Sinopsis Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo Episode 20 Part 2

3

[Sinopsis Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo Episode 20 Part 1]

 

Kdramastory – Sinopsis Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo Episode 20 Part 2

Kabar kematian Soo akhirnya didengar juga oleh So. So sangat terpukul. Ia merasa, Soo pasti sangat membencinya selama ini.

Jimong yakin sepertinya selama ini Soo sudah mengirimkan banyak surat untuk Soo. Apa anda membacanya?

So pun melihat tumpukan surat dari Jung yang tidak pernah ia buka. Ia mengambil satu dan membukanya. Ia menemukan amplop lain di dalamnya, tapi nama Jung tidak tertulis di amplop tersebut.

So mengambil surat yang lain dan membukanya lagi. Lagi-lagi ia menemukan amplop lain tanpa nama Jung di dalamnya.

So segera membaca isinya.

Hidup itu seperti sebuah mimpi. Benar dan salah. Cinta dan benci. Semuanya terkubur seiring dengan berjalannya waktu dan diam-diam pergi tanpa meninggalkan bekas. Apa kau masih berpikir kalau kau tidak memiliki seluruh hatiku dan membenciku?

Aku selalu khawatir akan hal itu. Aku mungkin meninggalkanmu dengan
kebencian dan bukannya cinta, tidak membiarkanmu beristirahat
dengan tenang.

Aku masih mencintaimu…

Ketika kau melepaskan semuanya dan berdiri di sampingku saat hujan… Saat kau melemparkan tubuhmu untuk melindungiku dari panah yang mengarah padaku… kau telah menjadi seseorang yang tidak akan pernah bisa aku lupakan dalam hidupku…

Aku baru sadar kalau kebalikan dari mencintai bukanlah membenci, tapi meninggalkan. Aku takut kau mungkin berpikir aku meninggalkanmu atau kau meninggalkanku.

Aku sangat merindukanmu, tapi aku tidak bisa berada di dekatmu. Aku berharap dan menunggu untuk melihatmu lagi dari balik pagar ini. Aku akan menunggumu… setiap hari…

So menangis setelah membaca surat Soo.

Ia pun bergegas ke tempat Soo.

Jung memeluk guci abu Soo. Di meja terlihat ada batu-batu Soo yang bergambar wajah So.

Saat Baek A datang, ia pun memberikan sebuah surat. Sepertinya surat itu adalah surat Soo untuk Baek A.

Tak lama So pun tiba. Histeris memanggil-manggil nama Soo. Lalu ia pun melihat guci yang dipeluk Jung.

“Kemana saja kau selama ini? Jangan sok sedih!”, marah Jung.

So langsung mencengkeram baju Jung. “Semua ini salahmu! Namamu tertulis di di amplopnya! Aku tidak tahu surat Soo ada di dalamnya!”.

Jung langsung menyadari kesalahannya. Ia mengaku melakukannya hanya karena tulisan tangan So sangat sama dengan tulisan tangan Soo. Tapi paling tidak, seharusnya So tahu kalau Soo itu sedang sekarat karena So menyuruh seseorang mengintai rumah mereka.

“Kau berbagi kamar dengan Soo dan hidup baik dengannya… Dia berhenti menerima laporan tentang kalian berdua!”, sahut Baek A.

So melepaskan cengkeramannya lalu memeluk guci abu Soo. Menangisi kepergian Soo.

Lalu ia pun membawa pergi guci Soo. Tapi Jung sama sekali tidak mengizinkannya.

“Minggir! Soo memang sudah mati tapi dia tetap orangku…”, marah So.

Jung langsung emosi, ingin menyerang So. Untungnya Baek A langsung menahannya. “Jung, kau seharusnya tahu! Kau tahu lebih baik dari siapa pun dengan siapa Soo ingin bersama…”.

Jung terpaksa membiarkan So membawa guci abu Soo.

Baek A meminta Jung untuk tidak bertengkar lagi dengan So jika memang Jung benar-benar menganggap Soo sebagai teman. Selama ini Soo menghabiskan hidupnya terjebak diantara mereka semua. “Dia tidak bisa melakukan ini atau itu. Mengetahui itu, apa kau akan membuat Soo lebih sedih lagi?”.

Jung pun mengambil sesuatu dari balik bajunya lalu menangis dengan keras. *Kok ga ingat benda itu apa ya…*

“Kau tidak mungkin… Bodoh…”, ucap Baek A yang baru menyadari ternyata Jung selama ini juga mencintai Soo. *Soo memporakporandakan hidup semua pangeran!!!*

Baek A memeluk Jung. Mencoba menenangkan Jung, tapi Jung malah semakin menangis. 😭😭😭

So membawa guci abu Soo ke pinggir danau tempat biasa ia bertemu dengan Soo. Ia teringat saat Soo pertama kali masuk istana sebagai dayang, Soo bilang ia tidak sendirian di istana, tapi ada So bersamanya.

Ia juga teringat janji Soo yang tidak akan meninggalkannya… *Nangis lagi dehhhhh…😭😭😭😭😭 *

Won dipaksa masuk ke sebuah ruangan. Di sana sudah ada beberapa prajurit. Lalu racun diletakkan di depan Won.

Tak lama, Baek A pun datang.

“Kenapa? Apa Raja menyuruhmu datang untuk memastikan aku sudah mati atau belum?”, sindir Won.

Baek A bilang, ia datang untuk memberikan sesuatu pada Won karena Soo yang memintanya.

Lalu Baek A pun memberikan surat dari Chae Ryung itu pada Won.

Won tidak percaya karena Soo sudah lama meninggal.

“Di dalam suratnya, ia memintaku untuk memberikan surat Chae Ryung untukmu…”. Baek A meminta maaf karena tidak ada lagi yang bisa ia lakukan untuk Won.

Setelah Baek A pergi, Moo membaca surat Chae Ryung itu. Ia teringat kembali kebersamaannya dengan Chae Ryung. *Won kok jadi mirip Moo ya?*

Won terduduk lemas. “Gadis bodoh! Kenapa kau tidak membenciku saja… Kenapa?”. Won pun menangis.

Sinopsis Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo Episode 20 Part 2

Lalu Baek A mengunjungi rumah Wook. Di sana, ia bertemu dengan seorang anak perempuan, putrinya Wook.

Baek A memperkenal dirinya sebagai pamannya anak perempuan itu. Tapi anak itu tidak percaya.

Baek A pun menanyakan nama anak itu. Bok Soon, jawab anak itu.

Baek A langsung teringat Woo Hee. Dulu, waktu Woo Hee menutupi jati dirinya, Woo Hee mengaku namanya Bok Soon.

Baek A tiba-tiba merasa sedih. Lalu ia melihat hiasan baju yang dipakai Bok Soon. “Bukankah itu jimat zhen mu shou? Dimana kau mendapatkan itu?”.

“Entahlah… Aku selalu memilikinya… Ini benda kesukaanku…”.

Baek A terdiam lagi. Teringat Woo Hee lagi. Jimat itu persis sama dengan yang dimiliki oleh Woo Hee. Ia melamun memikirkan Woo Hee, tidak sadar Bok Soon sudah tidak ada lagi di depannya.

Lalu Wook pun muncul. Wook terlihat tidak sehat. Batuk-batuk, kurus dan pucat.

Lalu mereka pun bicara sembari berjalan. Wook mengomentari Baek A yang tidak mau menikah dan menghabiskan waktu di lapangan. Baek A merasa, hidup tanpa kebahagiaan sangat menyedihkan.

Lalu Wook membicarakan tentang So yang menghabiskan waktu membaca buku ‘Intisari Pemerintahan di Rezin Zhenguan’. Ia berpikir, So sudah mulai menghunuskan pedangnya sekarang. So memerdekakan budak dan mengembalikan status mereka. “Itu mengambil alih kekuasaan dari keluarga bangsawan…”.

Baek A tersenyum. Mengomentari Wook yang masih tertarik dengan istana seperti biasanya.

Wook mengaku ia hanya mengamati saja. Dari dulu, Ia selalu ingin tahu So akan menjadi raja seperti apa. “Aku bertanya-tanya, mungkin Goryeo memiliki raja yang paling berkuasa dalam sejarahnya…”.

“Dia juga harus mengorbankan banyak hal…”, sahut Baek A.

Wook tersenyum dan tiba-tiba terbatuk-batuk lagi. Ia memegang perutnya yang sepertinya terasa sakit. Baek A terlihat sedikit cemas.

Wook mengaku, akhir-akhir ini ada wajah-wajah yang tidak bisa ia berhenti memikirkannya.

“Apa kau masih merindukan Hae Soo?”.

Wook menatap Baek A lalu tertawa. Mengatakan entahlah. Ia selalu memberikan seluruh hatinya tapi ia selalu membuat kesalahan. “Aku baru menyadarinya sekarang…”.

Wook teringat Ny. Hae yang begitu mencintainya walaupun tahu ia mencintai Soo. Wook tiba-tiba tertegun, sepertinya Wook semakin menyesali kesalahannya pada Ny. Hae…

Yeon Hwa sengaja menemui So yang sibuk membaca dokumen di aula istana. Ia marah karena So tidak pernah datang sekali pun di hari ulang tahun Ju, putra mereka.

So berpkir kehadiran Yeon Hwa sudah cukup bagi Ju.

“Dia takut pada ayahnya sendiri. Kau memperlakukannya sebagai sainganmu… Kau sudah melenyapkan sepupumu Gyeongchunwon dan Heunghwagoong. Setidaknya kau harus mempercayai putramu sendiri…”.

So marah dan membanting dokumen yang sedang dibacanya itu. Ia sangat tahu siapa orang yang menyembunyikan wajah aslinya di balik topeng yang tak terlihat. Ia juga tahu, baik Yeon Hwa maupun anak itu suatu hari nanti akan merongrongnya.

“Jadi, kau masih hanya mengingatnya?”, tanya Yeon Hwa marah.

So semakin marah saat Yeon Hwa menyinggung tentang Soo, tapi ia berusaha menahannya.

Yeon Hwa bilang, Soo adalah satu-satunya orang yang bicara tentang kesetaraan semua orang. Yeon Hwa menuduh So membebaskan para budak karena So tidak bisa melupakan Soo. “Apa kau pikir aku tidak tahu?”.

So sama sekali tidak membantah tuduhan Yeon Hwa itu. Katanya, kalaupun itu benar, tetap tidak akanmengubah apa pun.

Yeon Hwa hanya bisa menatap So dengan marah dan mengatakan, sekarang ia tahu kenapa Soo meninggalkan So.

So sama sekali tidak menyahut lagi. Ia kembali menekuni dokumennya, tidak ingin bicara lagi pada Yeon Hwa.

 

So kembali berdiri di tepi danau. Ia mendengar suara anak kecil yang memanggil ‘ayah’. Lalu ia pun berbalik.

Entah bagaimana, anak itu tidak sengaja menabraknya. Anak itu menatapnya lalu sedetik kemudian baru mengaduh kesakitan.

So langsung teringat saat ia dan Soo bertabrakan dulu. Waktu itu, Soo juga tidak langsung mengaduh kesakitan…

“Kau yang menabrakku…”, ucap So. Lalu ia pun berjongkok di depan anak itu, bertanya siapa anak itu sambil mengelus pipinya. *Manis bangeeeed anak So-Soo. Mirip Song Hye Kyo… 🙂 *

Saat ayahnya terdengar mendekat, anak itu pun langsung berlari dan bersembunyi di balik ayahnya. Ternyata ayahnya itu adalah Jung!

So yang tadinya ramah langsung berubah dingin. “Kau seharusnya tidak meninggalkan Chungju, kenapa kau datang ke istana?”.

Jung mengatakan hari itu adalah hari peringatan kematian Soo. Ia juga buru-buru meminta maaf pada So. “Aku tidak sadar dan ini tidak akan terjadi lagi…”, janjinya.

Saat Jung akan berbalik pergi, So menanyakan apakah anak itu putrinya Jung.

Refleks, Jung langsung menyembunyikan anak perempuan itu di balik badannya,

So ingat keluarga Jung meminta izin agar Jung bisa menikah dan ia mengizinkannya. Tapi ia merasa anak Jung terlalu besar. “Berapa umurnya?”.

“Aku yakin kau sibuk dengan urusan negara. Kau tidak perlu mengurus anakku…”. Jung pun menggendong anak itu untuk dibawa pergi.

Tapi So malah menghentikannya. Ia melihat tusuk rambut yang dipakai oleh anak itu. Itu tusuk rambut yang ia berikan pada Soo! “Tinggalkan anak itu”, perintahnya.

Melihat ekspresi So, Jung langsung menyadari So sudah tahu siapa anak perempuan itu. Ia menurunkan anak itu dari gendongannya dan langsung berlutut di depan So.

“Aku tidak bisa melakukan itu meskipun kau membunuhku!”.

“Benarkah?”, ucap So, menahan marah.

“Dia memintaku untuk tidak membiarkan anak ini tinggal di istana. tempat itu sangat menakutkan dan membuat kesepian. Dia bilang dia tidak ingin anaknya tinggal di istana… Inilah yang dikhawatirkan Hae Soo sampai dia meninggal…”.

So pun terdiam. Wajahnya melunak. Senyum sangat tipis terlihat di bibirnya saat ia melihat anak perempuan itu lagi. Lalu ia pun memutuskan membebaskan Jung dari hukumannya. Mulai saat ini, Jung bebas dari hukuman pengasingan dan ia juga akan senang jika Jung akan sering datang ke istana.

Setelah So pergi, Jung memeluk dengan erat-erat anak itu…

Bersambung…

Komentar :

Kasihan Jung. Ternyata Jung benar-benar mencintai Soo… Dasar bodoh! Mungkin benar yang dikatakan Baek A. Bodoh sekali Jung mencintai orang yang dicintai kakaknya sendiri dan orang yang dicintainya itu padahal tidak mencintainya…

Jung benar-benar mengorbankan dirinya untuk Soo… Ia rela membesarkan anak Soo sesuai dengan yang diinginkan oleh Soo… Pada akhirnya, Jung menjadi orang kepercayaan Soo… 🙁

Mungkin terlihat Jung mengorbankan dirinya demi Soo, tapi sebenarnya, berkat Soo ~ juga putri Soo ~ Jung akhirnya dibebaskan dari hukuman dan diizinkan ke istana. Paling tidak, mungkin itu bisa dianggap sebagai balasan Soo terhadap kebaikan Jung…

Sampai akhir, sy senang melihat So tetap bersikap sinis pada Yeon Hwa. So tetap bersikap waspada terhadap Yeon Hwa sampai-sampai mencurigai putranya sendiri. Biarin aja Yeon Hwa makan kekuasaaan. Siapa suruh dia milih nikah sama orang yang ga cinta sama dia!!! 😠😠

[Sinopsis Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo Episode 20 Part 3 [End]]

3 Comments
  1. Kiky says

    Sedih

  2. Tamara says

    Jung pun mengambil sesuatu dari balik bajunya lalu menangis dengan keras. *Kok ga ingat benda itu apa ya…*
    Aku bantu jawab ya itu jepit rambut Soo yang Jung simpen, waktu itu scenenya pas Jung ngumpet di kamar Soo saat dikejar sama pasukan dan So di episode 14.
    Kebetulan lagi baca2 sinopsisnya disini saking kangennya sama SoSoo :))

    1. kdramastory says

      O.. jepit rambutnya ya… Rasanya udah lamaaaaa banged dan bentar lagi oppa kesayangan mau ngedrama lagi… 🙂

Leave A Reply

Your email address will not be published.