Sinopsis Oh My Geum Bi Episode 14 Part 2

2

— All images credit dan content copyright : KBS2 —

[Sinopsis Oh My Geum Bi Episode 14 Part 1]

 

Kdramastory – Sinopsis Oh My Geum Bi Episode 14 Part 2

Setelah mencari di sekeliling rs, Hwi Chul akhirnya menemukan Geum Bi. Hwi Chul memarahi Geum Bi karena seharusnya Geum Bi tidak boleh kena udara dingin. “Apa kau ingin di sini selamanya?!”.

Tak lama, Gang Hee juga datang. Melihat Gang Hee dan Hwi Chul, Geum Bi malah tersenyum.

Hwi Chul semakin marah karena Geum Bi malah tersenyum. Tidak tahu betapa khawatirnya mereka tadi.

Gang Hee mencegah Hwi Chul memarahi Geum Bi lagi. Dengan lembut, ia menanyakan kemana Geum Bi tadi pergi.

“Ke aula pemakaman…”. Saat Gang Hee bertanya kenapa Geum Bi kesana, Geum Bi bilang, ia berbaring di dalam peti mati.

Gang Hee dan Hwi Chul sangat terkejut. Hwi Chul langsung tahu kalau Eun Soo yang mengajak Geum Bi ke sana. Tapi Geum Bi bilang, ia sendiri yang masuk ke dalam peti mati itu. Ia hanya berpikir, ia akan tahu kematian itu ketika berpura-pura mati.

Hwi Chul marah sekali.

Geum Bi mengatakan, ia berpikir ia akan takut, tapi ternyata tidak terlalu takut. Karena Hwi Chul marah sekali, Geum Bi meminta maaf.

Hwi Chul tidak mengizinkan lagi Geum Bi ke sana. Jika memang Geum Bi mau pergi, Geum Bi harus pergi bersamanya. “Jangan masuk ke sana sendirian… Apa yang pernah ayah katakan? Kita melakukan bersama-sama. Hidup atau mati, kau melakukannya bersama denganku. Apa kau sudah lupa?!”.

Geum Bi menggelengkan kepalanya. Gang Hee memeluk Geum Bi. Menangis.

Dari kejauhan, Eun Soo menatap tidak suka.

Geum Bi memberikan handuk pada Hwi Chul yang sedang membasuh wajahnya di wastafel. Ia mengomeli Hwi Chul. Hwi Chul balik mengomeli Geum Bi.

Kemudian, Gang Hee datang, mengingatkan mereka supaya tidak lupa besok mereka punya janji berkonsultasi. Setelah mengatakan itu, Gang Hee pun pergi.

Hwi Chul kemudian menyuruh Geum Bi tidak membuat masalah lagi, karena ia perlu pergi bekerja. Geum Bi mengiyakan dengan ekspresi kesal. Hwi Chul melemparkan handuk ke kepala Geum Bi, menyuruh Geum Bi membasuh juga wajahnya sebelum tidur.

Eun Soo mencoba menelpon ayahnya, tapi ayahnya tidak menjawabnya. Ia terlihat sangat kecewa dan meletakkan kembali ponselnya di atas meja.

Tak lama, sebuah pesan masuk. Eun Soo langsung senang, berpikir bahwa pesan itu dari ayahnya. Tapi ternyata bukan, hanya pesan ucapan selamat ulang tahun dari perusahaan asuransi.

Eun Soo lagi-lagi kecewa.

Tak lama, sebuah pesan lagi masuk. Eun Soo sudah bersemangat. Tapi ternyata hanya pesan promosi sebuah toko yang sedang Sale.

Eun Soo merasa kecewa lagi. Tapi kemudian ia tetap mencoba menelpon ayahnya sekali lagi. Tapi ponsel ayahnya benar-benar mati.

Eun Soo tidak sanggup lagi menanggung kekecewaan dan melempar ponselnya. Ia juga kemudian membanting kado kiriman bunga dari ayahnya.

Eun Soo akhirnya pergi ke atap lagi. Berdiri di atas pembatas atap, menatap kembali gedung di depannya. Kemudian, ia memejamkan matanya, mulai berjalan menyusuri pagar pembatas atap. Duhhh… ngilu rasanya liat Eun Soo jalan di situ…

Geum Bi yang terbangun karena haus, melihat lampu di bagian Eun Soo masih menyala. Ia membuka tirai pembatas dan melihat Eun Soo tidak ada di sana. Kemudian ia juga melihat semua kado dari ayah Eun Soo dan foto ayah Eun Soo sudah berantakan di lantai.

Geum Bi langsung pergi mencari Eun Soo…

Eun Soo masih berjalan menyusuri pagar pembatas. Kalau tadi ia memejamkan matanya, sekarang ia mulai membuka matanya. Melihat lalu lintas yang ramai di bawah.

Tiba-tiba ia merasa pusing atau mungkin takut? karena Eun Soo kemudian mulai berjalan mundur. Lama kelamaan, ia mulai merasakan sakit di dadanya dan jatuh terduduk.

Geum Bi yang baru saja tiba di sana, khawatir melihat kondisi Eun Soo. Ia ikut naik ke sana, berusaha menyadarkan Eun Soo dan memanggil bantuan. Tapi Eun Soo, dengan kasar malah mendorong Geum Bi supaya menjauh darinya. “Tinggalkan aku sendiri! Biarkan aku mati!”.

Sinopsis Oh My Geum Bi Episode 14 Part 2

Hwi Chul yang tiba-tiba ingat ia sudah melupakan sesuatu, terpaksa kembali lagi ke rs. Ia sangat terkejut melihat Geum Bi dan Eun Soo lagi-lagi tidak ada di kamar.

Ia berlari ke meja perawat, menanyakan dimana Geum Bi dan Eun Soo. Lagi-lagi perawat tidak tahu dimana mereka.

Hwi Chul teringat sesuatu dan langsung pergi.

Sementara itu, sekarang Eun Soo dan Geum Bi sudah duduk bersama-sama di atas pagar pembatas. Kaki mereka menjulur di bagian luar gedung…. Ngilu kaki sy liatnya… Kalo jatuh bagaimana???

Eun Soo terlihat masih menekan dadanya yang terasa sakit. Ia juga masih bersikap tidak ramah pada Geum Bi. Mengusir Geum Bi.

Geum Bi menanyakan tentang yang dikatakan Eun Soo tadi. Apakah memang benar surga itu tidak ada, mereka akan perish setelah mati, dan tidak ada hal baik yang terjadi? Ia ingin tahu apakah memang tidak ada sama sekali hal yang baik yang terjadi pada Eun Soo sejak Eun Soo dilahirkan?

Mata Eun Soo berkaca-kaca. Ia menatap kembali gedung tinggi yang ada didepannya. Geum Bi bertanya lagi, apakah karena itu Eun Soo menangis? Apakah karena Eun Soo takut?

Eun Soo teringat kenangannya bersama ayahnya dan mengatakan kalau ia merindukan ayahnya.

Tiba-tiba, Eun Soo jatuh pingsan.

Untungnya, kebetulan Hwi Chul yang hendak naik lift, melihat ada dua anak di luar gedung. Lalu ia pun bergegas memeriksa. Khawatirnya kedua anak itu benar-benar Geum Bi dan Eun Soo.

Benar saja, ternyata mereka Geum Bi dan Eun Soo. Hwi Chul sangat cemas. Ketika ia akan menurunkan Geum Bi, Geum Bi menyuruhnya membantu Eun Soo lebih dulu, karena Eun Soo sakit.

Hwi Chul segera menggendong Eun Soo dan dua perawat yang mengikuti Hwi Chul, membantu menurunkan Geum Bi dari sana.

Hari itu, Gang Hee kembali menemui Dr. Seo untuk mendesak Dr. Seo tetap memberikan suntikan spinal pada Geum Bi apa pun resikonya. Ia akan mempertaruhkan segalanya karena ini menyangkut hidup dan mati dan berharap Dr. Seo juga sama dengannya.

Mendengar persetujuan Gang Hee, Dr. Seo merasa sangat lega. Jika memang itu bisa melanjutkan risetnya kembali, ia bersedia melakukannya. Ia juga akan mempertaruhkan segalanya.

Sejak malam tadi Eun Soo masih tidak sadarkan diri dan perawat masih belum bisa menghubungi ayah Eun Soo. Perawat itu mengatakan, ia sudah meninggalkan pesan dan yakin ayah Eun Soo akan tahu tentang Eun Soo.

Perawat itu juga berterima kasih, jika bukan karena bantuan Hwi Chul, mereka tidak tahu apa yang akan terjadi.

Setelah perawat itu pamit pergi, Hwi Chul dan Geum Bi bersama-sama pergi ke tempat konseling. Saat itu Geum Bi sempat ingin tahu bagaimana Hwi Chul bisa menemukannya.

Hwi Chul bilang, ada sebuah pepatah yang terkenal, ‘Jika Geum Bi berada di suatu tempat dan membuat masalah, ayahnya akan segera datang…’.

Geum Bi kesal dan mengatakan itu terdengar bodoh…

Hwi Chul, Gang Hee, dan Geum Bi bertemu dengan konselor. Ia melihat gambar Geum Bi dan ketika mengetahui Geum Bi masuk sendiri ke dalam peti mati, ia memuji Geum Bi.

Memuji karena Geum Bi sudah menerima dan mampu menghadapi bahwa kematian adalah bagian alami dari kehidupan. Geum Bi tersenyum senang karena dipuji.

Konselor itu mengatakan, kematian akan menemui siapa pun dan mereka semua, orang dewasa selalu menghindarinya. Oleh sebab itulah, anak-anak seperti Geum Bi harus menghadapi situasi yang menakutkan itu sendirian.

Konselor itu menyarankan, sebagai orang tua, mereka harus memikirkan tentang kematian itu lebih dulu dan berdiskusi dengan terbuka dengan anak mereka.

Geum Bi kemudian menanyakan apa yang harus ia katakan pada seorang temannya yang menganggap kematian itu benar-benar buruk. Temannya itu sama sekali tidak mau mendengarkannya dan keras kepala.

Konselor itu menyarankan memberitahukan dengan cara yang mudah dimengerti, misalkan melalui gambar atau cerita.

Geum Bi tersenyum senang karena mendapatkan sebuah ide.

Setelah bertemu konselor, Geum Bi membujuk Hwi Chul dan Gang Hee, terutama Hwi Chul untuk bermain sebuah pertunjukan. Ia meminta Hwi Chul menjadi si makhluk yang menyeramkan itu. Hwi Chul langsung menolak, karena makhluk itu seperti monster.

Gang Hee menegur Hwi Chul. Mengingatkan Hwi Chul supaya mereka tidak menganggap kematian itu negatif.

Hwi Chul masih enggan, ia menanyakan siapa yang akan menuliskan naskah. Gang Hee langsung mengajukan dirinya. Hwi Chul tidak bisa mengelak lagi dan meminta Geum Bi ikut juga ambil bagian.

Geum Bi setuju, tapi Hwi Chul harus menjadikannya peran utama. Hwi Chul kesal sekali…

Petugas mulai memeriksa dokumen Hwi Chul. Asistennya baru mengetahui ternyata Hwi Chul pernah dihukum percobaan karena melakukan penipuan. Menurutnya, mereka harus menolak aplikasi Hwi Chul.

Si petugas itu lalu melihat kartu nama Hwi Chul. Penasaran dengan bisnis yang dilakukan Hwi Chul. Lalu ia pun menyuruh asistennya itu melakukan sesuatu untuknya.

Bisnis Gil Ho dan Jae Kyung berjalan dengan baik. Hari itu mereka sedang berdiskusi dengan pelanggan ketika seorang pria lain masuk. Pria itu berbicara dengan Jae Kyung. Ia mengutarakan tentang dugaannya bahwa istrinya berselingkuh. Ia mendengar mereka bisa membuat bukti palsu dan bersedia membayar mahal.

Jae Kyung sampai terbelalak saat pria itu mengatakan akan memberikan 10.000 dolar. Gil Ho yang tidak sengaja mendengar juga sampai meninggalkan pelanggan yang pertama.

Ternyata Gil Ho hanya ingin mengatakan kalau mereka tidak bisa membantu pria itu. Ia mempersilahkan pria itu mencari agensi yang lain.

Ketika pria itu keluar, kebetulan ia berpapasan dengan Hwi Chul yang baru datang. Ia mendengar pembicaraan mereka dan langsung merasa tertarik.

Hwi Chul mengajak Gil Ho dan Jae Kyung melakukan pertunjukan. Jae Kyung bertanya genre apa.

“Pertunjukan anak-anak…”.

Sinopsis Oh My Geum Bi Episode 14 Part 2

Ayah Eun Soo mengintip ke dalam sebuah kamar rs yang di dalamnya terbaring seorang anak perempuan yang koma. Anak perempuan itu bernama Kim Min Ji dan ditunggui oleh ayahnya.

Ketika ayah Min Ji keluar, ayah Eun Soo pun meminta ayah Min Ji melihat dokumen yang sudah ia siapkan. Ayah Eun Soo langsung berlutut, memohon supaya ayah Min Ji mau menolongnya. Ia bersedia menyerahkan seluruh hidupnya untuk ayah Min Ji.

Ayah Min Ji tentu saja marah. Mencengkeram baju ayah Eun Soo dan menyudutkannya ke dinding. “Kau bukan manusia! Kau menginginkan jantung putriku yang koma untuk menyelamatkan putrimu?!”.

Dengan menangis, ayah Eun Soo mengatakan, jika ia tidak melakukan ini, putrinya juga akan mati.

Ayah Min Ji akhirnya melepaskan ayah Eun Soo. Kemudian ia pergi, berjalan dengan lunglai.

Ayah Eun Soo mengambil kembali formulir yang tadi sudah diremas dan dibuang ayah Min Ji ke lantai. Ia merapikan kembali dokumen itu…

Setelah dari rs, ayah Eun Soo baru teringat dengan ponselnya. Ia menyalakan kembali ponselnya yang mati dan melihat pesan dari Eun Soo dan dari rs.

Eun Soo menanyakan kapan ia akan datang berkunjung dan rs mengabarkan bahwa Eun Soo pingsan dan memintanya segera datang ke rs.

Ayah Eun Soo terkejut dan segera berlari ke rs…

Geum Bi mengaduk-aduk buburnya tanpa selera. Ia ingin makan pizza. Eun Soo yang sudah sadar, menyuruh Geum Bi makan saja apa yang sudah diberikan.

Tiba-tiba pintu kamar terbuka dan ayah Eun Soo datang.

 

Eun Soo terdiam dan memalingkan wajahnya dari ayahnya…

Hwi Chul dan ayah Eun Soo mengobrol di cafetaria rs. Ayah Eun Soo menyesalkan ketidakhadirannya selama ini di sisi Eun Soo. Ia merasa ia seorang pengecut. Ia menghabiskan waktu bertahun-tahun di jalan tapi Eun Soo masih jauh dari waiting list.

Hwi Chul mencoba menghibur ayah Eun Soo, mengatakan paling tidak sekarang Eun Soo tahu alasan kenapa ayahnya tidak datang. Lalu ia mengajak ayah Eun Soo bermain pertunjukan dengannya.

Ketika semua penonton sudah hadir, Gil Ho pun memulai pertunjukan. Terlihat di antara penonton ada Dr. Park dan juga petugas yang memeriksa dokumen aplikasi adopsi Hwi Chul. Ada Gang Hee dan juga Eun Soo yang duduk di barisan paling depan.

Gil Ho memberitahukan bahwa pertunjukan itu dibuat oleh sebuah perusahaan ‘Bureum’ yang bersedia melakukan apa pun untuk pelanggannya.

Pertunjukan di mulai.

Geum Bi berdiri di tengah-tengah panggung. Lalu dua orang masuk, seorang berpakaian putih dan seorang lain berpakaian hitam. Mereka berdua sama-sama memakai penutup kepala dan juga timer di leher mereka.

Geum Bi kemudian diikat oleh seseorang yang berpakaian hitam dan kemudian orang tersebut terus mengikutinya meskipun sudah berkali-kali ia melarangnya.

Ketika Geum Bi berhenti, orang yang berpakaian putih membuka pakaiannya. Ternyata dibalik pakaian putihnya, ia memakai pakaian hitam.

Orang yang berpakaian hitam juga melakukan hal yang sama. Ia membuka pakaiannya yang sekarang menjadi putih. Dan ketika ia membuka penutup kepalanya, ternyata orang tersebut adalah Hwi Chul.

“Kau mau ikut denganku?”, tanya Hwi Chul. Geum Bi mengganggukkan kepalanya. Hwi Chul tersenyum, mengatai Geum Bi jelek. Lalu ia pun menggendong Geum Bi.

Penonton bertepuk tangan untuk mereka.

Sekarang, di panggung hanya tinggal orang yang berpakaian hitam seorang diri. Lalu terdengar narasi.

“Di suatu desa tinggallah seorang anak perempuan yang memiliki jantung dari kaca. Suatu hari, retakan kecil mulai muncul di jantungnya. Jantungnya yang hangat perlahan mulai dingin. Ayahnya pergi ke semua tempat untuk menemukan jantung baru untuk putrinya itu… Tapi, semua orang membutuhkan jantung itu jadi tidak seorang pun mau memberikannya…”.

“Dengan berjalannya waktu, anak itu membenci ayahnya karena selalu meninggalkannya sendirian. Ayahnya baru menyadari ketika jantung putrinya hampir kehilangan seluruh kehangatannya… Lalu ia menyadari daripada menukar jantungnya, ia perlu meniupkan kembali kehangatan di dalamnya… Ayah anak perempuan itu memeluk putrinya dengan erat dan meletakkan jantungnya dekat dengan jantung putrinya…”.

Orang yang berpakaian hitam itu berdiri di depan Eun Soo dan membuka penutup kepalanya. Ternyata ia adalah ayah Eun Soo.

Ayah Eun Soo berkata, ayah anak perempuan itu berharap jantung putrinya itu akan dipenuhi dengan kehangatan…

Ayah Eun Soo lalu berjongkok di depan Eun Soo. “Ayah merasa sangat bodoh. Maukah kau memaafkan ayah?”.

Eun Soo menatap ayahnya dan memeluk ayahnya sambil menangis. Seluruh penonton bertepuk tangan…

Setelah pertunjukan selesai, di belakang panggung Geum Bi meminta Hwi Chul berjanji padanya. Jika suatu saat nanti, saat ia sangat sakit, saat ia tidak mengingat apa pun lagi, saat ia tidak mengetahui apa pun lagi, jangan mengoperasinya atau melakukan sesuatu yang menyakitkan padanya. “Aku tidak mau itu…”.

Hwi Chul mulai menangis.

Geum Bi juga meminta, jika nanti ia mati, jangan bersedih terlalu lama dan jangan memikirkannya terlalu lama.

Hwi Chul menghapus air matanya. “Pria, khususnya ayah, kami tidak berjanji atas sesuatu yang tidak bisa kami tepati…”.

“Benarkah? Aku hampir saja marah, khawatir ayah akan langsung berjanji…”, ucap Geum Bi.

“Benarkah? Kau ini sangat pintar…”.

Geum Bi kemudian mengatakan, Hwi Chul lupa mengucapkan satu kalimat lagi. “Kau jelek…”. Geum Bi dan Hwi Chul mengucapkan kalimat itu bersama-sama.

Geum Bi cantik bangeddd..

Geum Bi dan Hwi Chul saling tersenyum.

Bersambung…

 

Komentar :

Kok Geum Bi jadi mirip ya sama Hwi Chul. Sama-sama punya lesung pipi… 😀

Sy ga tau, milih Gang Hee atau Hwi Chul… Sy ngerti Gang Hee ingin melakukan semua yang ia bisa demi kesembuhan Geum Bi tapi kalo mikir efek sampingnya… Apa ga terlalu memaksakan diri? Hwi Chul, meskipun seorang pria, ternyata ia lebih pasrah dan menerima kenyataan. Ia tidak ingin Geum Bi merasakan sakit lebih banyak lagi. Hwi Chul ga tega pada Geum Bi…

Syukur ya, Happy ending untuk Eun Soo. Semoga juga ada happy ending terbaik untuk Geum Bi…

[Sinopsis Oh My Geum Bi Episode 15 Part 1]

2 Comments
  1. dwiand says

    Padahal cuma baca sinopsisnya gak nonton episode ini, tapi entah kenapa berasa banget sedihnya, ditunggu min episode selanjutnya. Fighting….!!!

    1. kdramastory says

      Tunggu yah… agak telat ni krn anak sy kmrn sempat sakit…

Leave A Reply

Your email address will not be published.