Sinopsis Queen Of Mystery Episode 2 Part 2

8

=== All images credit and content copyright : KBS2 ===

[Sinopsis Queen Of Mystery Episode 2 Part 1]

 

Kdramastory – Sinopsis Queen Of Mystery Episode 2 Part 2

Wan Seung tidak ke rs. Lukanya hanya diobati oleh Seok Ok di apotik, sementara Joon O menunggu di depan apotik. Seok Ok sempat menyinggung soal Wan Seung yang terlihat menangis tadi.

Wang Seung membantah. Tapi Seok Ok yakin karena tadi melihat Wan Seung mengusap matanya dengan lengannya.

Tidak ingin berbicara lebih jauh, Wan Seung cepat-cepat keluar dari apotik. Seok Ok mengikutinya.

Joon O ingin mengantarkan Seok Ok pulang ke rumah tapi Seok Ok tidak mau. Tiba-tiba Wan Seung menahan lengan Seok Ok, memberitahukan Joon O bahwa ia akan membawa Seok Ok.

Seok Ok dan Joon O tentu saja kaget. Joon O menyakinkan Wan Seung bahwa Seok Ok tidak ada kaitannya dengan kasus tadi.

“Aku akan mengkonfirmasinya nanti di kantor polisi…”, ucap Wan Seung.

“Aku bisa menjamin identitasnya…”, sahut Joon O.

Sayangnya, kenyataannya Joon O sama sekali tidak mengetahui tentang Seok Ok. Ia tidak tahu nama lengkap Seok Ok karena selama ini ia hanya memanggil Seok Ok dengan sebutan Ny. Yoo.

Umur?

Joon O merasa tidak sopan menanyakan umur seorang wanita.

Nomor telponnya?

Joon O bilang dia sering bicara dengan Seok Ok ditelpon, tapi….

Alamat?

Lagi-lagi Joon O tidak tahu.

Seok Ok melepaskan lengannya dari pegangan Wan Seung. Memastikan apakah Wan Seung benar-benar akan memperbesar masalah ini karena suaminya seorang jaksa. Seok Ok yakin Wan seung pasti terkejut kalau tahu siapa suaminya.

Wan Seung tidak terkejut. Saat tahu kalau suami Seok Ok bekerja di kejaksaan Seoul, ia malah ingin tahu siapa nama suami Seok Ok karena ia pernah ditugaskan di sana.

“Kim Ho Cheol…”.

Wan Seung sangat terkejut. Seok Ok mengira Wan Seung takut padahal tidak. Tapi nyatanya, Wan Seung mengaku membenci semua jaksa tapi yang paling ia benci adalah si brengsek jaksa Kim Ho Cheol.

Seok Ok marah karena Wan Seung mengumpat suaminya.

Wan Seung memastikan sekali lagi apakah Seok Ok benar-benar istri Kim Ho Cheol.

“Benar”, sahut Seok Ok.

“Kalau begitu aku tidak bisa melepaskanmu….”. Wan Seung lalu memanggil Dong Ki, meminta Dong Ki membawa Seok Ok.

Percuma saja Seok Ok melawan karena dua orang polisi memaksanya masuk ke dalam mobil. Joon O juga tidak bisa berbuat banyak.

Di dalam mobil, Wan Seung mulai mengajukan pertanyaan mengenai identitas Seok Ok. Mulai dari nama, nomor telpon, hingga alamat.

Karena tidak ingin dibawa ke kantor polisi dan mendapat masalah, Seok Ok pun terpaksa memberitahukan identitasnya.

Wan Seung lalu membawa Seok Ok pergi.

Di dalam perjalanan, mereka mulai bicara. Dong Ki merasa heran kenapa Seok Ok bisa tahu Do Jang bisa kembali ke sana.

Seok Ok bilang, ia hanya ingin tahu.

Mendengar itu, Wan Seung langsung marah. Mereka mempertaruhkan nyawa mereka untuk kasus itu. Mereka sudah setahun mengejar Do Jang.

Seok Ok meminta maaf karena telah mengganggu pekerjaan Wan Seung. Tapi paling tidak sekarang Wan Seung sudah menangkap Do Jang.

Wan Seung memperlihatkan lengannya yang terluka gara-gara Seok Ok.

“Tapi kau baik-baik saja…”, sahut Seok Ok.

“Tahukah kau berapa banyak orang meninggal karena tetanus dalam setahun?”, tanya Wan Seung lagi.

“Satu atau dua?”.

“Itu tidak banyak…”, sahut Dong Ki.

Wan Seung melirik Dong Ki dengan kesal. Menurutnya orang itu bisa saja dirinya.

“Pisau itu pisau baru. Tetanus bisanya disebabkan karena besi berkarat…”, sahut Seok Ok.

Dong Ki menahan tawanya. Wan Seung makin kesal.

Seok Ok membujuk Wan Seung supaya membiarkannya pulang ke rumah. Mengatakan kalau dia bisa disuruh bercerai oleh ibu mertuanya jika ibu mertuanya tahu.

Karena Wan Seung masih bersikeras akan membawanya ke kantor polisi, dengan terpaksa, Seok Ok pun menceritakan apa yang dilakukannya untuk bisa keluar dari rumah diam-diam.

Mereka sangat kaget. Seok Ok bisa saja terbunuh karena Do Jang adalah seorang bos gangster yang sudah membunuh banyak orang.

Saat itulah Seok Ok sadar betapa berbahayanya keadaan tadi. Kalau begitu, dia bisa saja terbunuh?

“Ahjumma, kau sudah gila?!”. Wan Seung benar-benar heran, tidak mengerti apa yang ada di dalam pikiran Seok Ok. Jika Seok Ok benar-benar terbunuh di sana, semuanya tidak akan berakhir dengan Seok Ok saja. Seluruh polisi yang ada di sana akan dipindahkan. “ini bukan permainan misteri untuk seoang wanita yang sedang bosan…”.

Wan Seung meminta Seok Ok tidak muncul lagi di hadapannya karena kalau tidak, ia akan menangkap Seok Ok karena mencampuri tugas polisi.

“Mengerti?!”, bentak Wan Seung ~ Seok Ok sampai terlonjak kaget. Wan Seung menyuruh Seok Ok turun.

Karena Seok Ok masih bingung dan belum turun, Wan Seok berteriak lagi. Kau mau dibawa ke kantor polisi?!

Seok Ok cepat-cepat turun. Ahahaahhaa..

Setelah mobil Wan Seung pergi, dia baru sadar ternyata Wan Seung mengantarkannya ke rumah, bukan membawanya ke kantor polisi. Ahahahaah…

Seok Ok kemudian menyeberang, tidak melihat adik iparnya, Ho Soon yang sedang bermesraan di dalam mobil dengan seorang pria.

Ho Soon cepat-cepat bersembunyi karena Seok Ok biasanya suka membuat masalah menjadi rumit.

Sinopsis Queen Of Mystery Episode 2 Part 2

Di depan rumahnya, Seok Ok melihat mobil ambulans. Seok Heran. Ada apa?

Petugas bilang, ada pasien yang pingsan karena konstipasi di dalam kamar mandi yang terkunci dari dalam. Karena tidak bisa menemukan kuncinya, ia akan mendobrak pintu.

Seok Ok baru sadar, pasien yang dimaksud adalah dirinya. Ia juga melihat ada 29 misscall di ponselnya.

Panik, Seok Ok pun segera menghentikan si petugas, mengaku kalau pasien yang ada di dalam kamar mandi itu adalah dirinya.

Seok Ok pun kini harus menjelaskan kejadian yang sebenarnya pada petugas.

Petugas itu kemudian masuk untuk mendobrak pintu. Karena ponsel Ny. Park terus berdering, mereka menyuruh Ny. Park menerima telpon terlebih dulu.

Awalnya Ny. Park tidak mau karena masalah Seok Ok yang terkunci di dalam lebih penting. Namun karena dua petugas itu membujuknya, Ny. Park pun pergi untuk mengambil ponselnya.

Kesempatan itu dimanfaatkan Seok Ok untuk menyelinap masuk ke kamar mandi. Kebetulan, sebenarnya sedari tadi, pintu sudah bisa dibuka.

Setelah telpon diangkat, tidak ada yang bicara dan telpon juga langsung ditutup kembali. Ny. Park makin panik. Dia tidak sadar kalau Seok Ok yang menelponnya.

Ny. Park kembali ke depan kamar mandi dan petugas sekarang mempersilahkannya masuk.

Ny. Park sangat kaget melihat Seok Ok terkapar pingsan di lantai kamar mandi. Ia langsung menyadarkan Seok Ok yang memang tidak lama langsung membuka matanya. Pura-pura baru sadar.

Ny. Park sangat kaget melihat darah dibaju Seok Ok. Ia langsung meminta petugas membawa Seok Ok ke IDG. Ia sempat bingung karena si petugas malah bilang, Seok Ok terlihat baik-baik saja.

Seok Ok juga baru sadar kalau ada noda darah di bajunya. Lalu ia beralasan karena tadi mengeluarkan tenaga terlalu banyak, hidungnya sampai mengeluarkan darah.

Petugas lalu pamit. Ny. Park ingin menahan mereka tapi Seok Ok meyakinkan ibu mertuanya bahwa ia baik-baik saja. Ia pun mengantarkan mereka ke depan, sambil meminta maaf.

Petugas pergi bersamaan dengan Ho Soon masuk ke rumah. Ho Soon tentu saja heran. Ada apa ini, tanyanya.

Ny. Park langsung cerita kalau Seok Ok barusan pingsan di kamar mandi.

Ho Soon tentu saja heran karena perasaan baru tadi ia melihat Seok Ok ada di luar rumah.

Ia pun langsung menarik Seok Ok, mengajaknya bicara di tempat lain.

Setelah Ho Soon membisikinya sesuatu, Seok Ok langsung terkejut. ia langsung bertanya, apa yang diinginkan Ho Soon.

“Pinjami aku uang…”.

Seok Ok tidak yakin Ho Soon akan membayar uangnya kembali. Tapi karena Ho Soon mulai memanggil ibunya, Seok Ok langsung membekap mulut Ho Soon, bertanya berapa.

Ho Soon memberi isyarat angka satu dengan jarinya.

Seok Ok terpaksa menganggukkan kepalanya.

Ho Soon tersenyum senang. Lalu bilang pada ibunya bahwa ibunya sudah membuat Seok Ok bekerja terlalu keras. Mungkin Seok Ok menderita konstipasi karena stres. Tidak ada menantu yang lain seperti Seok Ok.

Ibu membantah. Merasa tidak tidak pernah melakukan itu pada menantunya. Tidak ada ibu mertua lain seperti dirinya.

Ho Soon tersenyum penuh arti pada Seok Ok.

Ketika kembali ke kantor, Kapten Bae mendapat telpon dari Pak Kepala. Wan Seung yang kebetulan tahu, meminta Kapten Bae membicarakan masalah promosi jabatannya karena dari semua orang hanya dirinya saja yang tidak mendapatkan promosi selama ini.

Kapten Bae mengerti dan berjanji akan bicara.

Tapi, ternyata sangat sulit membicarakan masalah promosi jabatan Wan Seung. Alih-alih promosi, Pak Kepala malah akan memindahkan Wan Seung ke kantor lain yang lebih sepi.

Masalahnya, Pak Kepala mendapatkan salinan berita yang akan terbit besok di koran. Judul headlinenya, polisi memukul anak kecil. Dan fotonya adalah foto Wan Seung yang sedang menghajar seorang anak remaja. Foto yang sama yang diperlihatkan oleh Ji Won waktu itu.

Pak Kepala tidak bisa berbuat banyak. Ia akan mendapatkan banyak telpon besok dan berniat akan mengumumkan secara resmi bahwa Wan Seung akan dipindahkan.

Kapten Bae tidak terima bahkan kalau Wan Seung hanya diberi sangsi disiplin karena Wan Seung sudah berpikir akan mendapatkan promosi jabatan.

Pak Kepala terpaksa membuat keputusan itu sampai keadaan tenang. Ia meminta Kapten Bae membantunya. “Tolong bicara dengannya baik-baik”.

Pak Kepala bahkan memberikan uang supaya Kapten Bae bisa makan malam dan bersenang-senang sembari membicarakan masalah itu pada Wan Seung.

Ia berjanji, ia akan mengurusnya. Ia punya rencana yang bagus. Mereka harus melakukan ini demi kedamaian organisasi mereka.

Kapten Bae kesal sekali.

Sinopsis Queen Of Mystery Episode 2 Part 2

Di tempat karaoke, Wan Seung dan Dong Ki bernyanyi dengan gembira. Wan Seung sangat senang, mengira akan mendapakan promosi. Ia bahkan mengganti lirik lagu dengan kata-kata promosi jabatan. Ahahahaha…

Di saat Wan Seung duduk di dekatnya, Kapten Bae mulai bicara. Pertama, mengatakan akan memberikan uang untuk Wan Seung pergi liburan.

Wan Seung tidak mau. Kalau dia pergi siapa yang akan menangkap penjahat.

Kapten Bae menyuruh Wan Seung berlibur dengan pacarnya. Tapi wan Seung bilang, dia menikah dengan rakyat.

Kapten Bae mengerti kalau memang Wan Seung menikah dengan rakyat, bagaimana kalau Wan Seung berbulan madu dan bekerja di kantor polisi kecil yang sepi dan cozy?

Wan Seung baru sadar kalau dia tidak mendapatkan promosi.

Wan Seung kemudian menemui Do Jang yang sudah ditahan di sel kantor polisi. Ia mengetuk-ngetuk jeruji sel dengan kakinya. Ingatannya kembali lagi ke masa lalu. Saat ia sedang bersama dengan Yeon Soo.

Makin lama, ketukan kaki Wan Seung makin cepat. Wan Seung teringat lagi Yeon Soo yang terluka.

Tidak tahan mendengar ketukan itu, Do Jang pun berdiri, begitu juga dengan Wan Seung. ia menatap Do Jang lalu berbalik pergi.

Tapi Do Jang memanggilnya. Bertanya kenapa dia pergi begitu saja. Bukankah dia datang untuk menanyakan sesuatu? Sesuatu yang pribadi?

Wan Seung menoleh sekali pada Do Jang lalu pergi.

Keesokan paginya, saat tiba di kantor, Joon O mendapati seorang detektif yang dipindahkan ke kantornya, tertidur di bangku depan.

Joon O sudah tahu bahwa ada detektif yang akan ditugaskan di kantornya tapi baru tahu kalau detektif itu adalah Wan Seung.

Wan Seung menyindir Joon O yang tidak bisa menebak kalau detektif yang ditugaskan adalah detektif bagian narkoba padahal beberapa hari lalu baru saja terjadi kasus narkoba di wilayah kerja Joon O. “Kau tahu julukanku?”.

“Anjing pelacak narkoba?”.

Wan Seung mendekati Joon O. Menggonggong padanya. Ia menyuruh Joon O berhati-hati karena kalau tidak ia akan menggigit Joon O.

Seok O yang sedang memvakum lantai, disuruh belanja telur ke supermarket karena sedang ada sale setengah harga. Ia ingin membuat choran yang katanya bagus untuk osteoporosis dan juga astritis.

Ny. Park menyuruh Seok Ok membeli tidak tanggung-tanggung. 5 baki.

Seok Ok tidak yakin bisa mendapatkan sebanyak itu karena biasanya saat Sale yang ada batas waktunya, ia hanya mendapatkan satu baki saja.

Ny. Park tidak peduli. Pokoknya dia butuh 5 baki.

Seok Ok tiba di depan supermarket jam setengah 11 siang. Karena disebutkan di iklan bahwa sale akan dilakukan antara jam 11 dan 1 siang, jadi sebelum jam 11 dia harus tahu kapan dan dimana lokasi sale-nya.

Seok Ok bergegas masuk. Mulai mengamati dan menganalisa sekitar supermarket.

Ia melihat pekerja supermarket memakai rompi oranye, karena sale dilakukan oleh supplier, maka mereka pasti akan memakai rompi atau seragam yang berbeda.

Seok Ok melihat seorang pekerja memakai apron putih dan mengikutinya. Ternyata pekerja itu adalah seorang pemotong daging.

Seok Ok lalu melihat pekerja yang memakai rompi hijau, memakai sarung tangan dan juga menggulung lengan bajunya. Dia langsung curiga dan mengikutinya.

Seok Ok lalu memikirkan dimana kira-kira lokasi sale. Karena telur memiliki volume yang besar sehingga lokasinya terbatas, maka lokasi yang ideal adalah dekat dengan gudang yang terletak di sudut ikan atau dekat dengan makanan kecil.

Seok Ok yakin, lokasinya antara dua itu. Ia yakin, paling tidak akan ada 3 pekerja. Untuk transportasi telur, untuk mengamankan area, dan untuk menjual.

Jika ada dua pekerja dengan rompi sama berjalan bersama dan masuk ke gudang, ia yakin, saatnya sudah sangat dekat.

Seok Ok berlari, lalu berdiri persis di depan gudang. Dan tak lama, memang benar. Berak-rak telur dikeluarkan dari gudang penyimpanan.

Seok Ok lalu melihat seorang pekerja sedang memasang penanda pada rak kosong dan ia langsung berdiri di dekat rak itu. Si pekerja itu sampai tersenyum geli.

Tak lama, terdengar pengumuman sale setengah harga telur beku yang berlokasi dekat dengan bagian makanan.

Di saat orang lain baru tiba di sana, Seok Ok sudah mendapatkan telur 5 baki.

Begitu keluar dari supermarket, Seok Ok langsung menelpon ibu mertuanya. Mengabarkan bahwa ia sudah mendapatkan telur 5 baki. Ia juga memberitahukan bahwa akan ke pasar untuk membeli sayuran.

Seok Ok sempat ingin menelpon Joon O, tapi karena teringat ancaman Wan Seung, ia pun mengurungkan niatnya.

Sinopsis Queen Of Mystery Episode 2 Part 2

Sepulang dari pasar, Seok Ok melihat Joon O berdiri di depan sebuah rumah yang sudah cukup ramai dikerubungi orang-orang.

Ada kasus apa?, tanyanya.

Joon O bilang, seseorang melaporkan telah terjadi perampokan.

Apa ada yang terluka?

Tidak ada. Tidak ada orang di rumah, jawab Joon O.

Siapa yang melaporkan?

Pemilik rumah, jawab Joon O lagi. Joon O menjelaskan si pemilik rumah mabuk dan tidak ingat kalau sudah menelpon.

Seok Ok ingin melihat tapi Joon O bilang, tidak bisa. Karena Seok Ok mendesak, Joon O pun memikirkan jalan keluarnya.

Sementara itu, Wan Seung sedang melihat-lihat ke dalam rumah. Wan Seung mungkin sudah lama menjadi polisi tapi karena spesialisasinya narkoba, ia tidak familiar dengan kasus perampokan. Buktinya, dia selalu saja ditegur oleh petugas forensik karena hampir saja merusak TKP.

Wan Seung menyimpulkan jalur masuk dan keluar si perampok. Dia menyuruh Joon O tidak menghabiskan waktu para forensik. Ia yakin dengan menanyai para kriminal di daerah itu, mereka akan menemukan pelakunya.

Wan Seung bilang, dia adalah lie detector berjalan. Wan Seung menanyakan lagi, apa julukan dirinya?

Joon O bilang anjing pelacak narkoba. Seperti anjing tapi bukan anjing. Wan Seung menyelidiki dengan menggunakan insring hewan.

Wan Seung menebak ada sesuatu yang disembunyikan oleh Joon O. Joon O langsung bilang tidak.

Melihat Joon O menundukkan kepalanya, Wan Seung kembali menebak bahwa Joon O sedang menyembunyikan sesuatu. Melihat Joon O gugup, Wan Seung bilang tidak ada insting hewan. Semua ini hanya efek psikologis saja.

Wan Seung pun lalu pamit pergi. Joon O baru bernafas lega.

Setelah Wan Seung benar-benar pergi, Joon O pun memanggil Seok Ok untuk masuk.

Seok Ok sempat melihat ada gerobak yang berisi pasir. ia sempat mengeceknya.

Seok Ok yang tidak tahu Wan Seung sudah dipindahkan ke sana, bertanya apa yang dilakukan Wan Seung di sana. Joon O bilang, Wan Seung sudah ditugaskan dikantornya.

Seok Ok lalu menyapa dua orang forensik di sana. Mereka sepertinya sudah kenal akrab. Forensik yang wanita bahkan mengeluhkan punggungnya yang sakit karena sudah duduk 4 jam.

Wan Seung ternyata kembali lagi. Ia terlihat kesal.

Sementara itu, Seok Ok mulai menganalisa TKP. Menurutnya TKP itu tidak seperti TKP perampokan. Sepertinya sesuatu yang lain terjadi.

Wan Seung mengintip lewat jendela dan tidak percaya melihat Seok Ok ada di sana. Ia bertekad akan membuat Seok Ok menyadari betapa seriusnya ikut campur urusan polisi.

Diam-diam, Wan Seung masuk dan duduk di atas troli belanjaan Seok Ok. Sepertinya, sih, Wan Seung duduk tepat di atas telur yang baru saja dibeli Seok Ok. Aduh..

.Seok Ok dan Joon O sama sekali tidak sadar karena mereka sedang serius bicara.

Seok Ok bilang, ia yakin si penjahat familiar dengan rumah itu. Pelaku datang ke rumah itu bukan untuk merampok. Perampokan hanya untuk menutupi sesuatu yang lain yang lebih buruk. Yaitu, pembunuhan.

Semua orang terkejut, termasuk Wan Seung.

Dengan sangat yakin, Seok Ok mengatakan ada seseorang yang mati di sana…

Bersambung…

 

Komentar :

Drama ini lucu. Walaupun ceritanya tentang pengungkapan kejahatan, tapi gara-gara ada ikut campur seorang ahjumma yang sok tahu, ujung-ujungnya malah bikin ketawa. Paling lucu waktu Seok Ok kaget gara-gara Wan Seung tiba-tiba muncul di photobooth. Seok Ok kaget sampai jatuh dan bergulingan di lantai pasar.

Jatuh waktu digendong Wan Seung juga lucu. Seok Ok udah guling-gulingan di lantai pasar. Tapi kok ya bajunya ga kotor ya? Kalo di kita udah super kotor dan bau… 😀

Choi Gang Hee aktingnya selalu saja bagus. Dia sudah lumayan berumur tapi di depan Lee Won Geun, sama sekali g terkesan jomplang usia mereka. Malah terlihat Seok Ok ini seperti anak kecil yang penuh dengan keingintahuan dan kesenangan karena bisa terlibat langsung dengan misteri kejahatan.

Joon O pun mau-maunya patuh dan mendengar semua kata-kata Seok Ok. Pantas aja Wan Seung marah. Seok Ok sama sekali ga nyadar kalau tindakannya itu membahayakan dirinya sendiri. Tapi, karena nanti dia dan Wan Seung akan bekerja sama, kayaknya ceritanya akan makin seru dan lucu…

Sy suka interaksi antara Seok Ok dan Wan Seung sewaktu Seok Ok mengobati Wan Seung di apotik. Kenapa sy jadi nunggu-nunggu sesuatu yang romantis ya? Ahahahaha… Tapi kayaknya ga bakalan ada karena genrenya aja misteri komedi. Jadi yah… 😀

Tapi, sy penasaran siapa sebenarnya suami Seok Ok. Kayaknya sih, Wan Seung benar-benar kenal. Udah 2 episode tapi belum muncul. Kasian juga Seok Ok yang tinggal sendirian sama mertua dan adik ipar. Pastinya sulit bagi Seok Ok…

Sepertinya Do Jang benar-benar ada hubungan dengan Wan Seung. Mungkin ada kaitannya dengan Yeon Soo. Btw, penjara Do Jang sama ya dengan penjara yang ada di drama Strong Woman Do Bong Soon?

😀

Drama ini duet dengan mb Dyah dari Korean Drama Addited. Genap di Kdramastory dan yang ganjil ada di blog mb Dyah…

[Sinopsis Queen Of Mystery Episode 3 Part 1]

You might also like More from author

8 Comments

  1. Tina says

    Mb Dian gmn kabar..cukup lama menunggu update sinopsis..tp msh zong..smg mb Dian sehat2 saja y..semoga hanya sibuk..
    Sehat selalu mb Dian😇😇😇

    1. kdramastory says

      Halo lagi Tina… Maafkan… semingguan kemarin teparrrr… Penyakit yg udh ada di badan kambuh lagi… Jd harus bedrest dan ga sanggup ngapa-ngapain… Makasih doanya Tina… Sehat terus juga buat Tina ya…

  2. Nurhasanah says

    Choi kang hee,….bisa yah,misteri dicampur komedi (keeekeke)
    Bener…..sudah hampir kepala empat yah CKH….tapi ttp ajha….jadi ahjumma juga dia gokil…..
    Btw,pasar di sana bersih mbak….jangan harap mah kalo disini (haaahaha)….bisa belepotan lumpur kita.lah keciprat ajha baunya sudah gk enak(haahaha,curhat)
    Selamat duet lagi mbak…..himne-seyo!!!!! Geridu….kamsaeyo!

  3. Dian yasa says

    Lumayan menghibur … geli banget liat temen2 mertuanya curiga Seok Ok selingkuh sama brondong 😂😂😂 ….
    Saya juga berharap ada romantic screen Seok Ok dan Wang Seung, mereka seumuran kan?

    1. kdramastory says

      Iya… g ada kerjaan mereka. Lucu juga mertua seok ini. Bilangnya mau ke seminar padahal pergi main go stop sama tmn2nya itu… ahahahahaha…

      Seumuran kah? G tau jg… blm ngecek… apa tuaan kwon sang woo ya?

      Sama harapan kita dian… cuma mungkin g ya? Soalnya seok ok kan udh pnya suami… tp kayaknya suaminya jarang pulang ya… makanya seok ok bosen dan malah sibuk main detektif2an sama joon o… hehehe

      1. Tina says

        Sama mb aku jg kepo sm suami Seok Ok ky apa y..udh ep 2 blm muncul jg..hehe…lucu..tek kira mlm waktu Seok Ok dianter plg trs yg dimobil dpn rmh lgi k*ss*** suami Seok Ok mlh ade iparnya..saking ngarep ada romance Wang Seung Seok Ok jd bayangin klo suami Seok Ok jahat..hehe

      2. Dian yasa says

        Iya bener tua an Sang Woo 1 th… KSW 41 sdgkan CKH 40

        1. kdramastory says

          Bisa dibilang mereka seumuran yah… cocok lah…

Leave A Reply

Your email address will not be published.