Update Sinopsis Drama Korea Terbaru

Sinopsis Tunnel Episode 15 Part 2

0

=== All images credit and content copyright : OCN ===

[Sinopsis Tunnel Episode 15 Part 1]

 

Kdramastory – Sinopsis Tunnel Episode 15 Part 2

=== Flashback ===

Jin Woo berada di tempat kerja ibunya. Malam itu, karena ia masuk SMU, ibu memberinya hadiah sebuah pulpen yang terukir nama baptisnya, yaitu ‘Noel’.

Sebelum memanggil taksi, ibu berpesan supaya Jin Woo bersikap baik pada neneknya. Ibu Jin Woo terlihat tidak sehat. Tangannya gemetaran.

Setelah Jin Woo naik taksi, ibu berbalik dan langsung menyambut dua orang pria bule dengan ceria. Berbeda dengan saat berbicara dengan Jin Woo.

Si supir taksi menegur Jin Woo yang pergi ke tempat seperti itu. Jin Woo tidak memperhatikan karena sibuk melihat pulpen barunya. Ia terlihat sangat bahagia.

Namun ketika supir taksi mengatai para wanita itu wanita yang menjijikkan, Jin Woo sontak emosi. Ia langsung mencekik supir taksi lalu menghajarnya berkali-kali sambil berteriak-teriak. Mengatakan kalau ibunya bukan wanita seperti itu.

=== Flashback End ===

Sampai sekarang pun, Jin Woo masih berkata seperti itu. Ibunya bukan wanita seperti itu.

Malam itu, Sun Jae mendapatkan telpon dari Kate yang mengabarkan bahwa paket akan tiba besok pagi.

Malam itu, Sung Sik dan timnya rapat untuk berbagi lokasi pengintaian. Setelah semua siap dengan pistol, mereka pun berangkat.

Mereka tiba di sekitar universitas sekitar dini hari.

Keesokan paginya, sebelum pergi dengan taksi, Dr. Mok menutup mulut Jae Yi dengan lakban.

Semua sudah siaga begitu melihat mobil pengantar paket terlihat. Namun, sayangnya ternyata paket yang diantarkan bukan untuk Jae Yi.

Menurut petugas pengantar paket, memang ada paket untuk Jae Yi tapi sudah diambil oleh seorang pria tadi.

Ternyata, Dr. Mok sudah mengetahui rencana Sung Sik dan timnya melalui alat penyadapnya. Tapi, ia langsung marah begitu melihat isi paketnya.

Paketnya memang berisi injil tapi pulpen yang ada di dalamnya bukan pulpen yang ia cari.

Sinopsis Tunnel Episode 15 Part 2

Tim Sung Sik kembali ke kantor dengan perasaan kecewa. Mereka gagal lagi.

Mereka jadi bertanya-tanya kenapa Dr. Mok bisa tahu kalau mereka akan menyergapnya. Kwang Ho juga jadi bertanya-tanya bagaimana Dr. Mok tahu tentang pulpen itu ada pada Jae Yi padahal saat itu ia hanya bicara dengan Sun Jae.

Sun Jae tidak sengaja melihat bidak catur pemberian Dr. Mok. Ia pun memeriksanya dan ternyata di dalamnya ada alat penyadap.

Kwang Ho marah sampai-sampai menginjak-injak alat tersebut. Ia bersumpah akan membunuh Dr. Mok jika berani menyentuh Yeon Ho.

Dr. Mok pulang dalam keadaan sangat marah. Ia menuntut dimana pulpen itu. Pulpen itu tidak di Inggris, kan?

Sanking marahnya, Dr. Mok bahkan menjambak rambut Jae Yi. Tapi Jae Yi tetap bungkam…

Kwang Ho pergi ke rumah Jae Yi. Melihat kalung peluit itu, ia jadi merasa bersalah pada Yeon Sook karena tidak mampu melindungi putri mereka.

Kwang Ho lalu melihat recorder milik Jae Yi. Recorder yang Jae Yi pakai untuk merekam pembicaraannya dengan seorang wanita yang mengenal Jin Woo.

Dari rekaman itu, Kwang Ho tahu bahwa Jin Woo tinggal dengan neneknya sejak umur 11 atau 12 tahun. Ibunya bekerja di sebuah tempat yang bernama ‘town’ dan setiap datang sering membawa barang mewah. Ibu tua itu mengaku pernah mendapatkan stoking juga. Saat itu, stoking adalah benda mahal.

Dari rekaman itu, Kwang Ho juga tahu bahwa ibu Jin Woo meninggal di sebuah rumah sakit karena kecanduan alkohol.

Mendengar rekaman itu, Kwang Ho menduga, lokasinya pasti ada hubungannya dengan ibu Dr. Mok.

Kwang Ho dan Sun Jae langsung ke rs. Di sana mereka mendapatkan alamat rumah ibu Jin Woo, yaitu “New York Town” di Mijucheon.

Kwang Ho ingat, di dalam rekaman milik Jae Yi, ibu itu juga menyebutkan ‘Town’.

Hingga malam hari, Jae Yi belum juga mau bicara. Bahkan setelah diancam akan dibeberkan ke media bahwa Kwang Ho sudah membunuh Kwang Ho88, Jae Yi tetap bungkam.

Lama-kelamaan, Dr. Mok makin tidak sabar. Seharusnya ia sudah membunuh Jae Yi sejak awal, sesalnya.

Di saat Dr. Mok mendekati Jae Yi, terdengar suara sirene mobil polisi mendekat.

Tim Sung Sik dan beberapa polisi lainnya langsung berjaga, sementara Kwang Ho dan Sun Jae langsung masuk ke dalam rumah. Namun mereka terlambat. Dr. Mok dan Jae Yi tidak ada lagi di sana.

Kwang Ho melihat pintu belakang terbuka dan langsung mengejarnya lewat pintu itu dan diikuti oleh Sun Jae.

Di ujung gang, ia sempat melihat Dr. Mok melintas sambil menggendong Jae Yi. Secepatnya ia ke sana dan melihat Dr. Mok sudah masuk mobil.

Kwang Ho dan Sun Jae semakin mempercepat larinya. Mereka hampir saja tertinggal jauh. Sampai akhirnya, saat Kwang Ho berteriak, Jae Yi terbangun.

Jae Yi langsung membuka pintu mobil yang kebetulan tidak terkunci dan ia pun jatuh di jalan.

Sun Jae mencoba mengejar mobil Dr. Mok tapi mobil itu semakin menjauh.

Akhirnya, Jae Yi berhasil diselamatkan.

Sinopsis Tunnel Episode 15 Part 2

Jae Yi tidak tinggal lama di rs. Karena menurut dokter, ia hanya terkilir, Jae Yi memutuskan langsung pulang. Dan karena Dr. Mok juga melarikan diri, ia memutuskan langsung pulang ke rumah untuk mengambil pulpen itu.

Kwang Ho sangat terkejut begitu melihat boneka beruang berwarna merah itu. Ia tidak menyangka Jae Yi dan Yeon Sook menyembunyikan pulpen itu di dalam boneka itu.

Jae Yi jadi bertanya-tanya kenapa Dr. Mok tidak langsung membunuhnya padahal kalau ia mati, tidak seorang pun tahu dimana pulpen itu. Apakah pulpen itu memiliki arti yang spesial untuk Dr. Mok?

Pulpen itu akhirnya bisa diperiksa dan hasilnya, terdapat noda darah yang cocok dengan Yoon Da Young, Nam Ju Hee dan terdapat juga DNA dan sidik jari Dr. Mok.

Sayangnya, tidak ada jejak apa pun terkait dengan kasus 30 tahun yang lalu. Meskipun terlihat kecewa, Sun Jae bisa menerimanya. Lagipula batas waktunya sudah lewat.

Dulu, mereka punya pelakunya tapi tidak punya bukti. Kini, mereka punya bukti tapi tidak pelakunya…

Kemana Dr. Mok bersembunyi?

Jae Yi kembali ke rumah ibunya Jin Woo untuk memeriksa kamar loteng. Di sana, ia menemukan topeng dan komik berjudul ‘Bridal Mask’. Lalu sebuah diari…

Dr. Mok ternyata pergi ke sebuah gereja. Melihat taman gereja, ia kembali teringat masa lalunya.

=== Flashback ===

Di taman itu, Jin Woo berbicara dengan seorang veteran perang vietnam. Veteran itu memperlihatkan turus ditangannya yang menunjukkan jumlah orang vietnam yang sudah ia bunuh.

Veteran itu bilang, mereka harus membunuh orang-orang yang kotor. Jin Woo terlihat terpengaruh dengan kata-kata veteran itu.

Saat mengunjungi ibunya yang telah meninggal, Jin Woo menggenggam tangan ibunya. Bertanya, apakah ibu juga mati karena ibu kotor?

Saat kebaktian berlangsung, di saat semua orang berdoa dengan khyusuk, Jin Woo malah berdiri dan keluar dari gereja.

Tatapan matanya berubah…

=== Flashback End ===

Sekarang, Dr. Mok juga keluar dari penjara dengan perasaan senang karena polisi gagal menangkapnya.

Sinopsis Tunnel Episode 15 Part 2

Sung Sik dan timnya masih memikirkan dimana tempat persembunyian Dr. Mok. Sun Jae ingat, Dr. Mok pernah bilang, mereka harus melihat sebelumnya bukan setelah kejadian karena itulah identitas pembunuhnya. Sun Jae yakin saat ini, Dr. Mok pasti akan segera memulai aksi kejahatannya lagi karena dulu juga begitu.

Mereka jadi bertanya-tanya, dimana pertama kali Dr. Mok melihat korban.

Sun Jae pun mencocokkan hasil penyelidikan dengan lokasi di peta dan ternyata lokasi terakhir korban masih di sekitar Universitas Hwayang.

Malam itu juga, mereka ke lokasi sementara Sung Sik melihat dari ruang kontrol CCTV. Akhirnya, Sung Sik menemukan seorang pria mencurigakan yang membuntuti seorang wanita berok pendek.

Sung Sik langsung menelpon timnya, memberitahukan bahwa target mereka menuju taman.

Kwang Ho dan Sun Jae pun langsung ke sana dan ternyata setelah ditangkap, orang tersebut bukan Dr. Mok.

Kwang Ho langsung teringat pada Jae Yi…

 

Sementara itu, Jae Yi yang baru saja masuk ke dalam rumah, mendadak berhenti. Merasakan ada orang lain di dalam rumahnya.

Jae Yi seketika berbalik, hendak melarikan diri namun keburu tertangkap oleh Dr. Mok.

Sambil mencekik Jae Yi, Dr. Mok bertekad akan mengambil sesuatu yang berharga milik Kwang Ho karena Kwang Ho telah mengambil sesuatu yang berharga miliknya…

Bersambung…

 

Komentar :

Akhirnya, kita tahu apa sebenarnya yang terjadi pada Dr. Mok di masa kecilnya. Apa yang disaksikannya di masa kecil, membuat Jin Woo mengalami trauma. Dan trauma itu semakin parah setelah ia bertemu dengan veteran perang vietnam itu. Kata-kata veteran itu benar-benar terpatri di dalam pikiran Dr. Mok.

Awalnya sempat merasa bingung, kenapa Dr. Mok membuat tato di tubuh korbannya karena pastinya ada maksud tertentu kenapa Dr. Mok menato tubuh korbannya.

Ternyata jawabannya ada di episode ini. Dr. Mok melihat veteran perang itu menato turus untuk menunjukkan berapa jumlah orang yang dibunuh saat perang. Dr. Mok melakukan dengan cara berbeda. Bukan menato tubuhnya tapi menato tubuh korbannya. Makanya tatonya berurutan, mulai dari satu, dua dan seterusnya.

Secara keseluruhan, drama ini recomended banged. Setelah nonton berkali-kali masih terasa excited-nya. Walaupun bergenre sama dengan drama sebelumnya, tapi sy merasa fokus drama Tunnel ini berbeda dengan drama Voice. Drama Tunnel tidak ‘melulu’ membahas sadisnya dan ngerinya kriminalitas atau sisi kejiwaan si pembunuh tapi juga membahas bagaimana efek yang dirasakan oleh keluarga korban dan juga oleh keluarga detektif itu sendiri.

Bisa dibilang, nonton drama ini deg-degannya dapat, sedihnya juga dapet, dan romantisnya juga ada, walaupun dikit… 🙂 Gimana engga. Sempat geregetan abis liat Sun Jae dan Jae Yi. Saling perhatian tapi datar aja. Gimana sih ini?!

Jadi gemas sendiri liatnya… 😀

Eh tapi, nonton drama ini serasa dapat bonus, lho. Awalnya nonton drama ini karena Choi Jin Hyuk tapi ternyata dapat bonus Yoon Hyun Min. Entah kenapa karakter Sun Jae cocok banged buat Yoon Hyun Min. Dan fix, sy dapet aktor baru yang sy suka… #Yaelah. Mudah-mudahan bakal ada lagi drama dia yang bagus…

Btw, terima kasih ya sudah membaca sinopsis Tunnel dari Kdramastory dan Dramares. Sisa episode terakhir ada di blog Dramares…

Leave A Reply

Your email address will not be published.