Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

Sinopsis Man Who Sets The Table Episode 6

3

[Sinopsis Man Who Sets The Table Episode 5]

 

Kdramastory – Sinopsis Man Who Sets The Table Episode 6

Credit : MBC

Roo Ri yang buru-buru pergi malah membuat gelas jatuh dari meja dan pecah. Untungnya, saat Appa dan Eomma melihat ke arahnya, ia sudah sempat sembunyi di balik meja. Tapi kemudian Eomma melihatnya. Dengan isyarat, Roo Ri sampai memohon-mohon supaya Eomma membantunya.

Eomma pun langsung mengajak Appa yang masih terus mengomeli Tae Yang untuk segera memesan makanan Eomma sengaja memilih tempat yang jauh dari meja Roo Ri.

Tapi keadaan kembali genting saat Appa tiba-tiba mau cuci tangan dan menolak tisu basah dari Eomma. Appa bilang, sekalian ia juga mau ke toilet.

Eomma yang panik segera menelpon Roo Ri. Roo Ri semakin panik karena toilet wanita malah mengantri. Dengan sangat sangat terpaksa Roo Ri pun masuk toilet pria tepat sebelum Appa tiba di sana.

Appa mulai kesal karena orang yang memakai toilet tidak keluar juga. Ia pun terus mengetuk-ngetuk sambil bertanya siapa di dalam.

Eomma kemudian tiba di sana, sembunyi di balik dinding. Kemudian Eomma mendapatkan pesan dari Roo Ri yang memohon pertolongannya karena terjebak dalam toilet pria.

Credit : MBC

Eomma kemudian memperlihatkan pesan itu pada Tae Yang yang datang belakangan. Tae Yang bilang, biar dia yang urus. *Ya ampunnn… sukka bgd di sini. Langsung keliatan kayak ibu mertua sama menantu… 😛

Tak lama kemudian, datang seorang waiter yang memberitahukan Appa bahwa toilet pria rusak.

Appa langsung ngomel-ngomel dan juga memarahi waiter itu. Setelah Appa masuk ke toilet wanita, Tae Yang pun buru-buru memanggil Roo Ri, mengajaknya pergi dari restoran. Tapi mereka terhambat karena petugas parkir harus pergi mengambil mobil Tae Yang terlebih dahulu.

Sementara itu, Appa yang kesal karena toilet rusak tapi tidak ada pemberitahuan di pintu toilet, mengajak Eomma makan di tempat lain saja. Percuma saja Eomma berusaha menahan Appa lebih lama di sana karena Appa sama sekali tidak mau mendengarkan Eomma.

Credit : MBC

Sesampainya mereka di pintu depan restoran, Tae Yang dan Roo Ri masih berdiri menunggu mobil Tae Yang. Tae Yang langsung menutupi kepala Roo Ri.

Appa sempat memperhatikan Tae Yang. Mengatai Tae Yang yang secepat itu punya wanita lagi setelah putus dari Roo Ri. Tapi kemudian ia curiga. Merasa wanita itu mirip Roo Ri. Aduhhhh…

Credit : MBC

Appa mulai mendekati mereka dan memanggil Tae Yang dengan panggilan ‘Guam’. Merasa tidak punya pilihan lain, Tae Yang berniat bicara jujur pada Appa. Ia sudah berbalik tapi tapi tiba-tiba mobilnya berhenti di depannya.

Refleks, Tae Yang buru-buru mendorong Roo Ri ke dalam mobil lalu ia sendiri menyusul masuk ke dalam mobil. Ahahahaha…

Mereka buru-buru cabut dari sana… Tidak peduli Appa berteriak menghentikan mereka. Eomma mendekap dadanya, merasa sangat sangat lega…

Roo Ri juga lega saat tahu Appa tidak mengejar mereka. Tapi ia kembali syok saat Appa menelponnya. Untungnya Roo Ri bersama Tae Yang yang memintanya tenang dan menerima telpon dari Appa.

Dengan terbata-bata Roo Ri mengaku kalau ia baru saja berpisah dengan kencan butanya. Saat Appa menanyakan apakah kencan buta Roo Ri itu mengajak Roo Ri kencan lagi, Roo Ri bilang ia belum tahu dan berjanji akan cerita saat di rumah nanti.

Appa pun langsung lega, menyuruh Roo Ri cepat pulang karena sudah malam. Meski begitu, Appa tetap merasa tidak nyaman karena Tae Yang ada di Seoul.

Saat Tae Yang pergi membeli sesuatu, Roo Ri duduk merenung di taman. Teringat pengakuan Tae Yang yang ikut kontes karena dirinya dan teringat juga sumpahnya pada Appa.

Ketika Tae Yang kembali, Roo Ri pun memberikan jawaban karena sebelumnya Tae Yang meminta jawabannya setelah makan. Roo Ri mengatakan, tadi ia hampir saja terkena serangan jantung saat bertemu dengan Appa. Apa pun alasannya, ia tidak bisa lagi bertemu dengan Tae Yang. Roo Ri juga menyuruh Tae Yang pulang, tidak perlu mengantarnya karena khawatir Appa akan melihat Tae Yang.

Tae Yang mengerti. Tapi apa Roo Ri mau menikah dengan pria pilihan Appa? Apakah hidup seperti itu yang Roo Ri inginkan? Apa Roo Ri lupa dengan apa yang Roo Ri katakan saat di Guam? Roo Ri yang tidak ingin menjadi boneka seseorang?

Roo Ri mengakui kalau ia merasa tidak percaya diri. Tae Yang lihat sendiri bagaimana ayahnya tadi. Ayahnya tidak akan menyerah kalau sudah membuat keputusan. Mustahil untuk tidak mematuhi perintahnya. “Aku tidak mau menjadi seorang putri yang buruk karena alasan cinta…”.

Credit : MBC

Karena Roo Ri pergi, Tae Yang pun mengatakan sesuatu yang membuat Roo Ri berhenti. “Aku juga berpikir mustahil bertemu seseorang yang membuat jantungku berdebar. Itu sebabnya aku kembali ke sini… Tidak ada yang tidak mungkin… Sesuatu menjadi mustahil karena menyerah…”.

Tae Yang pun meyakinkan Roo Ri. Mempersilahkan Roo Ri melakukan apa dikatakan hati Roo Ri dan kemudian secara perlahan mengikutinya. Ia akan memberi Roo Ri waktu.

Tae Yang pun menuliskan sesuatu di telapak tangan Roo Ri. Meminta Roo Ri datang ke tempat itu hari Jumat nanti untuk latihan kontes ronde ketiga. “Aku akan menunggumu…”.

So Won mendekati Yeon Ju yang sedang memperdengarkan percakapan bahasa Inggris untuk calon bayinya. Yeon Ju ingin anaknya nanti pintar seperti So Won.

So Won tertawa. Katanya, baru setelah usia 3 bulan, janin bisa mendengarkan suara. Saat ini yang penting Yeon Ju harus minum dan makan makanan yang mengandung asam folat.

Yeon Ju menatap So Won. Merasa So Won itu sangat keren karena mengetahui segalanya.

So Won kembali tertawa. Katanya, pengetahuan itu adalah pengetahuan dasar yang harus diketahui semua dokter.

Yeon Ju mengatakan ia sangat bahagia karena sebentar lagi akan menjadi seorang ibu. Yeon Ju merasa seperti mendapatkan hadiah yang lebih berharga dari 100 tas bermerek.

So Won juga sependapat dengan Yeon Ju. Kehamilan Yeon Ju adalah hadiah dari alam semesta supaya mereka hidup lebih bahagia lagi.

Yeon Ju langsung memeluk So Won. Walaupun tadi So Won terlihat baik, tapi saat Yeon Ju memeluknya, ekspresinya tetap dingin…. Poor Yeon Ju…

Credit : MBC
Credit : MBC

Seorang anak kecil yang saaangat kumal, mencuri roti dari seorang anak yang sedang makan di taman. Dia makan dengan sangat lahap tapi begitu seorang wanita memergokinya, roti itu langsung terlepas dari tangannya.

Wanita itu menyeret anak itu ke sebuah kamar. Mengancam mereka tidak akan bersama lagi kalau anak itu sekali lagi keluar dari kamar.

Credit : MBC

Kemudian, kebetulan dia melihat So Won di televisi dan menyamakan dengan foto So Won saat wamil. Akhirnya, wanita itu menemukan orang yang ia cari.

Credit : MBC

Hari itu, Yeon Ju pergi ke dokter kandungan dengan ibunya karena So Won harus ke rs untuk operasi. Saat USG, dokter menemukan keanehan dan memutuskan untuk melakukan pemeriksaan darah.

Credit : MBC

So Won yang baru saja selesai operasi, dikejutkan dengan adanya seorang anak kumal yang ditinggalkan begitu saja di tangga darurat rs-nya. Seorang wanita menelponnya, menyuruhnya merawat anak itu sebagai penebus kesalahan yang pernah ia lakukan. Wanita itu juga mengancam untuk tidak melapor polisi.

Akhirnya So Won membawa anak itu ke kamar rawat, memeriksanya di sana. Tidak ada luka dan sepertinya anak itu ditinggalkan begitu saja. Karena mengalami kekurangan gizi, So Won memutuskan merawat anak itu untuk sementara waktu.

Saat ditanya nama, alamat, atau nama ibunya, anak itu tetap diam dan memalingkan wajahnya dari So Won.

Sementara itu, Hwa Young terus memikirkan ucapan Jin Ho waktu itu sampai-sampai sangat terkejut dan ketakutan ketika Jung Do tiba-tiba mengagetkannya.

Melihat ekspresi Hwa Young, Jung Do bisa menebak pasti karena ibunya karena sejak kedatangan ibunya, tidak pernah sekali pun Hwa Young terlihat bahagia. Jung Do berjanji akan melindungi Hwa Young dan anak-anak dari ibunya. Ia hanya meminta Hwa Young terus bahagia karena Hwa Young sudah banyak melalui hal yang berat.

Setelah berjanji, mereka pun berpelukan. Tapi, tiba-tiba Tae Yang datang, mengagetkan mereka. Tae Yang jadi tahu alasan kenapa anak-anak tidak boleh pulang terlalu cepat ke rumah.

Hwa Young lalu menanyakan soal kontes Tae Yang dan kemudian melihat tangan Tae Yang yang dibalut. Tae Yang pun menceritakan apa yang terjadi di hari kontes itu dan mengaku miliki firasat buruk.

Jung Do menanyakan perusahaan mana yang melakukan kontes itu dan Tae Yang bilang, SC Food.

Jung Do mulai khawatir. Apa ada orang yang bernama Choi Sun Young hari itu?

Tae Yang membenarkan. Hari itu Choi Sun Young menjadi jurinya.

Jung Do dan Hwa Young semakin khawatir tapi tidak cerita apa-apa pada Tae Yang.

Myung Rang main ke rumah Roo Ri. Ia sudah melakukan oplas di matanya karena kencan butanya itu menyukai wanita bermata besar. Myung Rang sangat senang karena akan melakukan kencan kedua.

Credit : MBC
Credit : MBC

Roo Ri tentu saja sangat kaget. Sebenarnya apa rencana Myung Rang. Jika Myung Rang terus bertemu dengan pria itu, bisa-bisa ia berakhir dengan harus menikahinya.

“Tenang saja… Aku bersedia menggantikanmu…”, sahut Myung Rang. Bhuahahaha…

Roo Ri menyuruh Myung Rang menemui Tae Yang hari jumat nanti, tapi Myung Rang sama sekali tidak mau. Myung Rang malah sedikit mengancam kalau Roo Ri tidak pergi, Roo Ri akan menghancurkan hidup Tae Yang…

Tak lama, Eomma datang membawakan camilan. Ia mendengar pembicaraan Roo Ri dan Myung Rang. Roo Ri meminta Eomma merahasiakannya, berjanji akan menceritakan pada Appa setelah mendapatkan pekerjaan.

Eomma keberatan tapi pembicaraan mereka terhenti karena Appa tiba-tiba pulang. Appa sempat bertanya, siapa pria yang dimaksud ditemui Roo Ri.

Myung Rang bilang, Oh Mok Sin, pria yang dari kereta api itu.

Tidak ingin ditanya lebih jauh, Myung Rang langsung cepat-cepat mengajak Roo Ri mengobrol di kamar… Ini rumah Roo Ri ataau rumah Myung Rang, ya… Hahahaha…

Jung Do datang menemui ibunya saat Ny. Choi sedang membicarakan Tae Yang dengan asistennya. Ny. Choi menyuruh asistennya segera menemukan suami kedua Hwa Young untuk menghentikan Tae Yang masuk perusahaannya.

Credit : MBC
Credit : MBC

Jung Do langsung yakin dugaannya benar karena saat itu Ny. Choi sedang melihat rekaman Tae Yang saat kontes. Ny. Choi merasa tidak bersalah. Malahan menyesal karena seharusnya melukai Tae Yang lebih berat lagi. Ny. Choi meminta Jung Do meninggalkan Hwa Young dan datang padanya.

Jung Do sangat marah. Meminta ibunya berhenti karena apa pun yang dilakukan ibunya, dia tidak akan pernah berada di sisi ibunya. Jung Do mengancam tidak akan memaafkan ibunya, jika ibunya berani menganggu istri dan anak-anaknya.

Ny. Choi makin tidak suka mendengar Jung Do menyebutkan Hwa Young sebagai istrinya. Kali ini tekadnya makin kuat untuk menghancurkan Hwa Young.

Jin Ho kembali mengganggu Hwa Young. Ia menelpon untuk minta uang. Karena Hwa Young tidak mau memberikan, Jin Ho mengancam akan menemui putra mereka. Ia bahkan sudah berdiri di depan sekolah Woo Joo.

Credit : MBC

Hwa Young yang panik, langsung berlari ke sekolah. Dan di sana, Jin Ho memang sudah bertemu dengan Woo Joo. Jin Ho juga meminta uang pada Woo Joo. Karena Woo Joo kasar padanya, Jin Ho hampir saja menampar Woo Joo.

Hwa Young tiba tepat sebelum Jin Ho menampar Woo Joo. Ia pun memaksa Jin Ho pergi dan menyuruh Woo Joo pulang ke rumah. Melihat gelagat tidak baik, Eun Byul pun langsung menelpon ayahnya.

Hwa Young dan Jin Ho kemudian bicara di tempat lain. Jin Ho kembali meminta sejumlah uang pada Hwa Young. Hwa Young tidak bisa menyanggupi permintaan Jin Ho karena uangnya sudah habis ia berikan pada Jin Ho waktu itu.

Credit : MBC

Jin Ho tidak peduli. Ia malah menyuruh Hwa Young bekerja sebagai pela**r di Itaewon karena biarpun sudah tua, Hwa Young masih cantik dan tubuhnya juga masih bagus. Ia punya kenalan di sana. “Aku bisa minta uang muka darinya…”.

Jin Ho memaksa Hwa Young ikut dengannya. Untungnya, Jung Do datang tepat waktu dan memukul Jin Ho beberapa kali tapi kemudian Hwa Young menghentikannya.

Jin Ho akhirnya memang pergi. Tapi sebelumnya ia mengancam akan membuat mereka menyesal.

Setelah membersihkan lukanya, Jin Ho yang kesal langsung menelpon temannya di kantor polisi. Menanyakan tentang orang yang mencarinya. Ia berpesan pada temannya itu, jika orang tersebut datang lagi, beritahukan orang tersebut bahwa ia punya informasi besar tentang Hwa Young.

Malamnya, Woo Joo dan Eun Byul tidak langsung pulang ke rumah, melainkan pergi ke tepi Sungai Han. Woo Joo menceritakan bagaimana ayahnya yang kecanduan judi dan menghancurkan apa pun saat membutuhkan uang. Woo Joo cerita, waktu itu Tae Yang harus menahan banyak pukulan karena melindunginya.

Credit : MBC

Eun Byul pun menggenggam tangan Woo Joo. Berjanji akan melindungi Woo Joo kalau ayah Woo Joo mengganggu Woo Joo lagi. Walaupun mereka tidak ada hubungan darah, mereka adalah keluarga…

Woo Joo pun akhirnya tersenyum kembali…

Hari Jumat pun tiba.

Awalnya Roo Ri enggan pergi tapi teringat Myung Rang yang mengatakan hidup Tae Yang akan hancur jika ia tidak datang, Roo Ri pun memutuskan akan membantu Tae Yang sampai ronde ketiga selesai.

Credit : MBC

Ketika akan berangkat, Appa datang untuk memberikan uang saku karena mendapat kabar bahwa hari itu Roo Ri akan bertemu lagi dengan Mok Sin.

Roo Ri tentu saja kaget. Ia menolak uang saku itu tapi Appa tetap memaksanya. Apa karena Roo Ri pikir ia sudah pensiun tidak bisa lagi memberi Roo Ri uang saku?

Appa tidak ingin Roo Ri membuat Mok Sin membayar semuanya. Appa sangat senang karena menurut keluarga Mok Sin, Mok Sin itu sangat pemilih dalam urusan wanita. Baru kali ini Mok Sin minta kencan kedua. Appa bahkan berniat mengantarkan Roo Ri ke tempat kencan.

Roo Ri tentu saja sangat kaget. Untungnya ia terselamatkan oleh Eomma. Karena Appa akan makan siang dengan teman-temannya, Eomma yakin nanti Appa pasti minum-minum. Nanti Appa pasti akan repot jika harus memanggil supir pengganti. Biar dia saja yang mengantarkan Roo Ri.

Untungnya, Appa tidak percaya.

Credit : MBC

Di jalan, Eomma mengomeli Roo Ri yang bisa-bisa membuatnya mati kalau terus-terus berbohong pada Appa. Eomma kesal kenapa Roo Ri harus mengkhawatirkan ptia itu kalau tidak punya asisten saat masak.

Roo Ri bilang, jika tidak menang kontes, temannya itu tidak akan mendapatkan pekerjaan.

Eomma makin kesal. Jadi dia tidak punya pekerjaan?! Ia tetap tidak suka meskipun Roo Ri bilang dulu Tae Yang adalah seorang manager. Apa dia akan berkeliling dunia dengan pekerjaan part time?

Eomma tidak begitu senang tapi karena Roo Ri sudah memutusakan melakukannya, Eomma pun hanya bisa menuruti Roo Ri.

Di depan cafe, mereka bertemu dengan Tae Yang. Melihat Roo Ri datang dengan Eomma, Tae Yang pun mengajak Eomma mampir untuk sekedar minum teh.

Awalnya Eomma sempat menolak, tapi karena Tae Yang membujuknya dan Roo Ri juga menganggukkan kepalanya, Eomma pun masuk. Semuanya berjalan baik sampai akhirnya Tae Yang dengan jujur menceritakan keluarganya. Menceritakan ibunya yang sudah menikah tiga kali.

Eomma sama sekali tidak senang. Tanpa sedikitpun menyentuh jus yang sudah dibuat Tae Yang, Eomma pun pamit pulang.

Credit : MBC

Roo Ri pun mengejar Eomma. Kalau Eomma pergi begitu saja, ia akan merasa malu.

Eomma tidak peduli. Bagaimana Roo Ri bisa memilih pria seperti itu? Eomma tidak ingin Roo Ri menemui Tae Yang lagi. Lupakan soal kontes ronde ketiga itu!

Roo Ri merasa kecewa. Ia pikir Eomma berbeda dengan Appa. Bagaimana Eomma bisa menilai Tae Yang dari kondisi keluarganya?

Eomma menyuruh Roo Ri bertanya pada orang-orang di jalan. Tidak ada orang tua mana pun yang membiarkan putrinya bersama pria seperti itu.

Roo Ri bilang, Eomma berlebihan. Ia tidak bilang akan menikahi Tae Yang. Ia hanya bekerja bersama Tae Yang.

“Itu hanya alasan! Karena seperti itulah sebuah hubungan dimulai…”, sahut Eomma. Roo Ri bilang sendiri bahwa Roo Ri akan mencari kerja dan menemukan hidupnya sendiri. Kalau Roo Ri berakhir dengan menikah tanpa bisa mengurus dirinya sendiri dulu, maka Roo Ri akan berakhir seperti dirinya.

Roo Ri tidak mau mendengar apa pun yang dikatakan Eomma karena apa pun itu, ia akan membantu Tae Yang mengikuti ronde ketiga.

Eomma mengancam akan memberitahukan Appa kalau memang Roo Ri seperti itu. Biarpun Appa itu orangnya keras, tapi tidak berarti mereka boleh menusuknya dari belakang seperti ini.

Sebelum pergi, Eomma meminta Roo Ri menyelesaikan hari ini juga.

Credit : MBC

Sementara itu, Appa sudah bertemu dengan teman-temannya. Salah satunya adalah ayah Mok Sin, Tn. Oh. Appa terlihat sangat senang dan bahkan berniat mentraktir mereka. Tn. Oh juga terlihat gembira karena sebentar lagi mereka akan menjadi besan. sebentar lagi Mok Sin dan Roo Ri akan menikah.

Appa bahkan sesumbar, akan mengirimkan undangan pernikahan tahun ini juga. Menurut Appa, hanya dua hal yang ada pada seorang wanita. Cantik atau pintar. Kalau putrinya, cantik seperti istrinya.

Tn. Oh bingung. Karena menurut putranya, Roo Ri tidak secantik itu. Mata Roo Ri sangat kecil.

Appa tentu saja tidak percaya. Ia bahkan memperlihatkan foto Roo Ri pada kedua temannya itu. Mereka sependapat mata Roo Ri memang besar, tapi kenapa Mok Sin bilang begitu?

Appa menyuruh Tn. Oh bertanya pada Mok Sin nanti malam karena saat ini Mok Sin sedang bersama Roo Ri…

Credit : MBC
Credit : MBC

Ahahahaha…

Bukan Roo Ri yang bersama Mok Sin, tapi Myung Rang. Myung Rang mengedip-ngedipkan mata oplasnya pada Mok Sin. Mok Sin sampai melongo. Apa yang sudah dilakukan Roo Ri pada matanya itu?

“Aku melakukannya khusus untukmu… For you…”.

Mok Sin langsung melepas kacamatanya dan memalingkan wajahnya.

“Kenapa kau melepaskan kacamatamu?”.

“Untuk melindungi mataku…”, sahut Mok Sin. Bhuahahahaha…

“Tentu saja… Aku khawatir akan menyakiti matamu karena aku sangat cantik…”. Bhuahahahaha… Myung Rangggg pede bgd sihhh… Tapi sukkaaaa…

Mok Sin tidak peduli. Jadi mana tasnya?

Sayangnya, Myung Rang bilang lupa. Tas Mok Sin ada di rumahnya. Myung Rang mengajak Mok Sin ke rumahnya karena rumahnya dekat dari sana.

Tanpa menunggu persetujuan Mok Sin, Myung Rang langsung pergi sambil memberi isyarat supaya mengikutinya. Mok Sin tentu saja kesal, tapi ia bisa apa? Andai saja Roo Ri itu bukan putri dari teman ayahnya…

Credit : MBC

Mok Sin tiba di apartemen Myung Rang. Mok Sin agak kaget karena setahunya Roo Ri tinggal di Mok-dong.

Myung Rang bilang, apartemennya hanya studio untuk tempatnya belajar. Myung Rang pun mengajak… dengan sedikit memaksa Mok Sin ke unit apartemennya. Ia bahkan menawarkan ramyun. Sanking asiknya flirting sama Mok Sin, Myung Rang sampai engga memperhatikan jalan. Kakinya malah kesandung… Bhuahahaha…

Tapi bukannya meringis kesakitan, ia malah tetap flirting sama Mok Sin… Bhuahahha…

Mok Sin enggan tapi seperti biasa, bisa apa lagi selain mengikuti Myung Rang…

Credit : MBC

Setelah lama duduk di luar, akhirnya Roo Ri masuk, menemui Tae Yang di dapur. Ia menyesal karena tidak seharusnya Tae Yang mencerita semuanya pada ibunya.

Tapi Tae Yang merasa tidak masalah karena suatu saat nanti ibu Roo Ri pasti juga akan tahu. Apa sekarang ibu Roo Ri juga menentang mereka sama seperti ayah Roo Ri?

Roo Ri mengakui kini ia tidak bisa lagi bertemu dengan Tae Yang. Ia juga tidak bisa membantu Tae Yang di ronde ketiga. Kata-kata ibunya benar. Ia harus bisa mengurus diri sendiri dulu baru pantas menyukai seseorang.

Tae Yang pun memberitahukan bahwa kesempatan itu ada jika mereka bisa memenangkan kontes. Tidak hanya dia yang akan bekerja, asistennya juga karena mereka satu tim.

Roo Ri merasa tidak yakin karena ia tidak bisa memasak.

“Aku sudah bilang kau punya bakat spesial…”. Tae Yang berjanji akan menghormati apa pun keputusan Roo Ri setelah kontes nanti.

Appa pulang saat Eomma sudah ada di rumah. Melihat Appa agak mabuk, Eomma pun berniat membuatkan jus detoks untuk Appa.

Tapi Appa malah menghentikan ibu. Appa menggenggam tangan Eomma, berterima kasih karena Eomma sudah membatalkan permintaannya lulus dari pernikahan. Ia tidak bisa membayangkan apa yang terjadi padanya setelah Roo Ri nanti menikah.

Appa berencana menjual rumah mereka dan pindah ke rumah yang lebih kecil di pinggir kota. Ia berpikir mereka akan membutuhkan uang untuk pernikahan Roo Ri. Karena Roo Ri tidak bekerja, paling tidak mereka membantu membelikan sebuah rumah jadi tidak direndahkan oleh keluarga suami Roo Ri.

Appa merasa tidak membuang-buang uang karena demi anak mereka. Dalam hidup yang mereka miliki hanyalah anak-anak mereka.

Eomma tidak berkomentar. Ia hanya berpesan agar Appa tidak berharap terlalu banyak dari anak-anak mereka. Dan jangan juga terlalu baik pada mereka.

Tapi, Appa sudah tidak mendengar karena sudah masuk kamar…

Tae Yang sudah memasak beberapa menu tapi tidak ada satu pun yang membuat Roo Ri puas. Untuk ronde ketiga, mereka ditantang membuat masakan yang disukai oleh Ketua Kevin.

Menurut Roo Ri, yang harus mereka lakukan adalah mengenal musuh terlebih dahulu. Mereka harus tahu tentang Ketua Kevin.

Credit : MBC

Tae Yang pun memperlihatkan informasi yang sudah ia temukan. Tidak banyak. Tae Yang merasa Ketua Kevin orangnya sangat misterius.

Melihat foto Ketua Kevin, Roo Ri merasa pernah melihatnya. Ia pun teringat Joo Ae Ri, wanita kasar yang dipacari Myung Tae. Saat Myung tae selingkuh darinya, dia sempat mencari tahu tentang Ae Ri melalui SNS-nya. Dan ia penah melihat Ketua Kevin di sana,

Roo Ri pun memperlihatkan SNS Ae Ri pada Tae Yang. Saat itu juga, Roo Ri menelpon Myung Tae. Myung Tae langsung kesal saat mendengar Roo Ri menyebut nama Ae Ri. Tapi kemudian merasa senang karena Roo Ri menelponnya. Artinya Roo Ri masih merindukannya.

Roo Ri tidak mau bicara panjang lebar. Ia langsung menanyakan tentang Ketua Kevin. Dari situlah mereka tahu bahwa Ketua Kevin adalah ayahnya Ae Ri. Tidak hanya itu saja, ternyata Ketua Kevin dulunya tinggal di panti asuhan di daerah Jeolla sebelum akhirnya diadopsi ke AS saat usia 6 tahun. Kemudian Ketua Kevin membuka restoran sampai akhirnya mendirikan perusahaan SC Food.

Credit : MBC

Semalaman, Yeon Ju merasa cemas dengan apa yang dikatakan dokter. Keesokan paginya, Ny. Yang malah membuatkan minuman khusus untuk Yeon Ju. Air rebusan dari celana dalam tetangga mereka yang sudah punya 6 anak. Tetangga mereka itu, hanya melihat suaminya saja sudah hamil. Ahahahahaha…

Ny. Yang mengaku mencuri celana itu dari jemuran tetangga mereka. Yaiksssss… Ny. Yang bahkan sempat-sempatnya meminta dua jimat, satu untuk So Won dan satu lagi untuk Yeon Ju.

Yoeon Ju yang kesal, membuang kedua jimat itu. Meminta ibunya ikut ke rs.

Hari itu, Yeon Ju dan ibunya mendapatkan kabar tidak baik. Test darah menunjukkan bahwa Yeon Ju tidak hamil. Karena Yeon Ju mengaku datang bulan tidak teratur, dokter pun menduga Yeon Ju steril, tidak bisa hamil.

So Won ke ruang CCTv untuk menemukan siapa yang membawa anak itu ke rs-nya. Seorang wanita yang menggandeng anak itu sempat terekam tapi sayangnya wajahnya tidak terlihat jelas karena tertutup topi.

Untungnya, perawatnya kemudian datang, mengabarkan bahwa ia sudah menemukan informasi tentang anak itu. Perawat itu memposting foto anak itu di website yang sering dikunjungi para ibu dan kebetulan seorang guru TK mengenal anak itu.

Credit : MBC

So Won sangat senang dan langsung menemui guru TK itu. Dari guru itu, So Won mengetahui nama anak itu, Oh Han Gyul. Dan wali anak itu adalah ibunya yaitu Jung Su Mi.

So Won sangat terkejut.

So Won kembali ke kamar Han Gyul, menatap Han Gyul yang sudah tidur pulas. Dalam hati So Won bertanya-tanya, apa yang terjadi pada Su Mi. Bagaimana Su Mi bisa meninggalkan anaknya sendiri seperti itu?

Hari itu tiba saatnya hari kontes ronde ketiga. Perasaan Tae Yang jauh lebih baik karena tangannya sudah sembuh. Lalu kemudian, ia mengetahui tentang ayah Woo Joo yang datang menemui ibu mereka.

Khawatir dengan keadaan ibunya, Tae Yang pun berniat menemui Hwa Young tapi Jung Do langsung mencegahnya. Meminta Tae Yang memberi Hwa Young waktu.

Tae Young pun mengerti.

Credit : MBC

Sementara itu, di tempat senamnya, Hwa Young masih memikirkan ancaman Jin Ho. Ia pun mengambil sebuah kalung liontin yang disimpan di dalam kotak. Ada foto seorang pria di liontin itu.

Hwa Young sangat terkejut saat Jung Do tiba-tiba datang. Jung Do pun mendesak ingin tahu apa yang dilihat Hwa Young.

Hwa Young pun memperlihatkan liontin itu pada Jung Do. Hwa Young mengaku bahwa pria itu adalah ayah kandung Tae Yang…

Sementara itu, Tae Yang dan Roo Ri yang baru tiba di depan gedung SC Food dikejutkan dengan orang-orang yang bergegas keluar. Mereka bahkan disuruh minggir.

Tak lama, sebuah mobil datang. Ketua Miller keluar dari mobil tersebut, disambut oleh bawahan Ketua Miller (belum tahu namanya) dan Ny. Choi.

Credit : MBC

Saat hendak melewati Tae Yang, Ketua Miller melihat Tae Yang dan terlihat terkejut. Tae Yang tentu saja bingung. Ketua Miller lalu tersenyum pada Tae Yang…

Bersambung…

 

Komentar :

Roo Ri masih selamat dari ayahnya. Berkat kerja sama Tae Yang dan Eomma, Roo Ri bisa kabur dari Appa. Seneng liat Eomma yang bisa langsung terbuka dengan Tae Yang. Tapi sayangnya, setelah tahu keadaan keluarga Tae Yang, Eomma jadi ilfil.

Wajar sih. Seperti kata Eomma, semua orang tua ga mau putrinya masuk keluarga yang berantakan. Tapi, kata-kata Eomma bener juga. Roo Ri harus bisa mandiri dulu baru boleh menikah. Wajar juga karena Eomma ga mau Roo Ri jadi sepertinya. Tapi Eomma ga tahu kalau Tae Yang itu beda sama Appa… Eomma ga tau kalau Tae Yang itu baikkkk bangeddd…

Siapa Han Gyul? Sy rasa Han Gyul itu memang anaknya So Won dan wanita itu mungkin adiknya Su Mi karena dia ga langsung ngenalin So Won di televisi.

Akhirnya Ketua Kevin yang udah disebut-sebut sejak lama, muncul… Kenapa ya dia kayak kenal dengan Tae Yang?

Tunggu lanjutannya…

[Sinopsis Man Who Sets The Table Episode 7]

3 Comments
  1. Tina says

    Liat g sengaja SNL Korea ingat waktu memparodika DotS klo g slh..tp blkgan ada berita heboh dia..agk tdk mengenakkan jd ush tw aja mb hehe..
    Iya..pas inget lgi..klo dia Su Mi knp hrs membandingkan di foto dg di tv..
    Haha..g tw jg sih mb cm disambung2in aja soalnya istri So Won g bs hamil 😅😅😅

  2. Tina says

    Semangat mb..lanjut😚
    Ibu Roo Ri sbnrnya baik bgt y..paling suka scene Ibu dan Tae Yang menyelamatkan Roo Ri dri Appa..pdhl baru kenal tp ibu aslinya emg care y..baik..cm y itu krn blm mengenal Tae Yang hanya dngr cerita keluarganya lgsg g suka..
    Myung Ran bodor banget deh..aslinya emg komedian kan mb yg jd Myung Ran..kayae bbrp kali liat dia berparodi adegan2 drama😅🤣
    Aku udh mulai skip neh adegan ibu Jung Do..empet ngliatnya..
    Owh itu yg sm ank kecil buka Su Mi nya y..cz aku g ngeh dg foto yg diperlihatkan tek kira mlh wanita itu yg nmnya Jung So Mi..trnyt bukan y..aku g ngeh trnyt emg pas dia liat So Won di tv hrs bandingin dg foto.brarti emg g kenal y.trs Su Mi kmn y..udh meninggalkah?
    Jd nnti So Won bs merawat anknya klo istrinya g bs hamil.
    As a simple as that kah??mslhnya g akan se simple itu kan mb🤣 wkwk..

    1. kdramastory says

      Baru tahu kl Myung Rang itu komedian dan suka parodiin drama. Liat dimana Tina?

      Awalnya aku pikir dia juga Su Mi tapi krn dia samain foto yg dia punya dengan So Won di tv, makanya kayaknya bukan Su Mi. Mungkin adik Su Mi…

      Kayaknya bakal ribet kalo ketauan So Won pernah punya anak. Skrn aja gimana ngomelnya ibu mertuanya. Apalagi kalo urusannya ini, bisa-bisa ribut. Tapi yang paling mendebarkan itu reaksi Appa. Soalnya Appa selalu bilang So Won itu anak yang smart. Anak yang pintar ga akan ngelakukan perbuatan bodoh cuma anak bodoh seperti Roo Ri yang melakukan hal bodoh…

      Aku jadi Appa yang marah besar krn Roo Ri tinggal serumah sama Tae Yang, takut Roo Ri-nya berbuat kesalahan besar (baca: hamil). Dan skrg So Won yang melakukannya. Tapi apa bener ya Han Gyul itu anaknya So Won… Masih menerka-nerka nih…

Leave A Reply

Your email address will not be published.