ia benar-benar sangat menyukai rasanya.

Tak henti-hentinya Ketua Kevin memuji Tae Yang. Ia sangat setuju dengan pendapat Tae Yang. Kenangan terindah adalah rasa terbaik.

Ketua Kevin tidak menyangka Tae Yang bahkan memikirkan situasi saat ia akan diadopsi ke Amerika dulu.

Asistennya menanyakan apakah Ketua Kevin akan menunjuk Tae Yang sebagai penerusnya.

Ketua Kevin mengatakan, ia akan mengawasi Tae Yang.

Asisten Ketua Kevin juga menanyakan tentang putri Ketua Kevin.

Ketua Kevin mengatakan, jika Ae Ri ingin mewarisi perusahaannya, maka Ae Ri harus berkompetisi sama seperti yang lainnya.

Ny. Choi akhirnya menceritakan pada asistennya alasan ia menginginkan Jung Do masuk ke perusahaan. Ternyata saat ini Ketua Kevin dalam proses meninggalkan posisinya dan akan memilih calon penerus perusahaan.

Ny. Choi menganggap jika Jung Do bisa bekerja di sana, maka ia akan bisa mengendalikan perusahaan. Namun keadaan semakin kacau setelah Tae Yang muncul.

Saat ditanya apa yang akan dilakukannya, Ny. Choi merasa ia harus menyingkirkan Tae Yang terlebih dulu.

Seluruh keluarga berkumpul untuk merayakan keberhasilan Tae Yang mendapatkan pekerjaan. Jung Do dan Hwa Young sempat memastikan apakah Tae Yang akan benar-benar bekerja di SC Food.

Di sinilah Tae Yang mendengar tentang nenek yang menakutkan itu. Sayangnya, sebelum dijelaskan lebih jauh, Hwa Young mendapatkan telpon dari Sun Young yang mengajaknya bertemu di cafe dekat rumah Hwa Young.

Karena diancam tidak boleh memberitahukan Jung Do, Hwa Young pun buru-buru pamit dengan alasan ada kelas senam.

Seperti biasa, Ny. Choi kembali menuntut Hwa Young meninggalkan Jung Do tapi karena dengan tegas Hwa Young menolaknya, Ny. Choi pun melancarkan cara lain.

Kali ini ia mengancam dengan menggunakan Tae Young. Dengan gamblang, Ny. Choi mengakui kalau dua kecelakaan yang dialami Tae Yang berturut-turut adalah ulahnya.

Hwa Young tentu saja sangat marah. Menggenggam erat-erat gelas di tangannya.

“Apa kau mau menyiramku? Kau tahu kan aku akan melakukan segalanya untuk mencapai tujuanku? Aku bahkan membunuh anakku sendiri. Apa kau pikir aku tidak bisa membunuh anakmu?!”.

Hwa Young langsung menyiram air ke muka Ny. Choi.

Ny. Choi tidak peduli. Ia kembali menuntut Hwa Young membuat Tae Yang meninggalkan perusahaan.

Hwa Young tidak takut karena ia sangat mengenal anaknya. Anaknya tumbuh dengan melihat kesulitannya jadi ia percaya anaknya anak yang kuat.

Hwa Young lalu pergi dari cafe, sama sekali tidak menggubris panggilan Ny. Choi. Sampai-sampai Ny. Choi mengejarnya sampai keluar cafe.

Credit : MBC

Sementara itu, Jin Ho menemui temannya yang polisi untuk menanyakan tentang orang yang mencari tahu tentang Hwa Young. Kata temannya itu, orang itu terlihat kaya.

Sayangnya, temannya itu tidak ingat siapa nama orang tersebut. Yang dia ingat orang itu berasal dari SC Food dan nama keluarganya adalah Kim.

Jin Ho yang sedang butuh uang untuk berjudi nanti malam, merasa benar-benar bingung. Dari mana ia bisa mendapatkan uang?

Akhirnya, lagi-lagi ia berpikir menemui Hwa Young.

Ji Ho kebetulan melihat Hwa Young ditarik oleh Ny. Choi di depan cafe. Setelah Hwa Young pergi, ia mendengar Ny. Choi menelpon seseorang yang dipanggilnya Tn. Kim.

Tak lama sebuah mobil datang menjemput Ny. Choi dan Jin Ho melihat pria yang menjemput Ny. Choi itu. Ji Ho langsung teringat kata-kata temannya tadi.

Tanpa pikir panjang, ia pun langsung mengikuti mereka.

Di rumah, Hwa Young terus memikirkan ucapan Ny. Choi tadi. Ia sampai marah, meminta Jung Do melakukan sesuatu terhadap ibunya itu.

Di sinilah Jung Do tahu bahwa tadi Hwa Young bertemu Ny. Choi. Hwa Young menceritakan tentang kecelakaan yang dialami Tae Young karena ulah ibunya jung Do.

Mereka berpikir Tae Yang sebaiknya resign dari pekerjaannya.

Kebetulan Tae Yang mendengar pembicaraan orang tuanya. Dia baru tahu tentang Ny. Choi dan ternyata perasaan ada orang yang mendorongnya itu, benar.

Tae Yang tidak mau resign dari pekerjaan. Ia seorang pria dan tidak boleh menyerah. Tae Yang merasa, pekerjaannya ini seperti takdir baginya. Bertemu kembali dengan Ketua Kevin dan Roo Ri menjadi asistennya. Tae Yang merasa, ini saatnya ia berhenti bermain-main dan menetap.

Ia hanya meminta kedua orang tuanya mendoakannya.

Ji Ho mengikuti Ny. Choi sampai ke SC Food. Ia bahkan mengikuti Ny. Choi ke dalam lift yang sudah sendirian setelah menyuruh Tn. Kim pergi.

Awalnya Ny. Choi sudah menekan interkom untuk melaporkan Ji Ho tapi Ji Ho kemudian menyebutkan nama Hwa Young. Ny. Choi pun tertarik dan mengurungkan niatnya melaporkan Ji Ho.

Credit : MBC

Sebenarnya tidak ada yang dikatakan Ji Ho kecuali memperkenalkan dirinya. Saat diminta informasi tentang Hwa Young, Ji Ho malah minta uangnya dulu.

Karena Ny. Choi tidak mau memberikan, Ji Ho pun pamit pergi. Tapi kemudian Ny. Choi menghentikannya.

Ji Ho pun menyerahkan secarik kertas pada Tn. Kim. Menyuruh mereka mentransfer uang dengan jumlah yang pantas.

Setelah itu, ia pun duduk kembali. Ji Ho hanya memberitahukan alasan Ny. Choi tidak bisa menemukan informasi tentang Hwa Young sebelum usia 20 tahun.

Menurut pendapatnya, alasan Ny. Choi tidak menemukan informasi tentang Hwa Young karena saat itu Hwa Young tidak terdaftar. Dan alasan Hwa Young menikahinya saat itu adalah untuk meregistrasikan dirinya. Yang dia tahu, dulu Hwa Young melarikan diri dari panti asuhan dan berkeliaran tanpa identitas.

Ji Ho merasa Hwa Young terlalu pintar untuk seorang anak dengan latar belakang seperti itu. Hwa Young bahkan pintar bahasa inggris.

Ji Ho tidak mau menceritakan lebih jauh lagi. Tapi ia berjanji akan mengatakan lebih banyak setelah mengecek uangnya. To be continued, katanya.

Ji Ho pun lalu pergi.

Credit : MBC

Di ruang kerjanya, So Won menatap foto dirinya bersama Su Mi. Teringat Su Ji yang menyalahkannya karena sudah menghancurkan hidup Su Mi.

So Won teringat saat ia membawa Su Mi pertama kali bertemu Appa dan Eomma. Awalnya semua berjalan baik, sampai pada saat Appa tahu Su Mi hanyalah seorang perawat.

Appa semakin terlihat tidak suka tapi berpura-pura menyukai Su Mi saat tahu Su Mi adalah anak yatim dan merupakan anak tertua dengan dua adik perempuan. Terlebih lagi saat tahu ibu Su Mi juga sakit.

So Won ingin bertunangan sebelum wamil. Eomma agak keberatan karena terkesan buru-buru tapi sebaliknya ayah langsung setuju.

Ketika wamil, So Won mendapatkan sepucuk surat dari Su Mi yang memutuskan hubungan mereka. Su Mi bilang, ia sudah menikah dengan orang lain dan pindah ke AS. Suaminya orang kaya jadi bisa menjaga adik-adiknya.

Saat itu, So Won merasa sangat sangat marah…

Sinopsis Man Who Sets The Table Episode 8

Hari itu, Yeon Ju harus ke dokter lagi. Masih ditemani Ny. Yang. Sayangnya, hasil laboratoriumnya masih belum bagus.

Ny. Yang sudah ngomel-ngomel aja ketika dokter bilang obat tidak banyak membantu. Tapi kemudian ia tenang kembali setelah dokter menyarankan Yeon Ju datang bersama suami Yeon Ju.

Saat itu juga Ny. Yang menyuruh Yeon Ju menelpon So Won. Mereka harus mengatakan yang sebenarnya.

Yeon Ju sangat gugup saat menunggu So Won datang. Semakin gugup ketika So Won mengambil kopi yang sedang diminumnya. So Won melarang Yeon Ju minum kopi karena sedang hamil.

So Won kemudian menyadari Yeon Ju terlihat lebih kurus. Apa Yeon Ju sudah mulai morning sickness?

Yeon Ju mengatakan, ada sesuatu yang ingin ia katakan. Tapi So Won menyela.

So Won memberikan hadiah untuk Yeon Ju. Sebuah kado berisi sepasang sepatu bayi. So Won berharap, dengan sepatu itu anak mereka akan tumbuh menjadi anak yang sehat.

Yeon Ju mendekap sepatu bayi itu. Meminta maaf dan menangis. So Won sampai heran. Apa Yeon Ju sebegitu terharunya?

Credit : MBC

Akhirnya Ny. Yang pun keluar. Ia tidak tahan lagi dan mengatakan yang sebenarnya setelah sebelumnya mengomeli So Won dulu.

Yeon Ju membenarkan ucapan ibunya. Ia tidak hamil dan tidak bisa hamil.

So Won terlihat menyesal. Kenapa Yeon Ju tidak cerita padanya?

Yeon Ju mengaku kalau ia takut So Won akan kecewa. Takut So Won akan membencinya karena selama ini So Won tidak pernah terlihat bahagia. Baru kali ini ia merasa hidup sebagai pasangan suami istri yang sebenarnya.

Credit : MBC

So Won pun bangkit dari kursinya, mendekati Yeon Ju dan memeluknya. Meminta maaf karena semua ini salahnya.

Credit : MBC

Dan yang paling absurb itu reaksi Ny. Yang. Ny. Yang tidak ikut terharu, menangis melihat anak dan menantunya berbaikan. Dia malah takjub dan berkomentar kalau ketidakberuntungan mereka membawa keberkahan.

Ny. Yang malah tertawa keras…

Setelah bertemu Yeon Ju, So Won kembali ke kamar Han Gyul. So Won sudah memutuskan untuk bertanggung jawab atas apa yang sudah ia putuskan. Ia tidak boleh goyah karena masa lalu.

Setelah itu, So Won menelpon Perawat Jo. Memintanya menyerahkan Han Gyul pada polisi besok.

Tidak hanya itu, So Won juga menghapus foto dirinya bersama Su Mi.

Tae Yang kembali ke SC Food. Menatap restoran SC Food dari luar. Teringat kembali kekhawatiran ibunya dan Jung Do.

Kebetulan, ia malah bertemu dengan Roo Ri di sana. Ternyata Roo Ri sudah berkeliling untuk mengambil foto tampak depan restoran SC Food.

Kali ini Roo Ri bertekad akan bekerja keras karena selama ini merasa iri melihat teman-temannya sudah bekerja.

Setelah tahu apa yang terjadi dari Myung Rang, Appa sangat sangat marah. Appa bertekad memberi pelajaran pada Roo Ri. Appa bahkan menelpon So Won untuk pulang ke rumah tanpa menjelaskan tujuannya apa.

Credit : MBC

Appa kemudian menguping Eomma yang sedang bicara di telpon dengan Roo Ri. Eomma menyuruh Roo Ri pulang cepat tapi sayangnya Roo Ri masih punya rencana penting lain.

Di sini, Appa jadi tahu kalau Eomma juga tahu tentang kebohongan Roo Ri. Appa bertekad akan membunuh mereka berdua malam ini juga.

Appa terlihat marah sekali.

Rencana penting yang dimaksud Roo Ri sebenarnya adalah makan malam bersama Tae Yang. Roo Ri bercerita banyak tentang apa yang dilakukannya hari itu. Memperhatikan orang-orang yang sedang makan di restoran, membeli buku-buku masakan untuk mengejar ketertinggalannya.

Tae Yang sendiri merasa bahagia setelah bertemu Roo Ri. Stresnya jadi hilang.

Roo Ri terkejut. Apa yang terjadi?

Tae Yang tidak menceritakannya. Namun ia mengingatkan Roo Ri bahwa kedepannya mungkin akan semakin berat. Mungkin akan sulit bagi Roo Ri untuk terus mengikutinya tapi ia percaya pada Roo Ri.

Roo Ri pun berjanji akan melakukan yang terbaik.

Credit : MBC

Tanpa mereka sadari, mereka diperhatikan oleh Ketua Kevin dari jauh. Pada asistennya, Ketua Kevin mengakui kalau semakin lama semakin menyukai Tae Yang. Ketua Kevin merasa Tae Yang itu mirip dengan dirinya saat usia 20 tahun.

Asistennya juga bilang mata Tae Yang itu mirip dengan mata Ketua Kevin.

Ketua Kevin makin senang…

Roo Ri pulang bersama dengan So Won. So Won membawakan kue karena kata Roo Ri mereka akan merayakan sesuatu.

Tapi belum sempat kue dibuka, Appa datang. Awalnya Appa bersikap manis. Menanyakan kencan Roo Ri dengan Mok Sin. Apa Roo Ri baru pulang makan malam dengan Mok Sin.

Setelah mendapat kode dari Eomma, Roo Ri pun menjawab. Membenarkan, ia baru makan, minum teh…

Appa langsung mengangkat tangannya tinggi-tinggi, hendak menampar Roo Ri. Eomma buru-buru melindungi Roo Ri.

 

Appa tidak terima Roo Ri membohonginya lagi. Apa Roo Ri pikir hidup itu mudah?

Credit : MBC

Sama sekali tidak mau mendengarkan penjelasan Roo Ri, Appa memerintahkan Roo Ri berlutut. Appa juga memerintahkan Eomma berlutut.

Appa menyalahkan Roo Ri yang telah mempermalukannya di depan temannya. Appa menyalahkan Eomma yang bukannya meluruskan Roo Ri tapi malah mengikuti permainan Roo Ri.

Appa mempertanyakan kenapa Eomma mengingkari janjinya. Padahal ia sudah mengingatkan Eomma untuk tidak ikut campur dalam urusan anak.

Eomma akhirnya berdiri, menyuruh Roo Ri berdiri juga. Jika ia tidak menepati janjinya lalu apakah Appa juga menepati janjinya?

Appa berjanji akan memperlakukannya setara sebagai partner tapi Appa membuatnya berlutut di depan anak-anak. Eomma tahu salah telah berbohng tapi kesalahan itu tidak membuatnya pantas disuruh berlutut, begitu juga dengan Roo Ri.

Eomma mengatakan, Appa itu bukan majikan mereka. Ia yang melahirkan Roo Ri tapi kini Roo Ri sudah dewasa. Roo Ri berhak melakukan apa yang diinginkannya. Tidak seorang pun boleh mengatur hidup Roo Ri termasuk Appa yang menganggap dirinya adalah ayah terbaik dan terpintar.

Roo Ri mencoba membela diri. Ia tidak mau menikah dengan Mok Sin atau dengan siapa pun. Saat ini ia memang tidak mau menikah dulu.

Tapi Appa tidak mau mendengarkan penjelasan Roo Ri. Appa tiba-tiba sakit kepala dan menyuruh So Won mengusir Eomma dan Roo Ri.

Eomma pun membawa Roo Ri pergi.

Appa berteriak. Melarang mereka pergi kemana-mana dan tunggu di lobby. Mereka harus merenungi kesalahan mereka sepanjang malam di sana.

Setelah Eomma dan Roo Ri pergi, Appa kembali seperti biasa. Kepalanya tidak sakit lagi…

Sementara itu, Yeon Ju panik karena So Won dipanggil ke rumah oleh Appa. Ia khawatir Appa sudah tahu soal dirinya yang tidak hamil dan menyuruh mereka bercerai.

Ny. Yang menenangkan Yeon Ju. Ia sangat yakin mertua Yeon Ju itu tidak akan melakukan hal buruk pada dirinya karena mertua Yeon Ju itu memiliki pandangan hidup yang sama seperti dirinya.

“Money is power. Building last forever. Mereka satu keluarga jadi don’t worry…”. Ny. Yang ini memang suka bicara campur aduk. Korea campur inggris…:-D

So Won memberikan obat untuk menenangkan Appa. Appa sempat menanyakan apakah So Won menyesal menikah dengan Yeon Ju. Apakah ia salah sudah menjodohkan mereka?

So Won bilang tidak. Ia mengakui awalnya berat karena tanpa cinta tapi ia bersyukur tidak menikah dengan Su Mi.

Ayah melarang So Won menyebut nama Su Mi lagi karena So Won tidak akan bertemu lagi dengan Su Mi.

So Won membenarkan ucapan Appa itu.

Appa memuji So Won yang walaupun pintar tapi tetap patuh. Tidak seperti Eomma dan Roo Ri. Mereka itu bodoh tapi kenapa selalu melawannya. Mereka tidak tahu apa yang dilakukannya demi kebaikan mereka juga.

Appa lalu menyuruh So Won memberikan gukbap untuk Eomma karena tadi Eomma tidak sempat makan malam.

So Won meledek Appa yang tetap begitu mencintai Eomma.

Appa yang malu, memukul So Won dengan bantal. Appa yakin saat ini Eomma pasti menyesal sudah menentangnya. Saat ini Eomma pasti sedang menangis…

Padahal sebenarnya, Eomma dan Roo Ri pergi ke tempat karaoke untuk bernyanyi. Eomma bernyanyi sepuasnya karena pertama kalinya ke tempat karaoke.

Credit : MBC

Eomma mengingatkan Roo Ri, walau apa pun yang dikatakan Appa, Roo Ri tidak boleh berhenti dari SC Food.

Lalu bagaimana dengan manager Jung?, tanya Roo Ri.

Menurut Eomma, kondisi Tae Yang memang buruk tapi Tae Yang terlihat baik.

Eomma kembali mengingatkan Roo Ri untuk tidak terlalu mudah jatuh cinta. Awalnya, dulu Appa juga terlihat baik tapi lihat bagaimana Appa sekarang.

Eomma meminta Roo Ri pelan-pelan saja. Tidak akan pernah terlambat mencintai Tae Yang walaupun setelah satu tahun menghabiskan waktu bersama Tae Yang.

Roo Ri mengerti, memeluk Eomma, mengatakan mencintai Eomma.

Lalu mereka lanjut karaoke lagi.

Malam itu, Hwa Young bermimpi buruk.

Seorang pria dengan memakai jaket bertutup kepala dan wajah ditutupi masker, tiba-tiba menyerang dan mencekiknya. Untung saja Tae Yang datang membantunya.

Credit : MBC
Credit : MBC

Hwa Young berteriak keras saat melihat wajah di balik masker tersebut.

Dan kita tahu pria itu adalah Ketua Kevin.

Hwa Young yang terbangun dari tidurnya langsung mengambil kalungnya, melihat foto pria di liontin kalungnya. Firasatnya langsung tidak enak. Kenapa tiba-tiba ia memimpikan orang itu?

Ketika dalam perjalanan ke kantor, Ketua Kevin juga melihat foto wanita di liontin kalung miliknya. saat asistennya menanyakan siapa, Ketua Kevin bilang wanita itu adalah wanita yang sangat berbahaya.

Pagi itu, Ketua Kevin merasa sedikit antusias pergi bekerja karena hari itu adalah hari pertama Tae Yang bekerja.

Asisten Ketua Kevin sempat mengingatkan Ketua Kevin bahwa mungkin peserta lain akan tidak senang melihat Tae Yang. Terlebih lagi karena saat ini Ketua Kevin sebenarnya sedang mencari penerus perusahaan.

Credit : MBC

Tapi Ketua Kevin tidak peduli. Jika mereka tidak suka, mereka boleh keluar. Kompetisi yang ia adakan bukan terbatas. Entah apa penyebabnya, ia tidak bisa berhentu tertarik pada Tae Yang.

Hari pertama kerja, Tae Yang diantar Hwa Young sampai ke tempat parkir kantor. Setelah mimpi buruk semalam, ia jadi mencemaskan Tae Yang.

Tae Yang yang merasa malu, buru-buru menyuruh ibunya pulang dan buru-buru masuk ke dalam.

Credit : MBC
Credit : MBC

Ketua Kevin kemudian tiba di sana dan melihat Hwa Young. Eskpresinya sangat terkejut.

Hwa Young sendiri berbalik hendak masuk ke dalam mobilnya. Kebetulan, ia melihat ke arah Ketua Kevin…

Bersambung…

[Review Man Who Sets The Table Episode 9 & Episode 10]

Leave A Reply

Your email address will not be published.